Anda di halaman 1dari 15

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG

1.2 RUMUSAN MASALAH

1. Melakukan persembahyangan di Pura Mandara Giri Semeru Agung


 Dimana lokasi Pura Mandara Giri Semeru Agung?
2. Rekreasi Taman Wisata Selecta Malang
 Dimana lokasi wisata Selecta Malang?
 Apa saja yang ada pada taman wisata Selecta Malang?
 Apa keistimewaan dari taman wisata Selecta Malang?
3. Rekreasi/ziarah di Makam Bung Karno Blitar
 Dimana lokasi Makam Bung Karno tersebut?
 Apa saja yang ada di Makam Bung Karno tersebut?
 Apa keistimewaan dari Makam Bung Karno tersebut?
4. Rekreasi ke Candi Borobudur
 Dimana lokasi Candi Borobudur?
 Bagaimana sejarah berdirinya Candi Borobudur?
 Apa saja yang ada di Candi Borobudur?
 Apa keistimewaan yang ada pada Candi Borobudur?
5. Belanja di Malioboro
 Dimana lokasi Malioboro?
 Apa saja yang ada di malioboro?
 Apa kaistimewaan yang ada di Malioboro?
6. Belanja di pusat oleh-oleh Java Centrer (Bakpia Ibu Ratna)
 Dimana lokasi Pusat oleh-oleh Java Centrer?
 Apa saja yang ada di Pusat oleh-oleh Java Centrer?
 Apa keistimewaan yang ada pada Pusat oleh-oleh Java Centrer?

1
7. Rekreasi ke Candi Prambanan
 Dimana lokasi Candi Prambanan?
 Apa saja yang ada di Candi Prambanan?
 Apa keistimewaan yang ada pada Candi Prambanan?

1.3 TUJUAN PENULISAN

1. Menambah ilmu pengetahuan, wawasan yang umum dan luas.


2. Mengenal tempat-tempat wisata di Jogja yang indah.
3. Mengenal apa saja tempat wisata yang sangat menarik dan banyak di
kunjungi para wisatawan asing maupun wisatawan mancanegara.
4. Mengetahui sejarah-sejarah dari masing-masing tempat wisata yang di
kunjungi.
5. Mengenal kota Jogja dari segi Budaya dan Adat Istiadatnya.

1.4 METODE PENULISAN

1. Melaksanakan Study Tur ke Malang – Yogyakarta.


2. Mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada di Jogja.
3. Melihat sekeliling apa saja yang ada pada tempat wisata tersebut.
4. Membuat Makalah atau Karya Tulis sesuai dengan apa yang kita amati dan
yang kita lihat
5. Meminta tanda tangan dari masing-masing pembimbing sekaligus Kepala
Sekolah, dan setelah itu mengumpulkan tugas tersebut.

2
BAB II

KAJIAN PUSTAKA

OM SWASTIASTU

Perjalanan dari Bali menuju Jawa memang sangat jauh. Persiapan-persiapan


harus di kemas dengan baik, agar tidak ada yang terlupakan. Perjalanan dari Bali
menuju Jawa dimulai dari Sekolah (SMP WIDHYA BRATA MENGWI). Anak-
anak kelas 8 dan 9 berkumpul di sekolah jam 02.30 harus sudah ada di sekolah.
Setelah semua anak-anak berkumpul, dilakukan doa bersama yang dipimpin Bapak
Kelapa Sekolah. Setelah berdoa selesai anak-anak di persilahkan untuk menaruh
barang-barang yang dibawa di tempat yang sudah di sediakan. Lalu anak-anak kelas
8 dan 9 memasuki busnya masing-masing. Sesudah semua anak-anak memasuki
bus, maka semua rombongan berangkat dari sekolah menuju Jawa.

Setelah di dalam bus, anak-anak di berikan Jadwal Perjalanan dan sekaligus


pembagian Kupon untuk makan. Kupon tersebut tidak boleh hilang, jikalau kupon
itu hilang, maka tidak akan mendapatkan makanan. Setelah semua sudah
mendapatkan kuponnya masing-masing, maka perjalanan terus dilanjutkan.

Berikut beberapa tempat yang di kunjungi adalah dibawah ini :

2.1 Hari Pertama (Minggu 08-Des-2019)

a. Pura Rambut Siwi

Setelah keberangkatan dari sekolah, rombongan berhenti sejenak di Pura


Rambut Siwi. Pura Rambut Siwi terletak di Yeh Embang Kangin, Kec. Mendoyo,

3
Kabupaten Jembrana, Bali. Pura Rambut Siwi merupakan sebagian dari salah satu
Pura Dang Khayangan Jagat.

Gmr. Pura Rambut Siwi

Setelah sampai di Pulau Jawa, rombongan melanjutkan perjalanan ke


Rumah Makan yang ada di Ketapang. Setelah sampai di RM Ketapang sekitar pukul
08.00, anak-anak diminta untuk mengumpulkan kupon makan yang sudah
dibagikan. Lalu setelah semua kupon sudah terkumpulkan anak-anak di persilahkan
untuk mengambil makan dan langsung memakannya. Sehabis semua sudah selesai
makan, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju Kota Lumajang, dan
melakukan persembahyangan di Pura Mandara Giri Semeru Agung.

b. Pura Mandara Giri Semeru Agung

Pura Mandara Giri Semeru Agung terletak di Jl. Serma Dohir,


Sumberagung, Sendoro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Selain bangunan
suci berupa Pura, di Pura Mandara Giri Semeru Agung ini terdapat juga Ruang Aula
atau Pandapa, Ornamen Patung Gajah atau Bale Gajah. Keistimewaan yang ada
pada Pura Mandara Giri Semeru Agung ini adalah suasananya yang sangat sejuk
karena kerindangan pepohonan di sekitar Pura Mandara Giri Semeru Agung, dan

4
kebersihan yang selalu dijaga, membuat siapapun yang datang betah berlama-lama
disini.

Gmr. Pura Mandara Giri Semeru Agung

Setelah selesai sembahayang di Pura Mandara Giri Semeru Agung, para


rombongan makan siang di Rumah Makan Semeru. Para rombongan diminta untuk
mengumpulkan kupon. Setelah kupon sudah terkumpulkan, maka rombongan
dipersilahkan untuk makan di RM Semeru. Setelah selesai makan, rombongan
kembali lagi melanjutkan perjalanan menuju Kota Malang. Sekitar pukul 21.00
rombongan sampai di Hotel Amaris yang ada di Kota Malang. Setelah itu
rombongan di persilahkan untuk mengambil barang-barangnya, lalu dipersilahkan
untuk memasuki Hotel dan memasuki kamar yang sudah di sediakan.

Sesampainya di kamar masing-masing, rombongan di berikan waktu untuk


mandi. Setelah mandi rombongan diminta untuk mengumpulkan kupon makan, lalu
mengambil makan yang sudah di sediakan berupa nasi kotak. Setelah selesai makan
rombongan di berikan acara bebas dan beristirahat di Hotel.

Hari selanjutnya rombongan makan pagi di Hotel Amaris. Setelah semua


rombongan sudah selesai makan, maka rombongan kembali lagi melanjutkan
perjalanan menuju Taman Rekreasi Selacta (Malang).

5
2.2 Hari Kedua (Senin 09-Des-2019)

a. Taman Rekreasi Selecta (Malang)

Taman Rekreasi Selecta (Malang) terletak pada atau berkolasi di Jl. Raya
Selecta No. 1, Tulungrejo, Kec. Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur. Di Taman
Rekreasi Selecta (Malang) ini terdapat berbagai macam tanaman bunga yang sangat
banyak jenisnya dan sangat indah. Disamping tanaman bunganya yang sangat
banyak, terdapat juga permainan-permainan yang sangat seru. Dan ada juga kolam
renang untuk anak-anak ataupun orang dewasa. Taman Rekreasi Selecta (Malang)
ini mempunyai keistimewaan yang sangat menarik, diantaranya pemandangannya
yang sangat indah, bersih, asri, dan suasananya yang sangat sejuk. Jadi sangat puas
jika berlama-lama disini.

Gmr. Taman Rekreasi Selecta (Malang)

Setelah para rombongan sudah selesai melakukan rekreasi di Taman Selecta


(Malang) maka rombongan kembali lagi melanjutkan perjalanan menuju Makan
Bung Karno (Blitar). Sebelum menuju Makam Bung Karno (Blitar), rombongan
berhenti sejenak untuk Makan Siang, rombongan berhenti di tempat yang sangat
sejuk dan indah. Lalu rombongan diminta untuk mengumpulkan kupon, setelah
kupon terkumpul maka rombongan dipersilahkan untuk makan nasi kotak yang

6
sudah diberikan. Setelah semua rombongan sudah selesai makan, rombongan
kembali lagi melanjutkan perjalanan.

Setelah sampai di tempat parkir yang sudah di sediakan, rombongan


diberikan pengumuman untuk menaiki becak yang sudah ada, untuk mengantarkan
ke tempat Ziarah Makan Bung Karno (Blitar). Setiap becak berisi 2 orang, yang
akan diantar ke Makan Bung Karno (Blitar) sekaligus mengantarkan kembali ke
tempat parkir bus. Tarif yang di pungut adalah Rp. 25.000,00 untuk 2 orang
penumpang. Setelah sampai, banyak orang yang menawarkan bunga untuk dibeli,
lalu saya dan teman saya membeli bunga itu dengan harga 3 kantong plastik yang
berisi bunga seharga Rp. 10.000,00. Lalu setelah rombongan sudah membeli bunga,
rombongan langsung memasuki Makam Bung Karno (Blitar).

b. Makam Bung Karno (Blitar)

Makam Bung Karno (Blitar) berlokasi di Jl. Candi Surawana No. 10,
Bendogerit, Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur. Selain Makam Bung Karno
beserta Makan Ayah dan Ibunya, terdapat pula Museum, dan Perpustakaan.
Keistimewaan dari Makam Bung Karno (Blitar) ini adalah adanya bangunan-
bangunan dengan gaya bangunan Adat Jawa, adanya Perpuatakaan, Museum-
museum. Dan hal yang paling membuat nyaman adalah lokasinya yang termamat
bersih nan indah, sehingga hati dan jiwa kita merasakan ketenangan yang begitu
menawan.

7
Gmr. Makam Bung Karno (Ir. Soekarno)

Setelah selesai berziarah ke Makan Bung Karno (Blitar) rombongan


kembali lagi melanjutkan perjalanan menuju Kota Yogyakarta. Setelah beberapa
jam menempuh perjalanan, rombongan berhenti untuk Makan Malam di Rumah
Makan sekiatar pukul 20.00. Rombongan kembali lagi mengumpulkan kupon,
setelah kupon terkumpulkan, lalu rombongan dipersilahkan untuk mengambil
makanan masing-masing.

Setelah semua rombongan sudah selesai makan, maka kembali lagi rombongan
melanjutkan perjalanan menuju Hotel yang ada di Kota Yogyakarta. Setelah sampai
di Kota Yogyakarta maka sampai pula kita di Hotel, yaitu Hotel Yellowstar. Lalu
setelah sampai di Hotel, rombongan dipersilahkan untuk memasuki Hotel dan
beristirahat.

Di pagi harinya rombongan kembali lagi makan bersama di Hotel. Dan


kembali mengumpulkan kupon yang sudah di bagikan, dan setelah kupon itu
terkumpulkan rombongan mengambil makanan masing-masing. Lalu setelah semua
rombongan sudah selesai makan, rombongan memasuki busnya masing-masing,
dan melanjutkan perjalanan menuju Candi Borobudur.

Setelah beberapa jam menempuh perjalanan, tibalah rombongan di Candi


Borobudur. Disana rombongan berjalanan menuju tempat pengambilan karcis
untuk bisa masuk ke Candi Borobudur. Lalu setelah semua rombongan sudah
mendapatkan karcis, lalu para rombongan berjalanan menaiki tangga yang sangat
tinggi untuk mencapai Candi Borobudur tersebut.

2.3 Hari Ketiga (Selasa 10-Des-2019)

a. Candi Borobudur

8
Candi Borobudur terletak di Jl. Bandrawati, Kec. Borobudur, Magelang,
Jawa Tengah. Candi Borobudur yang berbentuk Stupa-Stupa ini didirikan oleh
para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa
pemerintahan Wangsa Syeilendra. Candi Borobudur merupakan candi atau kuil
Buddha terbesar di dunia, sekaligus salah atu monumen Buddha terbesar di dunia.
Keistimewan yang ada pada Candi Borobudur adalah pemandangannya yang sangat
indah, dan adanya Candi-Candi sekaligus Stupa-Stupa yang banyak mengelilingi
sekitar Candi dan sekaligus menarik banyak wisatawan asing maupun mancanegara
untuk berkunjung di Candi Borobudur tersebut.

Gmr. Candi Borobudur

Setelah berkunjung di Candi Borobudur, rombongan kembali melanjutkan


perjalanan menuju Malioboro. Sebelum menuju Malioboro, rombongan berhenti
untuk makan siang di Rumah Makan Jogja. Sebelum makan rombongan diminta
untuk mengumpulkan kuponnya. Setelah kupon terkumpulkan, rombongan di
persilahkan untuk mengambil makanan.

Setelah semua rombongan sudah selesai makan, rombongan kembali lagi


melanjutkan perjalanan menuju Malioboro. Setelah setengah jam perjalanan,
sampailah rombongan di Malioboro. Lalu rombongan turun dari bus dan langsung
di persilahkan untuk berbelanja oleh-oleh di sekitaran Malioboro.

9
b. Malioboro

Malioboro trletak di Jl. Malioboro, Sosromenduran, Gedong Tengen, Kota


Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Malioboro merupakan kawasan
perbelanjaan yang legendaris yang menjadi salah satu kebanggaan Kota
Yogyakarta. Di Malioboro terdapat pula bangunan-bangunan yang di dirikan oleh
Kolonial Belanda diantaranya :

 Benteng Uredubung (sekarang benteng tersebut dikenang menjadi


sebuah museum yang di buka untuk wisata publik)
 Istana Keresidanan Kolonial (sekarang menjadi Istana Presiden
Gedung Agung di tahun 1832M)
 Pasar Beringharjo, Hotel Garuda (dahulu sebagai tempat menginap
dan berkumpul para elit Kolonial)
 Kawasan Pertokoan Maliboro (menjadi pusat perekonomian
Kolonial)

Malioboro menyajikan berbagai aktivitas belanja, mulai dari bentuk


aktivitas tradisional samapi dengan aktivitas belanja modern. Salah satu cara
berbelanja di Malioboro adalah dengan proses tawar menawar terutama untuk
barang-barang souvenir dan cendramata yang dijajakan oleh para pedagang kaki
lima yang berjajar di sepanjang trotoar jalan Malioboro. Berbagai macam kerajinan
seperti kerajinan dari perak, kulit, kayu, kain batik, gerabah dan lain sebagainya
semuanya ada disini. Tidak hanya kerajinan atau cendrama, tetapi terdapat pula
toko-toko baju yang sangat menarik untuk di kunjungi. Berbagai jenis baju, seperti
baju batik sangat manarik minat pengunjung, karena disamping kerajinan ataupun
cendrama baju khas Jogja juga banyak diminati pengunjung untuk salah satu oleh-
oleh khas Jogja.

Aktivitas wisatawan di Malioboro tidak hanya ramai pada siang hari, tetapi
juga di malam hari para wisatawan akan terus berlanjut dengan adanya nuansa
makan malam yang di sediakan warung-warung yang bermunculan pada malam

10
hari, terutama setelah pukul 21.00 WIB. Sambil menyantap hidangan di warung
lesehan Malioboro, wisatawan juga akan dihibur oleh musisi jalanan yang
mengunjungi lesehan tersebut sambil melantunkan lagu-lagu tertentu.

Keistimewaan yang ada di Malioboro ini adalah kita bisa berbelanja


berbagai macam oleh-oleh khas Jogja yang sangat manarik dengan harga yang bisa
kita tawar.

Gmr. Malioboro

Setelah beberapa lama di Malioboro rombongan kembali lagi melanjtkan


perjalanan menuju Bak Pia Ibu Ratna. Setelah beberapa jam, sampailah rombongan
di oleh-oleh Bak Pia Ibu Ratna. Lalu rombongan turun dari bus, dan langsung
berbelanja Bak Pia dan makanan lainnya. Setelah selesai berbelanja, rombongan
kembali melanjutkan perjalanan menuju Candi Prambanan.

c. Candi Prambanan

Candi Prambanan terletak di Jl. Raya Solo – Yogyakarta No. 16, Kranggan,
Bokoharjo, Kec Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Iatimewa Yogyakarta.
Candi Prambanan adalah salah satu kompleks Candi terbesar di Asia Tenggara
yang kaya akan Arca dan Relief. Kompleks Candi ini terletak di Desa Prambanan
dan secara Administratif masuk dalam dua Kabupaten dan dua Provinsi sekaligus.

11
Yaiutu Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakartadan Kabupaten
Klaten Provinsi Jawa Tengah.

Pesona keindahan yang dimiliki Candi Prambanan yang merupakan


peninggalan kebudayaan Hindu terbesar di Indonesia bukan hanya dari bentuk
bangunan dan tata letaknya yang menakjubkan, namun juga kisah Sejarah dan
Legenda yang sangat unik dan menarik. Candi Prambanan dibangun sekitar tahun
850 Masehi oleh salah seorang dari kedua orang ini yaitu Rakai Pitakan, raja
kedua wangsa Mataram I atau Balitung Maha Sambu, semasa Wangsa Sanjaya.
Candi ini kemudian di tinggalkan ketika pusat kerajan di Jawa dipindahkan ke Jawa
Timur akibat letusan dahsyat Gunung Merapi sekitar tahun 950 Masehi. Pada
tahun 1991, UNESCO telah memasukkan Candi Prambana ke dalam Daftar
Peninggalan Sejarah Dunia (World Wonder Heritages). Hal ini diantaranya berarti
bahwa kompleks ini terlindungi dan memiliki status istimewa, termasuk dalam
situasi peperangan.

Tidak hanya sejarahnya yang terkenal, selain adanya banyak Candi yang
mengiasi Candi Prambanan, terdapat tiga bangunan utama berarsitektur indah.
Ketiga bangunan tersebut melambangkan TriMurti yaitu ajaran tentang tiga Dewa
utama yang terdiri dari Candi Siwa (Dewa Pelebur) yang berada di Tengah, Candi
Brahma (Dewa Pencipta) yang berada di Selatan, dan Candi Wisnu (Dewa
Pemelihara) yang berada di Utara. Kemudian di depan bangunan utama ini
terdapat tiga Candi yang lebih kecil sebagai pelambang Wahana (kendaraan) dari
TriMurti. Ketiga Candi tersebut adalah Nandi (kerbau) yang merupakan kendaraan
dari Dewa Siwa, Candi Angsa sebagai kendarannya Dewa Brahma, dan Candi
Garuda sebagai kendaraannya Dewa Wisnu. Keistimewaan Candi Prambanan
lainnya yang wajib disaksikan oleh wisatawan adalah keindahan Relief-Reliefnya
yang menempel di dinding Candi. Kisah Ramayana menjadi Relief utama Candi
ini. Sedangkan pada pagar langkan Candi Wisnu dipahat Relief cerita Krisnayana.
Selain itu kompleks Candi ini dikelilingi lebih dari 250 Candi yang ukurannya
berbeda-beda.

Candi Prambanan, Candi Hindu Terbesar di Indonesia

12
Dibangun pada abad ke-9 masehi, Candi Prambanan merupakan kompleks candi
Hindu terbesar di Indonesia. Bangunan candi ini pun sudah diakui sebagai salah
satu warisan dunia, UNESCO.

Gmr. Candi Prambanan

Setelah selesai berkeliling Candi Prambanan, rombongan kembali


melanjutkan perjalanan dari Jateng menuju Bali. Sebelum samapai di Bali,
rombongan kembali makan malam pada pukul 20.00, di Rumah Makan Solo.
Kembali lagi rombongan harus mengumpulkan kupon, setelah kupon sudah
terkumpulkan, maka rombongan dipersilahkan untuk mengambil makanan yang
sudah di sediakan di Rumah Makan Solo itu. Setelah semua rombongan sudah
selesai makan, maka rombongan kembali lagi melanjutkan perjanan ke Bali dan
beristirahat di bus (perjalanan).

Di pagi harinya sekitar pukul 07.00 rombongan kembali lagi makan pagi di
Rumah Makan yang ada di Ketapang. Maka seperti biasa rombongan diminta untuk
mengumpulkan kupon, dan kupon tersebut adalah kupon terakhir, sehingga setelah
semua kupon sudah terkumpulkan, maka rombongan di persilahkan untuk
mengambil makanan. Setelah makan, rombongan kembali lagi menuju Pelabuhan
di Ketapang untuk kembali ke Bali. Setelah sampai para rombongan turun dari bus,

13
dan segera menaiki Kapal Laut yang sudah ada, lalu setelah beberapa menit
menuggu, Kapal tersebut segera berjalan menuju Pulau Bali. Setelah beberapa
menit menyebrangi Lautan, maka sampailah rombongan di Pelabuhan Gilimanuk,
dan lalu rombongan turun dari Kapal Laut, dan segera memasuki busnya masing-
masing.

Setelah menumpuh perjalanan yang cukup lama dari Pelabuhan Gilimanuk,


akhirnya rombongan sampai di sekolah. Setelah sampai di sekolah, rombongan
dipersilahkan untuk turun dan mengambil barang-barangnya. Dan acara Study Tur
ini sudah selesai dan bisa mengambil acara bebas.

SAMPAI JUMPA

14
15