Anda di halaman 1dari 6

MAKALAH MATEMATIKA MINAT

“SUKU BANYAK”

Nama Anggota:
 Ariel Margareth
 Dwi Resita Siregar
 Nurhasanah
 Pahlita Anggun Pratiwi
 Sarrah Desty Amalyah

Kelas : XII IPA 2


PENGERTIAN
Merupakan suatu bentuk yang memuat variabel berpangkat. Dinyatakan sebagai
berikut:

𝑎 𝑛 𝑥 𝑛 + 𝑎 𝑛−1 𝑥 𝑛 + + 𝑎 𝑛−2 𝑥 𝑛−2 + ....+ 𝑎 2 𝑥 2 +𝑎 𝑛 𝑥 + 𝑎 0

Dengan syarat:
n merupakan bilangan cacah
𝑎𝑛 ≠0
𝑎 𝑛 , 𝑎 𝑛−1 , .., 𝑎 2 , 𝑎 1 , 𝑎 0 merupakan bilangan real yang disebut koefisien suku
banyak
𝑥 𝑛 , 𝑥 𝑛−1 , ...., 𝑥 2 , x disebut variabel atau peubah

NILAI SUKU BANYAK


Untuk menentukan nilai suku banyak dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:

 Cara Substitusi
Jika suku banyak f(X) = 𝑎𝑥 3 + 𝑏𝑥 2 + cx + d. Jika nilai x diganti k maka nilai suku
banyak f(x) = 𝑎𝑘 3 +𝑏𝑘 2 + ck + d

 Cara Horner/bangun/skema/Sintetik
Jika akan menentukan nilai suku banyak f(x) = 𝑎𝑥 2 + bx + c untuk x = k dengan cara
Horner maka dapat disajikan dengan bentuk skema berikut.

k a b c

ak bk + 𝑎𝑘 2
+

a b + ak 𝑎𝑘 2 + bk + c

Derajat Suku Banyak dan Hasil Bagi dan Sisa Pembagian


Derajat merupakan pangkat tertinggi dari variabel yang terdapat pada suku banyak.
Contoh 𝑎𝑥 3 + 𝑏𝑥 2 + cx + d memiliki derajat n = 3.

Jika suku banyak f(x) berderajat n dibagi oleh fungsi berderajat satu maka akan
menghasilkan hasil bagi berderajat (n-1) dan sisa pembagian berbentuk konstanta.
Menentukan hasil bagi dan sisa pembagian suku banyak oleh bentuk
linear atau kuadrat
ℎ𝑥
a. Suku banyak f(x) dibagi (ax + b) menghasilkan sebagai hasil bagi dan
𝑎
𝑎 ℎ𝑥 𝑎
f (− ) sebagai sisa pembagian, sedemikian hingga f(x) = (ax + b) + f (− )
𝑏 𝑎 𝑏
2
b. Suku banyak f(x) dibagi 𝑎𝑥 + bx + c dpt difaktorkan menjadi (ax-𝑝1 )(x-𝑝2 )
𝑃1
dapat ditulis f(x) = (𝑎𝑥 2 + bx + c). ℎ2 (𝑥) + (ax-𝑝1 ). ℎ1 (𝑝2 ) + f ( )
𝑎
𝑃1
dimana ℎ2 (𝑥) merupakan hasil bagi dan (ax-𝑝1 ) ℎ1 (𝑝2 ) + f ( ) merupakan
𝑎
sisa pembagian.

Teorema Sisa
a. Jika suku banyak f(x) dibagi ( x – k), maka sisa pembaginya adalah f(k).
𝑎
b. Jika suku banyak f(x) dibagi ( ax + b), maka sisa pembaginya adalah f (− ).
𝑏
c. Jika suku banyak f(x) dibagi ( x – a )( x – b ), maka sisanya adalah px + q
dimana 𝑓(𝑎) = 𝑝𝑎 + 𝑞 𝑑𝑎𝑛 𝑓(𝑏) = 𝑝𝑏 + 𝑞.

Teorema faktor
a. Jika f(x) suatu suku banyak, maka (x–a) faktor dari f(x) jika & hanya jika a
akar persamaan 𝑓(𝑎) = 0.
𝑏
b. (ax-b) adalah faktor dari suku banyak f(x), jika dan hanya jika f ( ) = 0.
𝑎
c. Suku banyak f(x) habis dibagi (x-a) jika dan hanya jika f(a) = 0.

Akar-akar rasional persamaan suku banyak


1. Suku banyak berderajat dua: 𝑎𝑥 2 + bx + c = 0
𝑏
a. 𝑥1 + 𝑥2 = −
𝑎
𝑐
b. 𝑥1 . 𝑥2 =
𝑎
2. Suku banyak berderajat tiga: 𝑎𝑥 3 + 𝑏𝑥 2 + cx + d = 0
𝑏
a. 𝑥1 + 𝑥2 + 𝑥3 = −
𝑎
𝑐
b. 𝑥1 . 𝑥2 + 𝑥2 . 𝑥3 + 𝑥1 . 𝑥3 =
𝑎
𝑑
c. 𝑥1 . 𝑥2 . 𝑥3 = −
𝑎
3. Suku banyak berderajat empat: 𝑎𝑥 4 + 𝑏𝑥 3 + 𝑐𝑥 2 + dx + e = 0
𝑏
a. 𝑥1 + 𝑥2 + 𝑥3 + 𝑥4 = −
𝑎
𝑐
b. 𝑥1 . 𝑥2 . 𝑥3 + 𝑥2 . 𝑥3 . 𝑥4 + 𝑥3 . 𝑥4 . 𝑥1 + 𝑥4 . 𝑥1 . 𝑥2 =
𝑎
𝑑
c. 𝑥1 . 𝑥2 + 𝑥1 . 𝑥3 + 𝑥1 . 𝑥4 + 𝑥2 . 𝑥3 + 𝑥2 . 𝑥4 + 𝑥3 . 𝑥4 = −
𝑎
𝑒
d. 𝑥1 . 𝑥2 . 𝑥3 . 𝑥4 =
𝑎

SOAL-SOAL SBMPTN

1. Sisa pembagian p(x) = 𝑥 3 + 𝑎𝑥 2 + bx + c oleh x+3 adalah 2. Jika p(x) habis


Dibagi oleh (x+1) dan (x-1) maka A+2B-3C? (SBMPTN 2018)
 Penyelesaian:
x+3 = -3 x+1 = -1 x-1 = 1
p(-3) = 2
(−3)3 + 𝑎(−3)2 + b(-3)+ c = 2
9a – 3b + c = 29 ….. (1)
p(-1) = 0
(−1)3 + 𝑎(−1)2 + b(-1)+ c = 0
a – b + c = 1 ….. (2)
p(1) = 0
(1)3 + 𝑎(1)2 + b(1)+ c =0
a + b + c = -1 ….. (3)

(1) dan (2) (2) dan (3)


9a – 3b + c = 29
a–b+c = 1 a–b+c=1
a + b + c = -1
8a – 2b = 28
-2b = 2
4a – b = 14 ….. (4)
b = -1

4a – b = 14 a–b+c=1  a + 2b – 3c
13
4a – (-1) = 14 13
+1+c=1
13 + 2(-1) – 3 − 4
13 4 4
a =
4 13
c=
4 52
= –2
4

= 13 -2 = 11
2. Hasil bagi p(x) = (𝑎 − 2𝑏)𝑥 3 + (𝑎 + 𝑏)𝑥 2 + 1 oleh (x-1) adalah q(x)
dengan sisa 1. Jika q(x) dibagi oleh (x+2) bersisa -8. Maka a+b?
(SBMPTN 2017)
 Penyelesaian:
x=1
p(x) = (x-1) . q(x) + 1
(a – 2b) (1)3 + (a+b) (1)2 + 1 = (x – 1) . q(x) + 1
a – 2b + a+b + 1 = (x – 1) . q (-1) + 1
2a – b + 1 = 1
b = 2a
x = -2
(a – 2(2a)) 𝑥 3 + (a+2a) 𝑥 2 + 1 = (x – 1) . q(x) + 1
−3𝑎𝑥 3 + 3𝑎𝑥 2 + 1 = (x – 1) . q(x) + 1
24a + 12a + 1 = -3a(-2) + 1
36a + 1 = 24 + 1
36a = 24
2
a=
3

b = 2a  a+b
2 4 2 4 6
b=2( )= + = =2
3 3
3 3 3

3. Sisa pembagian 𝐴𝑥 2014 + 𝑥 2015 – B (𝑥 − 2)2 oleh 𝑥 2 − 1 adalah 5x – 4.


Nilai A + B? (SBMPTN 2015)
 Penyelesaian:
F(x) = B(x) . H(x) + S(x)
F(x) = (x + 1)(x – 1) . H(x) + 5x – 4

x = -1 → a – 1 – 9b = 0 – 9 → a – 9b = -8 a–b=0
x=1 → a+1–b=0+1 →a–b =0 a–1=0
-8b = -8 a=1
b=1
 a+b=1+1=2
4. Sisa pembagian suatu polynomial oleh (x – 3) adalah 4. Sedangkan sisa
pembagiannya oleh (𝑥 2 - 8x + 15) adalah (ax – 5). Sisa pembagian polinom
tersebut oleh (x – 5) adalah.. (SBMPTN 2017)
 Penyelesaian:
F(x) = p(x) . h(x) + s(x)
F(x) = (x – 3)(x – 5) . h(x) + (ax – 5)

x=3 x=5
= 0 + 3a – 5 = 4
= 0 + 3(5) – 5
3a = 9
a=3 = 15 - 5 = 10

s(x) = 3x – 5

5. Sisa pembagian p(x) = 𝑥 3 - 𝑎𝑥 2 + 4bx – 1 oleh 𝑥 2 + 1 adalah –5a + 4b. Jika


p(x) dibagi x + 1 bersisa –a – 2 , maka 8ab…(SBMPTN 2018)
 Penyelesaian:
x = 1 → −1 + 𝑎 − 4𝑏 − 1 = −𝑎 − 2
2a – 4b = 0
1 1
a = 2b → 2. =
4 2

x+1
𝑥 2 + 1√𝑥 3 − 𝑎𝑥 2 + 4bx – 1  8ab
1 1
𝑥3 + x 8. . =1
2 2 4
𝑎𝑥 + (4b – 1)x – 1
𝑎𝑥 2 𝑎
(4b – 1)x – 1 – a = -5a + 4b
4b – 1 = 0
4b = 1
1
b=
4