Anda di halaman 1dari 20

AKSI KAJIAN LINGKUNGAN SD NEGERI 005 TARAKAN

KAJIAN DAN RENCANA AKSI LINGKUNGAN


SD NEGERI 005 TARAKAN

OLEH
TIM ADIWIYATA SD NEGERI 005 TARAKAN

TARAKAN
2015
PENGESAHAN
Kajian Dan Rencana Aksi Lingkungan Sekolah SD Negeri 005 Tarakan ini
telah disahkan dan disetujui.

Ditetapkan di: Tarakan


Pada tanggal: 7 Pebruari 2014

Kepala SDN 005 Tarakan Koordinator Tim Adiwiyata,

ST. MASITAH,S.Pd NURUL ISTIKOMAH, S.S


NIP. 19670114 198604 2 001 NIP. 19840127 201001 2 003

Mengetahui, Kepala Dinas Pendidikan


Kepala BPLH Kota Tarakan

Hj. SYAHRINTAN, S.Pi Drs. H.M. Ilham Nor


NIP. 19680413 199603 2 001 NIP. 19590103 198703 1 007
Kata Pengantar

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala petunjuk, rahmat, taufiq dan hidayah-Nya
yang tiada terkira besarnya sehingga kajian dan rencana aksi lingkungan SD Negeri 005 Tarakan
ini dapat diselesaikan.
Kajian Lingkungan ini dilakukan untuk membantu TIM Penanggung Jawab Program
Adiwiyata untuk memulai program Peduli Lingkungan di SD Negeri 005 Tarakan dengan
mengidentifikasi kondisi lingkungan dan merencanakan program pendidikan lingkungan.
Data yang diperoleh juga berfungsi untuk melengkapi rencana aksi pendidikan lingk
ungan Hidup (PLH) yang akan dilakukan di SD Negeri 005 Tarakan.
Tim penyusun mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah yang telah
memberikan kepercayaan kepada Tim Penyusun untuk melaksanakan kegiatan ini. Kami
mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada seluruh Keluarga Besar SD Negeri 005
Tarakan yang telah bersedia memberikan kontribusi tenaga dan pikiran dalam melakukan kajian
dan menyusun rencana aksi lingkungan ini.
Kami juga mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada BLH Kota Tarakan dan
Dinas Pendidikan Kota Tarakan yang telah memberikan petunjuk dan pelatihan penyusunan
program kajian lingkungan serta juga kepada para Sahabat kerja yang bersedia menjalin
kerjasama dengan SD Negeri 005 Tarakan dan selalu memberikan masukan dan pendampingan
dalam setiap kegiatan aksi peduli lingkungan.
Semoga Allah senantiasa memberikan balasan dan pahala yang setimpa atas keikhlasan semua
pihak dalam membantu dan membimbing tim Adiwiyata SD Negeri 005 Tarakan dalam
menyusun kajian dan rencana Aksi Lingkungan ini.

Tim Penyusun
BAB I
KONDISI SEKOLAH
A. Profil Sekolah
- Nama Sekolah : SD Negeri 005 Tarakan
- Alamat Sekolah : Jl. P. Mangkudulis Rt . 7 Kampung I Skip
- Provinsi : Kalimantan Utara
- Telp : 0551 -
- Fax : 0321-861240
- Nama Kepala Sekolah : St. Masitah,S.Pd
- PJ Program Adiwiyata : Nurul Istikomah, S.S
- HP : 081330233098
- Email Sekolah :
- Web : www.sman1jombang.sch.id
SD Negeri 005 Tarakan berdiri sejak tahun 1980 dan terletak di pinggir Kota Tarakan
berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 0206 tahun 1980 tepatnya tanggal 30
Juli 1980. SD Negeri 005 Tarakan pada tahun ini mendapat nilai akredatasi A. Lokasi SD Negeri 005
Taraskan berada di pinggir kota dan berada dikawasan sekolah tepatnya di jl. P. Mangkudulis rt 7
Kelurahan Kampung I Skip Tarakan . Sekolah ini berdiri diatas lahan seluas 8010 meter persegi.
Visi SMA NEGERI 1 Jombang: “Mewujudkan Insan yang
berimtaq, berprestasi,berbudi pekerti dan Peduli Lingkungan”

Visi tersebut merupakan, sumber inspirasi, motivasi serta kreativitas yangmengarahkan p


roses pembelajaran di SMA Negeri I Jombang.

a. M i s i
Untuk mewujudkan visi tersebut di atas, sekolah menentukan langkah-langkahstrategis ya
ng dinyatakan dalam Misi berikut :
1. Meningkatkan iman dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
2. Meningkatkan prestasi akademik dan non akademik
3. Membiasakan bersikap, berucap dan berperilaku yang mencerminkan budi
pekerti.
4. Membiasakan peduli lingkungan bersih dan sehat.

Program untuk mencapai keberhasilan misi tersebut, antara lain :


Misi I : Meningkatkan iman dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa
1. S4 : Sapa, senyum, salam dan Salaman
2. Berdoa, baca Al Qur’an, Juz Amma sebelum pelajaran dimulai
3. Doa akhir pelajaran sebelum pulang.
4. PAI jam ke - 1 dan ke – 3 diawali di Mushollah, sholat dhuha jama.ah
5. Sholat Dzuhur jamaah ( bergiliran)
6. Pelajaran Ekstrakurikuler : Remaja Masjid, Baca Alqur’an
7. Lomba : Dakwah (Pildara), baca Al Qur’an

Misi II : Meningkatkan Prestasi Akademik dan Non Akademik


1. Meningkatkan prestasi akademik melalui proses pembelajaran intrakurikuler
dengan berbagai model pembelajaran, memakai LCD/Laptop, pembelajaran
aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan serta pelajaran tambahan siang
hari.
2. Meningkatkan prestasi non akademik melaui pembelajaran ekstrakurikuler
untuk mengembangkan bakat, minat dan kreatifitas siswa antara lain : Pramuka,
Olahraga, seni Baca Al Qur’an , Seni Musik, Seni Tari, PMR, Bela diri dan
Olimpiade Sain.
3. Secara berkala mengadakan lomba di sekolah, antara lain : Mata pelajaran (OSN
= Olimpiade Sain Nasional ), Musik, Olahraga, Futsal, Paskibra, baca Al Qur’an
Pildara.
4. Mengikuti lomba OSN, OOSN, Liga Pelajar Indonesia.

Misi III : Membiasakan bersikap, berucap dan berperilaku yang mencerminkan budi
pekerti.
1. Sejak dari gerbang masuk, siswa telah dijemput bapak/ibu guru piket untuk
senyum, sapa, salam dan salaman.
2. Diawal pelajaran, setiap pagi, sebelum masuk kelas membiasakan siswa
bersalaman dengan bapak/ibu gurunya, kemudian mengaji dan berdoa.
3. Membiasakan siswa untuk S4 ( Sapa, Senyum, Salam, Salaman ) dan bersikap
berucap dan berperilaku yang santun
4. Membiasakan siswa tidak terlambat masuk sekolah.
5. Secara berkala mengadakan operasi : HP, buku, rambut, pakaian (khususnya
celana)
6. Perhatian ekstra tentang penggunaan HP oleh siswa.

Misi IV : Membiasakan Peduli Lingkungan Bersih dan Sehat


1. Setiap dua jumat sekali mengadakan kegiatan Jumat bersih didalam dan
disekitar kelasnya.
2. Secara berkala mengadakan kegiatan KMDM (Kecil Menanam Dewasa
Memanen)
3. Secara berkala diadakan lomba keindahan kelas dan taman kelas.
4. Kegiatan Komposting

b. Tujuan Sekolah
Tujuan sekolah sebagai bagian dari tujuan pendidikan nasional yaitumeningkatkan kecerd
asan, pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilanuntuk hidup mandiri dan mengi
kuti pendidikan lebih lanjut.
Berdasarkan Tujuan Pendidikan Nasional tersebut maka penjabaran TujuanSMA Negeri
1 Jombang sebagai berikut :
1. Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
2. Meningkatkan kegiatan keagamaan dan mengupayakan pelaksanaannya dalamke
hidupan sehari-hari.
3. Meningkatkan nilai akademis dalam Ulangan Semester dan Ujian Nasional.
4. Meningkatkan
jumlah lulusan yang diterima di perguruan tinggi negeri maupunswasta yang Fa
vorit baik melalui jalur Undangan maupun Ujian Tulis.
5. Mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris.
6. Mengembangkan ketrampilan komputer.
7. Mengembangkan sikap dan perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari.
8. Mengembangkan pendidikan yang berorientasi pada kecakapan hidup ( Life
Skill ) melalui pendekatan pendidikan berrbasis luas ( Broad Based Education )

B. Kondisi Lingungan Sekolah Dan Masyarakat Sekitar.


Lingkungan Sekolah ini sangat asri, tenang karena masih banyak pohon-pohon besar yang
berdiri kokoh di area lingkungan sekolah. Lingkungan masyarakat terdekat berada disebelah utara
lingkungan Sekolah yang merupakan lokasi perumahan penduduk dan Poli klinik Santa Maria.
Masyarakat sangat pro aktif dan mendukung setiap program Sekolah termasuk program adiwiyata dan
lingkungan bersih. Hal ini terbukti dengan keikutsertaan mereka dalam mensukseskan program Adipura
Kencana yang diselenggarakan oleh pemerintahan pusat untuk kota Jombang. Sedangkan di
selatan/depan Sekolah adalah Alon-alon , Pendopo Kabupaten Jombang dan disebelah barat SMA
NEGERI 1 Jombang adalah SMPN 2 Jombang. Adapun disebelah timur sekolah adalah SMKN 2
Jombang. Masyarakat sekitar mayoritas berprofesi sebagai pegawai dan wiraswasta.

C. Kondisi Siswa dan Wali Murid


Saat ini siswa SMA NEGERI 1 Jombang berjumlah 798 orang. Mayoritas siswa berasal dari
Kabupaten Jombang dan beberapa siswa berasal dari kabupaten sekitarnya seperti kab mojokerto, kab
kediri bagian utara, kab. malang, dan Kab. Nganjuk. Sebagian besar siswa bertempat tinggal lebih dari
radius 5-10 km dari Sekolah yang merupakan daerah perkampungan. Siswa yang masuk ke SMA
NEGERI 1 Jombang berasal dari SMP Negeri maupun Swasta, serta Sekolah Tsanawiyah (MTs).
Latar belakang Wali Murid SMA NEGERI 1 Jombang dari berbagai macam profesi mulai dari
PNS, Jaksa, Polisi, Dokter, Tani , Guru, Buruh Pabrik, Pedagang, Wiraswata, dan mayoritas dari mereka
adalah berprofesi sebagai Pegawai swasta dan Pedagang. Meskipun dari berbagai macam latar
belakang profesi semua wali murid mendukung sepenuhnya setiap kegiatan yang berhubungan dengan
pendidikan lingkungan hidup. Hal ini sangat membantu Sekolah dalam mewujudkan semua program aksi
peduli lingkungan di SMA NEGERI 1 Jombang.

BAB II
POTENSI SEKOLAH

Untuk melakukan kajian evaluasi diri sekolah serta untuk mengetahui potensi Sekolah, SMA
NEGERI 1 Jombang menggunakan analisis SWOT sebagai berikut:

A. Strength (Kekuatan) Daya Dukung


SMA NEGERI 1 Jombang sebagai Sekolah Negeri yang terletak ditengah kota Jombang memiliki potensi
yang sangat besar untuk bisa secara aktif menanamkan budaya peduli lingkungan terhadap anak didik.
Kekuatan yang dimiliki SMA NEGERI 1 Jombang diantaranya:
1. Sebagai duta pementasan ludruk mewakii Jatim di Jakarta pada tahun 2012.
2. Jumlah murid yang besar sekitar 798 orang.
3. Jumlah guru dan karyawan yang mencapai 82 orang (62 guru dan 20 karyawan).
4. Kerja sama hubungan lintas sektoral yang terjalin baik seperti BLH, LSM , Dinkes, STIKIP , Puskesmas,
IDI, IDGI,polsek, dan banyak Sekolah-Sekolah lain.
5. Banyaknya Pohon-pohon di lingkungan Sekolah yang membuat lingkungan Sekolah menjadi asri ,
rindang dan terjaganya keaneka ragaman hayati.
6. Terdapatnya sarana pemilahan sampah.
7. Terdapat resapan air
8. Mempunyai Biopori dan tersebar di lingkungan sekolah
9. Mempunyai komposter di lingkungan sekolah .
10. Banyaknya siswa yang berasal dari pedesaan.
11. Mempunyai kolam ikan sebagai sarana keseimbangan lingkungan
B. Weakness (Kelemahan)
Adapun kelemahan yang ada di lingkungan SMA NEGERI 1 Jombang sebagaimana dipaparkan dibawah
ini:
1. Lahan Sekolah yang sangat terbatas dan kurang luas.
2. Sebagian besar Lahan sudah dipaving semua.
3. Bila curah hujan cukup tinggi , ada 5 kelas yang ruangannya tergenang air.
4. Belum maksimalnya kegiatan komposting dengan sistem takakura.
5. Tingginya volume sampah di SMA NEGERI 1 Jombang baik sampah organik maupun anorganik.
6. Tidak adanya instalasi pengolahan air limbah.
7. Pemanfaatan energi listrik yang kurang terkontrol.
8. Pemanfaatan ATK yang masih belum terukur dan terkendali.
9. Penggunaan air yang boros
10. Kesadaran warga sekolah yang masih kurang dalam pembuangan sampah

C. Opportunity (Peluang)
Sebagai Sekolah yang mempunyai reputasi yang baik dalam bidang akademik dan nonakademik, SMA
NEGERI 1 Jombang mempunyai peluang yang sangat besar untuk kedepan.
Peluang yang bisa dilakukan SMA NEGERI 1 Jombang diantaranya:
1. Menjadi Sekolah yang peduli terhadap Pendidikan Lingkungan Hidup bagi Sekolah lain yang ada di
Kabupaten Jombang dan kabupaten sekitarnya.
2. Bisa menjadi sekolah yang berbasis pada lingkungan sehat dan peduli lingkungan hidup percontohan
bagi Sekolah lain di kabupaten Jombang.
3. Program Penanaman Apotik Hidup dilingkungan sekolah.
4. Program budidaya tanaman hias di SMA NEGERI 1.
5. Pembuatan Kompos.
6. Pembuatan Biogas dari Sampah Organik Sekolah.
7. Meningkatkan karya siswa dengan bahan limbah /3R.

D. Threats (Ancaman)
1. Masih banyaknya air minum kemasan plastik yang digunakan di Sekolah
2. Semakin banyaknya kendaraan bermotor siswa yang masuk ke lingkungan Sekolah yang menyebabkan
terjadinya polusi udara.
3. Banyak makanan ringan yang mengandung pengawet dan penyedap rasa yang dijual di kantin sekolah.
4. Warga sekolah yang suka membuang sampah tidak pada tempatnya.
5. Banyaknya PKL didepan Sekolah pada malam hari.
6. Masih banyak siswa yang kurang mengerti pada pemilahan sampah.
BAB III
PERMASALAHAN LINGKUNGAN
Berdasarkan hasil survey lingkungan yang dilakukan dan hasil Evaluasi Diri Sekolah (EDS) pada
bagian kelemahan dan ancaman di Bab II, Tim Adiwiyata Sekolah dapat menyimpulkan permasalahan-
permasalahan lingkungan yang ada di SMA NEGERI 1 Jombang. Permasalahan tersebut meliputi :
1. Lahan Sekolah yang sangat terbatas.
Lahan sekolah yang masih terbuka dan bisa untuk menanam serta tidak terkena pengerasan baik
plesterisasi atau pavingisasi di lingkungan SMA NEGERI 1 Jombang sangat terbatas. Hanya sekitar 15
% dari seluruh lahan Sekolah (8020 m2) yang bisa untuk kegiatan menanam. Dengan demikian maka
Pelajaran Menanam (monolitik) yang diajarkan ke siswa lebih diarahkan pada penerapan tehnik bercocok
tanam pada lahan sempit yang lebih dikenal dengan istilah Agropolitan/Urban farming.
Diantara Tehnik agropolitan yang dapat diajarkan:
- Tehnik hydroponic yang ramah lingkungan.
- Tehnik vertikultur (tehnik budidaya bertingkat). Teknik ini benar-benar memberikan
solusi bagi keterbatasan lahan di lingkungan Sekolah. Dalam tehnik ini tempat untuk bercocok tanam
dibuat bertingkat-tingkat. Tak ubahnya seperti tangga atau rak yang dibuat bertingkat. Tempatnya dapat
dibuat dari bambu, papan atau paralon.
- Tehnik menanam buah dalam pot.
- Budidaya dengan polibag.
- Teknik penanaman tumpang sari.

2. Belum maksimalnya kegiatan komposting dengan sistem takakura.


Kader lingkungan pokja komposting belum maksimal dalam mengolah sampah organik menjadi
kompos dengan sistem takakura. Selama ini sarana pembuatan kompos dengan sistem takakura
dirumah komposting masih sering tidak terisi. Hanya komposter yang ditanam ditaman-taman Sekolah
yang selama ini terkelola dengan baik. Agar sampah organik yang berasal dari daun pohon-pohon di
Sekolah lebih bermanfaat hendaknya jumlah komposter di taman-taman Sekolah diperbanyak.

3. Tingginya volume sampah baik sampah organik maupun anorganik.


Volume sampah organik dan anorganik di lingkungan SMA NEGERI 1 Jombang sangat tinggi
sekitar 5 m kubik/hari. 60% dari sampah tersebut adalah organik daun-daunan dan hanya 40% nya yang
anorganik baik dari kertas atau plastik.
Agar sampah organik tersebut tidak dibawa mobil pengangkut ke TPA semuanya maka harus
dimanfaatkan untuk menjadi kompos dan bahan membuat biogas. Dengan program pembuatan biogas
dengan sistem multi drum minimal sampah organik tersebut akan menghasil 3 varian yang bermanfaat
yaitu Gas Methane, Kompos, dan Air Lindi yang bisa dijadikan sebagai pupuk organik cair.

4. Tidak adanya instalasi pengolahan air limbah.


Limbah air cucian dan kamar mandi di SMA NEGERI 1 Jombang selama ini masih dibuang ke
sumur resapan di lingkungan sekolah. Sebagai Sekolah yang peduli lingkungan SMA NEGERI 1
Jombang sudah seharusnya Sekolah ini memiliki instalasi pengolahan air limbah (Water treatment) yang
sangat bermanfaat baik untuk sarana pembelajaran atau sarana hemat air.
5. Pemanfaatan energi listrik yang kurang terkontrol.
Selama ini listrik di SMA NEGERI 1 Jombang masih kurang terkontrol penggunaannya. Lampu
penerangan diserambi kelas terkadang lupa dimatikan. Kipas angin dikelas-kelas kadang-kadang masih
dibiarkan menyala ketika siswa pulang. Dan terlebih lagi adalah banyaknya AC dan LCD Proyektor di
masing-masing Kelas serta kulkas di ruang kepsek, wakasek, dapur dan di koperasi sekolah.
Untuk mengurangi beban biaya listrik tersebut sekolah hendaknya membuat kebijakan yang ketat
dalam upaya penghematan energi diantaranya membuat himbauan diruang-ruang kelas agar mematikan
semua peralatan listrik ketika akan keluar kelas. Tidak boleh menyalakan lampu pada siang hari kecuali
ketika cuaca mendung dan gelap, hanya boleh menyalakan LCD Proyektor yang ada dikelas untuk
sarana pembelajaran, penggunaan lampu hemat energi, dan memasang alat otomatis untuk lampu-
lampu serambi kelas agar secara otomatis mati sendiri lampu tersebut ketika pagi.

6. Pemanfaatan ATK yang masih belum terukur dan terkendali.


Pemakaian ATK yang meliputi kertas, tinta spidol, dan catridge printer harus benar-benar
dikendalikan. Kertas yang masih kosong dibaliknya tidak boleh langsung dibuang. Kertas tersebut masih
dapat digunakan untuk menulis konsep atau draft yang perlu dikoreksi. Pembelian printer harus yang
menggunakan catridge yang dapat diisi ulang sehingga tidak menimbulkan limbah catridge ( Printer
modifikasi ).

7. Masih banyaknya plastik yang digunakan di Sekolah


Koperasi dan Kantin Siswa SMA NEGERI 1 Jombang selama menjual air minum kemasan gelas
dan botol plastik sekitar 5 kardus/hari. Disamping itu masih ditemukannya makanan yang menggunakan
bungkus plastik seperti kerupuk, keripik dan makanan ringan.
Untuk mengurangi volume sampah plastik di TPS Sekolah, harus ada kebijakan tentang
pelarangan penggunaan kemasan plastik. Membuat Bank Sampah yang bisa menerima sampah plastik
dan kertas dari seluruh warga Sekolah. Sampah yang disetorkan ke bank sampah dapat digunakan untuk
membuat karya 3R dan untuk sampah plastik dapat pula dikelolah menjadi bahan yang lebih bermanfaat.
Hal ini akan bermanfaat sebagai sarana pembelajaran ketrampilan.

8. Semakin banyaknya kendaraan bermotor siswa yang masuk ke lingkungan Sekolah yang
menyebabkan terjadinya polusi udara.
Dengan semakin banyaknya siswa dan guru maka jumlah sepada motor yang masuk ke lingkungan
sekolah juga makin banyak dan secara otomatis ini akan menyebabkan polusi udara di lingkungan
sekolah semakin tinggi.
Untuk menanggulangi polusi udara yang tinggi perlu adanya upaya penanaman tumbuhan yang bisa
mengurangi polutan seperti jenis sansevieria lidah mertua dan tanaman keras lainnya.

9. Banyaknya PKL didepan Sekolah pada Malam hari.


Pedagang Kaki Lima merupakan masalah sosial yang sulit dituntaskan. Meskipun sudah ada papan
larangan berjualan di depan lokasi sekolah, mereka masih tetap melakukan dan tak menghiraukan
larangan tersebut. Bahkan seandainya dari mereka ada yang menghiraukan larangan tersebut, esok
harinya akan ada pedagang baru lagi yang datang dan berjualan disitu. PKL ini juga menjadi penyebab
banyaknya sampah yang berserakan baik di saluran air tepi jalan atau dijalan raya disamping itu
makanan mereka tidak terbebas 5 P (Penyedap, Pemanis, Pengawet, Pewarna, Pengenyal).
Meminta bantuan instansi yang berwenang untuk memperingatkan mereka. Memberikan pendidikan
peduli lingkungan kepada PKL dengan mewajibkan mereka mengumpulkan sampah yang dibuang
sembarangan oleh pembeli/masyarakat dan membuangnya ditempat sampah yang tersedia.

10. Warga sekolah yang suka membuang sampah tidak pada tempatnya .
Warga SMA NEGERI 1 Jombang yang terdiri dari guru, karyawan dan siswa , kadangkala tidak
sadar setelah mengkonsumsi makanan yang ada bungkusnya, bungkus tersebut langsung di buang
begitu saja, tanpa melihat jenis sampahnya dan tempat sampahnya juga, perlu diketahui bahwa di
sekolah sudah disediakan tempat sampah sesuai dengan jenisnya yaitu sampah plastik, sampah organik
dan sampah kertas. Hal ini kalau dibiarkan bisa menjadikan sampah-sampah itu bercampur dan akan
mempengaruhi produksi kompos.
Untuk mengatasi masalah ini maka SMA NEGERI 1 Jombang perlu meminta bantuan Kepala
Sekolah untuk membuat tata tertib pembuangan sampah dan ditempatkan pada kelas-kelas dan papan
pengumunan. Disamping itu, perlu dipasang papan himbauan agar membuang sampah pada tempatnya.

11. Penggunaan air yang boros.


Sumber air yang digunakan di sekolah selama ini berasal dari 2 sumber air yaitu dari PDAM dan
Air dalam tanah. Untuk air PDAM digunakan pada instalasi bak cuci tangan siswa yang terletak di depan
masing – masing kelas. Sedangkan untuk air dalam tanah digunakan pada Kamar mandi siswa , masjid ,
Lab IPA dan kamar mandi Guru. Permasalahan yang sering terjadi adalah jika pada saluran pipa bak cuci
bocor maka air akan meluber terus dan kadang-kadang siswa lupa mematikan krannya.
Sedangkan pada kamar mandi siswa , jika bak mandi sudah penuh air tersebut dibiarkan tumpah
berjam-jam dan tidak ada yang mematikannya krannya.
Untuk mengatasi masalah ini maka SMA NEGERI 1 Jombang perlu meminta bantuan Kepala
Sekolah untuk membuat tata tertib penggunan air di sekolah dan ditempatkan pada masing-masing
kamar mandi baik guru maupun siswa.
BAB IV
RENCANA AKSI LINGKUNGAN
Berdasarkan dari permasalahan diatas maka peerlu disusun rencana aksi lingkungan untuk
mewujudkan sekolah adiwiyata. Rencana aksi tersebut dijabarkan sebagaimana dalam table dibawah
ini:

Penanggung Waktu Jumlah Sumber


No. Komponen Kegiatan Jawab Pelaksanaan Dana Dana
1. Kebijakan • Peninjauan visi, misi, dan tujuan sesuai Pokja Awal
dengan tema lingkungan Kebijakan
100.000 Komite
Tapel

• Review kurikulum dalam menetapkan SK Pokja Awal


KD PLH sesuai dengan tema lingkungan Kebijakan
50.000
Tapel

Pokja Awal
• Penetapan KKM -
Kebijakan Tapel
• Penyusunan RKAS terkait dengan tema Pokja Awal
lingkungan Kebijakan
200.000
Tapel

2. Kurikulum • Pelatihan Penerapan inovasi Pokja Awal 4.500.000 Komite


pembelajaran LH berdasarkan tema kurikulum Semester
• Penyusunan dan penerapan materi Guru tapel 1.000.000 Komite
LH yang mencakup isu lokal dan global Mapel 2013-2014
terkait tema LH

• Penyusunan indikator dan evaluasi terkait Guru tapel -


dengan materi LH Mapel 2013-2014
• Penyusunan RPP untuk PBM di kelas, Guru tapel -
luar kelas, dan lab Mapel 2013-2014
• Rapat Wali Murid Sosialisasi orang tua Pokja tapel 5.000.000 Komite
dalam tugas siswa kurikulum 2013-2014
• Sosialisai hasil PBM melalui media Guru tapel 2.500.000 Komite
Mapel 2013-2014
• Penerapan materi LH sesuai tema oleh Guru tapel -
guru dalam PBM Mapel 2013-2014
• Hasil PBM siswa sesuai tema dalam Guru tapel -
karya nyata Mapel 2013-2014
• Penerapan tugas PBM sesuai tema Guru tapel -
dalam kehidupan Mapel 2013-2014
• Sosialisasi hasil PBM sesuai tema oleh Guru tapel 500.000 Komite
siswa Mapel 2013-2014
3. Partisipatif Pokja
• Pemeliharaan kebersihan partisipatif
1 Tahun

a. Kegiatan Jumat Bersih Komite

3 bulan
b. Lomba Kebersihan
sekali
3.000.000 Komite

setiap
c. Piket Kelas
hari
- Komite
setiap
d. Pemeliharaan Taman Kelas
hari
7.500.000 Komite

• Pemanfaatan Fasilitas

Pokja
a. penanaman pohon
partisipatif
Insidental 2.500.000 Komite

Pokja
b. Penataan parkir yang ramah lingkungan
partisipatif
Agust-13 5.000.000 Komite

• Kegiatan eskul

a. Palang Merah Remaja (PMR) Tim UKS 1 Tahun 1.000.000 Komite

Koord Komite
b. Pramuka
Pramuka
1 Tahun 1.000.000

Komite
c. UKS Tim UKS 1 Tahun 1.000.000

Pembina
d. Kelompok Ilmia Remaja (KIR)
KIR
1 Tahun 1.000.000 Komite

e. Lomba Majalah Dinding bertema


Lingkungan
Tim UKS 1 Tahun 1.000.000 Siswa

Pembina
f. Kewirausahaan
Wira usaha
1 Tahun 1.500.000 Komite

• Kreativitas pengelolaan LH

2x1
a. membuat majalah lingkungan Tim Buletin
tahun
24.000.000 Komite

b. melakukan pemeliharaan Setiap Komite


Kader Ling
Bulan
500.000
lingkungan
TIM Komite
c. melakukan informasi lingkungan Adiwiyata
1 Tahun 3.000.000

d. membuat publikasi di website Komite


Tim Buletin 1 Tahun 250.000
Sekolah
Pokja 3x1 Komite
e. diskusi lingkungan hidup partisipatif Tahun
7.500.000

Komite
f. lomba-lomba lingkungan 1 Tahun 3.500.000

Komite
• Kegiatan LH oleh guru

1x1 Komite
a. Kegiatan Kemah Hijau Nasional
tahun
2.500.000

3x1 Komite
b. Pelatihan 3R
Tahun
500.000

c. Keikutsertaan dalam Komunitas 3R 4x1


Jombang tahun
1.00.000 Komite

d. Penyusunan Masterplan Kawasan Hijau 3x1


Kabupaten Tahun
150.000 Komite
• Kegiatan LH Oleh siswa 1 Tahun Komite

1x1
a. Kegiatan Kemah Hijau Nasional
tahun
1.500.000 Komite

3x1
b. Pelatihan 3R
Tahun
250.000 Komite

c. Keikutsertaan dalam Komunitas 3R 4x1


Jombang tahun
- Komite

d. Penyusunan Masterplan Kawasan Hijau 3x1


Kabupaten Tahun
100.000 Komite

e. Pelatihan pengolahan Limbah Domestik 1 Tahun 1.500.000 Komite

• Mendatangkan nara sumber 1 Tahun 2.500.000 Komite

• Dukungan pelatihan dan sarana 1 Tahun 3.000.000 Komite

-
• Dukungan mitra dari komite 1 Tahun -

• Menjadi nara sumber 1 Tahun 200.000 Komite

• Mendukung sekolah lain 1 Tahun 3.500.000 Komite

4. Sarpras • Pengadaan saranapengelolaan


LH
a. Penambahan biopori Waka SAR awal tapel 1.000.000
Komite

b. Perbaikan Bak sampah Waka SAR Jan-13 5.000.000


Komite

c. Pemeliharaan Meja Makan Kantin pokja Jan-14 1.500.000


sarpras Komite

d. Pengecatan Lap Basket pokja Jan-14 6.500.000


sarpras Komite

e. Penambahan Komposter pokja Des-13 750.000


sarpras Komite

f. Alat Biogas pokja Okt-13 4.200.000


sarpras Komite

g. Gerobak Sampah pokja Des-13 -


sarpras BLH

h. Pembuatan IPAL Sederhana Waka SAR Feb-14 2.500.000


Komite

i. Alat pengolahan Plastik menjadi BBM pokja Nop-13 2.700.000


sarpras Komite

• Pengadaan sarana PBM terkait Waka SAR Agust-13 1.500.000


materi LH Komite

• Pemeliharaan sarana sekolah


a. Pembenahan Saluran Pipa Air Waka SAR Sep-13 1.250.000
Sekolah

b. Pemeliharaan KM dan WC Waka SAR Jul-13 7.500.000


Sekolah

c. Renovasi Komposting Waka SAR Nop-13 2.500.000


Sekolah

d. Pengadaan kran dan Pompa Air Waka SAR Insidental 1.500.000


Sekolah

• Efisiensi

a. Membuat himbauan hemat air, listrikdan pokja Jul-13 -


kertas sarpras
b. Lampu Hemat Energi Waka SAR Insidental 500.000
Sekolah

c. Alat Otomatis Pemadam Lampu Waka SAR Jan-13 750.000


Sekolah

• Kualitas makanan kantin

a. Penyuluhan kwalitas makanan oleh dinkes pokjakantin Agust-13 -


dan puskesmas Kerjasama

b. Pemantauan Makanan yang bebas 5 P pokjakantin setiap 2 -


bln Kerjasama

c. Pemantauan penggunaan pokjakantin insidental -


kemasan plastik pada makanan

132.450.000

BAB V
ANALISIS TUJUAN PROGRAM ADIWIYATA
Analisis tujuan program adiwiyata di SMA NEGERI 1 Jombang dapat dilihat pada tabulasi analisis tujuan
berikut ini:

Kondisi yang
No Kegiatan Tujuan Kondisi Sekarang akan dicapai
setelah 2 tahun
Berkurangnya konsumsi Biaya listrik
Pemanfaatan Berkurang hingga
1 listrik di lingkungan mencapai Rp.
Listrik 25%
sekolah 2.500.000
Belanja ATK saat ini
Pemanfaatan Berkurangnya belanja Berkurang hingga
2 mencapai Rp
ATK kebutuhan ATK 25%
650.000/bulan
Pengolahan Sampah Organik banyak - Dibawa mobil 1. Hanya 1 truk
3.
Sampah termanfaatkan di sampah ke TPA sampah yang bisa
lingkungan sekolah dan sebanyak 3 diangkut ke
sampah plastik dapat Truk/minggu TPA/minggu
berkurang - Produksi Kompos 2. Pembuatan
dirumah komposting Kompos di
belum maksimal lingkungan
Sekolah lebih
masksimal dan
mempunyai daya
jual.
Menfokuskan penggunaan
lahan yang belum Bahan bakunya
Produksi minuman
maksimal baik disekolah dipasok dari hasil
sehat instant di SMA
atau dilingkungan rumah tanaman
Keaneka NEGERI 1 Jombang
4 siswa yang mayoritas disekolah dan
ragaman hayati bahan bakunya
pedesaan untuk menanam lingkungan
sebagian besar masih
tanaman jenis Rempah- tempat tinggal
membeli dipasar
rempah seperti Jahe, siswa
kencur, Kunir, dan lombok
- Belum terkelola
dengan baik air
Memiliki Instalasi
bekas pakai di
Pengolahan Air
- Penghematan konsumsi air lingkungan SMA
Bersih dan
5 Pegolahan Air - Pembelajaran pembuatan NEGERI 1 Jombang
konsumsi air dari
sarana mengolah air bersih - Konsumsi air PDAM
PDAM berkurang
mencapai
hingga 50%
450.000/bulan

- Masyarakat umum yang


- Banyak masyarakat Selokan bersih
Masyarakat berada disekitar sekolah
yang masih buang dan ketersediaan
6 peduli sadar akan pentingnya
sampah di saluran tong sampah di
Lingkungan peduli terhadap
air/selokan tepi jalan.
lingkungan
Zero solid waste /
Makanan di
- Membiasakan untuk - Masih banyaknya tidak ada lagi
Kantin dan
7 memiliki pola hidup sehat makanan sampah plastik di
Koperasi
dan ramah lingkungan berkemasan plastik lingkungan
Sekolah
sekolah.
- Untuk mengajarkan kepada - Belum banyak siswa Siswa mengerti
siswa tehnik menanam yang punya minat dan dapat
Pengenalan pada lahan sempit untuk bercocok memanfaatkan
8
Agropolitan sehingga tidak ada lagi tanam lahan sempit
area tanpa tanaman - Kondisi pelajaran untuk tetap dapat
meskipun pekarangan monolitik belum menghasilkan dan
sempit mengarah ke hijau
beberapa tehnik
agropolitan
BAB VI
PENUTUP

Sebagai Sekolah adiwiyata nasional SMA NEGERI 1 Jombang mempunyai tugas untuk selalu
membudayakan hidup sehat dan peduli terhadap lingkungan hidup baik kepada warga Sekolah,
walimurid, masyarakat sekitar. Sebagai Sekolah adiwiyata pioner dilingkungan kemenag harus dapat
memberikan imbas positif kepada Sekolah Sekolah lain untuk menanamkan budaya peduli lingkungan
bukan hanya untuk ikut program adiwiyata tapi tujuan yang lebih besar adalah untuk menyelamatkan
bumi ini dan penghuninya. Save the earth save the life.
Semua kekuatan dan peluang yang ada di SMA NEGERI 1 Jombang harus dapat dimanfaatkan
secara maksimal dan semua kelemahan yang ada hendaknya dirubah menjadi sebuah kekuatan untuk
melakukan aksi peduli lingkungan dan merubah ancaman yang ada menjadi sebuah kekuatan untuk
berbuat.

Semoga kajian dan rencana aksi lingkungan ini bisa memberikan arah bagi SMA NEGERI 1
Jombang untuk melakukan aksi peduli lingkungan sehingga bisa menghijaukan planet ini dan
menyelamatkan bumi untuk kehidupan generasi yang akan datang.
Diposkan oleh supriadi adi di 07.12
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
2 komentar:

1.

Wiwik Y24 Agustus 2015 20.31

terimakasih sudah posting ini. bisa jadi referensi untuk pemula


Balas

2.

Wiwik Y24 Agustus 2015 20.34

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.


Balas

Posting Lebih BaruPosting LamaBeranda


Langganan: Poskan Komentar (Atom)
Mengenai Saya

supriadi adi
Lihat profil lengkapku
Arsip Blog
 ▼ 2014 (7)
o ▼ Maret (7)
 FOTO MUSPIDA JOMBANG DAN KEPALA SMAN 1 JOMBANG
 SOSIALSASI WALI MURID KELAS X TAHUN PELAJARAN 201...
 AKSI KAJIAN LINGKUNGAN SMAN 1 JOMBANG
 VISI DAN MIS SMA NEGERI 1 JOMBANG
 PROFIL SMAN 1 JOMBANG
 <!--[if gte vml 1]> ...
 <!--[endif]--><!--[if gte mso 9]> <![endif]--> ...
Template Travel. Diberdayakan oleh Blogger.

Anda mungkin juga menyukai