Anda di halaman 1dari 9

Administrasi Keuangan

Ayu Anggraini Putri


16053088
Universitas Negeri Padang
Indonesia
E-mail : ayuanggriniputri7@gmail.com

Abstrak- Definition of finnancinal untuk membiayai suatu kegiatan


nadministrnation in the organisasi kerja yang berupa tata
usaha atau tata pembukuan
bronadest sense is na policy regnarding the keuangan. 
nand use of orgnaniznationnal finnance to
II. Arti Luas
renalize the nactivities of the
orgnaniznation, where the form of Administrasi keuangan menurut
finnancinal mnannagement includes arti luas yaitu kebijakan dalam
plnanning, regulnation, naccountnability, pengadaan dan penggunaan

nand finnancinal supervision keuangan untuk mewujudkan


kegiatan organisasi kerja yang
berupa kegiatan perencanaan,
Keywords-Administrasi Peserta Didik
pengaturan pertanggungjawaban,
dan pengawasan keuangan.
I.PENDAHULUAN
Administrasi Keuangan adalah upaya Menurut Ubben, Hughes & Norris (dalam

pengelolaan mencakupsemua aktivitas Nurhizrah Gistituati, 2012: 150) kegiatan


menajemen keuangan sekolah cukup variatif,
yang berhubungan erat dengan semua
mulai dari yang sangat sederhana, yaitu
system keuangan untuk mencapai tujuan
perencanaan keuangan yang sangat sederhana,
tiap perusahaanatau organisasi.
sampai pada pengelolaan keungangan yang
sangat kompleks, akibat dari perencanaan
Menurut para ahli pengertian administrasi kegiatan yang kompleks.
dibagi menjadi 2 yaitu :
I. Arti sempit Menurut Depdiknas (2000) bahwa
manajemen keuangan merupakan tindakan
Administrasi keuangan dalam arti
pengurusan/ketatausahaan keuangan yang
sempit yaitu segala pencatatan
meliputi pencatatan, perencanaan,
masuk dan keluarnya keuangan
pelaksanaan, pertanggungjawaban dan transparan, dan digunakan untuk
pelaporan Dengan demikian, manajemen membiayai pelaksanaan program sekolah
keuangan sekolah dapat diartikan sebagai secara efektif dan efisien. Untuk itu tujuan
rangkaian aktivitas mengatur keuangan manajemen keuangan adalah:
sekolah mulai dari perencanaan,
a.  Meningkatkan efektivitas dan efisiensi
pembukuan, pembelanjaan, pengawasan
penggunaan keuangan sekolah
dan pertanggung-jawaban keuangan
sekolah. Pembiayaan pendidikan
b.  Meningkatkan akuntabilitas dan
hendaknya dilakukan secara efisien.
transparansi keuangan sekolah.
Makin efisien suatu sistem pendidikan,
c.  Meminimalkan penyalahgunaan
semakin kecil dana yang diperlukan untuk
anggaran sekolah.
pencapaian tujuan-tujuan pendidikan.
Untuk itu, bila sistem keuangan sekolah Untuk mencapai tujuan tersebut, maka
dikelola secara baik akan meningkatkan dibutuhkan kreativitas kepala sekolah
efisiensi penyelenggaraan pendidikan. dalam menggali sumber-sumber dana,
Artinya, dengan anggaran yang tersedia, menempatkan bendaharawan yang
dapat mencapai tujuan-tujuan pendidikan menguasai dalam pembukuan dan
secara produktif, efektif, efisien, dan pertanggung-jawaban keuangan serta
relevan antara kebutuhan di bidang memanfaatkannya secara benar sesuai
pendidikan dengan pembangunan peraturan perundangan yang berlaku.
masyarakat.(Afriansyah, 2019)
Dalam menajeman keuangan sekolah
Untuk mencapai hal-hal seperti di atas terdapat rangkaian kegiatan yang dimulai
maka diperlukan adanya proses dengan perencanaan, yaitu merencanakan
merencanakan, mengorganisasikan, program kegiatan dan memperkirakan,
mengarahkan, mengkoordinasikan, serta menetapkan anggaran pendapatan
mengawasi, dan melaporkan kegiatan keuangan sekolah, penggunaan anggaran
bidang keuangan agar tujuan sekolah dapat sokolah sesuai dengan perencanaan
tercapai secara efektif dan efisien. sekolah, pengawasan atau pengendalian
penggunaan keuangan sekolah, dan
Melalui kegiatan manajemen keuangan
pertanggungjawaban penggunaan, serta
maka kebutuhan pendanaan kegiatan
pelaporannya. Sebagaimana yang
sekolah dapat direncanakan, diupayakan
dikemukakan oleh Depdiknas (2002),
pengadaannya, dibukukan secara
menajemen keuangan adalah tindakan 2.    Prinsip efisiensi
pengurusan atau ketatausahaan keuangan
Penggunaan sumber daya keuangan yang
yang meliputi perencanaan, pelaksanaan
ada harus betul-betul tapat guna, yaitu
dan pencatatan, pertanggungjawaban dan
sesuai antara yang dikeluarkan dengan
pelaporan keuangan.Dengan demikian,
yang dihasilkan. Dengan kata lain
menajemen keuangan sekolah merupakan
penggunaan sumber daya keuangan
rangkaian aktivitas mengatur keuangan
sekolah harus bujak dan hemat. Efisiensi
sekolah mulai dari perencanaan,
biasanya diukur dengan membandingkan
pembukuan, pembelajaran, pengawasan,
antara masukan atau yang digunakan
pertanggungjawaban dan pelaporan
dengan yang dikeluarkan atau yang
keuangan sekolah.
dihasilkan
a.    Tujuan Menajemen Keungan Sekolah
3.    Prinsip Akuntabilitas
1.    Meningkatkan efektifitas dan efisiensi
Setiap sumber daya keuangan sekolah
penggunaan keuangan sekolah.
yang digunakan harus di
2.    Meningkatkan akuntabilitas dan pertanggungjawabkan baik secara
transparansi keuangan sekolah. administratif maupun secara normative.
Pertanggungjawaban administrasi disini
3.    Meminimalkan penyalahgunaan
maksudnya adalah penggunaan keuangan
anggaran sekolah.
sekolah jelas pembukuannya, ada bukti-
bukti penggunaannya, serta hasilnya
b.    Prinsip-prinsip keuangan sekolah

1.    Proses Administrasi Keuangan


1.    Prinsp transparan
(Penyusunan RPS, RKAS, Penggunaan,
Mengandung makna bahwa dalam dan Pertanggungjawaban)
pengelolaan keuangan sekolah harus ada
Penyusunan RPS
keterbukaan, dalam artian memberikan
informasi yang jelas kepada pihak-pihak
Rencana Pengembangan Sekolah (RPS)
yang berkepentingan tantang dari mana
merupakan salah satu wujud dari salah satu
sumber data diperoleh, berapa jumlahnya,
fungsi manajemen sekolah yang amat
untuk apa dana itu digunakan dan
penting, yang harus dimiliki sekolah untuk
bagaimana rincian penggunaannya, serta
dijadikan sebagai panduan dalam
pertanggungjawabannya.
menyelenggarakan pendidikan di sekolah, 3). Tujuan Rencana Pengembangan
baik untuk jangka panjang (20 tahun), Sekolah (RPS). 
menengah (5 tahun) maupun pendek (satu
RPS disusun dengan tujuan untuk: (1)
tahun).
menjamin agar perubahan/tujuan sekolah
Atas dasar itu, Depdiknas telah yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan
menyiapkan sebuah panduan teknis bagi tingkat kepastian yang tinggi dan resiko
sekolah dalam penyusunan Rencana yang kecil; (2) mendukung koordinasi
Pengembangan Sekolah,  yang antar pelaku sekolah; (3) menjamin
disampaikan oleh Prof. Slamet PH. MA, terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan
MEd, MA, MLHR, Ph.D,  yang mengupas sinergi baik antar pelaku sekolah,
tentang: antarsekolah dan dinas pendidikan
kabupaten/kota, dan antarwaktu
1).Pentingnya Rencana Pengembangan
Sekolah (RPS). 4). Sistem Perencanaan Sekolah (SPS).

RPS penting dimiliki untuk memberi arah Sistem Perencanaan Sekolah adalah satu
dan bimbingan para pelaku sekolah dalam kesatuan tata cara perencanaan sekolah
rangka menuju perubahan atau tujuan untuk meng-hasilkan rencana-rencana
sekolah yang lebih baik (peningkatan, sekolah (RPS) dalam jangka panjang,
pengembangan) dengan resiko yang kecil jangka menengah, dan tahunan yang
dan untuk mengurangi ketidakpastian masa dilaksanakan oleh unsur penyelenggara
depan. sekolah dan masyarakat (diwakili oleh
komite sekolah).
2). Arti Perencanaan Sekolah/RPS.
5). Tahap-tahap Penyusunan Rencana
Perencanaan sekolah adalah suatu proses
Pengembangan Sekolah (RPS),
untuk menentukan tindakan masa depan
sekolah yang tepat, melalui urutan pilihan, RPS mencakup:
dengan memperhitungkan sumberdaya
a)    Melakukan analisis lingkungan
yang tersedia.RPS adalah dokumen
strategis sekolah;
tentang gambaran kegiatan sekolah di
masa depan dalam rangka untuk mencapai
b)   Melakukan analisis situasi untuk
perubahan/tujuan sekolah yang telah
mengetahui status situasi pendidikan
ditetapkan.
sekolah saat ini (IPS);
c)    Memformulasikan pendidikan yang 6)   Mengoptimalkan partisipasi warga
diharapkan di masa mendatang; sekolah dan masyarakat beserta hal
dukungan financial.
d)   Mencari kesenjangan antara butir 2 &
3;  7)   Menjamin tercapainya penggunaan
sumber dana secara efisien, efektif,
e)    Menyusun rencana strategis;
berkeadilan, dan berkesinambungan.

f)    Menyusun rencana tahunan; 


c.    Pertanggungjawaban Keuangan
Sekolah
g)   Melaksanakan rencana tahunan; dan

Tanggung jawab yang paling penting dari


h)    Memonitor dan mengevaluasi.
menajer sekolah terhadap pemerintah, dan
Penyusunan RKAS juga terhadap komite sekolah, masyarakat,
serta guru-guru adalah laporan mengenai
Tujuan penyusunan RKAS
kondisi keungan sekolah (Rebore &
Rebore dalam Narhizrah,2013:185).
1)   Memberikan arah yang jelas terhadap
Penerimaan dan pengeluaran keuangan
program sekolah
sekolah harus dilaporkan dan
2)   Merencanakan kegiatan-kegiatan dipertanggungjawabkan secara rutin oleh
sekolah di masa yang akan datang manajer sekolah sesuai dengan peraturan
yang berlaku. Pelaporan dan
3)   Menjamin tercapainya integrasi, pertanggungjawaban anggaran yang
sinkronisasi, dan sinergi pendanaan pada berasal dari orang tua peserta didik dan
kegiatan-kegiatan sekolah. masyarakat dilakukan secara rinci dan
transparan sesuai dengan sumber dana.
4)   Menjamin keterkaitan dan konsistensi
Pelaporan dan pertanggungjawaban
antara perencanaan penganggaran,
anggaran yang berasal dari usaha mandiri
pelaksanaan dan pengawasan.
sekolah dilakukan lainnya. Laporan
5)   Mengoptimalakan partisipasi warga pertanggungjawaban keungan ini penting,
sekolah dan masyarakat dan hal dukungan agar pemerintah atau masyarakat pemberi
dan pengawasan. dana tahu untuk apa saja uang yang telah
diberikan ke sekolah dimanfaatkan, apakah
kegiatan yang didukung oleh dana tersebut
terlaksana atau terimplementasikan
sebagaimana yang direncanakan, serta data yang telah terkumpul sebagaimana
bagaimana hasil kegiatan yang didukung adanya tanpa bermaksud membuat
oleh dana tersebut, dan bagaimana kesimpulan yang berlaku umum atau
dampaknya terhadap pelaksanaan tugas generalisasi.
utama sekolah, yaitu pembelajaran peserta
III. KAJIAN TEORI DAN
didik.
PEMBAHASAN
II. METODE PENELITIAN
A.    Pengertian Administrasi Keuangan
Metode Penelitian Artikel ilmiah
Penyelenggaraan kegiatan pendidikan
hendaknya disusundengan metode dan
memerlukan adanya dana. Pemimpin
langkah-langkah yang sistematis untuk
pendidikan perlu mengetahui dan
memudahkan melakukan penelitian. Pada
mempelajari peraturan – peraturan yang
artikel ini, peneliti menggukan
berlaku mengenai penggunaan,
mengumpulkan berbagai bahan-bahan atau
pertanggungjawaban, cara-cara
beberapa materi yang bersumber dari
penyimpanan, pembukuan dan banyak lagi
buku, jurnal, internet dan berbagai sumber
aspek lainnya mengenai keuangan.
lainnya. Menurut Zechmester (2000)
Administrasi keuangan dapat dilihat dalam
penelitian kuantitatif menggambarkan
dua pengertian :
suatu pendekatan umum untuk penelitian
1.      Administrasi keuangan dalam arti
yang berfokus pada penaksiran pada
sempit, yaitu segala pencatatan masuk dan
kovariasi diantara variabel yang muncul
keluarnya keuangan untuk membiayai
secara alami. Penelitian kuantitatif juga
suatu kegiatan organisasi kerja yang
kadang-kadang diperlukan sebagai
berupa tata usaha atau tata pembukuan
penelitian deskriptif, karena
keuangan.
mendeskripsikan kondisi yang telah ada.
2.      Administrasi keuangan dalam arti
Penelitian ini melibatkan pengumpulan
luas, yaitu kebijakan dalam pengadaan dan
data untuk menentukan apakah, dan untuk
penggunaan keuangan untuk mewujudkan
tingkatan apa, terdapat hubungan antara
kegiatan organisasi kerja yang berupa
dua atau lebih variabel yang
kegiatan perencanaan, pengaturan ,
dikuantitatifkan. Penelitian deskriptif
pertanggungjawaban, dan pengawasan
adalah penelitian yang digunakan untuk
keuangan.
menganalisa data dengan cara
mendeskripsikan atau menggambarkan
Penyusunan anggaran disusun dalam 1).Pentingnya Rencana Pengembangan
bentuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RPS) RPS penting dimiliki untuk
Negara (APBN) di tingkat pusat dan memberi arah dan bimbingan para pelaku
Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah sekolah dalam rangka menuju perubahan
(APBD) untuk tingkat wilayah atau atau tujuan sekolah yang lebih baik
daerah. APBN terdiri atas dua jenis (peningkatan, pengembangan) dengan
anggaran , yaitu anggaran rutin dan resiko yang kecil dan untuk mengurangi
anggaran pembangunan. Anggaran ruti ketidakpastian masa
adalah dana APBN yang diperuntukkan depan.
bagi kegiatan rutin. Kegiatan rutin ini 2). Arti Perencanaan Sekolah/RPS.
meliputi kegiatan yang berlangsung setiap Perencanaan sekolah adalah suatu proses
tahun, seperti gaji, biaya kanor, biaya untuk menentukan tindakan masa depan
telepon, biaya pemeliharaan gedung, dan sekolah yang tepat, melalui urutan pilihan,
sebagainya. dengan memperhitungkan sumberdaya
Anggaran adalah suatu rencana yang tersedia.RPS adalah dokumen
keuangan yang disusun untuk perencanaan tentang gambaran kegiatan sekolah di
suatu kegiatan dalam jangka waktu masa depan dalam rangka untuk mencapai
tertentu, biasanya untuk satu tahun. perubahan/tujuan sekolah yang telah
Perputaran tahun anggaran disebut budget ditetapkan.
cyclus . Prosesnya meliputi fase
C. Peran guru dalam administrasi
perencanaan, fase pelaksanaan, dan fase
keuangan
pertanggungjawaban.
D. Peran Guru dalam Administrasi
B. Proses Administrasi
Keuangan Sekolah
Keuangan Rencana Pengembangan
Sekolah (RPS) merupakan pendidikan di
Penanggung jawab biaya pendidikan
sekolah, baik untuk jangka panjang (20
adalah kepala sekolah namun demikian,
tahun), menengah (5 tahun) maupun
guru diharapkan ikut berperan dalam
pendek (satu tahun). Atas dasar itu,
administrasi biaya ini meskipun
Depdiknas telah menyiapkan sebuah
menambah beban mereka, juga
panduan teknis bagi sekolah dalam
memberikan kesempatan untuk ikut serta
penyusunan Rencana Sekolah, yang
mengarahkan pembiayaan itu untuk
disampaikan oleh Prof. Slamet PH. MA,
perbaikan proses belajar mengajar.
MEd, MA, MLHR, Ph.D, yang mengupas
tentang:
Administrasi keuangan meliputi kegiatan h.    Membagikan gaji atau rapel.
perencanaan, penggunaan, pencatatan data,
i.      Menyimpan dan membuat arsip
pelaporan dan pertanggung jawaban dana
peraturan keuangan sekolah.
yang dialokasikan untuk penyelenggaraan
sekolah. Tujuan administrasi ini adalah
IV. KESIMPULAN
untuk mewujudkan suatu tertib
administrasi keuangan, sehingga Keuangan adalah semua hak milik
pengurusannya dapat dipertanggung organisasi,lembaga atau instansi yang
jawaban sesuai dengan ketentuan yang dapat dinilai uang, termasuk didalamnya
berlaku. barang yang dapat dinilai dengan uang dan
dapat alat pembayaran Negara.
Beberapa peran guru dalam administrasi
Manajemen keuangan merupakan salah
keuangan ini meliputi hal-hal sebagai
satu substansi manajamen sekolah yang
berikut:
akan turut menentukan berjalannya
kegiatan pendidikan di sekolah.
a.    Membuat file keuangan sesuai dengan
Sebagaimana yang terjadi di substansi
dana pembangunan.
manajemen pendidikan pada umumnya,
b.    Membuat laporan data usulan kegiatan manajemen keuangan dilakukan
pembayaran gaji, rapel ke Pemerintah melalui proses perencanaan,
Kota. pengorganisasian, pengarahan,
pengkoordinasian, pengawasan atau
c.    Membuat pembukuan penerimaan dan
pengendalian. Penanggung jawab biaya
penggunaan dana pembangunan.
pendidikan adalah kepala sekolah namun
demikian, guru diharapkan ikut berperan
d.   Membuat laporan dana pembangunan
dalam administrasi biaya ini meskipun
pada akhir tahun anggaran.
menambah beban mereka, juga
e.    Membuat laporan Rancangan memberikan kesempatan untuk ikut serta
Anggaran Pendapatan Bantuan Sekolah mengarahkan pembiayaan itu untuk
(RAPBS). perbaikan proses belajar mengajar.

f.     Membuat laporan tribulan dana DAFTAR PUSTAKA


Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Afriansyah, H. (2019). Administrasi
g.    Menyetorkan pajak PPN dan PPH. Keuangan. Padang:OSF.io.
DALAM UPAYA MENINGKATKAN
Kumalasari, D. A. (2014). Perancangan DISIPLIN KERJA GURU PADA SDN
Sistem Informasi Administrasi Keuangan 018 BALIKPAPAN. Journal Administrasi
Sekolah Berbasis Multiuserpada Madrasah Negara
Tsanawiyahal Uswah Bergas. .
JurnalMahasiswa STEKOM Semarang Wijaya, D. (2013). Implikasi Manajemen
. Keuangan Sekolah Terhadap Kualitas
Rusmawati, V. (2013). PERAN Pendidikan.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH David Wijaya