Anda di halaman 1dari 1

PENYULUHAN PHBS DI SEKOLAH

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN


ICHSAN MEDICAL CENTRE
BINTARO

I. Latar Belakang

Jumlah anak di indonesia rata-rata 30% dari total penduduk Indonesia


atau sekitar 237.556.363 orang dan usia sekolah merupakan masa keemasan
untuk menanamkan nilai-nilai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
sehingga berpotensi sebagai agen perubahaan untuk mempromosikan PHBS,
baik dilingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat. Saat ini di Indonesia
terdapat lebih dari 250.000 sekolah negeri, swasta maupun sekolah agama dari
berbagai tindakan.
Jika tiap sekolah memiliki 20 kader kesehatan saja maka ada 5 juta
kader kesehatan yang dapat membantu terlaksananya dua strategi utama
Departemen Kesehatan yaitu: “Menggerakan dan memberdayakan masyarakat
untuk hidup sehat” serta “Surveilans, monitoring dan informasi kesehatan”.
Munculnya sebagai penyakit yang sering menyerang anak usia
sekolah, ternyata umumnya berkaitan dengan PHBS. PHBS tidak hanya
mengenai penyakit tetapi juga mencakup perilaku pergaulan bebas contohnya
mengenal rokok usia dini, obat-obatan terlarang, dan minuman keras. Oleh
karena itu, penanaman nilai-nilai PHBS disekolah merupakan kebutuhan
mutlak dan dapat dilakukan melalui pedekatan usaha kesehatan Sekolah
(UKS). PHBS disekolah adalah upaya untuk memberdayakan siswa, guru, dan
masyarakat lingkungan sekolah agar tahu, mau dan mampu mempraktikan
PHBS, dan berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sehat.

II. Nama Kegiatan


Penyuluhan PHBS di Sekolah

III. Tema Kegiatan


Memberikan penyuluhan kepada remaja tentang Perilaku Hidup Bersih Sehat

IV. Waktu dan Tempat


Penyulahan SMPN 6 Tangerang Selatan
Hari : Rabu
Tanggal : 13 Desember 2017
Waktu : 08.00-selesai
Tempat : Ruang Kelas