Anda di halaman 1dari 3

Keterampilan Dasar II

1. Laboratorium (Pemeriksaan tanda-Tanda Vital)


Alat-alat yang dibutuhkan :
a. Pengukuran suhu tubuh (termometer)
b. Pengukuran denyut nadi (Stetoskop, swab alkohol)
c. Pengukuran tekanan darah
- Sfigmomanometer aneroid atau air raksa
- Manset dengan ukuran yang sesuai, stetoskop, swab alkohol)
d. Pengukuran saturasi oksigen (oksimeter, probe oksimeter)
2. Laboratorium (Pemeriksaan fisik)
Alat-alat yang dibutuhkan:
a. Pengkajian abdomen dan saluran gastrointestinal (stetoskop, meteran atau
penggaris, spidol, pulpen)
b. Pengkajian sistem kardiovaskuler (stetoskop dan tensimeter air raksa)
c. Pengkajian sistem penglihatan (pen light, snellen cart, ishihara, kapas streril)
d. Pengakajian sistem penciuman (lavender, peppermint, kopi, teh)
e. Pengakajian sistem pendengaran (garpu tala)
3. Laboratorium pengendalian Infeksi
Alat-alat yang dibutuhkan:
a. Mencuci tangan (cairan sabun biasa atau antiseptik, tisu)
b. Memakai sarung tangan terbuka (sarung tangan steril dengan beberapa
ukuran)
4. Pemberian Medikasi (oral, topical, parenteral, supositoria)
a. Pemberian obat oral
- Penggerus pil
- Handuk untuk obat cair
- Kartu obat)
b. Pemberian Tetes hidung
- Botol obat dengan penetes steril
- Sarung tangan sekali pakai
- Kartu obat
- Penlight untuk menginspeksi lubang hidung sebelum pemberian obat)
c. Pemberian tetes mata
- Botol medikasi dengan alat tetes mata steril dan tube salep
- Bola kapas atau tisu
- Baskom berisi air hangat & handuk bilas
- Penutup mata
- Plester
- Sarung tangan sekali pakai
- Kartu obat
d. Pemberian obat tetes telinga
- Obat tetes telinga
- Tisu
- Perlak atau alas
- Lidi kapas atau bola kapas
- Baki tempat obat
- Sarung tangan sekali pakai
e. Pemberian obat supositoria
- Supositoria rektal
- Jeli pelumas
- Sarung tangan sekali pakai
- Tisu dan kartu obat
f. Pemberian medikasi vagina
- Krim vagina
- Busa dan jeli
- Sarung tangan sekali pakai
- Handuk kertas dan perlak perineal
5. Pemberian obat injeksi dan Inhalasi
a. Pemberian obat injeksi
- Medikasi dalam ampul (spuit, kasa kecil atau kapas alkohol, kartu obat)
- Medikasi dalam vial (spuit, kapas alkohol, pelarut seperti normal saline atau
air steril, kartu obat)
b. Pemberian obat inhalasi menggunakan Metered-dose inhalers (MDIs)
- MDI dengan canister
- Tisu wajah
- Baskom atau wastafel dengan air hangat
- Handuk kertas
- Kartu obat
6. Perawatan luka
Alat yang dibutuhkan :
a. Melakukan usap luka bakteri
- Sarung tangan
- Apron
- Masker wajah dan pelindung mata
- Selimut atau handuk penutup
- Kantong sampah terkontaminasi
- Set balutan luka
- Normal saline (cairan fisiologis)
- Usap bakteri (bacterial swab)
- Kontainer spesimen
b. Memasang balutan luka
- Sarung tangan
- Masker wajah dan pelindung mata
- Selimut atau handuk penutup
- Normal saline atau cairan fisiologis
- Kantong sampah terkontaminasi
- Jaringan asetat untuk mengidentifikasi luka
- Spidol permanen hitam
- Sterile wound probe
- Adhesive remover
- Balutan luka (pemilihan balutan luka tergantung dengan kaakteristik luka,
kondisi luka, level eksudat, monilitas, dll)