Anda di halaman 1dari 1

1.

Kajian teoritis
Menurut Djamarah (2000 : 157) dalam Zulfiandri, dkk (2016) menyatakan bahwa
diskusi kelompok kecil merupakan suatu proses yang teratur melibatkan sekelompok
individu dalam suatu interaksi tatap muka secara kooperatif untuk tujuan membagi
informasi, atau membuat keputusan, atau memecahkan masalah.
Diskusi kelompok merupakan salah satu strategi yang memungkinkan siswa untuk
dapat menguasai suatu konsep atau memcahkan suatu permasalahan melalui satu proses
yang memberi kesempatan bagi mereka untuk dapat berpikir, berinteraksi social, juga
berlatih bersikap positif. Karenanya, dengan adanya diskusi kelompok dapat meningkatkan
kreativitas siswa, serta dapat membina kemampuan dalam berkomunikasi dimana
diantaranya termasuk dalam keterampilan berbahasa.
2. Instrumen konseptual
Instrumen waktu kesekolah
3. Validasi empiris
Instrumen pertama yang digunakan pada saat observasi kesekolah memiliki 6 poin yang
harus dilakukan saat membimbing diskusi kelompok kecil, namun setelah dilakukan
observasi hasil yang didapat, instrumen yang ada dirasa kurang praktis maka dipangkas
menjadi 5 poin saja supaya menjadi lebih praktis.
4. Instrumen revisi
Instrumen pas microteaching
5. Uji efektivitas
Setelah instrument digunakan atau diaplikasikan pada saat microteaching ada 1 poin yang
terlewatkan atau tidak disampaikan dikarenakan ada beberapa poin instrument yang mirip.
Maka dari itu instrumen pun lebih diperinci lagi dengan menambahkan poin menjadi 8
poin.
6. Instrumen akhir