Anda di halaman 1dari 9

PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN

MASYARAKAT
A. Berbagai konsep dan pengertian kearifan lokal dalam kehidupan masyarakat di Indonesia
yang terkait dengan sikap inklusif, toleran, dan gotong royong dalam keragaman agama
dan budaya.

Kearifan lokal dilihat dari kamus Inggris Indonesia, terdiri dari 2 kata yaitu kearifan
(wisdom) yang berarti kebijaksanaan dan lokal (local) yang berarti setempat. Dengan
demikian maka kearifan lokal (local wisdom) adalah gagasan-gagasan, nilai-nilai atau
pandangan dari suatu tempat yang memiliki sifat bijaksana dan bernilai baik yang diikuti dan
dipercayai oleh masyarakat di suatu tempat tersebut dan sudah diikuti secara turun temurun.
Secara etimologis, kearifan (wisdom) berarti kemampuan seseorang dalam menggunakan
akal pikirannya untuk menyikapi sesuatu kejadian, obyek atau situasi. Sedangkan lokal,
menunjukkan ruang interaksi dimana peristiwa atau situasi tersebut terjadi. Dengan demikian,
kearifan lokal secara substansial merupakan nilai dan norma yang berlaku dalam suatu
masyarakat yang diyakini kebenarannya dan menjadi acuan dalam bertindak dan berperilaku
sehari-hari. Dengan kata lain kearifan lokal adalah kemampuan menyikapi dan
memberdayakan potensi nilai-nilai luhur budaya setempat. Oleh karena itu, kearifan lokal
merupakan entitas yang sangat menentukan harkat dan martabat manusia dalam
komunitasnya. (Geertz, 2007).
Maka dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa pengertian kearifan lokal adalah
nilai dan norma yang ada di dalam masyarakat yang bersifat bijaksana dan bernilai baik
sehingga dijadikan acuan dalam bertindak dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari serta
sudah ada dan dilaksanakan secara turun temurun.
Kearifan lokal dalam kehidupan masyarakat di Indonesia berkaitan dengan sikap inklusif.
Sikap inklusif berarti memandang positif perbedaan dengan memunculkan dorongan/
motivasi untuk mempelajari perbedaan tersebut dan mencari sisi umumnya guna memperoleh
manfaat yang menunjang hidup / cita-citanya. Sehingga dalam kehidupan masyarakat sikap
inklusif diperlukan karena dalam suatu kearifan lokal setiap individu didalamnya memiliki
perbedaan, namun dengan perbedaan itulah individu menyikapi dan menemukan cara untuk
menjadi satu kesatuan yang berjalan seiringan sehingga suatu budaya dapat terus berjalan.
Selain itu kearifan lokal berkaitan dengan sikap toleran. Toleransi berarti sikap saling
menghormati dan menghargai antarkelompok atau antarindividu dalam masyarakat dalam
suatu tempat. Di Indonesia terdapat banyak individu yang berbeda watak, pemikiran, bahasa,
budaya, suku dan agama yang dianutnya dengan demikian sikap toleran yang tinggi antar
individu diperlukan dan dijadikan tonggak agar suatu kearifan lokal dapat terus berkembang
dan tidak terjadi perselisihan.
Bukan hanya sikap inkusif dan toleran saja yang berkaitan dengan kearifan lokal, tetapi
sikap gotong royong juga ikut mendukung. Gotong royong adalah betuk kegiatan yang
dilakukkan bersama dengan sukarela tanpa paksaan dengan maksud dapat menyelesaikan
tujuan dengan cepat dan lancar. Dari Sabang hingga Merauke Indonesia memiliki perbedaan
baik budaya, bahasa, agama dan suku namun perbedaann tersebut dapat kita satukan dalam
satu wadah berupa kegiatan gotong royong. Dalam suatu kehidupan bermasyarakat untuk
memperkokoh persatuan dan kesatuan kegiatan gotong-royong harus sering dilakukan. Di
dalam kegiatan gotong-royong kita mengembangkan sikap saling menghargai, saling
kerjasama dan saling berinteraksi dan dari kegiatan itu juga akan menambah solidaritas serta
rasa kekeluargaan dari masyarakat dalam lingkup budaya lokal.

2. Berbagai kasus yang terkait dengan pengembangan karakter Pancasilais, seperti jujur,
disiplin, tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, dan cinta damai
di lingkungan Anda.

Menerapkan pancasila dalam kehidupan dan perilaku sehari-hari berarti menjadikan


pancasila sebagai pandangan hidup bangsa. Pancasila digunakan sebagai petunjuk berperilaku
dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian karakter pancasilais, seperti jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong dan cinta damai di dalam
lingkungan perlu dikembangkan dalam pribadi seseorang.
Kejujuran merupakan nilai moral yang termasuk dari salah satu karakter bangsa yang
terdapat dalam sila ke-2 pancasila “Kemanusian yang Adil dan Beradab”. Hal yang
mendasari semua perilaku terpuji adalah perilaku jujur. Dengan kejujuran tak akan ada pihak
yang dirugikan dan orang yang jujur pasti akan mnjaga kepercayaan dari orang lain serta
orang itu akan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi dalam menjalankan pekerjaannya
sehingga dalam melaksanakannya selalu bersungguh-sungguh. Dan orang yang berperilaku
jujur pasti akan adil dalam melaksanakan tugas tugasnya hal ini sesuai dengan pancasila sila
ke -2. Selain jujur, sikap disiplin dan tanggung jawab juga berkaitan dengan sila ke -2
pancasila. Disini disiplin berarti patuh dan taat terhadap peraturan yang berlaku. Disiplin
berarti selalu taat terhadap janji. Kejujuran dan disiplin tidak dapat dipisahkan dari tanggung
jawab. Seperti halnya tugas, tugas dilakukan dan dilaksanakan atas dasar tanggung jawab
pribadi lalu untuk pelaksanaannya sebisa mungkin pribadi itu melaksanakannya dengan
disiplin agar tidak bertele-tele dan selesai tepat waktu dan dalam hal pelaporan mereka
dituntut untuk bertindak dan berkata jujur. Contoh kejujuran, disiplin dan tanggung jawab di
masyarakat seperti : jika kita di amanahi menjadi bendahara kita harus memberikan laporan
sejujur-jujurnya mengenai pemasukan dan pengeluaran yang terjadi dalam organisasi, lalu
dalam mengemban amanah seperti tugas yang diberikan kepada kita dalam beroganisasi kita
harus melaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan bersungguh-sungguh agar tugas
tersebut dapat selesai dengan tepat, saat kita di amanahi menjadi seorang pemimpin kita harus
selalu berperilaku adil, jika kita sudah membuat kesepakatan terhadap sesuatu sebaiknya
sebisa mungkin kita taat dan patuh terhadap peraturan tersebut.
Dalam bermasyarakat sikap peduli juga perlu untuk di tonjolkan, karena dengan
kepedulian kita dapat membantu mereka yang lemah, membantu mengatasi penderitaan dan
kesulitan orang lain. Sikap peduli juga berkaitan dengan sila kelima Pancasila yaitu Keadilan
sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Seperti halnya saat tetangga kita mengalami musibah
kecelakaan pasti tetangga lainnya merealisasikan kepedulian mereka dengan cara menjenguk
orang yang sakit tersebut. Lalu ada sikap santun, santun berarti berkata lemah lembut dan
bertingkah laku baik. Kesantunan tiap seseorang dapat dilihat dari ucapan dan perbuatannya.
Orang yang memiliki sopan santun berarti mampu menempatkan dirinya dengan tepat dalam
berbaga keadaan. Contohnya menyapa teman dengan tersenyum, menghormati orang yang
lebih tua, bertutur kata lemah lembut kepada siapa saja dan selalu berusaha menjaga perasaan
orang lain.
Sikap ramah lingkungan perlu di kembangkan dalam bermasyarakat. Sikap ramah
lingkungan berupa pengurangan penggunaan sumber daya yang ada sehingga dapat lebih
efektif dan efisien tanpa ada pemborosan sehingga kelestarian lingkungan dapat lebih terjaga.
Misalnya, pengurangan penggunaan kantong plastik dan mendaur-ulang sampah berupa
plastik dan kaleng, mematikan saluran listrik dan air setelah selesai digunakan, mengolah
sampah organik menjadi pupuk kompos dan menanam pohon atau tanaman di sekitar tempat
tinggal baik di lahan maupun polybag.
Gotong royong merupakan bagian dari sila kelima Pancasila. Biasanya dalam
bermasyarakat tak akan lepas dari kegiatan gotong royong. Dengan kegiatan ini interaksi tiap
individu dijalin sedemikian rupa untuk membangun sebuah keakraban, solidaritas, dan saling
menghargai. Kegiatan gotong royong yang sering dilakukan di masyakarat yaitu kerja bakti,
di dalam kerjabakti tiap individu dilatih untuk bekerja sama bahu membahu saling membantu
untuk menyelesaikan suatu pekerjaan agar tepat sasaran dan sesuai dengan tujuan. Dengan
begitu pekerjaan yang awalnya dianggap sulit dan membutuhkan waktu yang cukup lama
dapat dilakukan dengan mudah dan cepat karena dikerjakan bersama-sama.
Cinta damai juga perlu di tanamkan dalam pribadi setiap orang. Di dalam kehidupan,
damai itu sangat indah tanpa ada pertengkaran dan perselisihan di dalamnya. Setiap orang
berusaha saling menghargai dan menghormati tak ada kekerasan. Dengan kedamaian, hidup
bermasyarakat akan terjalin dengan baik bahkan tak akan ada yang namanya permusuhan.
Maka dari itu tiap individu yang menginginkan hidup dengan kedamaian jangan bertindak
menjadi orang yang suka mengadu domba, jika ada masalah antarindividu diselesaikan baik-
baik tidak secara anarkis, dan selalu berperilaku baik kepada siapapun karena dengan
berperilaku baik nantinya orang lain juga akan berperilaku baik pula kepada kita.

3. Contoh tentang keputusan yang diambil berdasar pada prinsip musyawarah dan mufakat di
lingkungan sekitar Anda.
Musyawarah berasal dari bahasa Arab Syawara yang artinya berunding, urun rembuk,
mengatakan dan mengajukan sesuatu. Musyawarah sering juga disebut syuro, rembug desa,
dan demokrasi. Musyawarah dijadikan sebagai tempat untuk menyatukan pendapat dari
beberapa individu. Jadi musyawarah adalah kegiatan berdiskusi untuk membahas jalan keluar
dari suatu masalah guna mengambil sebuah keputusan untuk dijalankan nantinya. Mufakat
merupakan pendapat atau putusan yang di ambil dan telah disetujui oleh semua pihak yang
ada di dalam forum musyawarah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa musyawarah secara
mufakat adalah suatu proses diskusi yang menyatukan beberapa pendapat menjadi sebuah
keputusan yang telah di setujui oleh semua pihak yang ada dalam forum musyawarah untuk
dijadikan jalan keluar dari suatu permasalahan.
Contoh tentang keputusan yang diambil berdasar pada prinsip musyawarah mufakat
sebagai berikut : di lingkup yang paling sederhana yaitu keluarga, di dalam keluarga biasanya
sering terjadi musyawarah untuk menentukan tugas apa yang harus di kerjakan tiap anggota
keluarga dalam hal bersih-bersih rumah. Kemudian dalam lingkup dusun, di dusun untuk
menentukan kepala RT dan RW biasanya diadakan musyawarah yang dihadiri perwakilan
anggota keluaga tiap KK, di forum tersebut akan dipilih kandidat-kandidat yang akan
dijagokan menjadi calon kepala RT dan RW setelah itu akan dilakukan diskusi kembali
dengan menampung saran-saran para anggota musyawarah lalu setelah itu diputuskan satu
orang yang akan menjadi kepala RT dan RW dalam putusan tersebut tak lepas dari
kesepakatan bersama anggota musyawarah. Lalu dalam kegiatan ronda malam, tiap satu
tahun sekali dusun biasanya mengadakan musyawarah dengan mengundang kepala keluarga
di dusun itu dalam forum ini nantinya akan dibahas mengenai pembagian hari untuk menjaga
keamanan dusun pada tiap harinya. Selanjutnya pada kegiatan-kegiatan kampung yang harus
melibatkan banyak orang seperti hari jadi dusun, peringatan hari kemerdekaan, dan
peringatan lainnya biasanya pemuda berkumpul menjadi satu mengadakan rapat, dalam rapat
itu dibahas mengenai struktur kepanitiaannya mulai dari ketua, wakil, bendahara, sekertaris,
koordinator dan anggotanya. Selain struktur organisasi, disitu juga dibahas mengenai
program kerja tiap bagian sehingga diharapkan kegiatan itu dapat berjalan secara lancar dan
maksimal.

4. Berbagai konsep dan pengertian yang terkait dengan pemahaman atas hakikat sila-sila
Pancasila dan bagaimana pengaktualisasian nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sebagai
paradigma berpikir, bersikap dan berperilaku masyarakat?

Pancasila merupakan dasar filsafat negara. Pancasila juga digunakan sebagai acuan dalam
pembuatan peraturan hukun yang berlaku hingga saat ini. Pancasila merupakan suatu sistem
yang mendasar dan fundamental karena mendasari seluruh kebijakan penyelenggaraan
negara. Filsafat juga dapat dijadikan sebagai sarana berfikir lebih jauh dan mendalam
daripada mengandalkan opini yang ada dimasyarakat serta sebagai sarana berfikir kritis untuk
memaknai sebuah ungkapan. Jika hakikat sila-sila dalam Pancasila di pahami dan nilai-nilai
di dalamnya di terapkan dalam kehidupan akan mempengaruhi paradigma berfikir, bersikap
dan berperilaku pada diri individu. Pancasila merupakan satu kesatuan yang utuh, tiap sila-
sila dalam pancasila tidak bisa di pisahkan dan saling berkaitan. Dan posisi atau urutan tiap
silanya tidak dapat dirubah atau diacak karena tiap sila memiliki substansi yang berbeda.
1. Sila pertama pancasila : Ketuhanan Yang Maha Esa
Sila ini menjiwai dan meliputi sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab,
Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Dalam sila ini ketuhanan berasal dari kata Tuhan. Sila ini memiliki kualitas spiritual,
kekudusan dan sakral. Disini berarti kita mempercayai bahwa adanya Tuhan Yang
Maha Esa yang menciptakan alam semesta beserta isinya. Dan pemerintah
memberikan kebebasan individu untuk memilih agamanya dan menjalankan perintah
agama yang dianutnya.
Aktualisasi nilai-nilai yang terkandung dalam sila ini meliputi percaya dan
bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, kekebasan individu untuk memeluk
agamanya, menjalankan agama yang dianut, saling menghormati dan menghargai
antarumat beragama dan tidak memaksakan agama orang lain.

2. Sila kedua : Kemanusiaan yang Adil dan Beradab


Sila ini dijiwai dan diliputi oleh sila Ketuhanan Yang Maha Esa, menjiwai dan
meliputi sila Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat
Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan Keadilan Sosial bagi Seluruh
Rakyat Indonesia. dalam sila ini berkaitan dengan perilaku manusia yang
berkepribadian baik. Sila ini mengandung nilai martabat, harga diri, kebebasan dan
tanggung jawab. Pada prinsipnya kemanusiaan yang adil dan beradab mengakui
bahwa setiap orang memiliki martabat yang sama jadi harus diperlakukan adil.
Aktualisasi nilai-nilai yang terkandung dalam sila kedua ini meliputi tidak
membeda-bedakan manusia baik dari segia apapun, menyadari bahwa kita sama-sama
diciptakan oleh Tuhan, membela kebenaran dan keadilan, sadar bahwa tiap individu
memiliki hak dan kewajiban yang sama, dan tidak diskriminatif.

3. Sila ketiga : Persatuan Indonesia


Sila Persatuan Indonesia dijiwai dan diliputi oleh sila Ketuhanan Yang Maha
Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, menjiwai dan meliputi sila Kerakyatan
yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, dan
Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Sila persatuan Indonesia mengandung
nilai solidaritas dan kesetiakawanan. Jiwa nasionalisme yang tinggi tidak akan
menjadikan perbedaan budaya, etnis, bahasa dan agama menjadi penghambat suatu
persatuan atau mengurangi partisipasi warga dalam bernegara. Namun dengan
perbedaan, Indonesia menjadikan hal tersebut menjadi identitas diri bahwa Indonesia
tercipta dari banyak perbedaan yang saling disatukan untuk membentuk suatu
kekuatan.
Aktualisasi nilai-nilai yang terkandung dalam sila persatuan Indonesia
meliputi cinta terhadap tanah air Indonesia, menjaga nama baik bangsa, ikut serta
dalam ketertiban dunia, menjunjung tinggi nilai persatuan, dan mengutamakan
kepentingan bangsa diatas kepentingan pribadi atau goloongan.
4. Sila keempat : Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan
Sila ini dijiwai dan diliputi oleh sila Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan
yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, menjiwai dan meliputi, dan Keadilan
Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan berarti bahwa rakyat dalam
menjalankan kekuasaannya melalui sistem perwakilan dan keputusan yang
diambilnya berasal dari hasil musyawarah. prinsip sila keempat ini mengandung
makna bahwa demokrasi ditempuh melalui musyawarah untuk mencapai mufakat
sehingga menghindari keputusan yang sepihak. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh
hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan mengandung nilai
demokrasi, musyawarah, mufakat, dan berjiwa besar.
Aktualisasi nilai-nilai yang terkandung dalam sila keempat ini meliputi selalu
menggunakan musyawarah secara mufakat untuk menentukan keputusan guna
meyelesaikan masalah, tidak memaksakan kehendak orang lain, membebaskan tiap
individu untuk mengeluarkan pendapatnya, mengutamakan kepentingan bangsa dan
negara, menghormati hasil musyawarah dan menjalankannya dengan baik dan ikhas,
ikut serta dalam pemilihan umum.

5. Sila kelima : Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia


Sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dijiwai dan diliputi oleh
sila Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan
Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan / Perwakilan. Prinsip sila ini yaitu diharapkan seluruh rakyat
Indonesia hidup dalam kesejahteraan. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia mengandung nilai kepedulian dan gotong royong. Sila ini berarti bahwa
setiap rakyat akan mendapat perlakuan adil dari pemerintah baik dalam bidang
hukum, ekonomi, politik, sosial dan budaya sehingga rakyat dapat hidup makmur.
Aktualisasi nilai-nilai yang terkandung dalam keadilan sosial bagi seluruh
rakyat Indonesia meliputi berlaku adil terhadap sesama, menghormati hak dan
kewajiban orang lain, suka bekerja keras, menghindari sifat konsumtif dan
hedonisme, menjunjung tinggi nilai kekeluargaan dan menghargai serta menolong
orang lain.
5. Evaluasi hasil kerja individu dan kelompok menjadi suatu gagasan tentang
Pancasila yang hidup di sekitar Anda.
Info Kekinian. 08 November 2019. 12.19. https://www.infokekinian.com/pengertian-dan-
contoh-kearifan-lokal/

Staff Unila. 08 November 2019. 12.23.


http://staff.unila.ac.id/abdulsyani/2013/04/17/kearifan-lokal-sebagai-aset-budaya-bangsa-dan-
implementasinya-dalam-kehidupan-masyarakat/

Goresan Penaku. 08 November 2019. 12.44.


http://naharuddin10.blogspot.com/2015/02/bentuk-sikap-inklusif-dan-bentuk-sikap.html

Wikipedia. 08 November 2019. 13.30. https://id.wikipedia.org/wiki/Toleransi

Kompasiana. 08 November 2019. 14.05.


https://www.kompasiana.com/rarasenja/57f10af94ff9fd18 11bdb4a3/kejujuran-salah-satu-
dasar-pendidikan-berkarakter

Seputar Pengetahuan. 08 November 2019. 14.40.


https://www.seputarpengetahuan.co.id/2017/08/ pengertian-disiplin-tujuan-macam-manfaat-
contoh-disiplin.html

Kompas.com. 08 November 2019. 14.50.


https://nasional.kompas.com/read/2010/08/24/01134533/ Peduli.Adalah?page=all

Bacaan Madani. 08 November 2019. 15.00.


https://www.bacaanmadani.com/2017/08/pengertian-santun-dalil-naqli-tentang.html?m=1

Wikipedia. 08 November 2019. 20.08. https://id.wikipedia.org/wiki/Musyawarah

Dosen PPKN. 08 November 2019. 20.08. https://dosenppkn.com/mufakat/

Makalah Plus. 08 November 2019. 21.27. http://makalahplus.blogspot.com/2013/10/hakekat-


pengertian-pancasila-dan-nilai-nilai-yang-terkandung-didalamnya.html

Kompasiana. 08 November 2019. 21.29. https://www.kompasiana.com/dionisiusfarrellian/


5c00118f6ddcae28480fb204/penerapan-pancasila-dalam-kehidupan-sehari-hari?page=all

Anda mungkin juga menyukai