Anda di halaman 1dari 129

LAPORAN AKHIR OBSERVASI

PRAKTIK KETERAMPILAN MENGAJAR (PKM)


SMK NEGERI MANDIRI 27 JAKARTA
(Jl. Dr. Sutomo No. 1, Pasar Baru – Jakarta Pusat)

Dosen Pembimbing :
Aniesa Puspa Arum, M.Pd

Guru Pamong:
Euis Suprihartini, S.Pd

Disusun Oleh:
Ayu Lestari 5535161031
Digna Ayuningtyas C 5535162230
Lulu Hikmayanti R 5535160585
Nurul Fitri Annisa 5535160080

PENDIDIKAN VOKASIONAL TATA RIAS


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2019
ii
iii
KATA PENGANTAR

Puji syukur atas Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan
nikmat yang tidak terkira kepada penulis sehingga mampu menyelesaikan laporan
Praktek Keterampilan Mengajar (PKM) dengan lancar dan diberikan kemudahan.
Shalawat serta salam senantiasa kita curahkan kepada junjungan kita Nabi besar
Muhammad SAW yang kita nantikan syafaatnya kelak dihari kiamat.
Kegiatan PKM adalah kegiatan yang memiliki keterkaitan erat dalam proses
pembelajaran. Dengan demikian, kita sebagai mahasiswa kependidikan harus
mengambil mata kuliah PKM karena itu merupakan kewajiban untuk
memberikan pengalaman terhadap mahasiswa sebagai pengalaman dan
pengenalan pembelajaran di sekolah.
Dalam pelaksanaan kegiatan PKM ini, tidak terlepas dari arahan, bimbingan
dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis
mengucapkan banyak terima kasih kepada:
1. Ibu Erni Mawarni, M.Pd, selaku Kepala Sekolah SMK Negeri Mandiri 27
Jakarta yang telah memberikan izin untuk melaksanakan kegiatan PKM.
2. Ibu Euis Suprihartini, S.Pd, selaku guru pamong yang telah banyak
memberikan bimbingan dan pengarahan selama masa kegiatan PKM
disekolah sesuai kompetensi keahlian Tata Kecantikan Kulit dan Rambut.
3. Ibu Aniesa Puspa Arum, M.Pd, selaku dosen pembimbing PKM yang telah
banyak memberikan bimbingan kepada kami selama melaksanakan kegiatan
PKM.
4. Segenap jajaran guru, staff administrasi, karyawan, dan karyawati SMK
Negeri Mandiri 27 Jakarta
5. Orang tua tercinta yang telah memberikan bantuan moral maupun material
kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan laporan kegiatan PKM.
Kami tela berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik,
namun kami menyadari bahwa tidak ada satupun di dunia ini yang sempurna,
begitupun laporan PKM ini, tentunya masih jauh dari kata sempurna. Oleh karena
itu, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kritik dan saran yang membangun

iv
sangat kami harapkan demi terwujudnya laporan kegiatan PKM yang lebih baik.
Terima kasih.
Jakarta, 15 Oktober 2019
Tim

v
DAFTAR ISI
Hal.
Cover ............................................................................................................ i
Lembar Pengesahan ...................................................................................... ii
Kata Pengantar ............................................................................................. iv
Daftar Isi ...................................................................................................... v
Daftar Gambar .............................................................................................. vii
Daftar Tabel.................................................................................................. viii

BAB I PENDAHULUAN
1.1. Sejarah SMKN Mandiri 27 .................................................................. 1
1.2. Tujuan Pelaksanaan PKM .................................................................... 2
1.3. Manfaat Pelaksanaan PKM .................................................................. 2

BAB II KEGIATAN PKM


2.1. Kegiatan yang dilakanakan .................................................................. 4
2.1.1. Observasi Umum ........................................................................ 4
2.1.2. Observasi Kegiatan Belajar Mengajar ......................................... 4
2.1.3. Bimbingan dan Latihan Mengajar ............................................... 5
2.2. Cara Mengumpulkan Data ................................................................... 5
2.2.1. Wawancara ................................................................................. 5
2.2.2. Inventarisir Data ......................................................................... 5
2.2.3. Pengamatan ................................................................................ 6

BAB III TEMUAN SELAMA ORIENTASI


3.1. Identitas Sekolah ................................................................................. 7
3.2. Visi dan Misi ....................................................................................... 7
3.3. Aspek Kultur Sekolah .......................................................................... 8
3.4. Keadaan Fisik SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta ................................... 9
3.5. Keadaan Lingkungan SMKN Mandiri 27 ............................................ 12
3.6. Fasilitas Sekolah .................................................................................. 12

vi
3.7. Guru dan Siswa SMKN Mandiri 27 ..................................................... 13
3.8. Interaksi Sosial .................................................................................... 14
3.9. Pelanggaran ......................................................................................... 14
3.10. Kesan Penulis terhadap SMKN Mandiri 27 .......................................... 14
3.11. Proses Praktek Keterampilan Mengajar ................................................ 14
3.10.1. Observasi Umum ........................................................................ 14

3.10.2. Observasi Kegiatan Mengajar ..................................................... 15

3.10.3. Latihan Terbimbing .................................................................... 20

3.10.4. Latihan Mandiri .......................................................................... 22

3.12. Hasil Praktek Keterampilan Mengajar .................................................. 23


3.13. Kritis dan Saran Siswa ......................................................................... 24

BAB IV KESIMPULAN
4.1 Kesimpulan ......................................................................................... 26
4.2 Tindak Lanjut ...................................................................................... 26

DAFTAR PUSTAKA
Lampiran ...................................................................................................... 29

vii
DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1. Layout Gedung Sekolah ........................................................... 9


Gambar 3.2. Lantai Dasar ............................................................................. 9
Gambar 3.3. Lantai Dua .............................................................................. 10
Gambar 3.4. Lantai Tiga ............................................................................... 10
Gambar 3.5. Ruang Rambut ......................................................................... 11
Gambar 3.6. Ruang Kulit .............................................................................. 11
Gambar 3.7. Ruang Rias Wajah .................................................................... 11

viii
DAFTAR TABEL
Tabel 3.1. Fasilitas Sekolah ...................................................................... 12
Tabel 3.2. Data Guru dan Siswa ................................................................ 13

ix
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Sejarah SMKN Mandiri 27


Pada tahun 1942, nama awal SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta adalah
“Logere Mizver Seid School” dan kemudian mengalami perkembangan dalam
beberapa tahun. Pada tahun 1942, gedung sekolah ini ditata kembali dengan gaya
arsitektur Eropa yang digunakan untuk sekolah khusus untuk puteri setingkat
SLTP atau SKKP yang mana disebut Midelbare Huishould School (MHS) dan
untuk sekolah guru khusus untuk puteri setingkat SLTA atau SGKP yang mana
disebut Opleiding Svhoolvoor Vak Onderwijzeressen (OSVO).
Tahun 1945, menjadi Sekolah Kepandaian Puteri (SKP) dan kemudian
menjadi Sekolah Guru Kepandaian Puteri (SGKP). Tahun 1950, digedung ini
terdapat tiga sekolah SKP dan FKIP UI Jurusan Ilmu Kesejahteraan Keluarga
yang menepati lokasi bagian Barat dan SGKP menepati lokasi bagian Timur.
Tahun 1963, terdapat perubahan nama dari Sekolah Guru Kepandaian Puteri
(SGKP) menjadi Sekolah Kesejahteraan Keluarga Atas (SKKA).
Tahun 1975, perubahan nama kembali dari SKKA menjadi Sekolah
Menengah Teknologi Kejuruan (SMTK) dengan program 4 tahun dan pada tahun
1984 bangunan sekolah SMTK diperbaharui dan diresmikan oleh Prof. Dr.
Nugroho Noto Susanto selaku Menteri P & K. pada tahun ini juga menggunakan
kurikulum tahun 1994 dengan program 3 tahun yang sama dengan SMKK
lainnya. Gedung sekolah ini berada di daerah yang ditetapkan sebagai bangunan
benda “Cagar Budaya” mengacu surat keputusan Gubernur DKI Jakarta No. 475
Tahun 1993, seperti gedung Fatahillah. Tahun 1994 sesuai dengan kurikulum
yang digunakan yaitu kurikulum SMK 1994 menjadi sekolah Menengah Kejuruan
Kelompok Pariwisata dan tetap menggunakan nama SMTK yang membuka enam
program studi. Pada tahun 1997, terdapat perubahan nama kembali menjadi SMK
N 27 (Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 27) yang terdapat tujuh kompetensi

1
2

keahlian dan pada tahun 2008 SMK Negeri Mandiri 27 sudah bersertifikat ISO
dengan No. 16 100 0814 dengan luas tanah 15.060 m2.

1.2 Tujuan Pelaksanaan PKM


Pelaksanaan Praktek Keterampilan Mengajar (PKM) ditunjukan untuk
pembentukan guru atau tenaga kependidikan yang professional melalui kegiatan
pelatihan disekolah mitra. Tujuan yang diharapkan dapat dicapai mahasiswa
melalui kegiatan PKM yaitu:
1. Mengenal secara cermat lingkungan fisik, administrasi, akademik dan social
psikologis sekolah tempat pelaksanaan PKM berlangsung
2. Menguasai berbagai keterampilan dasar mengajar dan pembelajaran
3. Menerapkan berbagai kemampuan profesional keguruan secara utuh dan
terpadu dalam situasinya
4. Mampu mengembangkan aspek pribadi dan social lingkungan sekolah
5. Menarik kesimpulan nilai edukatif dan penghayatan dan pengalaman selama
pelaksanaan PKM melalui refleksi dan menuangkan hasil refleksi itu dalam
bentuk laporan

1.3 Manfaat Pelaksanaan PKM


Secara umum manfaat kegiatan PKM bagi mahasiswa adalah suatu wadah
atau sebagai media untuk mendapatkan pengalaman pendidikan secara factual
dilapangan untuk menerapkan ilmunya secara langsung. Kerjasama antara guru
pamong dengan mahasiswa PKM dapat meningkatkan pengetahuan siswa dalam
menjalankan tugas pengajaran dan memantapkan diri sebagai pengajar
professional
1. Manfaat bagi mahasiswa
Dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam perguruan tinggi dengan
keadaan yang sesungguhnya dan dapat menerapkan pengalaman di masa
yang akan datang. Pengalaman yang kami peroleh diharapkan dapat
meningkatkan kompetensi guru profesional serta dapat digunakan sebagai
motivasi untuk dapat lebih maju dan profesional
3

2. Manfaat bagi sekolah


Dapat menerapkan metode pengajaran yang membangun minat belajar
siswa yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa dan dapat
mengembangkannya menjadi lebih baik
3. Manfaat bagi universitas
Bagi universitas dapat dipergunakan sebagai tolak ukur keberhasilan
mahasiswa dalam pengalaman selama kegiatan pelatihan mengajar
BAB II
PELAKSANAAN PKM

2.1. Kegiatan yang dilaksanakan


Pada saat Praktek Keterampilan Mengajar (PKM) di SMK Negeri Mandiri
27 berlangsung yaitu pada bulan Juli sampai dengan bulan Oktober, terdapat 3
(tiga) kegiatan yang dirancang yaitu kegiatan observasi umum, observasi kegiatan
belajar mengajar, dan bimbingan latihan mengajar.

2.1.1. Observasi Umum


Selama observasi umum ini berlangsung, terdapat beberapa agenda yang
diikuti yaitu:
1. Penyerahan mahasiswa PKM ke pihak sekolah yang dibimbing oleh
dosen pembimbing serta pembagian kelompok untuk pemilihan guru
pamong
2. Mendapatkan pembagian tugas mengajar dari guru pamong
3. Pengenalan dan bersosialisasi dengan guru – guru serta karyawan di
SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta yang dibimbing oleh guru pamong
4. Melakukan pengumpulan data untuk melengkapi form biodata kontrak
tempat PKM yang telah disediakan oleh kampus
5. Melakukan pengamatan tentang sarana dan prasarana yang terdapat di
SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta
6. Melakukan pengamatan tentang keadaan lingkungan sekolah di SMK
Negeri Mandiri 27 Jakarta

2.1.2. Observasi Kegiatan Belajar Mengajar


Observasi kegiatan pembelajaran dilakukan oleh mahasiswa terhadap guru
pamong. Observasi ini dilakukan berupa mengamati kegiatan guru dan siswa di
dalam kelas, mulai dari pembukaan, kegiatan inti, sampai penutup. Pengamatan
tersebut mencakup perilaku siswa selama jam pembelajaran dan cara guru dalam

4
5

mengontrol kelas. Disamping itu, media, metode, dan keadaan sekitar pun
menjadi objek observasi.

2.1.3. Bimbingan dan Latihan Mengajar


Dalam hal latihan mengajar, terdapat dua jenis latihan mengajar yang
mahasiswa dapat selama PKM, yaitu latihan terbimbing dan latihan mandiri.
a. Latihan Terbimbing
Latihan Terbimbing adalah latihan mahasiswa dalam melakukan kegiatan
pembelajaran dengan melihat cara guru pamong melakukan kegiatan belajar
mengajar, kemudian mahasiswa diberi kesempatan untuk mengajar dibawah
bimbingan dan pengawasan guru pamong.
b. Latihan Mandiri
Latihan mandiri adalah latihan mahasiswa dalam melakukan kegiatan
pembelajaran yang disaksikan dan dinilai oleh guru pamong maupun dosen
pembimbing.

2.2. Cara Mengumpulkan Data


2.2.1. Wawancara
Melakukan wawancara dengan manajemen sekolah untuk mengetahui tata
tertib sekolah, peraturan sekolah, visi misi sekolah, Jadwal Kegiatan Belajar di
sekolah. Kemudian melakukan wawancara dengan staff tata usaha untuk
mendapatkan data informasi jumlah kelas, jumlah laboratorium, jumlah ruang
teori, perpustakaan, luas lapangan dan sarana pra sarana lainnya lainnya.
Wawancara dilakukan untuk mendapatkan data awal sebagai pengenalan
secara umum sekolah sebelum dilakukannya pengamatan secara empiris. Data
awal yang didapatkan melalui wawancara sebagai acuan untuk langkah
selanjutnya yaitu menginventarisir data secara umum.

2.2.2. Inventarisir Data


Setelah melakukan wawancara, informasi yang didapatkan kemudian
diinventarisir sebagai acuan perencanaan penyusunan kegiatan pembelajaran.
6

Inventarisir merupakan cara yang digunakan untuk mencatat hasil hasil


wawancara secara otentik berdasarkan informasi dari narasumber. Kegiatan
inventarisir data ini digunakan sebagai bukti hasil data yang didapatkan dari hasil
wawancara untuk selanjutnya dicocokan dengan tahapan selanjutnya yaitu
tahapan pengamatan.
Inventarisir data berisi catatan catatan rekapitulasi hasil wawancara
mengenai data luas sekolah, luas lapangan, luas halaman, jumlah kelas, luas ruang
kelas, jumlah laboratorium, luas laboratorium, perpustakaan, jumlah guru, jumlah
staff, dan sarana prasarana lainnya.

2.2.3. Pengamatan
Tahapan selanjutnya adalah melakukan pengamatan proses kegiatan belajar
untuk melihat model, metode, media, pendekatan, dan keadaan dalam kelas dalam
rangka penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Kemudian, melakukan
pengamatan fisik sekolah seperti pengamatan ruang kelas, laboratorium,
perpustakaan, lapangan, taman, masjid, kantin, dan lain – lain untuk menunjang
pelaksanaan Praktek Kegiatan Mengajar (PKM) di SMK Negeri Mandiri 27
Jakarta.
BAB III
TEMUAN SELAMA ORIENTASI

3.1. Identitas Sekolah


Nama Sekolah : SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta
Nama Kepala Sekolah : Erni Mawarni, M.Pd
Alamat Sekolah : JL. Dr. Sutomo No. 1, Pasar Baru, Kec. Sawah
Besar, Kota Jakarta Pusat Prov. DKI Jakarta
Telpon/Fax : Telp (021)3845739, Fax (021)3524973
Email : smkn27jkt@gmail.com / info@smkn27jkt.sch.id
Website : http://www.smkn27jkt.sch.id
Status : Negeri
Tahun Pendirian : 1942
Akreditas :A
Luas Tanah : 15.060 m2
Waktu Belajar : 06.30 – 15.00

3.2. Visi dan Misi


Visi:
Mewujudkan insan yang kompeten, berkarakter dan berbudaya lingkungan.
Misi:
a. Membentuk tamatan yang mandiri, beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan
Yang Maha Esa
b. Menyediakan layanan pendidikan yang unggul berbasis kewirausahaan
c. Meningkatkan kerjasama Industri baik dalam maupun luar negeri.
d. Mewujudkan pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif dan berwawasan
lingkungan.

7
8

3.3. Aspek Kultur Sekolah


1. Kegiatan pengembangan literasi yang dilakukan oleh pihak SMKN
Mandiri 27 Jakarta di lakukan setiap pagi hari pada tiap minggunya
yang berlangsung 2-3 hari (berselang-seling setiap harinya). Kegiatan
tersebut berupa kegiatan membaca, lalu hasil bacaan tersebut akan di
tulis kembali menjadi karya tulis yang akan dipaparkan pada madding
perpustakaan.
2. Program penguatan karakter siswa di SMKN Mandiri 27 yaitu:
a. 5S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun)
b. Kegiatan 27 berseri dan duta lingkungan yang digagas untuk
menumbuhkan karakter cinta budaya bersih, sehat dan asri.
Kegiatan duta lingkungan dilakukan setiap hari sabtu yang
melibatkan siswa kelas X (sepuluh) dan dikoordinasi oleh tim
adiwijaya SMKN Mandiri 27 Jakarta.
3. Program pengembangan bakat dan minat siswa yang terdapat di SMKN
Mandiri 27 Jakarta yaitu melalui Ekstrakulikuler. Ekstrakulikuler yang
terdapat di SMKN Mandiri 27 Jakarta yaitu:
a. Paskibra
b. Pencak silat
c. Tari betawi
d. Futsal
e. Basket
f. Seni music gamang kromong
g. Seni music grub band
h. Seni music band
i. Modern dance
9

3.4. Keadaan Fisik SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta


1. Luas tanah
Keadaan fisik SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta termasuk ke dalam
kategori sekolah yang baik karena memiliki bangunan masih cukup
kokoh dengan luas tanah ±15.060 m2.

Gambar 3.1 Layout Gedung Sekolah


(Sumber: http://www.smkn27jkt.sch.id)

Gambar 3.2 Lantai Dasar


(Sumber: http://www.smkn27jkt.sch.id)
10

Gambar 3.3 Lantai dua


(Sumber: http://www.smkn27jkt.sch.id)

Gambar 3.4 Lantai dua


(Sumber: http://www.smkn27jkt.sch.id)

2. Jumlah dan Ukuran ruang kelas


SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta memiliki 17 ruang kelas, dengan
masing-masing ruangan memiliki ukuran 9 x 7 m2. Ruang kelas
dilengkapi dengan 1 buah whiteboard, 36 set meja dan kursi, 1 buah
meja dan kursi untuk guru, kipas angin, LCD Proyektor, dan lemari di
setiap kelasnya.
11

Gambar 3.5 Ruang Rambut


(Sumber: Data Pribadi)

Gambar 3.6 Ruang Kulit


(Sumber: Data Pribadi)

Gambar 3.6 Ruang Rias Wajah


(Sumber: Data Pribadi)
12

3. Bangunan lain yang dimiliki SMK N Mandiri 27


a. Masjid dengan luas 12 x 10 m2 sebanyak 1 ruang
b. Hotel dengan luas 15 x 14 m2 sebanyak 6 ruang
c. Café dengan luas 13 x 8 m2 sebanyak 1 ruang
d. Tea House dengan luas 14 x 8 m2 sebanyak 1 ruang

4. Lapangan Olahraga
SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta memiliki dua lapangan yang
posisinya berada di pusat bangunan yaitu:
a. Lapangan futsal dengan luas 350 m2
b. Lapangan basket dengan luas 350 m2

3.5. Keadaan Lingkungan SMK N Mandiri 27


1. Jenis bangunan yang mengelilingi sekolah yaitu Sekolah SMP Negeri
5 Jakarta, Sekolah SMA dan SMK Negeri 1 Jakarta dan Gedung –
Gedung Perkantoran
2. Kondisi lingkungan, SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta berada ditengah
– tengah kota yang mana terdapat banyak fasilitas kedaraan umum
yang mudah dijangkau serta terdapatnya banyak pepohonan yang
rindang disekitar sekolah.

3.6. Fasilitas Sekolah


Tabel 3.1 Fasilitas Sekolah
Sumber: Data Pribadi
Fasilitas Sekolah
1. Perpustakaan Luas 15 x 12 m2
Terdapat ± 1124 buah judul buku
Pengunjung selama 1 (satu) bulan ±
3000 orang
2. Laboratorium
a. Komputer 2 jumlah kegiatan praktek perbulan.
13

b. Bahasa 2 jumlah kegiatan praktek perbulan.


3. Bengkel
a. Front Office 8 jumlah kegiatan praktikum perbulan
b. Praktek Patiseri 8 jumlah kegiatan praktikum perbulan
c. Sanggar Busana Butik 8 jumlah kegiatan praktikum perbulan
d. Teori Kecantikan 2 7 jumlah kegiatan praktikum perbulan
e. Teori Kecantikan 5 7 jumlah kegiatan praktikum perbulan
f. UP Boga 8 jumlah kegiatan praktikum perbulan
4. Ruang BK Luas 4 x 8 m2
Pengunjung selama 1 (satu) bulan ± 100
orang
5. Ruang serbaguna Luas 20 x 17 m2
a. Seminar
b. Rapat orang tua
c. Rapat pengawas panitia ujian sekolah dan ujian nasional
d. Pengajian
e. Pentas seni
6. Ruang tata usaha Luas 8 x 7 m2, jumlah karyawan tata
usaha sebanyak 21 orang
7. Ruang kesenian Luas 18,5 x 9 m2, dengan jumlah dan
ragam alatnya 1 set

3.7. Guru dan Siswa SMK N Mandiri 27


Tabel 3.2 Guru dan Siswa
Sumber: Data Pribadi
Jumlah guru 76 orang
Jumlah kelas 43 ruangan
Jumlah siswa perkelas 36 orang
Jumlah seluruhnya 1348 Orang
14

3.8. Interaksi Sosial


Interaksi sosial yang terjadi di SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta antara guru
dan guru, guru dan siswa, siswa dan siswa, guru dan pegawai semua terjalin
dengan sangat baik. Terutama interaksi antara guru dan siswa, karena letak ruang
guru yang berada pada lantai satu di bangunan utama, siswa yang akan ke kamar
mandi, kantin, laboratorium, ataupun ke masjid akan melewati ruang guru. Selain
itu, para siswa pun dibiasakan untuk memberi salam kepada guru, sehingga
terjalin komunikasi yang baik diantara keduanya

3.9. Pelanggaran
Rerata siswa yang melakukan pelanggaran adalah ± 46 orang per bulan.
Pelanggaran yang paling banyak dilakukan adalah terlambat, tidak memakai
atribut sekolah / kurang lengkap serta alfa atau tidak masuk sekolah tanpa
keterangan.

3.10. Kesan Penulis terhadap SMK N Mandiri 27


Kesan penulis terhadap SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta yaitu sekolah ini
merupakan tempat yang baik untuk menuntut ilmu karena memiliki program
sekolah yang sangat menjunjung keberhasilan kompetensi siswa.

3.11. Kegiatan PKM


3.11.1. Observasi Umum
Kegiatan observasi umum ini dilakukan pada tanggal 23 Juli 2019. Untuk
pertama kalinya kami datang ke SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta diantar oleh
dosen pembimbing yaitu Ibu Aniesa Puspa Arum, M.Pd untuk menemui Wakil
Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta
dan guru pamong. Kami disambut secara resmi oleh Ibu Jasnah di lobby utama
SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta bersama mahasiswa Pendidikan Tata Rias yang
lainnya.
Setelah selesai acara resmi, kami dipersilahkan untuk bersitalatuhrahim
dengan warga SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta. Kami diijinkan berkeliling
15

melihat keadaan lingkungan sekitar sekolah, sarana dan prasarana sekolah, dan
mengumpulkan data-data observasi yang kami perlukan. Kemudian kami
mendapat pengarahan dari guru pamong mengenai kegiatan belajar mengajar dan
tugas piket.

3.11.2. Observasi Kegiatan Mengajar


Observasi kegiatan mengajar dilakukan oleh empat mahasiswa sesuai
dengan guru pembimbing mata pelajaran. Dari obeservasi kegiatan mengajar yang
telah diamati, kami mendapat beberapa informasi sebagai berikut:
A. Observasi kegiatan mengajar kelas XII TKKR 1
Nama guru yang diobservasi : Euis Suprihartini, S.Pd
Kelas : XII TKKR 1
Mata Pelajaran : PKW, BM, WAXING
Hari dan Tanggal : Rabu, 26 Juli 2019
a. Pembukaan
1) Pertama kali yang dilakukan guru ketika masuk kelas adalah
memberi salam dan mengingatkan siswa untuk melakukan tadarus
pagi. Setelah melakukan tadarus lalu siswa dipersilahkan untuk
menyanyikan lagu Indonesia raya.
2) Guru membuka pelajaran dan mengabsen siswa serta mengecek
kesiapan siswa untuk memulai pelajaran. Guru melakukan review
ulang materi
3) Selama pembukaan pelajaran, siswa fokus terhadap guru dan
cukup interaktif. Siswa merespon pertanyaan guru dengan
semangat walau beberapa siswa cukup gelisah saat guru bertanya
satu-satu.
4) Waktu yang digunakan untuk pembukaan ±10 menit.
b. Selama pembelajaran berlangsung
1) Siswa memperhatikan guru selama pembelajaran karena cara
pengajaran santai dan membuat siswa tidak tegang. Metode dan
16

media sudah memadai seperti pyoyektor, powerpoint maupun alat


peraga.
2) Ada beberapa siswa yang ribut, namun guru dapat mengatasinya
dengan cara langsung melatih siswa tentang materi yang
diberikan.
3) Metode yang digunakan guru cukup memotivasi belajar siswa,
karena guru menggunakan metode Problem Base learning yang
mana dalam metode ini siswa lebih berperan dalam memecakan
masalah.
4) Media pembelajaran yang digunakan pun seperti powerpoint,
video maupun alat peraga dipergunakan dengan sebaik mungkin
sehingga dari penggunaan media yang sesuai mampu memberikan
pengaruh dan ikut sertaan siswa dalam proses belajar.
c. Penutup
Guru memberikan kesimpulan dan penegasan mengenai materi hari ini
agar siswa benar-benar memahami materi yang disampaikan serta
guru memberikan tugas kepada siswa untuk pertemuan selanjutnya.
Waktu yang digunakan untuk penutupan pelajaran ini adalah 8 menit.

B. Observasi kegiatan mengajar kelas XII TKKR 2


Nama guru yang diobservasi : Dra. Lies Saodah
Kelas : X TKKR 3
Mata Pelajaran : PKK
Hari dan Tanggal : Senin, 29 Juli 2019
a. Pembukaan
1) Pertama kali yang dilakukan guru ketika masuk kelas adalah
memberikan salam lalu memeriksa kondisi kelas dan juga
mempersilahkan ketua kelas untuk membuka kelas serta berdoa
2) Guru membuka pelajaran dengan cara menanyakan kesiapan
siswa untuk melakukan kegiatan pembelajaran lalu mereview
17

ulang materi pembelajaran dari pertemuan sebelumnya dengan


pertanyaan – pertanyaan yang berbobot sedang
3) Selama pembukaan pelajaran, seluruh perhatian siswa terfokus
pada guru.
4) Waktu yang digunakan untuk pembukaan ±10 menit.
b. Selama pembelajaran berlangsung
1) Siswa memperhatikan guru selama pembelajaran dan juga
terdapat delapan siswa yang mengajukan pertanyaan tentang
materi yang diajukan dengan bobot pertanyaan terbilang cukup
sedang dan juga terdapat enam siswa yang merebut pertanyaan
temannya oleh karena itu guru mengatasinya dengan cara
mengajar secara langsung dan memberikan pertanyaan.
2) Metode yang digunakan guru dapat memotivasi belajar siswa
karena guru menggunakan metode discovery learning. Guru
menggunakan media pembelajaran berupa power point yang
menarik sehingga dari media pembelajaran ini mampu menarik
minat belajar siswa
c. Penutup
1. Guru memberikan kesimpulan dan memberikan tugas kepada
siswa untuk pertemuan selanjutnya.
2. Guru menyimpulkan materi pembelajaran melalui hasil belajar
yang tertera didalam power point di akhir pelajaran
3. Waktu yang digunakan untuk penutupan pelajaran ini adalah 10
menit.

C. Observasi kegiatan mengajar kelas X TKKR 2


Nama guru yang diobservasi : Ratnawati
Kelas : XII TKKR 2
Mata Pelajaran : PKW, BM, WAXING
Hari dan Tanggal : Selasa, 30 Juli 2019
a. Pembukaan
18

1) Pertama kali yang dilakukan guru ketika masuk kelas adalah


memberikan pengarahan kepada siswa untuk merapihkan sepatu
dan tas masing – masing siswa yang tidak tertata dengan rapih.
2) Guru membuka pelajaran dengan cara memberi salam, melakukan
absensi siswa serta memberikan perangsangan kepada siswa
dengan memberikan kata – kata yang memotivasi serta
menjelaskan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan
3) Selama pembukaan pelajaran, perhatian siswa tertuju kepada guru
serta pembawaan guru selama mengajar membuat kondisi kelas
menjadi kondusif dan tenang
4) Waktu yang digunakan untuk pembukaan ±15 menit.
b. Selama pembelajaran berlangsung
1) Siswa memperhatikan guru selama guru memberikan materi dan
juga terdapat empat siswa yang mengajukan pertanyaan tentang
materi yang diajukan dengan bobot pertanyaan terbilang cukup
sedang dan juga terdapat dua siswa yang gaduh lalu guru pun
memberikan teguran kepada siswa tersebut dengan tenang
2) Metode yang digunakan guru dapat memotivasi belajar siswa
karena guru menggunakan metode discovery learning. Guru
menggunakan media pembelajaran berupa power point sehingga
siswa jadi lebih bisa memahami materi dan focus siswa terpaku
kepada guru dan media ajar.
c. Penutup
1. Guru mengakhiri pelajaran dengan memberikan tugas kepada
siswa dan juga memberikan kesimpulan dari materi yang
diajarkan dan juga guru melakukan penilaian hasil belajar siswa
dengan cara mengamati siswa dengan melakuka penilaian sikap,
unjuk kerja dan penilaian tugas – tugas
2. Guru menyimpulkan materi pembelajaran dengan cara
mempertanyakan respon kepada siswa tentang materi yang diacar
19

3. Waktu yang digunakan untuk penutupan pelajaran ini adalah 10


menit.

D. Observasi kegiatan mengajar kelas X TKKR 3


Nama guru yang diobservasi : Eni Sulistijowati, S.Pd
Kelas : X TKKR 3
Mata Pelajaran : Anatomi Fisiologi
Hari dan Tanggal : Senin, 29 Juli 2019
a. Pembukaan
1) Pertama kali yang dilakukan guru ketika masuk kelas adalah
memberi salam.
2) Guru membuka pelajaran dengan cara berdoa dan mereview ulang
materi pembelajaran dari pertemuan sebelumnya lalu guru
melakukan pengecekan tugas-tugas yang telah diberikan pada
pertemuan sebelumnya.
3) Selama pembukaan pelajaran, siswa fokus terhadap guru dan
cukup interaktif. Siswa merespon pertanyaan guru dengan
semangat walau beberapa siswa cukup gelisah saat guru bertanya
satu-satu.
4) Waktu yang digunakan untuk pembukaan ±5 menit.
b. Selama pembelajaran berlangsung
1) Siswa memperhatikan guru selama pembelajaran karena cara
pengajaran santai dan membuat siswa tidak tegang. Terdapat
beberapa siswa yang mengajukan pertanyaan tentang materi yang
diajukan dengan bobot pertanyaan terbilang cukup sedang.
2) Metode yang digunakan guru dapat memotivasi belajar siswa
karena guru menggunakan metode discovery learning. Guru
menggunakan media pembelajaran audio visual berupa power
point dan video sehingga mampu menarik perhatian siswa
terhadap materi yang dipaparkan.
c. Penutup
20

4. Guru memberikan kesimpulan dan memberikan tugas kepada


siswa untuk pertemuan selanjutnya.
5. Guru melakukan penilaian hasil belajar siswa dengan cara
memberi lembar kerja siswa
6. Guru menyimpulkan materi pembelajaran melalui hasil belajar
yang tertera didalam power point
7. Waktu yang digunakan untuk penutupan pelajaran ini adalah 8
menit.
Kesan kami selama mengamati pembelajaran yang diberikan oleh guru tata
kecantikan kulit dan rambut adalah kondisi kelas terkelola dengan baik. Siswa
memperhatikan guru dengan baik, meskipun ada beberapa siswa yang ribut, guru
dapat memusatkan kembali perhatian siswa kepada materi yang sedang
diterangkan. Dari kegiatan observasi pengajaran ini kami belajar bahwa rencana
pembelajaran yang harus kami pesiapkan ke depan adalah penguasaan materi dan
bahan ajar. Selain itu yang tidak kalah penting adalah fasilitas yang mendukung
berjalannya kegiatan belajar diantaranya adalah:
a) Ruang praktek dan tersedianya alat, bahan dan kosmetika yang memadai
untuk praktek siswa
b) Ruang kelas
c) Proyektor dan LCD untuk mendukung pembelajaran, namun karena hanya
terdapat dua buah proyektor sekolah sehingga menjadi seringnya timbul
masalah dalam pemakaiannya karena harus bergantian dengan guru yang
lain.

3.11.3. Latihan Terbimbing


Praktek mengajar terbimbing merupakan praktek mengajar yang dilakukan
oleh mahasiswa dimana guru pembimbing memantau dan menunggui secara
langsung selama proses belajar berlangsung. Hal ini bertujuan untuk mengontrol
mahasiswa dalam mengajar, sehingga pada akhirnya memberikan masukan
kepada mahasiswa tentang bagaimana mengajar yang baik.
21

Sebelum melaksanakan latihan mengajar terbimbing, mahasiswa berlatih


membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan perangkat pembelajaran
yang terdiri dan bahan ajar, LAS (Lembar Aktivitas Siswa), LKPD (Lembar
Kegiatan Peserta Didik), Media Pembelajaran dan menyusun intrumen penilaian
serta mahasiswa berlatih menjadi pendamping (model asistant) pada saat guru
pamong melaksanakan pembelajaran di kelas. Pada tahap ini, mahasiswa belajar
menjadi pendamping/teman belajar siswa ketika siswa sedang mengerjakan tugas,
latihan serta praktek. Mahasiswa juga belajar memecahkan masalah yang muncul
pada saat menjadi pendamping siswa.
Setelah berlatih mempersiapkan segala macam perangkat pembelajaran,
mahasiswa melakukan kegiatan latihan mengajar terbimbing dibimbing oleh guru
pamong selama mengajar dikelas. Pada waktu tertentu atau di sela-sela istirahat
jam pelajaran, guru pamong memberikan dan melakukan evaluasi terhadap cara
mengajar mahasiswa selama dikelas seperti:
a. Suara yang terlalu kecil ketika berkomunikasi dengan siswa secara
individu, seharusnya tanya jawab secara individu harus dapat didengar
oleh seluruh siswa sehingga tidak terjadi pengulangan pertanyaan.
b. Tidak menyebut nama siswa dalam menjawab pertanyaan siswa,
seharusnya siswa yang bertanya disebut namanya sebagai salah satu
reward dalam kegiatan pembelajaran.
c. Kurangnya kemampuan mengontrol kelas, seharusnya guru memberikan
pertanyaan secara bergantian untuk membuat siswa secara penuh fokus
dan aktif terhadap pelajaran.
Pada saat latihan terbimbing terdapat banyak masukkan dan saran dari
guru pamong bagaimana cara mengajar yang sesuai serta mengelola kelas agar
tidak pasif. Dari evaluasi tersebut, mahasiswa mampu membuat perangkat
pembelajaran yang baik dan benar meliputi:
a. Membuat rincian minggu efektif
b. Membuat program semester
c. Membuat program tahunan
d. Membuat pengembangan silabus serta analisis silabus
22

e. Membuat dan menyusun rencana perangkat pembelajaran (RPP)


f. Perencanaan penggunaan media
g. Penyusunan evaluasi
Setelah perangkat pembelajaran telah tersusun rapih, mahasiswa diijinkan
untuk mengajar di kelas tanpa bimbingan dari guru pamong. Selama kegiatan
mengajar tanpa dibimbing oleh guru pamong, ternyata masih banyak masalah
yang ditemukan, seperti:
a. Terpotong jam istirahat untuk sarapan siswa sebelum melakukan kegiatan
praktek
b. Siswa kurang memperhatikan unjuk kerja sehingga terdapat langkah kerja
yang terlewati
c. Kurangnya minat siswa siswa terhadap mata pelajaran teori sehingga
membuat siswa kurang mengikuti pembelajaran dengan baik dan
cenderung mengabaikan guru.
d. Beberapa siswa yang tabiatnya kurang baik dan hanya memandang kami
sebagai guru PKM membuat siswa bertingkah laku kurang sopan dan tidak
baik terhadap kami.
Cara kami menghadapi masalah tersebut adalah:
a) Membuat media pembelajaran semenarik mungkin sehingga siswa tertarik
dan mengikuti pelajaran dengan baik.
b) Memotivasi siswa agar lebih semangat mengikuti pelajaran.
c) Mencoba mendekati siswa secara personal seperti mengingat nama siswa
dan mengenal karakter siswa.
d) Mengenali karakter kelas yang berbeda-beda.
e) Lebih sabar dan profesional dalam menghadapi masalah-masalah yang
timbul.

3.11.4. Latihan Mandiri


Latihan mandiri adalah latihan mahasiswa dalam melakukan kegiatan
pembelajaran yang disaksikan dan dinilai oleh guru pamong maupun dosen
pembimbing.
23

Mahasiswa melakukan latihan mandiri sebanyak delapan kali tidak


termasuk ujian PKM. Pada latihan mandiri pertama, banyak catatan yang
diberikan oleh dosen pembimbing dan guru pamong terkait RPP dan media
pembelajaran yang kurang bervariasi dan kurang kreatif. Kemudian pada
pertemuan kedua, berkurangnya catatan yang tertera dilembar penilaian serta
adanya peningkatan nilai yang lebih bagus dari sebelumnya. Proses penilaian ini
pun berlangsung selama delapan kali dengan kondisi perangkat pembelajaran
yang berbeda.
Kemudian ada beberapa hal yang perlu diperbaiki adalah dalam hal
mengajar di kelas. Meskipun media pengajaran sudah cukup bervariasi, namun
metode yang digunakan ternyata masih kurang bervariasi sehingga mahasiswa
diminta untuk lebih menggunakan pendekatan komunikatif dan metode yang lebih
menarik lagi.

3.12. Hasil Praktek Keterampilan Mengajar


Pelaksanaan kegiatan PKM di SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta berlangsung
kurang lebih 13 minggu terhitung mulai dari tanggal 23 Juli 2019 sampai dengan
16 Oktober 2019. Seluruh program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan
lancer. Kelancaran dan keberhasilan setiap program pembelajaran sangat
berpengaruh terhadap proses kegiatan belajar mengajar, kedisiplinan dan
pemanfaat potensi individu masing – masing dalam melaksanakan kegiatan
mengajar.
Rencana – rencana yang telah disusun oleh mahasiswa telah seluruhnya
terlaksana, baik itu metode maupun media. Hanya karena waktu yang sangat
singkat dalam pelaksanaan kegiatan PKM maka tidak semua konsep
terlaksanakan.
Setelah melakukan beberapa tahap dalam pelaksanaan PKM di SMK Negeri
Mandiri 27 Jakarta, mahasiswa melakukan ujian akhir yang dinilai oleh guru
pamong dan dosen pembimbing. Pada saat ujian akhir, mahasiswa mengalami
peningkatan dalam menggunakan metode yang ada sehingga pendekatan bisa
lebih komunikatif. Kemajuan ini bisa dilihat dari hasil nilai latihan mengajar
24

mandiri yang mengalami peningkatan serta terdapat beberapa mahasiswa yang


memperoleh nilai memuaskan.
Adapun hasil yang diperoleh selama mahasiswa melakukan praktek
mengajar adalah sebagai berikut:
a. Mahasiswa dapat membuat program pembelajaran seperti menentukan
alokasi waktu serta membuat pengembangan silabus
b. Mahasiswa dapat berlatih membuat dan menyusun Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran (RPP) untuk setiap materi pokok
c. Mahasiswa belajar untuk mengembangkan materi, media dan sumber
pelajaran, serta belajar merancang strategi pembelajaran.
d. Mahasiswa belajar menetapkan indikator pencapaian kompetensi, tujuan
dan bahan pembelajaran
e. Mahasiswa belajar untuk memilih serta mengorganisasikan materi, media
dan sumber ajar
f. Mahasiswa belajar untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar dan
mengelola kelas
g. Mahasiswa mendapatkan pengalaman dalam hal keterampilan mengajar,
seperti pengelolaan tugas – tugas rutin, pengelolaan waktu, komunikasi
dengan siswa, serta mendomenstrasikan metode belajar
h. Mahasiswa berlatih melaksanakan evaluasi dan penilaian hasil belajar
i. Mahasiswa dapat belajar tentang pembuatan administrasi guru, seperti
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Silabus, perhitungan jam
efektif, kisi – kisi soal dan sebagainya
j. Mendapat pengalaman nyata sehingga kelak bisa lebih siap saat sudah
menjadi guru.
k. Membangun hubungan yang baik dengan guru-guru, pihak sekolah SMK
Negeri Mandiri 27 Jakarta dan mahasiswa PKM dari jurusan lainnya.

3.13. Kritis dan Saran Siswa


Saat pertemuan kegiatan KBM terakhir, mahasiswa meminta kritik dan
saran dari siswa SMK Negeri Mandiri 27 Jakarta kepada mahasiswa PKM yang
25

mengajar. Dari keseluruhan kritik dan tanggapan yang di terima dari murid,
mereka menganggap cara pengajaran sudah cukup baik, menarik, dan mudah
dipahami. Dengan metode yang cukup bervariasi setiap minggunya yang
membuat mereka cukup senang.
Selama proses kegiatan belajar, mahasiswa cukup perhatian dan sabar
kepada murid sehingga terdapat beberapa siswa yang berperilaku kurang baik atau
tidak semestinya saat dikelas. Dari hal ini, mahasiswa mendapat pelajaran bahwa
menjadi guru juga harus bisa tegas atau lebih bisa membaur lagi dengan murid
sehingga bisa mengendalikan murid yang nakal saat pelajaran berlangsung.
BAB IV
PENUTUPAN
4.1 Kesimpulan
Dari hasil pelaksanaan observasi kami, dapat disimpulkan bahwa
lingkungan fisik di SMK Negeri 27 Jakarta sangat menunjang kegiatan
pembelajaran. Hal ini dikarenakan sarana prasarana yang memadai, interaksi
siswa, guru, dan staf bersinergis dalam menciptakan budaya akademik yang baik.
SMK Negeri 27 Jakarta secara umum dapat menerapkan model pembelajaran
yang menggunakan pendekatan scientific sesuai dengan Kurikulum 2013 revisi
2017 dengan menggunakan media yang ditunjang dengan sarana prasarana yang
baik dari fasilitas laboratorium, fasilitas proyektor yang terdapat dikelas serta
perpustakaan yang dapat digunakan untuk kegiatan literasi.
Berdasarkan hasil temuan kami, metode pembelajaran yang tepat dalam
penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menggunakan Discovery
Learning dan Problem Based Learning hal ini dikarenakan karakter peserta didik
disekolah Kejuruan memiliki karakter yang kritis, aktif dan mampu
menyelesaikan masalah dengan pembelajaran kontekstual yang berbasis pada
penerapan metode diskusi dengan kombinasi ceramah.
Secara umum kegiatan pembelajaran di SMK Negeri 27 Jakarta dapat
berjalan efektif dengan baik untuk memudahkan guru melaksanakan kegiatan
PKM dengan pertimbangan hasil pengamatan selama dilaksanakannya observasi.

4.2 Tindak Lanjut


Maka dari itu sebelum melaksanakan Praktek Kegiatan Mengajar (PKM)
guru menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sesuai hasil temuan
pada saat observasi menggunakan model pembelajaran Discovery Learning dan
Problem Based Learning yang mengkombinasikan metode ceramah dan diskusi,
serta memanfaatkan fasilitas sekolah sebagai penunjang media pembelajaran.
Selanjutnya, model dan metode pembelajaran yang cocok dengan Siswa
Cetak Produksi adalah variasi disesuaikan dengan konteks belajar, walaupun
metode yang lebih berhasil daripada yang lainnya adalah metode ceramah plus.

26
27

Selain itu pengulangan secara rutin dalam tanya-jawab proses pembelajaran


sangat dianjurkan karena siswa lebih merasa percaya diri dalam menjawab
pertanyaan yang sering diulang. Terakhir, guru dari siswa Cetak Produksi
sebaiknya melakukan percobaan lainnya dengan berbagai metode terbaru yang
ada sehingga dapat membandingkan dengan pencapaian sebelumnya.
28

DAFTAR PUSTAKA

2019. Buku Pedoman Praktek Keterampulan Mengajar (PKM). Jakarta: LP3M


UNJ
http://www.smkn27jkt.sch.id (diakses pada tanggal 14 Oktober 2019 pukul 12.45 WIB)
29
30

Jadwal Mengajar Praktek Keterampilan Mengajar (PKM)

JAM PENGAJAR
NO HARI KELAS RUANGAN
PELAJARAN PKM
Ruang
1 XI TKKR 2 6.30 – 10.30 Ayu Lestari
Facial
Ruang Lulu
2 XI TKKR 2 10.30 – 16.15
Facial Hikmayanti R
Senin
Kelas XII 06.30 – 08.45 Nurul Fitri
3 XII TKKR 1
TKKR 1 10.30 – 14.45 Annisa

Ruang
4 XII TKKR 2 09.45 – 16.15 Ayu Lestari
Industri
Ruang Lulu
06.30 – 11.30
Makeup Hikmayanti R
5 Selasa XII TKKR 2
Ruang Digna
11.30 – 16.15
Facial Ayuningtyas C
Ruang
5 Rabu X TKKR 1 08.45 – 14.45 Ayu Lestari
Makeup
Ruang Digna
6 X TKKR 2 06.30 – 14.45
Facial Ayuningtyas C
Ruang
7 06.30 – 12.00 Ayu Lestari
Facial
XII TKKR 1
Ruang Lulu
8 Jumat 12.30 – 15.30
Makeup Hikmayanti R
Ruang Lulu
9 X TKKR 2 09.00 – 11.30
Kelas Hikmayanti R
31

LAMPIRAN FOTO KEGIATAN SELAMA PKM

Mengajar Praktek Facial Membantu kegiatan LSP

Mengajar Praktek Body Massage Mengajar Teori Rias Wajah


32

Demonstrasi Mengajar Teori

Mengajar Teori Melakukan Demonstrasi


33

Membantu administrasi kegiatan LSP Membantu administrasi kegiatan LSP

Membimbing siswa untuk belajar Mendampingi siswa pada saat lomba nail art
membuat nail art

Melakukan kegiatan mengajar dikelas Melakukan kegiatan mengajar dikelas


34

Kondisi dikelas praktek Kondisi dikelas teori

Kegiatan guru melakukan ujian Kegiatan guru melakukan ujian kompetensi


kompetensi
35

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Nama Sekolah : SMK Negeri 27 Jakarta
Bidang Keahlian : Pariwisata
Program Keahlian : Tata Kecantikan
Mata Pelajaran : Kecantikan Dasar
Kelas / Semester :X/1
Materi Pokok : Tata Rias Wajah
Alokasi Waktu : 1 x 8 (@45 Menit)
Pertemuan Ke : 10 – 13

A. Kompetensi Inti
K3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang
pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif
sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Tata Kecantikan pada tingkat
teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks
pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia
kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional
K4. Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan
prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai
dengan bidang kerja Tata Kecantikan. Menampilkan kinerja di bawah
bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan
standar kompetensi kerja. Menunjukkan keterampilan menalar,
mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri,
kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru,
membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta
mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

3.11 Menerapkan rias wajah 3.11.1 Menjelaskan pengertian tata rias


sehari-hari wajah
3.11.2 Menjelaskan macam – macam tata
rias wajah sehari – hari
3.11.3 Menjabarkan jenis – jenis kulit
wajah
3.11.4 Menerangkan macam – macam
36

bentuk wajah
3.11.5 Menjabarkan tata rias koreksi wajah
3.11.6 Menguraikan prosedur rias wajah
sehari-hari
3.11.7 Mengemukakan alat, bahan dan
kosmetika untuk rias wajah sehari-
hari
4.11 Melakukan tata rias 4.12.1 Melaksanakan prosedur persiapan
wajah sehari-hari rias wajah sehari – hari
4.12.2 Melakukan identifikasi keadaan kulit
wajah client
4.12.3 Mempraktekkan rias wajah sehari-
hari

C. Tujuan Pembelajaran
1. Siswa mampu menjelaskan pengertian tata rias wajah dengan baik dan
benar
2. Siswa mampu Menjelaskan macam – macam tata rias wajah sehari – hari
dengan baik dan benar
3. Siswa mampu Menjabarkan jenis – jenis kulit wajah dengan baik dan
benar
4. Siswa mampu Menerangkan macam – macam bentuk wajah dengan baik
dan benar
5. Siswa mampu Menjabarkan tata rias koreksi wajah dengan baik dan benar
6. Siswa mampu Menguraikan prosedur rias wajah sehari-hari dengan baik
dan benar
7. Siswa mampu Mengemukakan alat, bahan dan kosmetika untuk rias wajah
sehari-hari dengan baik dan benar
8. Siswa mampu Menjelaskan teknik rias wajah sehari – hari dengan baik dan
benar
9. Siswa mampu Melaksanakan prosedur persiapan rias wajah sehari – hari
dengan baik dan benar
10. Siswa mampu Melakukan identifikasi keadaan kulit wajah client dengan
baik dan benar
11. Siswa mampu Mempraktekkan rias wajah sehari-hari dengan baik dan
benar

D. Materi
1. Tata rias wajah sehari – hari
2. Tata rias koreksi wajah
37

3. Kosmetika tata rias wajah

E. Pendekatan, Metode Dan Model Pembelajaran


1. Pendekatan : STEM (science, technologi, engineering,
mathematic)
2. Model Pembelajaran : PjBL-STEM
3. Metode : Diskusi kelompok, tanya jawab, penugasan

F. Media/Alat Dan Bahan Sumber Belajar


1. Media/Alat : Lembar kerja, Papan Tulis (White Board), LCD
2. Sumber Belajar :
a. Rostamilis dkk. Tata Kecantikan Kulit Jilid 3. Jakarta: Kemendikbud.
b. Berbagai sumber dari internet tentang tata rias wajah

G. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi
Tahap Langkah-langkah Pembelajaran
Waktu
Kegiatan 1. Peserta didik merespon salam tanda mensyukuri 10 Menit
Awal anugerah Tuhan dan saling mendoakan.
2. Peserta didik merespon pertanyaan dari guru
berhubungan dengan pembelajaran
sebelumnya (tanya jawab).
3. Peserta didik menyimak kompetensi dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai dan manfaatnya
dalam kehidupan sehari-hari
4. Peserta didik mendiskusikan informasi dengan
proaktif tentang keterkaitan pembelajaran
sebelumnya dengan pembelajaran yang akan
dilaksanakan.
5. Peserta didik menerima informasi tentang hal-hal
yang akan dipelajari, metode dan media, langkah
pembelajaran dan penilaian pembelajaran
Kegiatan Pemberian Rangsangan (Stimulation) : 340
Inti  Peserta didik mengamati materi teknik koreksi wajah menit

Pernyataan/ Identifikasi Masalah (Problem


Statement):
 peserta didik mengajukan pertanyaan terkait teknik
koreksi wajah
 peserta didik mendiskusikan dengan teman mengenai
teknik koreksi wajah
38

Alokasi
Tahap Langkah-langkah Pembelajaran
Waktu

Pengumpulan data (Data Collection) :


 peserta didik melakukan studi pustaka untuk mencari
informasi mengenai macam bentuk wajah dan cara
mengkoreksinya
 Peserta didik mencari gambar / artikel terkait melalui
internet/buku

Pembuktian (Verification):
 Peserta didik mengolah data terkait benruk wajah dan
cara mengkoreksinya
 Peserta didik mempresentasi kan hasil diskusi

Menarik Kesimpulan (Generalisasi Generalization):


 Peserta didik menyimpulkan data terkait bentuk wajah
dan cara mengkoreksinya
Kegiatan Kegiatan guru bersama peserta didik 10 menit
Penutup 1. Membuat rangkuman/ simpulan pelajaran.
2. Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah
dilaksanakan.
3. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil
pembelajaran

Kegiatan guru
1. Melakukan penilaian terkait tugas portofolio yang
telah dikerjakan peserta didik
2. Memberikan tugas kepada peserta didik untuk
mencari materi mengenai alat, bahan dan kosmetika
yang digunakan dalam merias wajah.
3. Menyampaikan rencana pembelajaran yang akan
dilakukan selanjutnya.
4. Menutup kegiatan belajar mengajar.

H. Penilaian
1. Teknik Penilaian:
a. Penilaian Sikap : Observasi/pengamatan
b. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis
c. Penilaian Keterampilan : Unjuk Kerja/ Praktik/ Portofolio

2. Bentuk Penilaian:
39

a. Observasi : Lembar pengamatan aktivitas peserta didik


b. Tes tertulis : Uraian dan lembar kerja
c. Unjuk kerja : Lembar penilaian presentasi
d. Portofolio : Pedoman penilaian portofolio

3. Remedial
a. Pembelajaran remedial dilakukan bagi Peserta didik yang capaian
KD nya belum tuntas
b. Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remidial
teaching (klasikal), atau tutor sebaya, atau tugas dan diakhiri dengan
tes.
c. Tes remedial, dilakukan sebanyak 3 kali dan apabila setelah 3 kali
tes remedial belum mencapai ketuntasan, maka remedial dilakukan
dalam bentuk tugas tanpa tes tertulis kembali.

4. Pengayaan
Bagi Peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan
pembelajaran pengayaan sebagai berikut:
a. Siswa yang mencapai nilai diberikan materi masih dalam cakupan
KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan
b. Siswa yang mencapai nilai diberikan materi melebihi cakupan KD
dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.
40

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN PENGETAHUAN


Mata Pelajaran : Dasar Kecantikan
Kelas/Semester :X/1
Tahun Pelajaran : 2019/2020
Waktu Pengamatan : Selama Proses Pembelajaran

I. KISI – KISI SOAL


Indikator Pencapaian Jenis
Kompetensi Dasar Indikator Soal Soal
Kompetensi Soal
Tata rias wajah adalah ….
a. Ilmu yang mempelajari tentang seni mempercantik diri
dengan cara menyamarkan bagian – bagian wajah yang
kurang sempurna
3.11.1 Menjelaskan
b. Ilmu yang mempelajari tentang seni mempercantik diri
dengan cara menyamarkan bagian – bagian wajah yang
pengertian tata rias PG
kurang sempurna dengan warna – warna redup dan
wajah
menonjolkan bagian-bagian wajah yang sempurna
Siswa mampu dengan warna terang
3.11 Menerapkan rias
menjelaskan pengertian c. ilmu yang mempelajari tentang kesehatan kulit wajah dengan
wajah sehari-hari
tata rias wajah perawatan-perawatan khusus yang sesuai dengan kondiri kulit
d. ilmu yang mempelajari struktur dan sel-sel pada tubuh
Perbedaan tata rias wajah pagi hari dengan tata rias wajah malam
3.11.2 Menjelaskan
hari adalah
a. Malam hari menggunakan lipstick berwarna nude, pagi hari
macam – macam
PG menggunakan lipstick berwarna cerah dan tua
tata rias wajah
b. Malam hari menggunakan makeup yang tebal
sehari – hari
c. Pagi hari menggunakan makeup yang tipis
d. malam hari menggunakan lipstick yang cerah dan tua
41

Indikator Pencapaian Jenis


Kompetensi Dasar Indikator Soal Soal
Kompetensi Soal
dan pagi hari menggunakan lipstick berwarna nude

Yang tidak termasuk kedalam ciri-ciri wajah berminyak adalah


a. Kulit bersisik
PG b. Pori-pori besar
c. Memiliki kelenjar minyak berlebih
Siswa mampu
3.11.3 Menjabarkan jenis d. Memiliki jerawat
menjabarkan jenis-
– jenis kulit wajah Dibawah ini terdapat ciri – ciri wajah dehidrasi/kering, kecuali
jenis kulit wajah
a. Pori-pori kecil
PG b. Kulit bersisik
c. Memiliki kelenjar minyak berlebih
d. Kekurangan kelenjar minyak
Tujuan dalam pemberian shading adalah
a. Memberi kesan memperlebar wajah
PG b. Memberi kesan sempit, kecil dan cekung
c. Memberi kesan menonjolkan wajah
Siswa mampu d. Memberi kesan menggelapkan
3.11.4 Menerangkan
menerangkan dan Tujuan dalam pemberian Tint adalah
macam – macam
menjabarkan macam – a. Memberi kesan memperlebar wajah
bentuk wajah
macam bentuk wajah PG b. Memberi kesan sempit, kecil dan cekung
dan cara c. Memberi kesan menonjolkan wajah
mengkoreksinya d. Memberi kesan menggelapkan
Essai Buatlah koreksi untuk wajah segitiga terbalik!
3.11.5 Menjabarkan tata
Essai Buatlah koreksi untuk alis menurun!
rias koreksi wajah
42

Indikator Pencapaian Jenis


Kompetensi Dasar Indikator Soal Soal
Kompetensi Soal
Essai Buatlah koreksi untuk hidung terlalu lebar!
Sebelum pengaplikasian foundation, wajah terlebih dahulu
3.11.6 Menguraikan
harus…
Siswa mampu
a. Menggunakan blush on
prosedur rias wajah menguraikan prosedur PG
b. Pembersihan dengan milk cleansing
sehari-hari rias wajah sehari-hari
c. Menggunakan primer
d. Pencabutan bulu alis
Pada rias wajah, kosmetika untuk menutupi kantung mata dapat
menggunakan…
a. shading bawah mata
PG
b. tint dibawah mata
c. eyeshadow dibawah mata
d. krim dibawah mata
3.11.7 Mengemukakan Siswa mampu Untuk kulit berminyak, sebaiknya menggunakan foundation yang
alat, bahan dan mengemukakan alat, hasil akhirnya…
kosmetika untuk bahan dan kosmetika a. matte
PG
rias wajah sehari- untuk rias wajah b. dewy
hari sehari-hari c. normal
d. compact
Kosmetika moisturizer dapat digunakan untuk
a. Melembabkan kulit wajah
PG b. Mengeringkan kulit wajah
c. Membersihkan kulit wajah
d. Mengurut kulit wajah
43

II. OPSI KUNCI JAWABAN


NO.
SOAL JAWABAN SKOR
SOAL

Pilihan Ganda

1 Tata rias wajah adalah …. b. Ilmu yang mempelajari


tentang seni mempercantik
a. Ilmu yang mempelajari diri dengan cara
tentang seni mempercantik menyamarkan bagian –
diri dengan cara bagian wajah yang kurang
menyamarkan bagian – bagian sempurna dengan warna –
wajah yang kurang sempurna warna redup dan
b. Ilmu yang mempelajari menonjolkan bagian-bagian
tentang seni mempercantik wajah yang sempurna
diri dengan cara dengan warna terang
menyamarkan bagian –
bagian wajah yang kurang 5
sempurna dengan warna –
warna redup dan
menonjolkan bagian-bagian
wajah yang sempurna
dengan warna terang
c. ilmu yang mempelajari
tentang kesehatan kulit wajah
dengan perawatan-perawatan
khusus yang sesuai dengan
kondiri kulit
d. ilmu yang mempelajari
struktur dan sel-sel pada tubuh
2 Perbedaan tata rias wajah pagi d. malam hari menggunakan
hari dengan tata rias wajah malam lipstick yang cerah dan tua
hari adalah dan pagi hari menggunakan
a. Malam hari menggunakan lipstick berwarna nude
lipstick berwarna nude, pagi
hari menggunakan lipstick
berwarna cerah dan tua 5
b. Malam hari menggunakan
makeup yang tebal
c. Pagi hari menggunakan
makeup yang tipis
d. malam hari menggunakan
lipstick yang cerah dan tua
dan pagi hari menggunakan
lipstick berwarna nude
3 Yang tidak termasuk kedalam a. Kulit bersisik
ciri-ciri wajah berminyak adalah
a. Kulit bersisik 5
b. Pori-pori besar
c. Memiliki kelenjar minyak
berlebih
44

d. Memiliki jerawat
4 Dibawah ini terdapat ciri – ciri c. Memiliki kelenjar
wajah dehidrasi/kering, kecuali
minyak berlebih
a. Pori-pori kecil 5
b. Kulit bersisik
c. Memiliki kelenjar minyak
berlebih
d. Kekurangan kelenjar minyak
5 Tujuan dalam pemberian shading b. Memberi kesan sempit,
adalah kecil dan cekung

a. Memberi kesan memperlebar


wajah 5
b. Memberi kesan sempit, kecil
dan cekung
c. Memberi kesan menonjolkan
wajah
d. Memberi kesan menggelapkan
6 Tujuan dalam pemberian Tint a. Memberi kesan
adalah memperlebar wajah

a. Memberi kesan
memperlebar wajah
b. Memberi kesan sempit, kecil 5
dan cekung
c. Memberi kesan menonjolkan
wajah
Memberi kesan menggelapkan

7 Sebelum pengaplikasian b. Pembersihan dengan milk


foundation, wajah terlebih dahulu cleansing
harus…
a. Menggunakan blush on 5
b. Pembersihan dengan milk
cleansing
c. Menggunakan primer
d. Pencabutan bulu alis
8 Pada rias wajah, kosmetika untuk b. tint dibawah mata
menutupi kantung mata dapat
menggunakan…
5
a. shading bawah mata
b. tint dibawah mata
c. eyeshadow dibawah mata
d. krim dibawah mata
9 Untuk kulit berminyak, sebaiknya a. matte
menggunakan foundation yang
hasil akhirnya… 5
a. matte
b. dewy
c. normal
45

d. compact
10 Kosmetika moisturizer dapat a. Melembabkan kulit wajah
digunakan untuk
a. Melembabkan kulit wajah 5
b. Mengeringkan kulit wajah
c. Membersihkan kulit wajah
d. Mengurut kulit wajah
Essay
1. Buatlah koreksi untuk wajah
segitiga terbalik!

20

Buatlah koreksi untuk alis


2. 15
menurun!

Buatlah koreksi untuk hidung


3. 15
terlalu lebar!
46

III. INSTRUMEN DAN RUBRIK PENILAIAN


Skor setiap nomor soal
No. Nama Siswa Nilai
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13
1 Abigail Kezia
2 Anara Malika Putri
3 Annisa Khansa Jihan
4 Cheryl Natalie Putri S
5 Claudia Seisha A
Dewinta Meisha
6
Mardjuki
7 Diva Celica Cavalera
Dwie Aghitsnaa
8
Cahyany P
9 Florentina Yesa Rostiana
10 Hanna Victoria Fardanu
11 Ismianna Nuryasmin
12 Maila Aprilia
13 Maslaha Rafa Shabiya
14 Mirna Astriani Devie
15 Mutiara Azzahra
16 Nabila Ramanda
17 Nabila Zahra Amalia
18 Nisrina Tasliyah
Nur Habibah Ayu
19
Kamilah
20 Nurhalizah Putri Mulia
Putri Geraldine
21
Imanuella
Putri Lucky Raya Aldina
22
Lubis
Rahma Azzahra
23
Agustina Firdaus
24 Raisya Aliyah Fatika
25 Regina Cahya
26 Riotania Husnul
27 Rizka Laila Maharani
28 Sabrina Al-Fahira
29 Selfa Fadira
30 Shiva Wahdaniyah
31 Siti Annisa Rosaini
32 Siti Nurudda Roini
33 Syahnia Syifa Kamila
Theresia Vivi
34
Prameswari
35 Yessi Ferisia
36 Zelica Feni Azzahra
47

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN KETERAMPILAN


Mata Pelajaran : Dasar Kecantikan
Kelas/Semester :X/1
Tahun Pelajaran : 2019/2020
Waktu Pengamatan : Selama Proses Pembelajaran

I. FORM PENILAIAN ASPEK KETERAMPILAN


Kompeten

Ya

No Komponen/Sub Komponen Catatan

Sangat
Cukup
Belum

Baik

Baik
0 1 2 3

I. Persiapan

Menerapkan lingkungan kerja bersih dan


aman sesuai prinsip kesehatan dan
keselamatan kerja

1.1 Menerapkan tertib kerja


berdasarkan peraturan K3

1.2 Menyediakan lingkungan tenang


dan nyaman bagi pelanggan

1.3 Menyiapkan dan memelihara area


kerja

1.4 Memeriksa dan memelihara


peralatan dan perlengkapan kerja

1.5 Melakukan prosedur K3

1.6 Mematuhi prosedur-prosedur


keadaan darurat

Melakukan persiapan kerja

1.7 Menyiapkan area kerja

1.8 Menyiapkan pribadi

1.9 Menyiapkan alat dan lenan


1.10 Menyiapkan bahan dan kosmetik
1.11 Menyiapkan pelanggan
48

Rerata capaian kompetensi komponen


Persiapan

II. Pelaksanaan

Melakukan komunikasi di tempat


menerima tamu

2.1 Menerima dan mengantar


pelanggan

2.2 Melengkapi data-data pelanggan

Melakukan komunikasi dengan pelanggan

2.3 Melakukan komunikasi sebelum


melakukan tata rias wajah

2.4 Melakukan komunikasi selama


proses tata rias wajah

2.5 Melakukan komunikasi pasca tata


rias wajah

2.6 Menangani ketidakpuasan


pelanggan

Merias wajah sehari-hari

2.7 Menganalisa kulit wajah

2.8 Membersihkan wajah

2.9 Menentukan desain rias wajah


2.10 Melakukan koreksi wajah
2.11 Memilih jenis dan warna kosmetik
rias
2.12 Mengaplikasikan kosmetik rias
2.13 Menebalkan dan melentikkan bulu
mata
2.14 Melakukan sentuhan akhir
(finishing retouch)

Rerata capatan kompetensi komponen


proses

III Merias wajah sehari-hari

3.2 Merias wajah sehari-hari sesuai


49

desain dan tema

Rerata capatan kompetensi komponen


proses

Keterangan :
 Capaian kompetensi peserta uji per Sub Komponen dituliskan dalam bentuk ceklist
(√)
 Rerata capaian kompetensi peserta uji per Komponen dituliskan dalam bentuk
ceklist (√)
 jika peserta uji dinilai tidak baik pada salah satu komponen, maka peserta uji diberi
kesempatan untuk mengulang
 catatan diberikan sebagai keterangan tambahan untuk kerja
 catatan positif diberika kepada peserta uji yang mampu menunjukan inovasi,
efisiensi kerja, dan pemecahan masalah secara kreatif
 catatan negative diberika kepada peserta uji yang mengulangi proses atau unjuk
kerja lainnya yang bertentangan dengan kriteria unjuk kerja

II. REKAPITULASI PENILAIAN ASPEK KETERAMPILAN


Jumlah Catatan

Catatan Positif

Catatan Negatif

Nilai Tambahan

Keterangan :
 Nilai tambahan diberikan berdasarkan penjumlahan dari catatan positif (bernilai
positif) dan catatan negative (bernilai negative) dengan maksimal 10 poin dan
minimal -10 poin

Tingkat Pencapaian
Nilai Perolehan (Hasil

Kompetensi
Nilai Akhir Aspek
Nilai Tambahan

Keterampilan
Konversi)

Keterampilan

Skor
Pelaksanaan
Persiapan

Awal
Hasil

Nilai rata-rata
(Pembulatan)

Bobot 20% 50% 30%

Nilai Komponen
50

Keterangan :
 Nilai rata-rata diperoleh dari lembar penilaian (Belum = 0; Cukup = 1; Baik = 2;
Sangat Baik = 3)
 Bobot ditetapkan secara terpusat dan dapat berubah sesuai persetujuan dengan
industry (dibuktikan dengan berita acara)
 Nilai komponen diperoleh dari hasil perkalian nilai rata – rata dengan bobot
 Skor awal diperoleh dari pembulatan hasil penjumlahan komponen persiapan,
pelaksanaan, dan hasil
 Nilai perolehan diperoleh dari nilai maksimal hasil konversi awal
 Nilai tambahan diperoleh dari rekapitulasi jumlah catatan dengan maksimal ± 10
poin dan minimal – 10 poin
 Nilai akhir diperoleh dari penjumlahan nilai perolehan dengan nilai tambahan

Konversi Nilai
Skor Nilai Nilai Konversi Kesimpulan

0 <60 Belum Kompeten

1 61-70 Cukup Kompeten

2 71-80 Kompeten

3 81-90 Sangat Kompeten

91-100 Istimewah

Kesimpulan Akhir:
Belum Kompeten/Cukup Kompeten/ Kompeten/ Sangat Kompeten/ Istimewah*
51
52
53
54
55
56
57

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMK Negeri 27 Jakarta


Bidang Keahlian : Pariwisata
Program Keahlian : Tata Kecantikan
Mata Pelajaran : Sanitasi Hygiene Kecantikan
Kelas / Semester : X/ 1
Materi Pokok : Menerapkan keselamatan kerja
Alokasi Waktu : 1 x 2 (@45 Menit)
Pertemuan Ke : 12

A. Kompetensi Inti
K1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
K2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama,
toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
K3 Memahami, menerapkan dan menganalisapengetahuan faktual, konseptual, dan procedural
berdasarkan rasa ingin tahu tentan ilmu Pengetahuan teknologi seni budaya dan humaniora
dalam wawasan kemanusiaan kebangsaan kenegaraan dan peradapan terkait penyebab
Fenomena dan kejadian dalam bidang kerja spesifik untuk memecahkan masalah
K4 Mengolah,menalar, menyaji dalam ranah konkret dan abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajari di sekolah secara mandiri dan melaksanakan tugas
spesifik di bawah pengawasan langsung

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.5 Menerapkan keselamatan 3.5.1 Menjelaskan keselamatan kerja
kerja secara umum
3.5.2 Menjelaskan manfaat kesehatan
dan keselamatan kerja
3.5.3 Menguraikan faktor-faktor yang
mempengaruhi keselamatan kerja
3.5.4 Mengidentifikasi penyebab
kecelakaan kerja
4.5 Melakukan keselamatan kerja 4.5.1 Mempraktikkan tindakan
pertolongan pertama pada
kecelakaan

C. Tujuan pembelajaran
1. Siswa dapat menjelaskan pengertian keselamatan kerja dengan baik dan benar
2. Siswa dapat menjelaskan manfaat keselamatan kerja dengan benar
58

3. Siswa dapat menguraikan factor-faktor yang mempengaruhi keselamatan kerja


4. Siswa dapat mengidentifikasi penyebab kecelakaan kerja dengan tepat
5. Siswa dapat mempraktikkan tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan dengan benar

D. Materi
1. Keselamatan kerja
2. Manfaat keselamatan kerja
3. Factor yang mempengaruhi keselamatan kerja
4. Penyebab kecelakaan kerja
5. Tidakan pertolongan pertama pada kecelakaan

E. Pendekatan, Metode dan Model Pembelajaran


1. Pendekatan : STEM (saintifik, technologi, engineering, mathematic)
2. Model Pembelajaran : PBL-STEM
3. Metode : Diskusi kelompok, tanya jawab, penugasan

F. Media/Alat, dan Bahan Sumber Belajar


1. Media/Alat : Lembar kerja, Papan Tulis (White Board), LCD
2. Sumber Belajar : Internet, Buku pembelajaran, Modul

G. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ke – 1
Alokasi
Tahap Langkah-langkah Pembelajaran
Waktu
Kegiatan 6. Peserta didik merespon salam tanda mensyukuri anugerah Tuhan 10 menit
Awal dan saling mendoakan.
7. Peserta didik merespon pertanyaan dari guru berhubungan
dengan pembelajaran sebelumnya (tanya jawab).
8. Peserta didik menyimak kompetensi dan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari
9. Peserta didik mendiskusikan informasi dengan proaktif tentang
keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang
akan dilaksanakan.
10. Peserta didik menerima informasi tentang hal-hal yang
akan dipelajari, metode dan media, langkah
pembelajaran dan penilaian pembelajaran
Kegiatan Pemberian Rangsangan (Stimulation) : 65 menit
Inti  Memberikan pertanyaan seputar keselamatan kerja

 Memberi contoh gambar terkait dengan kesehatan dan


keselamatan kerja

Pernyataan/ Identifikasi Masalah (Problem Statement):


 Menganalisis pengertian keselamatan kerja

 Menguraikan factor-faktor yang mempengaruhi keselamatan


kerja
59

Alokasi
Tahap Langkah-langkah Pembelajaran
Waktu
 Mengidentifikasi manfaat menerapkan keselamatan kerja

Pengumpulan data (Data Collection) :


 Menentukan unsur-unsur penerapan keselamatan kerja

 Mencari sumber data yang relevan terkait materi keselamatan


kerja dan ruang lingkupnya

Pembuktian (Verification):
 Merumuskan pengertian keselamatan kerja

 Menentukan ruang lingkup kesehatan dan keselamatan kerja

Menarik Kesimpulan (Generalisasi Generalization):


 Mempresentasikan dan menanggapi ruang lingkup kesehatan
dan keselamatan kerja
Kegiatan Kegiatan guru bersama peserta didik 15 menit
Penutup 4. Membuat rangkuman/ simpulan pelajaran.
5. Melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan.
6. Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil
pembelajaran
Kegiatan guru
5. Melakukan penilaian.
6. Memberikan tugas kepada peserta didik untuk banyak mencari
materi tentang pengertian keselamatan kerja, faktor-faktor yang
mempengaruhi dan ruang lingkupnya
7. Menyampaikan rencana pembelajaranyang akan dilakukan
selanjutnya.
8. Menutup kegiatan belajar mengajar.

H. Penilaian
1. Teknik Penilaian:
d. Penilaian Sikap : Observasi/pengamatan
e. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis
f. Penilaian Keterampilan : Unjuk Kerja / Portofolio

2. Bentuk Penilaian:
3.
e. Observasi : Lembar pengamatan aktivitas peserta didik
f. Tes lisan : Memberi pertanyaan secara tertulis
g. Unjuk kerja : Lembar penilaian presentasi
h. Portofolio : Pedoman penilaian portofolio

3. Remedial
d. Pembelajaran remedial dilakukan bagi Peserta didik yang capaian KD nya belum
tuntas
60

e. Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remidial teaching (klasikal),


atau tutor sebaya, atau tugas dan diakhiri dengan tes.
f. Tes remedial, dilakukan sebanyak 3 kali dan apabila setelah 3 kali tes remedial
belum mencapai ketuntasan, maka remedial dilakukan dalam bentuk tugas tanpa tes
tertulis kembali.

4. Pengayaan
Bagi Peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pembelajaran
pengayaan sebagai berikut:
c. Siswa yang mencapai nilai diberikan materi masih dalam cakupan KD dengan
pendalaman sebagai pengetahuan tambahan
d. Siswa yang mencapai nilai diberikan materi melebihi cakupan KD dengan
pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN PENGETAHUAN


Mata Pelajaran : Sanitasi Hygiene Kecantikan
Kelas/Semester :X/1
Tahun Pelajaran : 2019/2020
Waktu Pengamatan : Selama Proses Pembelajaran

I. Kisi – Kisi Soal


Kompetensi Indikator Pencapaian Indikator Jenis
Soal
Dasar Kompetensi Soal Soal
3.5.1 Menjelaskan Siswa essay
keselamatan mampu
kerja secara menerapk 1. jelaskan pengertian
umum an keselamatan kerja!
keselamat
3.5.2 Menjelaskan an kerja
3.5
dasar
menerapkan
peraturan
keselamatan
kesehatan dan
kerja
keselamatan 2. sebutkan manfaat
kerja dari menerapkan
keselamatan kerja
3.5.3 Menjelaskan
manfaat
61

Kompetensi Indikator Pencapaian Indikator Jenis


Soal
Dasar Kompetensi Soal Soal
kesehatan dan
keselamatan
kerja
3. apa sajakah yang
3.5.4 Menguraikan menjadi penyebab
faktor-faktor kecelakaan kerja?
yang
mempengaruh
i keselamatan
kerja
4. apa yang harus kamu
3.5.5 Mengidentifik lakukan untuk
asi penyebab menghindari kecelakaan
kecelakaan kerja?
kerja
4.5.1 Mempraktikkan 5. berikan satu contoh
4.5 melakukan tindakan pertolongan kecelakaan kerja karena
keselamatan pertama pada kelalaian dan cara
kerja kecelakaan penanganannya!

II. Kunci Jawaban


No. Soal Jawaban
1. jelaskan pengertian keselamatan kerja! Keselamatan kerja adalah sebuah
kondisi di mana para karyawan
terlindungi dari cedera yang
disebabkan oleh berbagai kecelakaan
yang berhubungan dengan pekerjaan
2. sebutkan manfaat dari menerapkan 1. Melindungi pekerja
keselamatan kerja
2. Meningkatkan produktivitas
pekerja

3. Meningkatkan kepercayaan
konsumen

4. Memberikan pemahaman lebih


pada pekerja akan risiko
pekerjaan

5. Mematuhi aturan pemerintah

6. Mengurangi risiko biaya yang


muncul

3. apa sajakah yang menjadi penyebab 1. ketidaktahuan menggunakan alat-


kecelakaan kerja? alat listrik
62

2. kurangnya konsentrasi
3. tidak menggunakan alat-alat
pelindung diri
4. Tempat kerja yang tidak layak
5. kondisi peralatan yang berbahaya
4. apa yang harus kamu lakukan untuk - Hindari bergurau di tempat kerja
menghindari kecelakaan kerja? - Menggunakan alat pelindung diri
- Ikuti petunjuk kerja/prosedur
- Simpan barang-barang berbahaya
di tempat yang aman
- Periksa semua peralatan dalam
kondisi baik
5. berikan satu contoh kecelakaan kerja Contoh: jari seorang beauticient luka
karena kelalaian dan cara karena pada saat memotong rambut
penanganannya! tidak fokus/melamun. Tindakan yang
harus dilakukan adalah membersihkan
darah lalu diberi plester luka

III. Instrumen dan Rubrik Penilaian


\
Skor Setiap Nomor Soal
No. Nama Siswa Nilai
1 2 3 4 5
1 ADINDA RAMADHANI PUTRI
2 ADNA VIKA ARISTIYANI
3 ALIA NUR RACHMA
4 BERLIAN PUTRI SYAHDA
5 CHRISTIARA SOFYAN
CITRA ANANDA PUTRI
6 MARLINA
7 CYNTHIA CHOIRUNISYAH
8 DARA PUSPITA AMALIA
9 DEBY DWI RYSA ARSHANTI
10 DELYITA NURCAHYANI
11 DEBY ULFA SAVILLA
12 DINDA KEVIANA ANITA
13 DWITA AMANDA
14 FARHANAH PUTRI SULAIMAN
15 FEBI YANTI PUTRI
16 HASHIFAH
17 HIKMAH ALFIA KURNIASIH
18 HIKMAH NABILA SAFIRA
19 NAJMA ALYA
20 JIHAN ADILLAH
21 KESHYA ARSYAHRANI
22 MIRANTHY FATIHA
23 NADYA LATASYA
24 NAZWA AULIA
63

25 NUR ALAM SUHARNI


26 NUR KAMILAH
27 RACHEL MALIKA FRADELLA
28 RATU ABELARD
29 RHAMANDA PUTRI
30 RIMA JULIANTHI
31 SHAKIRA PUTRI ANGGRAENI
SHEEYA AMALIA PUTRI
32 RAMADHANA
33 SRI HANAN ASTUTI
34 VERNI SEPTYA PUTRI
35 YULIVIA ANINDA YUSUF
36 ZAHRA FENNI SASABILA

Perolehan skor Siswa untuk setiap nomor soal, sebagai berikut:


Indikator Penilaian Pengetahuan
1. Siswa dapat (IPK)
a. Jika menjawab benar skor 20
b. Jika menjawab kurang benar skor 15
c. Jika menjawab namun tidak benar skor 10
d. Jika menjawab salah skor 5
2. Siswa dapat (IPK)
Rumus Pengolahan Nilai Essai adal Jumlah Soal x Skor setiap soal=100
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP
Mata Pelajaran : Sanitasi Hygiene Kecantikan
Kelas/Semester :X/1
Tahun Pelajaran : 2019/2020
Waktu Pengamatan : Selama Proses Pembelajaran

Tanggung Nilai
Disiplin Jujur Santun
No Nama Siswa Jawab Akhir
25 25 25 25 100
1. ADINDA RAMADHANI
PUTRI
2. ADNA VIKA ARISTIYANI
3. ALIA NUR RACHMA
4. BERLIAN PUTRI SYAHDA
5. CHRISTIARA SOFYAN
6. CITRA ANANDA PUTRI
MARLINA
7. CYNTHIA CHOIRUNISYAH
8. DARA PUSPITA AMALIA
9. DEBY DWI RYSA ARSHANTI
10. DELYITA NURCAHYANI
11. DEBY ULFA SAVILLA
12. DINDA KEVIANA ANITA
13. DWITA AMANDA
14. FARHANAH PUTRI
SULAIMAN
64

15. FEBI YANTI PUTRI


16. HASHIFAH
17. HIKMAH ALFIA KURNIASIH
18. HIKMAH NABILA SAFIRA
19. NAJMA ALYA
20. JIHAN ADILLAH
21. KESHYA ARSYAHRANI
22. MIRANTHY FATIHA
23. NADYA LATASYA
24 NAZWA AULIA
25 NUR ALAM SUHARNI
26 NUR KAMILAH
27 RACHEL MALIKA
FRADELLA
28 RATU ABELARD
29 RHAMANDA PUTRI
30 RIMA JULIANTHI
31 SHAKIRA PUTRI
ANGGRAENI
32 SHEEYA AMALIA PUTRI
RAMADHANA
33 SRI HANAN ASTUTI
34 VERNI SEPTYA PUTRI
35 YULIVIA ANINDA YUSUF
36 ZAHRA FENNI SASABILA

Indikator penilaian sikap:


Disiplin
1. Tertib mengikuti instruksi
2. Mengerjakan tugas tepat waktu
3. Tidak melakukan kegiatan yang tidak diminta
4. Tidak membuat kondisi kelas menjadi tidak kondusif
Jujur
1. Menyampaikan sesuatu berdasarkan keadaan yang sebenarnya
2. Tidak menutupi kesalahan yang terjadi
3. Tidak menyontek atau melihat data/pekerjaan orang lain
4. Mencantumkan sumber belajar dari yang dikutip/dipelajari

Tanggung Jawab
1. Pelaksanaan tugas piket secara teratur
2. Peran serta aktif dalam kegiatan diskusi kelompok
3. Mengajukan usul pemecahan masalah
4. Mengerjakan tugas sesuai yang ditugaskan

Santun
1. Berinteraksi dengan teman secara ramah
65

2. Berkomunikasi dengan bahasa yang tidak menyinggung perasaan


3. Menggunakan bahasa tubuh yang bersahabat
4. Berperilaku sopan

Nilai akhir sikap diperoleh berdasarkan modus (skor yang sering muncul) dari keempat
aspek sikap di atas

Kategori nilai sikap:


Sangat Baik : apabila memperoleh nilai akhir 4 = 100
Baik : apabila memperoleh nilai akhir 3 = 75
Cukup : apabila memperoleh nilai akhir 2 = 50
Kurang : apabila memperoleh nilai akhir 1 = 25

dengan baik dan benar


melakukan presentasi

materi sesuai pokok

sikap dan kerapian


mempresentasikan

ketika presentasi
pelajaran

Nilai
No
Nama Siswa
.

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1 ADINDA RAMADHANI PUTRI
2 ADNA VIKA ARISTIYANI
3 ALIA NUR RACHMA
4 BERLIAN PUTRI SYAHDA
5 CHRISTIARA SOFYAN
6 CITRA ANANDA PUTRI MARLINA
7 CYNTHIA CHOIRUNISYAH
8 DARA PUSPITA AMALIA
9 DEBY DWI RYSA ARSHANTI
10 DELYITA NURCAHYANI
11 DEBY ULFA SAVILLA
12 DINDA KEVIANA ANITA
13 DWITA AMANDA
14 FARHANAH PUTRI SULAIMAN
15 FEBI YANTI PUTRI
16 HASHIFAH
17 HIKMAH ALFIA KURNIASIH
18 HIKMAH NABILA SAFIRA
19 NAJMA ALYA
20 JIHAN ADILLAH
21 KESHYA ARSYAHRANI
22 MIRANTHY FATIHA
23 NADYA LATASYA
66

24 NAZWA AULIA
25 NUR ALAM SUHARNI
26 NUR KAMILAH
27 RACHEL MALIKA FRADELLA
28 RATU ABELARD
29 RHAMANDA PUTRI
30 RIMA JULIANTHI
31 SHAKIRA PUTRI ANGGRAENI
SHEEYA AMALIA PUTRI
32 RAMADHANA
33 SRI HANAN ASTUTI
34 VERNI SEPTYA PUTRI
35 YULIVIA ANINDA YUSUF
36 ZAHRA FENNI SASABILA

Rubrik penilaian:
Siswa mendapat skor:

4 = jika empat indicator dilakukan = 100


3 = jika tiga indicator dilakukan = 75
2 = jika dua indicator dilakukan =50
1 = jika satu indicator dilakukan = 25

Indikator Penilaian Keterampilan:

1. Melakukan presentasi dengan baik dan benar,


a. Skor 4, jika menguasai materi dengan baik dan benar
b. Skor 3, jika kurang menguasai materi
c. Skor 2, jika kurang menguasai materi sehingga membingungkan atau tidak jelas
d. Skor 1, jika tidak menguasai materi
2. Mempresentasikan materi sesuai dengan pokok pelajaran
a. Skor 4, jika materi sesuai dengan pokok pelajaran
b. Skor 3, jika materi kurang sesuai dengan pokok pelajaran
c. Skor 2, jika membuat materi tapi tidak sesuai dengan pokok pelajaran
d. Skor 1, jika tidak membuat materi
3. Sikap dan kerapian ketika presentasi
a. Skor 4, jika mempresentasikan materi dengan lancar dan tepat
b. Skor 3, jika mempresentasikan materi dengan kurang lancar dan tepat
c. Skor 2, jika mempresentasikan materi dengan kurang lancar dan kurang tepat
d. Skor 1, jika mempresentasikan materi dengan tidak lancar dan tidak tepa
67

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMK Negeri 27 Jakarta


Bidang Keahlian : Pariwisata
Program Keahlian : Tata Kecantikan
Mata Pelajaran : Anatomi Fisiologi
Kelas / Semester :X/1
Materi Pokok : Sel , Jaringan dan Organ
Alokasi Waktu : 1 x 2 (@45 Menit)
Pertemuan Ke : 1 (satu)

A. Kompetensi Inti
K1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
K2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung-jawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleransi, dama), bertanggung jawab, responsive dan proaktif melaui
keteladanan, pemberian nasihat, penguatan, pembiasaan dan pengkondisian secara
bersinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan social dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
K3 Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi tentang pengetahuan factual,
konseptual, operasional dasar dan metakognitif sesuai dengan bidang dan lingkup kerjaTata
Kecantikan pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi
diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional,
dan Internasional.
K4 Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur kerja yang
lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Tata Kecantikan.
Menampilkan kinerja dibawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai
dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukan keterampilan menalar, mengolah dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif,
kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik
dibawah pengawasan langsung.
Menunjukan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir,
menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan
langsung.
68

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


KOMPETENSI DASAR DAN IPK DARI KI 3

3.6 Memahami sel, jaringan dan Indikator Pencapaian Kompetensi


organ dalam tubuh manusia.
3.6.1 Mengidentifikasi sel
yang terdapat di tubuh
manusia
3.6.2 Mengidentifikasi
jaringan yang terdapat di
tubuh manusia
3.6.3 Mengidentifikasi organ
yang terdapat di tubuh
manusia
3.6.4 Menguraikan sel dalam
tubuh
3.6.5 Menguraikan jaringan
dalam tubuh
3.6.6 Menguraikan organ
dalam tubuh
. Otak
. Faring
. Laring
. Kerongkongan
. Jantug
. Paru – Paru
. Lambung
. Pankreas
. Hati Limpa
. Kantung Empedu
. Usus Halus
. Usus Besar
. Ginjal
69

. Ovarium
. Uterus
. Testis

3.6.7 Memahami sel , jaringan


serta organ dalam tubuh
manusia

KOMPETENSI DASAR DAN IPK DARI KI 4

4.6 Melakukan klasifikasi sel, Indikator Pencapaian Kompetensi


jaringan dan organ dalam tubuh
4.6.1 Mereplikasi sel, jaringan dan
manusia.
organ tubuh manusia

4.6.2 Melakukan klasifikasi sel,


jaringan dan organ tubuh
manusia.

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatan STEM dan Discovery Learning
peserta didik mengetahui tentang sel, jaringan dan organ dalam tubuh manusia
secara benar , dengan rasa ingin tahu, dan tanggung jawab.

D. Materi
Skematik Prosedur
 Mengidentifikasi pengertian dan struktur dari sel, jaringan dan organ dalam
tubuh manusia.
 Menguraikan bagian sel, jaringan dan sistem organ dalam tubuh manausia.
 Mengetahui sel, jaringan dan sistem organ dalam tubuh manusia yang
berkaitan dengan tata kecantikan
70

E. Pendekatan, Metode dan Model Pembelajaran


1. Pendekatan : STEM
2. Model Pembelajaran : Discovery Learning-STEM
3. Metode Pembelajaran : Diskusi kelompok, tanyajawab, penugasan

F. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 ( @2x45 menit)
Nilai karakter
Alokasi
Tahap Langkah - Langkah Pembelajaran (PPK), Literasi,
Waktu
4C, HOTS

Kegiatan 1. Guru membuka pelajaran dengan Religius 10 menit


memberi salam ke Peserta didik , lalu
Awal
peserta didik merespons salam dan
berdoa
2. Peserta didik merespon pertanyaan dari
guru berhubungan dengan
pembelajaran sebelumnya (tanya
jawab).
3. Peserta didik menyimak kompetensi dan
tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
4. Peserta didik menanyakan peserta didik
yang tidak hadir
5. Peserta didik menerima informasi dari
video yang ditayangkan dan media,
langkah pembelajaran dan penilaian Berpikir kritis
pembelajaran (critical
71

Nilai karakter
Alokasi
Tahap Langkah - Langkah Pembelajaran (PPK), Literasi,
Waktu
4C, HOTS

6. Peserta didik mendiskusikan informasi thinking)


dengan proaktif tentang keterkaitan
pembelajaran sebelumnya dengan
pembelajaran yang akan dilaksanakan.
Kegiatan Pemberian Rangsangan (Stimulation) Rasa Ingin Tahu 65 menit
Inti
Peserta didik menerima materi terkait Organ
Tubuh Manusia
. Otak
. Faring
. Laring Komunikatif
. Kerongkongan (Communicative)
. Jantug
. Paru – Paru
Research
. Lambung
. Pankreas
. Hati Limpa
. Kantung Empedu
. Usus Halus
. Usus Besar
. Ginjal Kreativitas
(Creativity)
. Ovarium
. Uterus
. Testis
2. Peserta didik mengetahui bagian dan
Organ tubuh manusia.
3. Peserta didik mengetahui fungsi dari
setiap organ tubuh manusia.
Pernyataan/ Identifikasi Masalah
72

Nilai karakter
Alokasi
Tahap Langkah - Langkah Pembelajaran (PPK), Literasi,
Waktu
4C, HOTS

(Problem Statement):
1. Peserta didik berdiskusi terkait Organ
Tubuh Manusia
2. Peserta didik menyusun rubic di dalam
kertas karton
Discovery Pengumpulan data (Data
Collection) :

1. Peserta didik secara individu mencari


data terkait Organ manusia dari sumber
yang relevan.
Pembuktian (Verification):
1. Peserta didik mengetahui organ dalam
tubuh manusia
2. Peserta didik dapat menunjuikkan organ
dalam tubuh manusia dengan benar.
Menarik Kesimpulan (Generalisasi
Generalization):
1. Peserta didik secara individu
mengemukakan hasil kerjanya
2. Peserta didik yang lain memberikan
komentar dan masukan atas penampilan
temannya.
3. Peserta didik memperbaiki hasil kerja
berdasarkan masukan dari teman/
kelompok lain.
Kegiatan Kegiatan guru Bersama peserta didik 15 menit

Penutup 1. Membuat rangkuman/ simpulan


pelajaran
Kreativitas
2. Melakukan refleksi terhadap kegiatan
73

Nilai karakter
Alokasi
Tahap Langkah - Langkah Pembelajaran (PPK), Literasi,
Waktu
4C, HOTS

yang sudah dilaksanakan.


3. Memberikan umpan balik terhadap
proses dan hasil pembelajaran
Kegiatan Guru

1. Melakukan penilaian
2. Memberikan tugas kepada peserta didik
untuk banyak mencari informasi dan
HOTS
studi pustaka tentang Sistem Organ
Manusia.
3. Menyampaikan rencana pembelajaran
yang akan dilakukan selanjutnya.
4. Menutup kegiatan belajar mengajar.

G. Media/ Alat dan Bahan Sumber Belajar


1. Media / alat :
Lembar kerja, papan tulis/white board, LCD, Power Point, Alat Peraga
2. Sumber Belajar :
 Ebook Dasar kecantikan jilid II
 Buku Anatomi Fisiologi Karangan : Dr. Syarifudin, AMK
 Ebook :
http://bppsdmk.kemkes.go.id/pusdiksdmk/wp-
content/uploads/2017/08/Anatomi-dan-Fisiologi-Manusia-
Komprehensif.pdf
G. Penilaian
1. Teknik Penilaian:
a. Penilaian Sikap : Observasi/ Pengamatan
b. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis/ Penugasan
c. Penilaian Keterampilan : Presentasi / Mind Map

2. Bentuk Penilaian:
a. Observasi : Lembar pengamatan aktivitas peserta didik
b. Tes tertulis : Uraian dan lembar kerja
74

c. Unjuk kerja : Lembar penilaian presentasi


d. Portofolio : Pedoman penilaian portofolio

5. Remedial
a. Pembelajaran remedial dilakukan bagi Peserta didik yang capaian KD nya
belum tuntas
b. Tahapan pembelajaran remedial dilaksanakan melalui remidial teaching
(klasikal), atau tutor sebaya, atau tugas dan diakhiri dengan tes.
c. Tes remedial, dilakukan sebanyak 3 kali dan apabila setelah 3 kali tes
remedial belum mencapai ketuntasan, maka remedial dilakukan dalam bentuk
tugas tanpa tes tertulis kembali.
d.
6. Pengayaan
Bagi Peserta didik yang sudah mencapai nilai ketuntasan diberikan pembelajaran
pengayaan sebagai berikut:
a. Siswa yang mencapai nilai diberikan materi masih dalam cakupan KD
dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan
b. Siswa yang mencapai nilai diberikan materi melebihi cakupan KD dengan
pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.

Mengetahui,

Kepala Sekolah SMK N 27Jakarta Guru Mata Pelajaran

Erni Mawarni, M.Pd Eni Sulistijowati, S.Pd.


NIP. 197406141997032004 NIP. 196806011993032007
75

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN PENGETAHUAN


Mata Pelajaran : Anatomi Fisiologi
Kelas/Semester :X/1
Tahun Pelajaran : 2019/2020
Waktu Pengamatan : Selama Proses Pembelajaran

1 Kisi – Kisi Soal


Indikator Jenis
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi Soal
Soal Soal
3.6.1 Mengidentifikasi sel yang 1. Bagian Organ yang berfungsi pengendalian diri,
terdapat di tubuh manusia perencanaan, penalaran, dan berpikir disebut…

3.6.2 Mengidentifikasi jaringan a. Otak


PG
b. Jantung
yang terdapat di tubuh
3.6 Memahami sel, c. Paru - Paru
organ dan manusia
d. Kantung Empedu
jaringan dalam 3.6.3 Mengidentifikasi organ
tubuh 2. Bagian organ yang terletak di bawah mulut dan
manusia. yang terdapat di tubuh
rongga hidung, dan di atas esophagus ialah organ
manusia

3.6.4 Menguraikan sel dalam a. Faring
tubuh b. Laring
3.6.5 Menguraikan jaringan c. Trakea
d. Bronkus
76

Indikator Jenis
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi Soal
Soal Soal
dalam tubuh 3. Bagian organ yang dikenal sebagai kotak suara.
3.6.6 Menguraikan organ dalam …

tubuh a. Faring
b. Laring
. Otak
c. Trakea
. Faring d. Bronkus
4. Berikut adalah bagian organ tubuh yang
. Laring
berbentuk pipa panjang berfungsi sebagai tempat
. Kerongkongan terdorongnya makanan aalah …
a. Faring
. Jantug
b. Laring
. Paru – Paru c. Trakea
d. Kerongkongan
. Lambung
5. Ginjal adalah salah satu organ manusia yang
. Pankreas berfungsi ….
a. Mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh
. Hati Limpa
b. Mengedarkan darah keseluruh
. Kantung Empedu tubuh
c. Mengedarkan sari – sari makanan ke
77

Indikator Jenis
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi Soal
Soal Soal
. Usus Halus seluruh tubuh
d. Mengedarkan sistem darah ke jaringan
. Usus Besar
tubuh
. Ginjal 6. Paru – paru adalah bagian organ yang
berfungsi untuk ...
. Ovarium b. Mengedarkan oksigen ke seluruh
tubuh
. Uterus c. Mengedarkan darah keseluruh tubuh

. Testis d. Mengedarkan sari – sari makanan ke


seluruh tubuh
3.6.7 Memahami sel , jaringan e. Mengedarkan sistem jaringan tubuh
serta organ dalam tubuh 7. Berikut merupakan bagian organ yang
manusia memeiliki enzin yang berguna untuk membunuh
kuman dan bakteri yang masuk ke dalam
makanan adalah organ…

a. Jantung

b. Lambung

c. Hati

d. Usus halus
78

Indikator Jenis
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi Soal
Soal Soal
8. Organ tubuh wanita yang mempunyai peran
yang penting dalam pertumbuhan maupun
perkembangan kehidupan manusia ialah

a. Ovarium

b. Vagina

c. sel telur

d. kantung empedu

9. Sepasang organ berbentuk oval yang


bertanggung jawab untuk memproduksi sperma
adalah organ …

a. ureter

b. urtera

c. testis

d. scrotum

10. Usus Halus terdiri atas 3 bagian, kecuali...

a. duodenum
79

Indikator Jenis
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi Soal
Soal Soal
b. jejenum

c. ileum

d. rektum

2 Opsi Kunci Jawaban


No. Soal Jawaban
1 Bagian Organ yang berfungsi pengendalian diri,
perencanaan, penalaran, dan berpikir disebut…
a. Otak a. otak
b. Jantung
c. Paru - Paru
d. Kantung Empedu
2 Bagian organ yang terletak di bawah mulut dan rongga
hidung, dan di atas esophagus ialah organ … a. faring
a. Faring
b. Laring
80

c. Trakea
d. Bronkus
3 Bagian organ yang dikenal sebagai kotak suara. …
a. Faring
b. Laring b. Laring
c. Trakea
d. Bronkus
4 Berikut adalah bagian organ tubuh yang berbentuk pipa
panjang berfungsi sebagai tempat terdorongnya makanan
aalah …
d. kerongkongan
a. Faring
b. Laring
c. Trakea
d. Kerongkongan
5 Ginjal adalah salah satu organ manusia yang berfungsi
….
a. Mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh b. Mengedarkan darah keseluruh tubuh
b. Mengedarkan darah keseluruh tubuh
c. Mengedarkan sari – sari makanan ke seluruh
tubuh
d. Mengedarkan sistem darah ke jaringan tubuh
6 Paru – paru adalah bagian organ yang berfungsi untuk ... b. Mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh
81

a.Mengedarkan darah keseluruh tubuh

b. Mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh


c. Mengedarkan darah keseluruh tubuh
d. Mengedarkan sari – sari makanan ke seluruh tubuh
e. Mengedarkan sistem jaringan tubuh
7 Berikut merupakan bagian organ yang memeiliki enzin
yang berguna untuk membunuh kuman dan bakteri yang c. Lambung
masuk ke dalam makanan adalah organ…

a.Jantung

b. Lambung

c. Hati

d. Usus halus

8 Organ tubuh wanita yang mempunyai peran yang


penting dalam pertumbuhan maupun perkembangan
kehidupan manusia ialah

a. Ovarium a. ovarium

b. Vagina

c. sel telur

d. kantung empedu
82

9 Sepasang organ berbentuk oval yang bertanggung jawab


untuk memproduksi sperma adalah organ …

a.ureter

b. urtera c. testis

c. testis

d. scrotum

10 Usus Halus terdiri atas 3 bagian, kecuali...

a.duodenum

b. jejenum
d. rektum
c. ileum

d. rektum

3 Instrumen dan Rubrik Penilaian


Skor Setiap Nomor Soal
No Nama Siswa No No No No No No No No No No No No No No No Nilai
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
1 ADINDA RAMADHANI P
83

2 ADNA VIKA ARISTIYANI


3 BERLIAN PUTRI SYAHDA
4 CHRISTIARA SOFYAN
5 CITRA ANANDA PUTRI M
6 CYNTHIA
CHIDIRUNISYAH
7 DARA PUSPITA AMALIA
8 DEBY DWI RYSA A
9 DEBY ULFA SAVILLA
10 DELVITA NURCAHYANI
11 DINDA KEVIANA ANITA
12 DWITA ANANDA
13 FARHANAH PUTRI S
14 FEBI YANTI PUTRI
15 HASHIFAH
16 HIKMAH ALIFIA K
17 HIKMAH NABILA SAFIRA
18 NAJMA ALYA
19 JIHAN ADILLAH
84

20 KESHYA ARSYAHRANI
21 MIRANTHY FATIHA
22 NADYA LATASYA
23 NAZWA AULIA
24 NUR ALAM SUHARANI
25 NUR KAMILAH
26 RACHEL MALIKA P
27 RATU ABELARD
28 RHAMANDA PUTRI

29 RIMA JULIANTHI
30 SHAKIRA PUTRI
ANGGRENI
31 SHEEVA AMALIA PUTRI R
32 SRI HANAN ASTUTI
33 VERNI SEPTYA PUTRI
34 YULIFIA ANINDA YUSUF
35 ZAHRA FENNI
SALSABILLA
Perolehan skor Siswa untuk setiap nomor soal, sebagai berikut:
Indikator Penilaian Pengetahuan
85

1. Siswa dapat (IPK)


a. Jika menjawab benar skor 20
b. Jika menjawab kurang benar skor 15
c. Jika menjawab namun tidak benar skor 10
d. Jika menjawab salah skor 5
2. Siswa dapat (IPK)
Rumus Pengolahan Nilai Essai adalah Jumlah Soal x Skor setiap soal = 100
86

LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP


Mata Pelajaran : Anatomi Fisiologi
Kelas/Semester :X/1
Tahun Pelajaran : 2019/2020
Waktu Pengamatan : Selama Proses Pembelajaran

Tanggung Nilai
Disiplin Jujur Peduli
No Nama Siswa Jawab Akhir
25 25 25 25 100
1. ADINDA RAMADHANI P
2. ADNA VIKA
ARISTIYANI
3. BERLIAN PUTRI
SYAHDA
4. CHRISTIARA SOFYAN
5. CITRA ANANDA PUTRI
M

6. CYNTHIA
CHIDIRUNISYAH
7. DARA PUSPITA AMALIA
8. DEBY DWI RYSA A
9. DEBY ULFA SAVILLA

10. DELVITA NURCAHYANI


11. DINDA KEVIANA ANITA

12. DWITA ANANDA

13. FARHANAH PUTRI S

14. FEBI YANTI PUTRI

15. HASHIFAH

16. HIKMAH ALIFIA K


17. HIKMAH NABILA
SAFIRA
18. NAJMA ALYA

19. JIHAN ADILLAH

20. KESHYA ARSYAHRANI

21. MIRANTHY FATIHA


87

22. NADYA LATASYA

23. NAZWA AULIA

24. NUR ALAM SUHARANI

25. NUR KAMILAH

26. RACHEL MALIKA P

27. RATU ABELARD

28. RHAMANDA PUTRI

29. RIMA JULIANTHI

30. SHAKIRA PUTRI


ANGGRENI
31. SHEEVA AMALIA PUTRI
R
32. SRI HANAN ASTUTI

33. VERNI SEPTYA PUTRI

34. YULIFIA ANINDA


YUSUF
35. ZAHRA FENNI
SALSABILLA

Indikator penilaian sikap:


Disiplin
5. Tertib mengikuti instruksi
6. Mengerjakan tugas tepat waktu
7. Tidak melakukan kegiatan yang tidak diminta
8. Tidak membuat kondisi kelas menjadi tidak kondusif
9. Menggunakan seragam sekolah lengkap

Jujur
5. Menyampaikan sesuatu berdasarkan keadaan yang sebenarnya
6. Tidak menutupi kesalahan yang terjadi
7. Tidak menyontek atau melihat data/pekerjaan orang lain
8. Mencantumkan sumber belajar dari yang dikutip/dipelajari
9. Berbicara sesuai dengan perkataan nya.

Tanggung Jawab
5. Pelaksanaan tugas piket secara teratur
88

6. Peran serta aktif dalam kegiatan diskusi kelompok


7. Mengajukan usul pemecahan masalah
8. Mengerjakan tugas sesuai yang ditugaskan
9. Bertanggung jawab penuh dalam segala tugas yang diberikan

Peduli
5. Berinteraksi dengan teman secara ramah
6. Berkomunikasi dengan bahasa yang tidak menyinggung perasaan
7. Menggunakan bahasa tubuh yang bersahabat
8. Berperilaku sopan
9. Saling membantu teman satu sama lain.

Nilai akhir sikap diperoleh berdasarkan modus (skor yang sering muncul) dari
keempat aspek sikap di atas

Kategori nilai sikap:


Sangat Baik : apabila memperoleh nilai akhir 4 = 100
Baik : apabila memperoleh nilai akhir 3 = 75
Cukup : apabila memperoleh nilai akhir 2 = 50
Kurang : apabila memperoleh nilai akhir 1 = 25
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN PENUGASAN
Mata Pelajaran : Anatomi Fisiologi
Kelas/Semester : XII / 1
Tahun Pelajaran : 2019/2020
Waktu Pengamatan : Selama Proses Pembelajaran

I. Kisi – Kisi Soal


Indikator
Kompetensi Indikator Jenis
Pencapaian Soal
Dasar Soal Soal
Kompetensi
4.6 4.6.1 Mereplikasi
Melakuk organ tubuh
an manusia Siswa
Sesuai
Buatlah mind map
klasifika mampu
perkelompok
si sel, dengan memahami
fungsinya mengenai
jaringan organ
Test . Organ
dan 4.6.2 Melakukan tubuh
Praktek Ditempel dan
organ perawatan manusia
dibandingkan dengan
dalam organ tubuh dengan
kelompok lainnya.
tubuh agar kondisi benar
manusia tubuh sehat.

II. Instrumen dan Rubrik Penilaian Keterampilan


Membuat Mind Map
No Nama Siswa/Kelompok Nilai
1 2 3 4
1
2
3
4
5

Rubrik Penilaian:
Siswa mendapat skor:
4 = jika empat indikator dilakukan = 100
3 = jika tiga indikator dilakukan = 75
2 = jika dua indikator dilakukan = 50
1 = jika satu indikator dilakukan = 25

Indikator Penilaian Keterampilan


1. Mengerjakan tugas (Mind Map) yang diperintahkan :
a. Skor 4, jika (penguasaan selesai tepat waktu, materi lengkap, warna dan
arah petunjuk selaras ,kreatif dan kerapihan)

89
90

b. Skor 3, jika (penguasaan selesai tepat waktu namun materi kurang


lengkap, sedikit kreatif, dan kurang rapih)
c. Skor 2, jika (penugasan dikerjakan namun tidak selesai tepat, waktu materi
kurang lengkap, tidak kreatif, dan kurang rapih)
d. Skor 1, jika (penugasan tidak dikerjakan (menyusul) di minggu
berikutnya)
91

Lembar Pengamatan
No. Organ Dalam Tubuh Manusia Keterangan

1 O

2 F

3 L

4 K

5 J

6 P

7 L

8 P

9 H

10 L

11 K

12 U

13 U

14 G

15 O

16 U

17 T

18 U

Rubrik Penilaian :

1. Jika mengisi organ dalam beserta keterangannya lengkap 1 – 18 peserta didik


menguasai
92

2. Jika mengisi organ dalam beserta keterangannya lengkap 1 – 10 peserta didik


memahami
3. Jika mengisi organ dalam beserta keterangannya lengkap 1 – 6 peserta didik
mampu
4. Jika mengisi organ dalam beserta keterangannya lengkap 1 – 3 peserta didik
perlu bimbingan
93