Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN PRAKTIKUM ILMU PANGAN

“Pemasaran Produk Bubuk Temulawak”

Disusun Oleh kelompok 3:

Penanggung Jawab : Mesi Anggela PO 5130217 028

Nama Anggota : Dhela Utami PO 5130217 012


Eza Tama Puspita PO 5130217 019
Mesi Anggela PO 5130217 028
Raudah Tunnur PO 5130217 037
Rayana Dwi Prasetia PO 5130217 038
Rian Anugerah Esa PO 5130217 039
Rosi Rose Ina S PO 5130217 042
Utari Lydia G.u PO 5130221 047

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN BENGKULU
PROGRAM STUDI DIV GIZI
2017/2018
 Dasar teori
Pemasaran merupakan suatu perpaduan aktivitasaktivitas yang saling berhubungan untuk
mengetahui kebutuhan konsumen melalui penciptaan, penawaran dan pertukaran produk dan
jasa yang bernilai serta mengembangkan promosi, distribusi, pelayanan dan harga agar
kebutuhan konsumen dapat terpuaskan dengan baik pada tingkat keuntungan tertentu.
Pemasaran adlah kegiatan manusia yang diarahkan pada usaha memuaskan keinginan dan
kebutuhan melalui proses pertukaran. Pemasaran adalah suatu proses dan menajerial yang
didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan
dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan yang bernilai dengan pihak lain.
Pemasaran adalah suatu kegiatan pokok yang harus dilakukan oleh para pengusaha dalam
usahanya dalam mempertahankan kelangsungan hidupnya. Pemasaran adalah suatu sistem total
dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan,
dan mendistribusikan barang-barang yang dapat memuaskan keinginan barang dan jasa baik
kepada para konsumen saat ini maupun konsumen potensial. Secara sistematis dapat dikatakan
bahwa pemasaran mencakup kegiatan untuk mengetahui keinginan konsumen, merencanakan
dan mengembangkan produk yang memenuhi keinginan kemudian memutuskan cara terbaik
untuk menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan produk.
Fungsi pemasaran merupakan suatu kegiatan yang didalamnya terdapat suatu proses
pertukaran yang mencakup serangkaian kegiatan yang tertuju untuk memindahkan barang dan
jasa dari sektor produksi ke sektor konsumsi. Fungsi pemasaran terbagi atas tiga yaitu
1. Funsi pertukaran
2. Fungsi fisik
3. Fungsi penyediaan fasilitas
Olahan pangan setengah jadi (produk pangan primer) adalah mengolah bahan baku pangan
dengan proses pengawetan, baik pengawetan secara kimia, fisik, ataupun mikrobiologi, menjadi
aneka ragam olahan pangan setengah jadi, yang selanjutnya digunakan sebagai bahan baku
pangan. Bahan pangan setengah jadi memiliki nilai ekonomi lebih tinggi dibandingkan dengan
bahan segar/mentah maupun bahan pangan jadi, karena dapat memiliki umur simapan yang
lebih panjang. Untuk mengolah bahan pangan segar menjadi bahan pangan setengah jadi
diperlukan tekologi pengolahan dan alat pengolahan yang tepat.
 ALAT DAN BAHAN
 Alat:
1. Dry mill
2. Parutan
3. Wajan
4. Kompor
5. Blender
6. Baskom
7. Pengaduk
8. Saringan/mess
9. Panci

 Bahan:
1. Umbi temulawak 500 gr
2. 2 batang kayu manis
3. 2 biji cengkeh
4. 1 buah jeruk nipis
5. Garam
6. Gula
7. Daun pandan 5 helai
 PROSEDUR KERJA
TEMULAWAK
500 g

Pengupasan Kulit Ari

Air Pencucian

Parutan Pemarutan

Saringan Sari
pemerasan
temulawak

 Cengkeh
 Daun pandan Pencampuran

 Kayu manis

Mesh  Ampas
Penyaringan
 sari

 Kompor
Pemasakan
 wajan

 Gula
Pencampuran
 garam

Dry Mill Penggilingan

Mesh Penyaringan II Bubuk

Plastik Pengemasan
 HASIL DAN PEMBAHASAN
 HASIL
A. Rekapan Bahan Pokok
No Nama Bahan Harga Satuan Harga Bahan
1. Temulawak
2. Gula pasir
3. Kayu manis
4. Cengkeh
5. Jeruk
6. Daun pandan
7. Garam
Total

B. Keuntungan
Keuntungan 30% dari

 PEMBAHASAN

Berdasarkan hasil percobaan yang telah dilakukan tentang pembuatan temulawak bubuk.
Untuk membut temulawak ini sangatlah mudah dan juga tidak membutuhkan biaya yang
mahal. Kita bisa langsung membuat temulawak bubuk dan dapat maanfaat darinya.
Temulawak bubuk biasanya dibuat minuman tradisional yang kaya khasiat untuk kesehatan.
Dan begitu banyak manfaat diantaranya : mendinginkan tubuh, membersihkan dan
mempengaruhi bagian tubuh, merangsang dan melepaskan kelebihan gas di perut,
menghentikan pendarahan dan mencegah penggumpalan, anti gatal, anti septic dan anti
kejang.

 KESIMPULAN DAN SARAN


 KESIMPULAN
1. Membuat produk bubuk temulawak tidak diperlukan proses yang panjang.
2. Tidak memerlukan bahan yang banyak.
3. Memerlukan ketelitian pada penambahan gula dan volume api.
4. perhatikan mesh yang digunakan sangat berpengaruh pada kehalusan produk
5. proses pemasakan jangan terlalau lama.
6. Pengadukan diperlukan sepanjang pemasakan
7. Penambahan aroma dari bahan sangat diperlukan

 SARAN
1. Diperlukan ketelitian agar menghasilkan produk yang diinginkan.
2. Penambahan bahan untuk membuat aroma jangan terlalu banyak.
3. Diperlukan kekompakan dalam pembuatan agar lebih tertata rapi.
4. Harus steril agar produk yang dihasilkan berniali jual tinggi.
 LAMPIRAN