Anda di halaman 1dari 10

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena denganKarunia-Nya
kami dapat menyelesaikan makalah ini. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk
memenuhi tugas Seni
Budaya serta rasa keingintahuan kami terhadap kebudayaan Indonesia khususnya seni
musik.
Makalah ini berisi beberapa informasi tentang sejarah musik di indonesia.Manusia hidup di
dunia ini tidak akan terpisahkan dengan yang namanya seni. Sehingga seni akan terus ada
sepanjang manusia di dunia ini ada.
Menurut Ki Hajar Dewantara : seni adalah indah, menurutnya seni adalah segala perbuatan
manusia yang timbul dan hidup perasaannya dan bersifat indah hingga dapat menggerakkan
jiwa perasaan manusia lainnya. Dengan seni diharapkan kita sebagai makhluk sosial dapat
menggerakkan perasaan kita untuk peka terhadap apa yang terjadi dan berkembng
dimasyarakat.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu
kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kese
mpurnaan makalah-makalah selanjutnya.Semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala
usaha kita. Amin.

Pasir Pengaraian, Februari


2020
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa manusia dilahirkan tidak terlepas dari kodrat
yang sudah ditentukan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Mulai lahir, mereka sudah diberikan
pengetahuan, bakat, dan kemampuan masing – masing dalam mengapresiasikan seni dalam
kehidupannya. Setiap manusia mempunyai cara yang berbeda – beda dalam
mengapresiasikan seni. Ada yang dituangkan dalam suatu cat dan dilukiskan dalam sebuah
kertas, tembok, alat – alat transportasi, bahkan pada bagian tubuh manusia. Selain itu juga
ada yang diapresiasikan melalui buku – buku yang bias dalam bentuk novel, kolakolaborasi
antara gambar dan kata – kata (komik), ada juga mengapresiasikannya melalui sebuah
gambar yang bergerak, baik itu karton maupun suatu film.
Selain itu juga banyak sekali orang mengapresiasikan kedalam bentuk syair yang
sangat indah, dengan diiringi musik. Krena setiap manusia tidak sama,dalam
pengapresiasikannya Sehingga seni, terutama seni musik berkembang dan berevolusi tanpa
ada batasnya. Didunia ini tidak terhitung jumlah musik yang ada sekarang, karena
perkembangannya tanpa mengenal waktu dan tempat. Disitu ada manusia maka seni terutama
seni musik akan berkembang tak terkendali. Bahkan di Indonesia sendiri mempunyai
berbagai macam seni musik, baik itu yang tergolong dalam musik tradisional, campuran
antara tradisional, dan modern.
Bertolak belakang dari uraian diatas, seni juga tidak terlepas dari kebudayaan masing
– masing daerah. Sehingga antara daerah yang satu dengan yang lainnya akan memberikan
nuansa seni musik yang berbeda pula. Selain itu juga masih banyak yang belum mengerti
tentang seni, terutama seni musik. Belum mengerti disini maksudnya, masih belum mengenal
apakah seni itu? Padahal apa yang dilakukaanya terkadang dapat dikategorikan sebagi suatu
seni, tanpa orang tersebut menyadarinya.
Oleh karena itu disini saya akan berusaha membahas tentang seni musik yang ada di
Indonesia, untuk menambah wawasan kita tentang seni musik yang ada di Indonesia ini.

2. Tujuan
Berdasarkan beberapa uraian diatas, maka ada beberapa tujuan yang akan diperoleh dari
penyusunan makalah ini. Tujuan – tujuan tersebut antara lain :
1. Mengetahui pengertian seni musik
2. Mengetahui perkembangan seni musik yang ada di Indonesia dari tahun ke tahun
3. Dapat membedakan, macam – macam seni musik yang ada di Indonesia khususnya.
BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Seni Musik


1. Pengertian Seni
Kata "seni" adalah sebuah kata yang semua orang di pastikan mengenalnya, walaupun
dengan kadar pemahaman yang berbeda. Konon kata seni berasal dari kata "sani" yang
artinya "Jiwa Yang Luhur/ Ketulusan jiwa". Dalam bahasa Inggris dengan istilah "ART"
(artivisial) yang artinya adalah barang/atau karya dari sebuah kegiatan. Konsep seni terus
berkembang sejalan dengan berkembangnya kebudayaan dan kehidupan masyarakat yang
dinamis.
b. Perkembangan Musik di Indonesia
Perkembangan musik Indonesia memang sangat dinamis terutama di akhir tahun 90-an.
Kesuksesan Sheila on7 sebagai group band yang berasal dari indilabel membuka mata para
produser, bahwa para penyanyi Indie ini gak bisa di anggap sebelah mata. sebelum itu para
produser musik selalu mencari posisi aman dengan hanya bermain-main di wilayah musik
pop dengan penyanyi yang itu-itu juga (ini seperti nasib perfilman kita saat ini, yang selalu
mencari wilayah aman dengan rame2 meniru tema film yang sudah laris duluan, secara gak
sadar mereka sebenarnya sedang menggali kuburan buat mereka sendiri!)Kembali ke Musik.
Perkembangan musik indonesia terbagi dalam beherapa periode. Era sebelum 70-an. Era 70-
an, era 80-an, era,90-an, era-2000 dan era 2009-an .

ALAT MUSIK GESEK


1. TEHYAN (Betawi)

Pernah lihat Ondel-ondel keliling? Kamu pasti familiar juga dengan bunyi musik melengking
yang dimainkan saat atraksi itu. Itu adalah suara Tehyan.
Tehyan merupakan alat musik khas Betawi. Mulanya alat musik ini dibawa oleh masyarakat
Tionghoa yang saat itu menetap lama di Indonesia pada masa kolonial Belanda. Alat musik
tersebut biasa dimainkan oleh masyarakat keturunan Tionghoa untuk dipadukan dengan
kesenian gambang kromong, lenong betawi ataupun ondel-ondel.
Alat musik ini disebut langka lantaran tak banyak yang bisa memainkan. Terbuat dari kayu
jati, Tehyan mempunyai tabung resonansi yang terbuat dari batok kelapa dan dilengkapi oleh
dua senar.
Alat musik yang memiliki nada dasar A ini mempunyai bentuk yang panjang dengan bagian
bawahnya agak melebar. Jika diamati, bentuknya sangat mirip dengan postur badan manusia
yang meliuk.
Tehyan adalah satu dari tiga jenis alat musik yang sama. Dua lainnya adalah Sukongdan
Kong ahyan. Ketiga alat musik ini memiliki nada dasar yang berbeda. Untuk Sukong
memiliki nada dasar G atau Bass sementara Kong ahyan memiliki nada dasar D atau melodi.
Untuk dapat memainkan alat musik yang hanya punya dua senar ini dimainkan dengan cara
digesek pada bagian dawainya atau senarnya seperti memainkan biola. Menggesek alat musik
ini harus disertai dengan perasaan agar nada yang tercipta semakin indah. Inilah yang
membuat alat ini memiliki ciri khas yang berbeda.
Tehyan adalah alat musik gesek yang terbuat dari kayu jati dengan tabung resonansi yang
terbuat dari batok kelapa, dan dilengkapi senar. Alat musik khas Betawi yang menghasilkan
nada-nada tinggi ini diadaptasi dari budaya Tionghoa, biasanya dimainkan dengan alat-alat
musik lainnya dalam musik tanjidor [1].
Alat musik ini merupakan gabungan (alkuturasi) adat Betawi dan Tiongkok yang masuk ke
Indonesia ketika zaman kolonial Belanda, pada abad ke-18. Pada saat itu, tehyan sering
digunakan pada pesta pernikahan, perayaan, hingga pemakaman

Fungsi Alat Musik Tradisional Tehyan


Alat musik ini berasal dari Jakarta yang memiliki jenis suara Kordofon. Tehyan merupakan
salah satu diantara banyak alat musik khas Jakarta. saat ini Tehyan mulai jarang dijumpai
karena langkanya alat musik Tehyan digunakan oleh masyarakat.
Biasanya Alat Musik ini dimainkan disetiap acara kebudayaan betawi seperti pertunjukan
gambang kromong, ondel-ondel maupun lenong betawi. Saat ini penggunaan Tehyan sangat
langka kita dengar, Mungkin karena penggunaanya yang begitu sulit, tanpa mengenal not
yang hanya mengandalkan perasaan si pemain, sehingga orang mulai kurang tertarik
memainkannya selain alat musik modern yang lebih mudah digunakan dan berdaya jual
ekonomis.

Cara Memainkan Alat Musik Tehyan


Tehyan merupakan alat musik gesek berbentuk panjang dengan bagian bawah yang agak
melebar. cara memainkannya digesek dengan alat khusus pada bagian senarnya dawainya
seperti memainkan biola. Tangga nada untuk alat musik ini adalah diatonis, ketika
memainkannya seseorang membutuhkan feeling dan teknik yang tinggi. Secara umum alat
musik ini membawakan melodi sebuah lagu.
Alat musik Tehyan biasanya memainkan lagu-lagu asal Betawi yang berirama cepat dan
ceria. Saat ini alat musik ini dapat kita temui di acara-acara pangung gambang kromong.

Cara Membuat Alat Musik Tehyan


Membuat alat musik tradisional betawi yang berasal dari negeri cina ini sangatlah mudah,
siapkan papan dengan tebal 2,5cm, gergaji kayu, bor, parang, batok kelapa gading, senar
pancing, dan bambu. kemudian potong papan membentuk huruf L dengan panjang sekitar 1m
lalu diserut dengan menggunakan parang atau alat lain hingga bulat seperti gagang sapu,
setelah sudah terbentuk lubangi bagian atas nya dengan jarak kurang lebih 4 jari untuk jalu
senar, pasang batok kelapa yang sudah dilubangi dengan ditutup triplek tipis . Maka steam
senar gitar pada tehyan dengan menggunakan senar 1 dan 2 bakar siongka agar senar pancing
menjadi kesat tidak licin.

2. KESO-KESO (Sulawesi Selatan)

Keso keso merupakan alat musik tradisional yang digesek, asalnya dari Sulawesi Selatan.
Alat musik ini terkenal akan suaranya yang indah dan memiliki suara yang seakan-akan
membuat kita merasakan suasana daerah asalnya.
Asal usul nama “Keso-keso” atau “Keso” sebenarnya karena cara memainkan alat musik ini
adalah dengan cara digesek, tapi ada juga orang yang menyebutnya “Kere-Kere Galang”.
Tubuh keso-keso yang berfungsi sebagai resonator terbuat dari kayu nangka yang sudah
dipilih dan dibentuk seperti sebuah jantung pisang yang berongga di tengahnya. Nah bagian
yang kosong atau berongga itu akan ditutup dengan kulit binatang.
Alat yang digunakan untuk menggesek alat musik tradisional ini tidak perlu menggunakan
kayu khusus, yang penting kayu tersebut kuat dan bisa digunakan sebagai busur yang
berfungsi untuk menggesek keso-keso.
Tapi ada satu hal yang unik dari Keso-Keso, yaitu senar yang digunakan bukanlah senar
sembarangan melainkan senar tersebut terbuat dari rambut ekor kuda. Nah bunyi indah itulah
yang dihasilkan dari gesekan antara kayu dan rambut ekor kuda.
Fungsi Keso-Keso Alat Musik Tradisional Sulsel.
Sulawesi Selatan khususnya toraja memiliki alat musik tradisional sendiri yang dinamakan
keso keso atau biasa juga disebut P’keso. Apabila dilihat dari bentuknya alat musik ini mirip
dengan alat musik rebab yang berasal dari jawa.
Penggunaan alat musik tradisional ini tidak jauh-jauh berbeda dengan lainnya, yaitu dengan
menggeseknya menggunakan alat tersendiri sehingga dapat menghasilkan suara yang enak
didengar. Alat musik keso-keso menggunakan dua dawai saja.
Alat musik ini terbuat dari tempurung kelapa (sebagai wadah suara), bambu/kayu (batang
keso’), dan dawai. Sebelum ada dawai tasi dan dawai gitar, dulu yang digunakan sebagai
dawai terbuat dari balu’bu’ (bahasa toraja) yaitu benang-benang kasar berawarna hitam yang
melekat pada batang pohon enau.
Menurut cerita dari orang-orang tua Toraja yang masih hidup sekarang, alat musik ini
merupakan permainan mereka sehari-sehari. Tapi disayangkan, (mungkin karena kurang
dikembangkan) generasi penerus mereka hanya terheran-heran mendengar nama alat musik
ini.
Karakteristik Alat Musik Keso-Keso
1. Berdasarkan sumber bunyinya, alat musik Keso-Keso Atau Pa’Keso’ termasuk dalam
alat musik chordopone yaitu alat musik yang bunyinya berasal dari dawai atau senar
yang digesek.
2. Cara memainkannya adalah dengan cara digesek (yang digesek adalah dawai yang
terdapat pada alat musiknya dengan dawai pada alat penggesek).
3. Bahannya terbuat dari tempurung kelapa (sebagai wadah suara), bambu/kayu (batang
keso’), dan dawai. Sebelum ada dawai tasi dan dawai gitar, dulu yang digunakan
sebagai dawai terbuat dari balu’bu’ (bahasa toraja) yaitu benang-benang kasar
berawarna hitam yang melekat pada batang pohon enau.
4. Pada permainan alat musik, fungsi alat musik Pa’Keso’ hanya digunakan sebagai alat
musik melodis (kelihatan dari dawainya yang hanya terdiri dari satu atau dua dawai.
BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Ada beberapa kesimpulan yang dapat kita ambil dari uaraian diatas, yaitu antara lain :
1. Seni musik adalah sebuah karya dari manusia, yang dalam perkembangannya tidak dapat
dipungkiri lagi, bahwa seni musik akan berkembang sesuai dengan perkembangan jaman.
2. Perkembangan musik di Indonesia tiap tahun akan berubah sesuai dengan kondisi
masyarakat di Indonesia, siapa yang dapat meraih simpati masyarakat, enak didengar, maka
aliran itulah yang akan ditirukan oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia
3. Seni musik dapat membuat pribadi seseorang dapat menghargai karya orang lain dalam
segala bidang. Dengan menghargai perbedaan tersebut maka dalam bermasyarakat berbangsa
dan bernegara akan tercipta suasana yang aman, nyaman dan harmonis dalam masyarakat.
4. Seni Musik tidak akan pernah padam atau tidak akan bias dipadamkan oleh siapapun,
dengan kondisi apapun dan dimanapun berada.

B. Saran
Dalam penulisan atau pembuatan makalah ini ada beberapa saran yang dapat dicantumkan
disini. Dalam penciptaan seni musik hendaknya disisipkan nilai – nilai moral, sehingga secara
otomatis terdapat pembelajaran yang bernilai positif bagi perkembangan tiap orang yang
mendengarkannya
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ..................................................................................................

KATA PENGANTAR ................................................................................................ i

DAFTAR ISI............................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................... 1

A. Latar Belakang ................................................................................................. 1


C. Tujuan .............................................................................................................. 1

BAB II PEMBAHASAN ............................................................................................ 3

A. Pengertian Alat Musik .................................................................................. 3


B. Pekembangan AlatMusik Indonesia .................................................................. 4
C. Alat Musik Gesek............................................................................................. 5

BAB III PENUTUP .................................................................................................... 8

A. Kesimpulan ...................................................................................................... 8
B. Saran ................................................................................................................ 8
MAKALAH SENI BUDAYA
ALAT MUSIK GESEK

DISUSUN OLEH :

NUR AMIKA

SALSABILA

RIRIN NOVITA SARI

MUHRIZAN AL RUZKY

SUKRI

HAMULIAN

KELAS : X IPS.2

SMA NEGERI 1 RAMBAH

2020