Anda di halaman 1dari 8

DOKUMEN INFECTION CONTROL RISK ASESSMENT (ICRA)

TIM PPI

PUSKESMAS SUKOWONO

PUSKESMAS SUKOWONO

TAHUN 2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala rahmat yang telah
dikaruniakan kepada penyusun, sehingga Pedoman Pelayanan Tim Pencegahan dan
Pengendalian Infeksi (PPI) Puskesmas Sukowono ini dapat terselesaikan.
Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi ini berisikan tentang program tahunan
Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi terkait rincian kegiatan, jdawal pelaksanaan serta
anggaran.
Kami menyadari bahwa penulisan Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi ini
masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, saran dan evaluasi yang membangun dari para
pembaca sangat kami harapkan demi kesempurnaan program ini.

Jember, Oktober 2019

Penyusun
LEMBAR PENGESAHAN

Yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama : dr. Andy Maulana A
NIP : 19820302 201001 1 013
Jabatan : Plt. Kepala Puskesmas
Mengesahkan/memberlakukan Dokumen ICRA Puskesmas Sukowono sebagai acuan dalam
program perbaikan dan peningkatan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI).

Oktober, 2019
PLT. KEPALA PUSKESMAS SUKOWONO

dr. ANDY MAULANA A


NIP. 19820302 201001 1 013
DAFTAR ISI

Halaman Sampul...................................................
Lembar Pengesahan.............................................
Kata Pengantar...........................................
Daftar Isi.......................................................
BAB I Pendahuluan..............................................
BAB II Pembahasan ..............................................
BAB III Penutup.....................................................
BAB I
PENDAHULUAN

A. Kata Pengantar
Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala rahmat yang telah
dikaruniakan kepada penyusun, sehingga dokumen ICRA Tim Pencegahan dan
Pengendalian Infeksi (PPI) Puskesmas Sukowono ini dapat terselesaikan.
Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi ini berisikan tentang program
tahunan Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi terkait rincian kegiatan, jdawal
pelaksanaan serta anggaran.
Kami menyadari bahwa penulisan Program Pencegahan dan Pengendalian
Infeksi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, saran dan evaluasi yang
membangun dari para pembaca sangat kami harapkan demi kesempurnaan program
ini.
B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Puskesmas mampu menerapkan sistem manajemen risiko melalui proses
identifikasi risiko yang terkait Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) pada
seluruh unit yang ada di Puskesmas Sukowono untuk mencegah potensi risiko
terkait infeksi yang mungkin terjadi.

2. Tujuan Khusus
a. Puskesmas memiliki dokumen risiko yang terkait infeksi pada setiap unit
pelayanan.
b. Puskesmas memiliki strategi pencegahan terhadap risiko infeksi yang dapat
terjadi baik bagi petugas, pasien maupun pengunjung lainya.
c. Menumbuhkan pemahaman dan kebijakan dari pihak manajemen terhadap
penyedian sarana dan prasarana dalam rangka mitigasi kemungkinan adanya
risiko terkait infeksi di Puskesmas.
BAB II
PEMBAHASAN

Berdasarkan hasil identifikasi risiko terhadap implementasi upaya pencegahan dan


pengendalian infeksi melalui kegiatan ICRA, maka ditemukan permasalahan yang terkait PPI
di masing-masing pelayanan sebagai berikut;
A. Unit Pelayanan Ruang Tindakan
1. Waktu Pelaksanaan : 24 Oktober 2019
2. Tim PPI : dr. Ade Brillian B (IPCD)
Candra Puspita (IPCN)
Marwiana
Dwi Febria
Lalu Markin S
3. Hasil identifikasi :
No. Potensial Penyebab Skor Prioritas
Risk/Problem
1 Tertusuk jarum - kurang 48 1
pengetahuan
petugas tentang sop
yang benar
- melakukan recaping
- membuang jarum
sembarangan
-penggunaan jarum
berulang
-pelaksanaan injeksi
tidak sesuai SOP
2 Hep B -tidak 6 2
menggunakan
handscon
-tertusuk
jarum
3 ILT -sterilisasi alat yang 4 3
tidak benar
-tidak menggunakan
APD
- teknik aseptik yang
tidak benar
-melakukan tindakan
tidak sesuai SOP
4 ISK -melakukan tindakan 3 4
tidaksesuai SOP
- tidak melakaukan
vulva hygiene
-tidak menggunakan
ukuran kateter yang
sesuai
-tidak menggunakan
handscon steril
- kateter lama tidak
diganti
5 Phlebitis - tidak melakukan 2 5
tindakan sesuai SOP
-teknik aseptik yg
tidak benar
- pemilihan vena
yang salah
-pemilihan ukuran
medicut yang tidak
sesuai
6 Pengoplosan obat -melakukan tindakan 1 6
tidak sesuai SOP
- satu pelarut
digunakan untuk
beberapa obat

4. Rencana Tindak Lanjut/Perbaikan;


1) Tidak melakukan recaping
2) Membuang jarum pada safety box
3) Penggunaan jarum disposible
4) Pelaksanaan injeksi sesuai SOP

5) Refresing sop
A. Kesimpulan
...........................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
............................................................................................................................
A. Saran
...........................................................................................................................................
....................................................................................................................................................
............................................................................................................................

......................................., 2019
Ketua Tim PPI

................................

Anda mungkin juga menyukai