Anda di halaman 1dari 4

RENCANA KEPERAWATAN

Nama : Tn. A
Umur : 20 tahun
No.RM : 84XXX
Diagnosa : Dengue Haemorrhagic Fever (DHF)

NO Tanggal Diagnosa Keperawatan Perencanaan Implementasi Evaluas Sumatif


Tujuan Intervensi Rasional
1 05 Mei 2017 Hipertermi Pasien menunjukkan 1. Berikan penjelasan 1. Pendidikan 1. Jam 13.40 10 Mei 2017
berhubungan dengan suhu tubuh dalam kepada keluarga kesehatan diberikan Menjelaskan kepada
peningkatan laju batas normal setelah dan pasien agar kooperatif keluarga dan pasien Jam 07.00
metabolisme ditandai dilakukan tindakan tindakan yang akan dalam terapi tentang dindakan yang S:
dengan Pasien keperawatan 5x24 dilakukan akan dilakukan Pasien
mengungkapkan panas, jam dengan kriteria mengungkapkan
Pasien tampak lemah, hasil : tidak panas
mukosa bibir kering dan - Suhu dalam 2. Anjurkan pasien 2. Penggunaan pakaian 2. Jam 13.45
memerah, nadi : rentang normal untuk memakai yang tipis dapat Memberitahukan pasien O:
84x/menit, suhu : 39,4 (36,5 0C-37,50C) pakaian yang tipis membantu proses untuk tidak memakai Keadaan pasien
0
C, RR : 24x/menit - Nadi (60- dan mudah penguapan tubuh selimut dan pakian yang mulai membaik,
100x/menit) dan menyerap keringat tebal tidak lemah, nadi
RR (18- 68x/menit, RR
20x/menit) dalam 3. Anjurkan pada 3. Peningkatan suhu 3. Jam 13.50 16x/menit, suhu
rentang normal pasien untuk tubuh dapat Memberitahukan pasien 36,0C.
banyak minum mengakibatkan untuk banyak minum
kurang lebih 1,5-2 penguapan tubuh kurang lebih 1,5-2 A:
liter/hari. meningkat sehingga liter/hari. Masalah teratasi
perlu diimbangi
asupan cairan yang P:
banyak untuk Intervensi

9
mengganti cairan dihentikan
tubuh yang hilang
akibat evaporasi

4. Berikan kompres 4. Dengan


hangat menggunakan 4. Jam 15.00
kompres hangat Melakukan pemberian
dapat terjadi kompres hangat pada
vasodilatasi sehingga pasien
dapat meningkatkan
penguapan yang
mempercepat
penurunan suhu
tubuh

5. Kolaborasi dengan 5. Ceftriaxon obat 5. Jam 14.00


dokter dalam merupakan antibotik Pemberian obat injeksi
pemberian untuk infeksi, dumin ceftriaxson 2 gr IV
ceftriaxson 1x2 gr merupakan obat
IV, dumin 4x1 tab untuk demam. Jam 16.30
Pemberian obat oral
cholescor 1 tab.

6. . Observasi 6. Untuk mengetahui 6. Jam 19.00


keadaan umum keberhasilan dari Melakukan observasi
pasien, suhu, nadi tindakan keadaan umum pasien:
dan RR. keperawatan, untuk pasien tampak lemah,
evaluasi dan untuk suhu 36,60C, nadi
menentukan 86x/menit, RR
intervensi 22x/menit.

10
selanjutnya.

2 05 Mei 2017 Resiko perdarahan Pasien tidak 1. Berikan penjelasan 1. Pendidikan 1. Jam 14.05 S:
berhubungan dengan mengalami kepada keluarga kesehatan diberikan Menjelaskan kepada Pasien mengungkan
trombositopenia. perdarahan dengan dan pasien agar pasien mengerti keluarga dan pasien tidak pusing, tidak
kriteria : tindakan dan kooperatif dalam tindakan keperawatan mual
- Tidak ditemukan keperawatan yang terapi yang akan dilakukan
petichei, purpura, akan dilakukan O:
ekimosis, Keadaan pasien
epitasis, 2. Berikan penjelasan 2. Membantu pasien 2. Jam 14.10 mulai membaik,
hematemesis/ kepada pasien dan dalam mendapat Memberitahukan kepada tidak lemah, tidak
melena selama keluarga untuk penanganan sedini pasien dan keluarga pusing, mual,
dalam perawatan segera melaporkan mungkin untuk melaporkan jika trombosit 62g/dl,
- Pasien tidak jika terdapat tanda- terdapat tanda-tanda TD 110/70 mmHg,
pusing tanda perdarahan perdarahan seperti nadi 68x/menit,
- Jumlah trombosit mimisan dan berak darah tidak ada tanda-
pasien meningkat tanda perdarahan
- TD (120-80 3. Anjurkan pada 3. Aktifitas yang 3. Jam 14.10 seperti petichei,
mmHg) dan nadi pasien untuk berlebihan dapat Menberitahukan pasien purpura, ekimosis,
(60-100x/menit) banyak beristirahat memperburuk untuk istirahat yang epitasis,
dalam rentang keadaan pasien cukup hematemesis/
normal melena.

4. Kolaborasi dengan 4. Ondancentron 4. Jam 16. 30 A : masalah tidak


dokter dalam merupakan obat Pemberian dumin 1 tab. terjadi
pemberian obat untuk mengatasi
ondancentron 3x4 mual dan muntah, P:
mg IV dan cholescor merupakan Intervensi
dumin3x1 tab. obat untuk dihentikan
membantu
peningkatan
trombosit.

11
5. Observasi tanda- 5. Penurunan jumlah 5. Jam 17.00
tanda perdarahan trombosit merupakan Melakukan observasi
seperti petichei, tanda-tanda adanya tanda-tanda perdarahan
purpura, ekimosis, perforasi pembuluh seperti petichei, purpura,
epitasis, darah yang pada ekimosis, dengan
hematemesis, tahap tertentu dapat melakukan rumple lite
melena dan menimbulkan tanda-
trombosit yang tanda klinis berupa
disertai dengan perdarahan seperti
tanda-tanda klinis petichei, purpura,
seperti TD dan ekimosis, epitaksis
nadi dan melena

6. Observasi keadaan 6. Untuk mengetahui 6. Jam 19.00


umum pasien, keberhasilan dari Melakukan observasi
tanda-tanda tindakan keadaan umum pasien:
perdarahan seperti keperawatan, untuk pasien tanpak lemah,
petichei, purpura, evaluasi dan untuk tidak tanpak tanda-tanda
ekimosis, menentukan perdarahan seperti
hematesis dan intervensi petichei, purpura,
melena, TD dan selanjutnya. ekimosis, hematesis dan
nadi. melena, TD 110/60, nadi
86x/menit.

12