Anda di halaman 1dari 22

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

I. PENGKAJIAN KELUARGA
1. Data Umum Keluarga
Nama kepala keluarga : Tn. A
Umur : 42 tahun
Agama : Islam
Pendidikan : S1
Pekerjaan : Dosen
Suku / Bangsa : Sunda
Alamat : RT 02 RW 5 Babakan Penghulu

Daftar Anggota Keluarga


No Nama Hub. P Usia Agama Pendi Pekerja Data Imm Ket
KB
Anggota dgn / dikan an Kesehat unis
Keluarga KK L an asi
1. Tn.A KK L 42 thn Islam S1 DOSEN Sehat - -
2. Ny.S Istri P 42 thn Islam S1 IRT Sehat MOW -
3. Tn.A Anak L 15 thn Islam SMA Pelajar Sehat - leng
ke 1 kap
4. Tn.B Anak L 10 thn Islam SD Pelajar Sehat - leng
ke 2 kap
5. Nn.K Anak P 2,7 thn Islam Belum Tidak Sehat - Leng
ke 3 Sekola Bekerja kap
h

2. Genogram:
Tn.A Ny.S
42thn 42th
n

An.A An.B An.K


15 thn 10 thn 2 thn

Keterangan :
: Laki-laki : Klien
: Perempuan : Tinggal serumah
: Menikah Atau : Meninggal
: Cerai

3. Data Khusus keluarga


a. Tipe Keluarga
Keluarga Tn.A termasuk ke dalam tipe keluarga inti (Nuclear Family),
adalah keluarga yang terdiri dari suami, istri dan anak-anak.
b. Suku (kebiasaan kesehatan terkait suku bangsa)
Keluarga Tn.A berasal dari suku Sunda. Keluarga menjunjung tinggi adat
ketimuran. Tidak ada kebiasaan yang bertentangan dengan kesehatan.
c. Agama (kebiasaan kesehatan terkait agama)
Keluarga Tn.A menganut agama Islam, tidak ada kepercayaan yang
bertentangan dengan kesehatan. Semua aktivitas yang dilakukan tidak boleh
bertentangan dengan ajaran agama.
d. Status Sosial Ekonomi Keluarga
• Hubungan Dengan Orang lain
Hubungan dengan orang lain cukup baik, klien mengatakan jarang
berinteraksi dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitar.
• Kegiatan Organisasi Sosial
Keluarga tidak pernah mengikuti kegiatan sosial di masyarakat atau di
sekitar rumahnya karna waktunya dihabiskan oleh pekerjaan masing-
masing dan mengurus anak.
• Keadaan Ekonomi
Keluarga mempunyai penghasilan diatas UMR (upah minimum
regional) pengeluaran seimbang dengan penghasilan sudah bisa
menabung.
e. Aktivitas rekreasi keluarga
Seluruh anggota keluarga sesekali melakukan rekreasi ke tempat-tempat
wisata. Aktivitas rekreasi biasanya melakukan rekreasi ke tempat tempat
wisata alam seperti ke Puncak.

3. RIWAYAT DAN TAHAP PERKEMBANGAN KELUARGA


A. Tahap perkembangan keluarga
a. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Tahap perkembangan keluarga saat ini menurut Duvall (1985) berada
pada tahap keluarga dengan anak pra sekolah.
b. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Tidak ada tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi.
c. Riwayat keluarga inti
1) Tn. A : Tidak ada, serta tidak ada penyakit keturunan dari
orang tuanya
2) Ny. S : Tidak ada, serta tidak ada penyakit keturunan dari orang
tuanya.
3) An. A : Tidak ada penyakit
4) An. B : Tidak ada penyakit
5) An. K : Gizi kurang, berat badan anak kurang dari normal.
Pelayanan kesehatan yang biasa digunakan yaitu Posyandu dan
Puskesmas
d. Pemeriksaan tumbuh kembang anak An.K pakai Denver
- Anak dapat menggunakann sendok/garpu
- Anak dapat mencoret-coret
- Anak dapat mengucapkan 2 kata
- Anak dapat berdiri sendiri
Kesimpulan : tumbuh kembang anak S sesuai umur.
e. Riwayat Kesehatan Keluarga Sebelumnya
An.K sejak umur 15 bulan BB susah naik dan tidak sesuai BB dengan
umur dari hasil KMS posyandu dan An.K sering dibawah garis merah.
a) Kebersihan Keluarga
Kebiasaan dalam membersihkan diri anggota keluarga Tn. R seperti mandi
sebanyak 2 kali sehari dengan menggunakan sabun mandi, menggosok
gigi setiap kali mandi, kebiasaan mencuci rambut seminggu 2 kali dengan
menggunakan shampo. Kebersihan badan dan pakaian anggota keluarga
cukup. Keadaan rumah tampak bersih dan rapi.
b) Masalah Kesehatan Keluarga (Keturunan)
Di dalam keluarga tidak ada yang menderita penyakit keturunan.
c) Pola Makan
 Jenis makanan : Nasi, tahu, tempe, lauk-pauk (ayam, telur) setiap
hari, sayuran dan makan buah-buahan juga setiap hari
 Frekuensi makan : 2-3 kali sehari
 An.K kadang sulit makan namun terkadang makan sedikit tapi
sering.
d) Pola Istirahat
(1) Tidur siang
Keluarga Tn.K jarang tidur pada siang namun An.A, An.B dan An.K
dibiasakan tidur siang.
(2) Tidur malam
Seluruh anggota keluarga biasa tidur malam pukul 21.00 WIB dan
bangun pukul 05.00 WIB (lamanya + 7 jam).

III. PENGKAJIAN LINGKUNGAN


A. Lingkungan Rumah
a. Karakteristik rumah (tipe, ukuran, jumlah ruangan)
Tipe rumah : Rumah Pribadi, semi permanen, berdinding tembok,
berlantai ubin, keadan kamar bersih.
Ukuran : ± 15 x 12 m2
Jumlah ruangan : 8 ruangan & 4 kamar
b. Ventilasi dan penerangan
Ventilasi : terdapat lubang ventilasi
Penerangan : cahaya mataharimasuk ke kamar sehingga lampu kamar
tidak harus terus menyala , Kamar terkesan terang dan tidak lembab.
c. Persediaan air bersih
Tersedia air yang bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti
mandi, mencuci serta memasak. Sumber air yang digunakan dari sumur
sendiri. Sumber air minum untuk dikonsumsi menggunakan air kemasan
isi ulang yang di beli.
d. Pembuangan sampah
Keluarga membuang sampah dengan cara dikumpulkan dalam karung
kemudian dibuang ke TPS lalu diangkut oleh petugas kebersihan .
e. Pembuangan air limbah
Pembuangan limbah dibuang keselokan yang letaknya <10 meter dari
rumah dan saluran limbah lancar.
f. Jamban / WC (tipe, jarak dari sumber air)
Keluarga mempunyai jamban sendiri, jamban pribadi & jamban bersama
yang tersedia bertipe Septik Tank & Aqua Privy yang berada persis
disebelah kamar keadaan kamar mandi dan tampak bersih .
g. Kebersihan dan Kerapihan
Kamar Tn.A kelihatan bersih dan rapi.
h. Sumber Pencemaran
Pencemaran dari air hujan jika banjir yang menguap disekitar rumah.

B. Denah rumah
a. Karakteristik tetangga dan komunitas
Lingkungan kamar letaknya berdekatan dengan tetangganya. Keluarga
jarang keluar rumah kecuali akan berpergian atau sekolah namun Tn.A
sering keluar rumah karena berprofesi sebagai Dosen. hubungan dengan
tetangganya harmonis. Keluarga tidak pernah mengikuti kegiatan di
lingkungan RT dan RW karena sibuk dengan pekerjaan masing-masing
dan mengurus anak.
b. Mobilitas geografis keluarga
Keluarga Tn.A tinggal dirumah ini sejak awal mereka menikah hingga
sekarang. Sering berkumpul keluarga dan berinteraksi dengan masyarakat.
Keluarga mempunyai hubungan yang cukup baik dengan tetangganya.
Keluarga sering berkumpul di rumah orangtua karena masih satu daerah.
c. Sistem pendukung keluarga
Jumlah anggota keluarga yang sehat sebanyak 5 orang. Fasilitas kesehatan
terdekat yang dapat digunakan oleh keluarga adalah Puskesmas. Keluarga
saling mendukung dan selalu membantu dalam melakukan pengontrolan
kesehatan, berobat dan lain-lain.
d. Pola Komunikasi Keluarga
Keluarga berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa Indonesia dan
bahasa Sunda. Keluarga saling terbuka satu sama lain. Pengambilan
keputusan didahului dengan cara diskusi/musyawarah.
e. Struktur Kekuatan Keluarga
Orang yang memegang power dalam keluarga adalah kepala keluarga,
yaitu Tn.A . Bila ada masalah, Tn.A yang biasanya memegang keputusan
terakhir. Keluarga Tn.A saling menghargai satu sama lain..
f. Struktur Peran (formal dan informal)
Menurut keluarga, setiap anggota memiliki perannya masing-masing.
 Tn.A adalah kepala keluarga yang masih bekerja. Tn.A bertugas
mencari nafkah untuk keluarganya.
 Ny.S adalah wakil kepala rumah tangga yang bertugas merawat
suami dan anaknya.
g. Nilai dan Norma Keluarga
Nilai dan norma yang dipegang dan dijalankan keluarga adalan nilai dan
norma berdasarkan agama dan kepercayaan yang keluarga anut.

IV. FUNGSI KELUARGA


a. Fungsi afektif
Dalam keluarga, terlihat bahwa sesama anggota keluarga mempunyai
perasaan saling memiliki dan dimiliki yang kuat. Keluarga sangat peduli
terhadap keadaan anggota keluarga yang lain.
b. Fungsi sosialisasi
Hubungan antar sesama anggota keluarga sangat baik. Tidak ada anggota
keluarga yang berselisih. Setiap anggota keluarga sering berinteraksi
terutama pada malam hari, di mana anggota keluarga berkumpul. Perilaku
anggota keluarga tidak bertentangan dengan nilai, norma, dan budaya
setempat.
c. Fungsi perawatan kesehatan
Keluarga mengenali adanya masalah kesehatan dalam keluarganya dengan
memeriksakan anggota keluarga yang sakit ke tempat pelayanan kesehatan
terdekat bila lebih 2 hari tidak sembuh.
Penapisan masalah berdasarkan 5 tugas perawatan kesehatan:
1). Kemampuan keluarga mengenal masalah kesehatan
- Gizi kurang : Ibu klien mengatakan awalnya tidak tau bawah
anaknya gizi kurang, hanya tau BB anaknya tidak
mengalami peningkatan sebelumnya. Ibu klien dapat
menyebutkan sedikit tentang pengertian, penyebab,
tanda dan gejala dari gizi kurang dan perawatan gizi
kurang. Saat ini klien tampak kurus dan agak sediki
kurang nafsu makan.
2) Kemampuan keluarga mengambil keputusan mengenai tindakan
kesehatan yang tepat : Ny.S mengambil keputusan bila keluarganya
merasa sakit atau An.K merasa sakit tidak sembuh selama 2 hari,
setelah itu baru keluarga membawah berobat ke puskesmas.
3). Kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit
Keluarga sudah mampu merawat An.K terutama mengenai pemenuhan
gizi.
4). Kemampuan keluarga memodifikasi lingkungan
Keluarga mampu memodifikasi lingkungan, kondisi kebersihan
rumah yang bersih dan rapi, lantai bersih dan tidak lembab.
5). Kemampuan keluarga memanfaatkan fasilitas kesehatan
Keluarga mampu memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada bila
keluarga merasa sakit saja, anak balitanya rutin keposyandu.
c. Fungsi reproduksi
Ny.S telah melahirkan 3 anak, Ny.S sudah di MOW karena sudah 3x
Sectio Caesarea.
d. Fungsi ekonomi
Ny.S mengatakan bahwa keluarga memiliki penghasilan dari suaminya
cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ny.S dan suami berusaha
mengatur keuangannya agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk
keluarganya.

V. STRESS DAN KOPING KELUARGA


a. Stressor jangka pendek dan jangka panjang
- Stress jangka pendek
Tahapan perkembangan anggota keluarga jika anak sakit menjadi
pemicu utama stressor yang dialami keluarga.
- Sterss jangka panjang
Ketika ada anak yang sakit namun susah sembuh seperti penyakit
Kekurangan Gizi pada An.K.
b. Kemampuan keluarga berespon terhadap situasi atau stressor
Ketika ada stressor, keluarga bermusyawarah untuk mendapat
pemecahannya.
c. Strategi koping yang digunakan
Bila menghadapi permasalahan, keluarga lebih sering mendiskusikan
dengan sesama anggota keluarga untuk mencari pemecahan masalahnya.
d. Strategi adaptasi disfungsional
Dari hasil pengkajian, didapatkan adanya cara-cara keluarga mengatasi
masalah secara maladaptif.

V. PEMERIKSAAN FISIK KELUARGA


N0 Aspek yang Di Tn.A Ny.S An.A An.B An.K
nilai
1 Penampilan bersih bersih bersih bersih bersih
2 Kesadaran Compos Compos Compos Compos Compos
Mentis mentis Mentis Mentis Mentis
3 Tanda-tanda Vital
 120/80 130/90 - - -
Tekanan darah mmHg mmHg
 78x/m 76 x/m 78x/m 80x/m 80x/m
Nadi 16x/m 16 x/m 16x/m 18x/m 20x/m
 36, 20C 360C 360C 36,30C 36,50C
Respirasi 45 kg 50 kg 30 kg 9 kg
 150 cm 155 cm 135 cm 75 cm
Suhu

BB

TB
4 Kepala
 Simetris Simetris Simetris Simetris Simetris
Bentuk Distribusi Distribusi Distribusi Distribusi Distribusi
 merata, merata, merata, merata, merata,
Rambut warna warna warna warna warna
hitam hitam hitam hitam hitam
Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
luka, luka, luka, luka, luka,
 tampak tampak tampak tampak tampak
Kulit kepala bersih bersih bersih bersih bersih
5 Mata
 Simetris Simetris Simetris Simetris Simetris
Bentuk Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
 anemis anemis anemis anemis anemis
Konjungtiva Tidak Tidak Tidak Tidak Tidak
ikteric iktetik ikteric ikteric ikteric
 Baik, Baik, Baik, Baik, Baik,
Sclera Bisa Bisa Bisa Bisa Bisa
melihat melihat melihat melihat melihat
 dgn jelas dgn jelas dgn jelas dgn jelas dgn jelas
Fungsi benda benda benda benda benda
penglihatan dan dan dan dan dan
tulisan tulisan tulisan tulisan tulisan
pada pada pada pada pada
jarak ± jarak ± jarak ± jarak ± jarak ±
50 cm 50 cm. 50 cm. 50 cm. 50 cm.
6 Hidung
 Simetris Simetris Simetris Simetris Simetris
Bentuk hidung
 Fungsi Fungsi Fungsi Fungsi Fungsi
Fungsi Penciuma penciuma Penciuma Penciuma Penciuma
penciuman n baik n baik n baik n baik n baik
7 Telinga
 Simetris Simetris Simetris Simetris Simetris
Bentuk Fungsi Fungsi Fungsi Fungsi Fungsi
 pendenga pendenga pendenga pendenga pendenga
Fungsi ran baik. ran baik ran baik. ran baik. ran baik.
pendengaran
8 Mulut Simetris
 Simetris Simetris Simetris Simetris Mukosa
Bentuk Mukosa Mukosa Mukosa Mukosa lembab
 lembab lembab lembab lembab Gigi utuh
Bibir Gigi utuh Gigi utuh Gigi utuh Gigi utuh

Gigi
9 Leher
 Simetris, Simetris, Simetris, Simetris, Simetris,
Bentuk tidak ada tidak ada tidak ada tidak ada tidak ada
benjolan/ benjolan/ benjolan/ benjolan/ benjolan/
pembeng pembeng pembeng pembeng pembeng
kakan kakan kakan kakan kakan
dan tidak dan tidak dan tidak dan tidak dan tidak
ada nyeri ada nyeri ada nyeri ada nyeri ada nyeri
tekan. tekan. tekan. tekan. tekan.

10 Dada
 Simetris Simetris Simetris Simetris Simetris
Pergerakan Vesikuler Vesikuler Vesikuler Vesikuler Vesikuler
 Bunyi Bunyi Bunyi Bunyi Bunyi
Bunyi nafas jantung jantung jantung jantung jantung
 S1 S2 S1 S2 S1 S2 S1 S2 S1 S2
Bunyi jantung reguler. reguler. reguler. reguler. reguler.
Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
bunyi bunyi bunyi bunyi bunyi
jantung jantung jantung jantung jantung
tambahan tambahan tambahan tambahan tambahan
. . . .
11 Abdomen
 Datar Datar Datar Datar Datar
Bentuk lembut lembut lembut lembut lembut
 Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Nyeri nyeri nyeri nyeri nyeri nyeri
tekan/kelaina tekan (-), tekan (-), tekan (-), tekan (-), tekan (-),
n tidak ada tidak ada tidak ada tidak ada tidak ada
keluhan keluhan keluhan keluhan keluhan
12 Genetalia / Anus Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada Tidak ada
lesi, lesi, lesi, lesi, lesi,
hemoroid hemoroid hemoroid hemoroid hemoroid
(-) (-) (-) (-) (-)
13 Ekstrimitas

Atas Pergerak Pergerak Pergerak Pergerak Pergeraka
 an bebas an bebas an bebas an bebas n bebas
Pergerakan
 Pergerak Pergerak Pergerak Pergerak Pergeraka
Bawah an bebas an bebas an bebas an bebas n bebas

Pergerakan
5 5 5 5 5 5 5 5 5 5
Kekuatan otot 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5

VI. HARAPAN KELUARGA


Keluarga berhadap dengan adanya tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan
dapat memelihara kesehatan keluarganya dan seluruh keluarga dapat hidup
sehat.

VII. ANALISA DATA

Tanggal DATA ETIOLOGI MASALAH


03/12/2015 DS : Gangguan
- Ny.S mengatakan An.K Kurang nafsu makan kebutuhan nutrisi
kurang nafsu makan namun kurang dari
jajannya sering Gangguan pemenuhan kebutuhan
- Ny.S mengatakan An.K nutrisi
sudah mendapatkan biskuit
dan susu dari puskesmas Kebutuhan nutrisi kurang
DO :
- Makan 3x/hari dengan menu
nasi dan lauk pauk,
makannya sedikit 1/2 porsi
- TB:75 cm
- BB: 9 kg
- LLA: 9,2 cm
- Tampak kurus

VIII. PENGKAJIAN KELUARGA MANDIRI


NAMA KK : Tn.A
Tanggal Masalah Masalah Kriteria Keluarga Kategori
kesehatan keperawatan Mandiri Masalah

1 2 3 4 5 6 7

03-12-15 Kurangnya Gangguan kebutuhan


nafsu makan nutrisi kurang dari
kebutuhan
berhubungan dengan
3
ketidakmampuan   
(KM II)
keluarga dalam
merawat anggota
keluarga gizi kurang
dirumah.

IX. DIAGNOSA KEPERAWATAN


(actual/resiko/potensial)
Tanggal Masalah Data Fungsi Perawatan Kesimpulan
1 2 3 4
04/12/2015 Masalah kesehatan: 1. Ketidakmampuan
Gizi kurang Keluarga kurang bisa keluarga merawat
Masalah menyebutkan ketika klien dengan Gizi
Keperawatan: ditanya mengenai kurang dirumah
Gangguan kebutuhan pengertian, tanda
nutrisi kurang dari dan gejala dari gizi
kebutuhan b.d kurang kurang
nafsu makan. 2.
Keluarga tidak dapat
menyebut penyebab
terjadinya gizi
kurang
3.
Keluarga hanya bisa
menyebutkan sedikit
hal-hal yang penting
untuk diperhatikan
dalam usaha
pencapaian gizi
seimbang
4.
Keluarga tidak tahu
akibat yang
timbulkan gizi
kurang
5.
Keluarga tidak tau cara
melakukan
perawatan pada
klien dengan gizi
kurang

X. DIAGNOSA KEPERAWATAN MENURUT PRIORITAS


Masalah :
1. Gangguan kebutuhan nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan
ketidakmampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan Gizi
kurang dirumah

XI. PENILAIAN (SCORING) DIAGNOSIS KEPERAWATAN

No Kriteria Perhitungan Skor Pmbenaran


1. Sifat masalah tidak atau kurang 3 X 1 1 Masalah yang terjadi
sehat 3 kurang sehat dan perlu
tindakan segera untuk
mencegah komplikasi

2 Kemungkinan masalah dapat 1 X 2 1


Tindakan dapat segera
2
diubah : hanya sebagian dilakukan
3 3 X 1 1
Potensi masalah untuk 3 Masalah yang terjadi
dicegah : tinggi dapat diperbaiki
keadaannya.
4 2 X 1
Menonjolnya masalah : ada 2 1
Keluarga menyadari
masalah berat, harus segera
adanya masalah dan
ditangani
perlu penanganan .
4
XII. RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN

No Diagnosa Tujuan Kriteria Evaluasi Intervensi


Umum Khusus Kriteria Standar
Keperawat
an
1 2 3 4 5 6 7
1 Gangguan Setelah Setelah
kebutuhan dilakukan dilakukan Respon
nutrisi perawatan tindakan verbal : 1. Pengertih 1. Berikan
kurang dari selama 3 hari keperawatan keluarga dapat an gizi pendidikan
kebutuhan keluarga keluarga selama menyebut kurang kesehatan
pada An.K mampu 3 x 24 jam pengetian gizi Gizi kurang
kepada
berhubungan melakukan keluarga mampu kurang. adalah
keluarga
dengan perawatan merawat keadaan
tentang gizi
ketidakmamp dengan anggota Respon kurang gizi
uan keluarga gangguan keluarga yang verbal: kurang
tingkat berat 2. Diskusikan
Tn.A dalam nafsu makan memilikimasala keluarga dapat (tubuh yang
merawat yang dialami h gizi kurang menyebut dengan
tampak keluarga
An.S yang anggota dengan: penyebab gizi
1. Keluarga sangat kurus) tentang
kurang nafsu keluarga yang kurang 2 dari
makan. memiliki mengenal 5, tanda dan yang pengertian giz
masalah gizi dan gejala gizi disebabkan kurang secara
kurang mengetahui kurang 4 dari oleh lengkap
tentang Gizi 9 gizi kurang. rendahnya 3. Diskusikan
kurang konsumsi dengan
2. Keluarga Respon energi dan keluarga
dapat afektif: protein dari tentang
mengambil Keluarga makanan penyebab gizi
keputusan menerima dan sehari-hari kurang
dalam upaya menyimak
dalam waktu 4. Diskusikan
perbaikan dengan
gizi yang cukup dengan keluarg
seksama
seimbang penjelasan lama yang tentang tanda
3. Keluarga perawat ditandai dan gejala gizi
mampu dengan berat kurang
merawat Respon badan yang 5. Motivasi
anggota Psikomotor: tidak sesuai keluarga untuk
keluarga Keluarga mau standar menyebutkan
yang menyebutkan usianya. kembali tanda
mengalami kembali 2. Penyebab
masalah gizi dan gejala gizi
tentang terjadinya
kurang kurang
penyebab, gizi kurang
4. Keluarga tanda dan 6. Berikan
dapat gejala gizi 1. penyebab reinforcment
memonifika kurang langsung positif jika
si keluarga
lingkungan Respon 1. penyakit mampu
berhubunga Afektif : infeksi,
seperti : menyebutkan
n dengan keluarga
tanda dan
gizi kurang menerima dan a. diare
5. Keluarga b. campak gejala gizi
menyimak
dapat dengan
c. pilek kurang
memanfaatk
d. cacingan 7. Jelaskan
seksama
e. TB paru pada keluarga
an penjelasan
pelayanan perawat 2. penyebab akibat gizi
kesehatan tidak kurang
yang Respon langsung 8. Motivasi
tersedia Afektif : keluarga untuk
keluarga 1. kemiskinan
keluarga menyebutkan
menerima dan kembali akibat
menyimak
2. tingkat
pendidikan gizi kurang
dengan
dan 9. Beri
seksama
pengetahuan reinforcement
penjelasan
3. sanitasi positif atas
perawat lingkungan
jawaban
yang kurang
Respon 4. pelayanan keluarga
Psikomotor: kesehatan 10. Memberikan
Keluarga yang kurang informasi
menjelaskan memadai tentang
kembali 3. Tanda dan pentingnya
penatalaksana gejala gizi nutrisi bagi
an perawatan kurang
pertumbuhan
klien dirumah
a) dan
Respon MARASMUS perkembangan
psikomotor: pada balita
Adalah suatu 11.Jelaskan pada
Keluarga
penyakit yang keluarga hal-
mampu
memodifikasi disebabkan hal yang
seperti oleh penting
melakukan kekurangan diperhatikan
menyajikan kalori protein dalam usaha
makan (suriadi, 2001 : mencapai gizi
seimbang dan 196). Yang seimbang
kebersihan ditandai dengan
lingkungan
12. Motivasi
dirumah 1. Tampak keluarga untuk
sangat menyebutkan
Respon kurus kembali hal-ha
psikomotor : 2. Wajah yang penting
XIII. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI
NO TANGGAL DP IMPLEMENTASI EVALUASI
1. 01-02-2020 1 - Memberikan S:
salam - Keluarga bersikap terbuka
- Melakukan - Klien dan keluarga menerima
pengkajian lingkungan rumah dan menyambut kedatangan
perawat dengan ramah
O:
- Lingkungan rumah keluarga
tampak bersih dan luas
A:-
P:-
2. 01-02-2020 1 - Membina trust S:
- Menjelaskan - Klien dan Keluarga menerima
maksud dan tujuan datang perawat dengan baik dan
kerumah klien bersedia menerima
perawatan.
- Klien dan keluarga
menyetujui untuk dibantu
menyelesaikan masalah
kesehatannya dan membuat
kontrak untuk pertemuan
berikutnya
O:
- Setelah diberi penjelasan
mengenai maksud dan tujuan
kedatangan perawat, klien
dan keluarga dapat
bekerjasama mengatasi
masalah kesehatan keluarga
A: -
P: -
3. 01-02-2020 1 - Melakukan S:
pemeriksaan fisik pada Tn.A - Keluarga tampak antusias
dan Ny. S terhadap pemeriksaan
- Mengukur TTV kesehatan dalam keluarga
O:
- TD Ny. S: 130/90, Tn.A TD:
120/90
A:-
P:-
4 01-02-2020 1 - Melakukan yang S:
belum pemeriksaan fisik pada - Keluarga klien mengatakan
anak Tn.A, femeriksaan fisik an.K selama ini kurang nafsu
3 anak makan.
- Menggali masalah O:
- Melakukan - Klien tampak kurus,
kontrak waktu pertemuan - Keluarga belum memahami
berikutnya sepenuhnya mengenai gizi
kurang
- Dilihat dari BB An.K kurang
dari angka normal. BB:9 kg
LLA 9,2 cm
A:-

P:-
5. 03-02-2020 1 - Memberikan penyuluhan S:
dengan menggunakan leaflet - Keluarga menerima dan
tentang: pengertian, menyimak dengan seksama
penyebab, tanda dan gejala. penjelasan perawat
- Keluarga belum mampu
sepenuhnya menyebutkan
pengertian gizi kurang
- Keluarga mampu
menyebutkan 5 dari 9 tanda
dan gejala gizi kurang
- Keluarga dapat menyebutkan
3 dari 5 penyebab gizi kurang
Keluarga mnt dijelaskan apa
itu TB paru yang erat
kaitannya dengan masalah
gangguan gizi yang dialami
An.K
O:
- Keluarga tampak menyimak
penjelasan perawat.
A : Masalah belum teratasi
sebagian
P: Lanjutkan Intervensi

6. 03-02-2020 1 - Mendiskusikan dengan S:


keluarga mengenai fasilitas - Keluarga mengatakan tumbuh
kesehatan yang ada di perkembangan anaknya
lingkungan sekitar keluarga normal kecuali BB anaknya.
- Meminta kepada keluarga • Keluarga mengajak An.K
untuk memutuskan fasilitas untuk memeriksakan
kesehatan di lingkungan
sekitar keluarga yang akan kesehatannya tiap bulan ke
dipilih keluarga untuk posyandu/ puskesmas/sarana
memeriksakan An.K secara kesehatan lain.
rutin - Keluarga menjelaskan
- Memberikan penjelasan pada penatalaksanaan perawatan
keluarga tentang hal yang klien dirumah
penting diperhatikan dalam - Keluarga dapat menyebut 5
usaha pencapain gizi kurang, dari 8 hal-hal yang penting
perawatan Gizi kurang dan untuk diperhatikan dalam
cara meningkatkan nafsu usaha pencapain gizi
makan anak seimbang
- Keluarga dapat menyebut 4
dari 6 cara merawat gizi
kurang
- Keluarga dapat menyebutkan
2 dari 4 cara meningkatkan
nafsu makan anak

O:
- Keluarga tampak senang
karna selera makan anaknya
bertambah setelah mengerti
dan mengetahui tentang gizi
kurang.
A : masalah teratasi sebagian
P : Pertahankan intervensi
7 03-02-2020 1 - Memberikan pendidikan S:
kesehatan tentang cara
pemberian makan untuk anak - Keluarga menyebutkan cara
yang tidak nafsu makan pemberian makan
- Memberikan penkes tentang O:
TB paru menggunakan leaflet - Keluarga tampak menyimak
mengenai penjelasan perawat
pengertian,penyebab, tanda A: masalah teratasi sebagian
dan gejala P: Pertahankan intervensi
8 03-02-2020 1 - Evaluasi penkes yang sudah S:
diberikan
- Memotivasi keluarga mau - Keluarga menyebutkan cara
konsultasi ke Puskesmas pemberian makan yang baik
untuk masalah BB badan dan benar, pengaruh nutrisi
An.K terhadap tumbuh kembang
- Melakukan kontrak waktu anak dan keluarga mampu
untuk pertemuan menyebutkan pengaruh TB
selanjutnya. Paru terhadap penurunan BB
O:
- Keluarga tampak menyimak
penjelasan perawat
A: masalah teratasi sebagian
P: Pertahankan intervensi

09 04-02-2020 - Menimbang BB An.K S:


apakah menurun atau
meningkat - Keluarga mengatakan bahwa
- Memastikan apakah sekarang mereka lebih
perkembangan pengetahuan mengetahui sepenuhnya apa
serta peningkatan keluarga yang harus di lakukan untuk
Tn.A dalam mengurus An.K meningkatkan Gizi pada
ada kemajuan atau tidak An.K agar BB nya bisa dalam
batas normal.
O:
- Keluarga tampak bersemangat
dan ingin menuntaskan
masalah kesehatan An.K
A: masalah teratasi
P: Pertahankan intervensi

IX. EVALUASI KEPERAWATAN


Nama KK: Tn. A
N Tanggal/Jam Dx Catatan Perkembangan Paraf
o
1 04-02-2020 1 S: Reni
- Keluarga mampu sepenuhnya
menyebutkan pengertian gizi kurang
- Keluarga mampu menyebutkan 8 dari 9
tanda dan gejala gizi kurang
- Keluarga dapat menyebutkan 4 dari 5
penyebab gizi kurang
- Keluarga dapat menyebut 7 dari 8 hal-hal
yang penting untuk diperhatikan dalam
usaha pencapaian gizi seimbang
- Keluarga dapat menyebut 6 dari 6 cara
merawat gizi balita
- Keluarga dapat menyebutkan 3 dari 4 cara
meningkatkan nafsu makan anak
- Keluarga mampu menyebutkan hubungan
TB paru dengan penurunan BB.An K
O:
- Ibu klien dapat menyebut lebih dari
setengah materi tentang gizi kurang,
tumbuh kembang anak sesuai dengan usia
balita yang dimilikinya
A: Masalah teratasi
P: INTERVENSI DIHENTIKAN

X. EVALUASI KELUARGA MANDIRI

NAMA KK : Tn. A
Tanggal Masalah Masalah Kriteria Keluarga Kategori
kesehatan keperawatan Mandiri Masalah

1 2 3 4 5 6 7

034-02-2020 Kurang Gangguan kebutuhan


nafsu makan nutrisi kurang dari
kebutuhan
berhubungan dengan
6
ketidakmampuan      
(KM III)
keluarga dalam
merawat anggota
keluarga gizi kurang
dirumah.

Kesimpulan:
Dari hasil penilaian keluarga mandiri diatas dapat disimpulkan bawah keluarga
Tn.A setelah dilakukan tindakan masuk pada katogori keluarga sebelum intervesi
KM II setelah intervensi KM III.