Anda di halaman 1dari 9

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Sekolah : SMA 1 Sultan Agung Semarang


Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam (AKIDAH AKHLAK)
Kelas/Semester : XII (Dua Belas) / Gasal
Materi Pokok : Iman Kepada Qada dan Qadar
Alokasi Waktu : 2 X 45 menit

A. Kompetensi Inti
KI-1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI-2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerja sama, toleran, damai) santun, responsif dan pro-aktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI-3 Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, tehnologi,
seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI-4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar
1.4 Menghayati nilai-nilai keimanan kepada Qada dan Qadar

2.4 Menunjukkan sikap optimis, berikhtiar dan bertawakal sebagasi cerminan dari
kesadaran beriman kepada Qada dan Qadar Allah SWT.
3.4 Memahami makna iman kepada Qada dan Qadar
4.4 Berperilaku yang mencerminkan kesadaran beriman kepada Qadha dan Qadar Allah
SWT

C. Indikator
1. Mensyukuri nikmat dan karunia Tuhan yang maha esa
2. Menjelaskan kaitan antara beriman kepada qada dan qadar dengan sikap optimis,
berikhtiar dan bertawakal
3. Memahami makna iman kepada Qada dan Qadar
4. Menjelaskan perngertian iman kepada Qada dan Qadar
5. Menyebutkan dalil-dalil iman kepada Qada dan Qadar
6. Menjelaskan hikmah beriman kepada Qada dan Qadar
7. Mendemontrasikan perilaku yang mencerminkan kesadaran beriman kepada Qada dan
Qadar
D. Tujuan Pembelajaran
Setelah megamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan berkomunikasi peserta
didik diharapkan mampu :
1. Mensyukuri nikmat dan karunia Tuhan yang maha esa
2. Menjelaskan kaitan antara beriman kepada qada dan qadar dengan sikap optimis,
berikhtiar dan bertawakal
3. Memahami makna iman kepada Qada dan Qadar
4. Menjelaskan perngertian iman kepada Qada dan Qadar
5. Menyebutkan dalil-dalil iman kepada Qada dan Qadar
6. Menjelaskan hikmah beriman kepada Qada dan Qadar
7. Mendemontrasikan perilaku yang mencerminkan kesadaran beriman kepada Qada
dan Qadar

E. Materi Pembelajaran
Petunjuk:
1. Pengertian qada dan qadar
Qada menurut bahasa memliki beberapa pengertian yaitu: hukum, ketetapan,
perintah, kehendak, pemberitahuan, penciptaan.
Sedangkan menurut istilah qada adalah ketetapan Allah sejak zaman azali sesuai
dengan iradah-nya tentang segala sesuatu yang berkenaan dengan makhluk.
Qadar menurut bahasa adalah kepastian, peraturan, ukuran.
Adapun pengertian qadar adalah perwujudan (qada) Allah terhadap semua
makhluk dalam qadar dan bentuk tertentu sesuai dengan ridhonya.
Iman kepada qada dan qadar artinya percaya dan yakin dengan sepenuh hati
bahwa Allah Swt. Telah menentukan segala sesuatu bagi makhluknya. Setiap
muslim wajib mengimani qada dan qadar Allah Swt. Qada dan qadar biasa juga
disebut dengan takdir
2. Dalil-dalil iman kepada qada dan Qadar
Dalil Al-Quran:
a. Qs. Al-Qomar ayat 49
“sesungguhnya kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran”
b. Qs. Al-Hadid ayat 22
“tiada suatu bencanapun yang menimpa dibumi dan (tidak pula) pada
dirimu sendiri melainkan Telah tertulis dalam Kitab (Lauhul Mahfuzh)
sebelum kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah
mudah bagi Allah.
c. Qs. Al-Isra’ ayat 13
Dan tiap-tiap manusia itu Telah kami tetapkan amal perbuatannya
(sebagaimana tetapnya kalung) pada lehernya. dan kami keluarkan
baginya pada hari kiamat sebuah Kitab yang dijumpainya terbuka.
d. Qs. At-Tagabun ayat 11
Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan
ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya dia akan
memberi petunjuk kepada hatinya. dan Allah Maha mengetahui segala
sesuatu

Dalil Hadits:
Rasulullah Saw. bersabda yang artinya sebagai berikut:
“Sesungguhnya seseorang itu diciptakan dalam perut ibunya selama40
hari dalam bentuk nuthfah, 40 hari menjadi segumpal darah, 40 hari menjadi
segumpal daging,krmudian Allah Swt. mengutus malaikat untuk meniupkan ruh
ke dalamnya dan menuliskan empat ketentuan, yaitu tentang rezekinya, ajalnya,
amal perbuatannya, dan (jalan hidupnya) sengsara atau bahagia”. (HR. Al-
Bukhari dan Muslim)
3. Kaitan Antara Beriman kepada Qadha dan Qadar Allah Swt. dengan Sikap
Optimis, Beikhtiar, dan Bertawakal
Berkaitan dengan makna beriman kepada Qadha dan Qadar dapat diketahui
bahwa nasib manusia telah ditentukan allah Swt. sejak sebelum dilahirkan.
Walaupun manusia telah ditentukan nasibnya, tidak berarti bahwa manusia hanya
tinggal diam menunggu nasib tanpa berusaha dan ikhtiar.manusia tetap
berkewajiban untuk berisaha, sebab keberhasilan tidak datang dengan sendirinya

Beriman kepada takdir selalu terkait dengan empat (4) hal yang selalu
berhubungan dan tidak dapat terpisahkan. Keempat hal ituadalah sikap optimis
terhadap takdir terbaik Allah Swt., berikhtiar, berdoa dan tawakal.
a. Sikap Optimis akan Takdir terbaik Allah Swt
b. Ikhtiar
ikhtiar adalah berusaha dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati dalam
menggapai cita-cita dan tujuan. Allah Swt. menentukan takdir, kita
sebagai manusia berkewajiban melakukan ikhtiar
c. Doa adalah ikhtiar batin yang besar pengaruhnya bagi manusia yang
meyakininya
d. Tawakal
Setelah meyakini dan mengimani takdir,kemudian dibarengi dengan
ikhtiar dan doa,maka berrikutnya adalah tawakal. Tawakal adalah
“menyerahkan segala urusan dan hassil ikhtiiarnya hanya kepada Allah
Swt”.
4. Hikmah Beriman kepada Qadha dan Qadar
a. Terhindar dari sikap sombong dan takabur karena Allah Swt. berperan dalam
hidup dan kehidupan setiap manusia.
b. Tidak berburuk sangka kepada Allah Swt. karena setiap yang terjadi pada diri
kita juga terdapat peran kita yang ikut menentukan hasilnya.
c. Semakin meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam ini tidak lepas
dari sunnatullah.
d. Semakin termotivasi untuk senantiasa berikhtiar atau berusaha lebih giat
dalam mengejar cita-citanya.
e. Meningkatkan keyakinan akan pentingnya peran doa bagi keberhasilan sebuah
usaha.
f. Meningkatkan optimisme dalam menatap masa depan dengan ikhtiar yang
sungguh-sungguh.
g. Qadha dan qadar bersifat dinamis sehingga manusia yang bersikap pasrah
tanpa usaha dilarang di dalam ajaran Islam.
h. Senantiasa memahami bahwa manusia memiliki langkah-langkah dalam
kehidupannya, yakni berikhtiar, berdoa, dan bertawakal kepada Allah Swt.
i. Bila mendapat nikmat senantiasa bersyukur, dan bila mendapat ujian atau
musiah senantiasa bersabar dan tetap berusaha untuk meraih hal-hal positif.
j. Tidak akan meminta pertolongan kecuali kepada Allah Swt

Perilaku seseorang yang mencerminkan kesadaran beriman kepada qadha dan qadar
Allah Swt.dicerminkan dalam beberapa perilaku seseorang di antaranyasebagai berikut:
1. Selalu menjauhkan diri dari sifat sombong dan putus asa.
2. Banyak bersyukur dan bersabar
3. Bersikap optimis dan giat bekerja.
4. Selalu tenang jiwanya

F. Metode Pembelajaran
1. Metode Saintifik.
2. Tanya Jawab
3. Diskusi

G. Media / Bahan / Sumber Belajar


1. Buku panduan pendidikan agama islam dan budi pekerti kelas XII, Kemendikbud RI
2018
2. Al Qur’an dan Terjemahanya
3. Spidol, Bolpoin, Penghapus, Papan Tulis
4. Laptop, dan LCD Projector

H. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
 Salam pembuka
Kegiatan  Berdoa bersama
10 Menit
Pembukaan  Mengabsen daftar kehadiran siswa
 Memotivasi siswa
 Mengamati
Kegiatan
Siswa mengamati ringkasan materi 25 Menit
Inti
yang telah dijelaskan guru
 Menanya
Peserta didik menanyakan materi yang
belum jelas dari apa yang guru
sampaikan
 Mencoba/Mengeksplor
Siswa coba untuk memahami bersama
tentang materi yang telah disampaikan
dengan cara diskusi
 Mengasosiasi
Guru mencoba memancing siswa
untuk menghubungkan materi dengan
pengalaman di dalam kehidupan
sehari-hari
 Mengomunikasi
Guru meminta siswa untuk
menyampaikan ringkasan materi di
depan kelas.
 Guru memberikan penguatan tentang
materi yang telah diajarkan
Kegiatan
 Guru memotivasi siswa untuk 5 Menit
Penutup
semangat dalam belajar
 Guru memimpin do’a penutup

I. Penilaian Hasil Belajar


I. Tes Tertulis
No. Butir – butir Soal Kunci Jawaban
1. Mengapa manusia diwajibkan
ikhtiar?
2. Kematian merupakan contoh
takdir?
3. Jelaskan pengertian takdir?

II. Tes Perbuatan


No. Nama Siswa Kemampuan Membaca
1 2 3 4 5
1. 1 Achmad Virgiawan Yoga Maulana
2. 2 Ahmad Faris Wahyu Saputra
3. 3 Amar Rifyald Ar Rasyid
4. Andhika Muhammad Naufal
5. Arhab Pambudi
Dst Dst..........................

Keterangan : Skor Tes Perbuatan :


1. = Membaca lancar dan baik = 80 – 90 = A
2. = Membaca lancar kurang baik = 70 – 79 = B
3. = Membaca Terbata-bata = 60 – 69 = C
4. = Membaca Terbata-bata dengan bantuan guru = 50 – 59 = D
5. = Tidak dapat membaca = kurang dari 50 = E

III. Tes Sikap


No. Pernyataan SS S TS STS
1. Seorang manusia tidak akan memperoleh
selain apa yang telah diusahakannya
2.
3.

Dst …………………………………………
…….

Keterangan : Skor Tes Sikap:


SS = Sangat Setuju = 50
S = Setuju = 40
TS = Tidak Setuju = 10
STS = Sangat Tidak Setuju =0

IV. Portofolio
Tes pengalaman dilakukan dengan menggunakan portofolio dimana guru mencatat
pengalaman agama berdasarkan antara lain:
- Apa yang dilihat
- Laporan rekan guru dan pegawai lainnya; dan
laporan dari orang tua murid atau siswa.

Alat Penilaian
1. Jelaskan pengertian iman kepada qada dan qadar?
2. Apakah yang dimaksud dengan bertawakal?
3. Sebutkan empat (4) hal yang selalu berhubungan dan tidak dapat terpisahkan
dengan beriman kepada qada dan qadar!
4. Jelaskan hikmah beriman kepada qada dan qadar!
5. Berikan contoh Perilaku seseorang yang mencerminkan kesadaran beriman
kepada qadha dan qadar Allah Swt!

Kunci Jawaban
1. Pengertian qada dan qadar
Qada menurut bahasa memliki beberapa pengertian yaitu: hukum, ketetapan,
perintah, kehendak, pemberitahuan, penciptaan.
Sedangkan menurut istilah qada adalah ketetapan Allah sejak zaman azali sesuai
dengan iradah-nya tentang segala sesuatu yang berkenaan dengan makhluk.
Qadar menurut bahasa adalah kepastian, peraturan, ukuran.
Adapun pengertian qadar adalah perwujudan (qada) Allah terhadap semua
makhluk dalam qadar dan bentuk tertentu sesuai dengan ridhonya.
Iman kepada qada dan qadar artinya percaya dan yakin dengan sepenuh hati
bahwa Allah Swt. Telah menentukan segala sesuatu bagi makhluknya. Setiap
muslim wajib mengimani qada dan qadar Allah Swt. Qada dan qadar biasa juga
disebut dengan takdir
2. “menyerahkan segala urusan dan hasil ikhtiarnya hanya kepada Allah Swt”.
3. Sikap Optimis akan Takdir terbaik Allah Swt
Ikhtiar
Doa
Tawakal
4. Meningkatkan keyakinan akan pentingnya peran doa bagi keberhasilan sebuah
usaha.
Meningkatkan optimisme dalam menatap masa depan dengan ikhtiar yang
sungguh-sungguh.
Qadha dan qadar bersifat dinamis sehingga manusia yang bersikap pasrah tanpa
usaha dilarang di dalam ajaran Islam.
Senantiasa memahami bahwa manusia memiliki langkah-langkah dalam
kehidupannya, yakni berikhtiar, berdoa, dan bertawakal kepada Allah Swt.
Bila mendapat nikmat senantiasa bersyukur, dan bila mendapat ujian atau musiah
senantiasa bersabar dan tetap berusaha untuk meraih hal-hal positif.
5. Selalu menjauhkan diri dari sifat sombong dan putus asa.
Banyak bersyukur dan bersabar
Bersikap optimis dan giat bekerja.
Selalu tenang jiwanya

Semarang, 5 September 2019

PPL Guru PAI

Fajrin nor fauziah Maftukul Alim,M.pd