Anda di halaman 1dari 16

IMUNISASI

Dr.Kadek Ayu Erika, S.Kep., Ns,M.Kes


PENDAHULUAN

 Imunisasi adalah suatu cara atau tindakan


untuk memasukkan suatu bahan yang
telah dilemahkan atau dimatikan dengan
jalan disuntikkan ke dalam tubuh atau
diteteskan di bawah lidah agar terjadi
kebal terhadap penyakit infeksi tertentu.
 Imunisasi merupakan reksi antigen
antibodi yang berguna sebagia mekanisme
pertahan tubuh terhadap penyebab
penyakit.
 Vaksin adalah racun/suspensi kuman
(virus/bakteri) yang dilemahkan atau
dimatikan untuk menimbulkan imunitas.
PENDAHULUAN

 Edward Jenner (200 tahun lalu)  Bahan pustula


penderita “Cow Pox” disuntikkan pada manusia sehat 
sembuh  kebal small pox.
 Akhir abd 20 banyak vaksin dibuat  hasil spektakuler
 hilangnya Variola/Small Pox.
 Indonesia  kegiatan imunisasi
INFEKSI

 Lingkungan hidup penuh mikroba  interaksi dengan


tubuh manusia.
 Mikroba masuk ke tubuh  infeksi  tubuh reaksi 
matikan mikroba & netralisasi prodek mikroba
 Pertahanan tubuh :
1. Non spesifik : sistem komplemen, makrofag
2. Spesifik : humoral & seluler
PERTAHANAN TUBUH
SPESIFIK
 Mikroba masuk tubuh  respon imu humoral dan
seluler yang spesifik.
 Respon imun humoral  Ig A, Ig M, Ig G, Ig E, Ig D
 fungsi berbeda.
 Respon imun seluler (Limfosit B, Limfosit T)
 Respon imun humoral memudahkan respon imun
seluler  mematikan mikroba, menetralkan
produk mikroba
 Respon imun seluler  sel memori tubuh bereaksi
lebih cepat terhadap mikroba yang menginfeksi
sebelumnya  PRINSIP DASAR IMUNISASI
IMUNISASI PASIF
ad. pemberian serum imun yang mengandung antibodi yang dibuat
secara aktif oleh hewan, yg berarti bahwa akseptor menerima
sejumlah antibodi yang telah siap pakai.

1. Kekebalan pasif alami  2. Kekebalan pasif buatan 


kekebalan yg diperoleh kekebalan yg didpt dr
pemberian antibodi atau
secara alami. Bayi telah serum imun pd sso yg tdk
memiliki kekebalan krn memiliki kekebalan. Memberi
antibodi ibunya lolos Ig (plasma manusia/binatang)
melewati plasenta ke pada penderita yg diduga
dalam peredaran darah terinfeksi mikroba.
atau diperoleh melaui Macam Ig :
kolostrum pada saat bayi a. Suplemen Ig (manusia) 
menyusui def. Ig
b. Ig spesifik (manusia) HBIG,
RIG, TIG, VZIG, CMVIG,
RSVIG
c. Ig spesifik (binatang) ADS,
ATS, Rabies, Botulism
IMUNISASI AKTIF
ad. imunisasi yg menghasilkan antibodi sehingga orang
kebal terhadap penyakit infeksi, kekebalan yg timbul
merupakan hasil aktivitas imunologik tubuh itu sendiri.

1. Kekebalan aktif alami  2. Kekebalan aktif buatan


kekebalan yg diperoleh  kekebalan yg
melalui infeksi klinik & diperoleh melalui
sub klinik (tanpa gejala imunisasi.
yg jelas). Pembentukan Memberikan antigen 
kekebalan yg bertahan proses infeksi buatan 
lama pd klp infeksi spt. reaksi imunologi spesifik
Difteri, cacar & pertusis.  respon humoral,
Untuk jangka pendek spt. respon seluler dan sel
influenza, disentri memory.
bacillus.
PERBEDAAN
Imunisasi Aktif Imunisasi Pasif
 Yang diberikan berupa  Yang diberikan ad. serum
vaksin Antigen imun : antigen
 Pemberian berulang kali  Pemberian berulang kali
tidak berbahaya sangat berbahaya
 Antigen merangsang sistem  Menerima antibodi siap
imunologik yang secara pakai/sudah jadi
aktif membuat antibodi  Diberikan pd orang
 Ditujukan pd orang sehat sakit/diduga sso dlam
dgn tujuan membuat kebal tahap permulaan penyakit
terhadap penyakit infeksi  Krn dibuat oleh hewan,
tertentu antibodicepat rusak, shg
kekebalan yg diperoleh
melalui serum hanya
bertahan singkat
DATA VAKSIN

Nama Kandungan Bentuk Rute


Vaksin Pemberian
Dipteri Toxoid Cair Intra Muskuler

Tetanus Toxoid Cair Intra Muskuler

Pertusis Kuman dimatikan Cair Intra Muskuler

Polio Virus dilemahkan Cair Oral


Campak Virus dilemahkan Cair Sub Cutan
BCG Bakteri dilemahkan Kristal (Freeze Intra Dermal
Dried)
Hepatitis HBs Ag Cair Intra Muskuler
DATA VAKSIN & POTENSINYA DALAM
HUBUNGAN DGN TEMPERATUR

VAKSIN 0 – 8 °C 35 – 37 °C
DT 3 – 7 tahun 6 minggu
Pertusis 18 – 24 tahun Di bawah 50% dalam
1 minggu
BCG
• Kristal 1 tahun Dibawah 20% dalam
3 – 14 hari
• Cair Dipakai dalam 1x kerja Dipakai dalam 1x kerja
Campak
• Kristal 2 tahun 1 minggu
• Cair Dipakai dalam 1x kerja Dipakai dalam 1x kerja
Polio 6 – 12 bulan 1 – 3 hari
Teknik penyuntikan
SEKIAN DAN RAJIN BELAJAR