Anda di halaman 1dari 7

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM

“ Studi Perbandingan Metode dalam Menentukan Klasifikasi Tanah


menggunakan Sensor pH Berbasis Arduino Uno di Kab. Majene”.
BIDANG KEGIATAN:
PKM PENELITIAN
DIUSULKAN OLEH:

1. Musliana NIM : H0417328/2017


2. Nurul Wahyu NIM : D0117545/2017
3. Irwan S NIM : D0117362/2017
4.

UNIVERSITAS SULAWESI BARAT


MAJENE
2019
PENGESAHAAN USULAN PKM PENELITIAN
1. Judul Kegiatan : Studi Perbandingan Metode dalam
Menentukan Klasifikasi Tanah menggunakan Sensor pH Berbasis Arduino Uno
di Kab. Majene
2. Bidang Kegiatan : PKM-PE
3. Ketua Pelaksana Kegiaan
a. Nama Lengkap : Musliana
b. NIM : H0417328
c. Program Studi : Pendidikan Fisika
d. Perguruan Tinggi : Universitas Sulawesi Barat
e. Alamat Rumah dan No Tel./HP : Desa Tandung Kecamatan
Tinambung, hp. 082290244929
f. Alamat email : lianakembar99@gmail.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 2 orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar :
b. NIDN :
c. Alamat Rumah dan No Tel./HP :
6. Biaya Kegiatan Total
a. Dikti :
b. Sumber Lain (sebutkan...) :
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 3 bulan

Majene, 30 Oktober 2017


Menyetujui

Ketua Prodi Pend.Fisika Ketua Pelaksana


Kegiatan,

Dewi Sartika, S.Pd.,M.Pd Musliana


NIP/NIK.198911212015042004 NIM. H0417328

Wakil Rektor I, Dosen Pendamping,

Dr.Muhammad Saad,M.A Hardi Hamzah,


S,Pd.,M.Si
NIP/ NIK.195501281985021001 NIDN.0011038703
RINGKASAN
Tanah merupakan lapisan permukaan bumi yang berasal dari bebatuan
yang telah mengalami serangkaian pelapukan oleh gaya-gaya alam, sehingga
membentuk lapisan berpartikel halus atau yang disebut regolit. Pada prinsipnya
masing-masing jenis tanah mempunyai morfologi yang khas sebagai konsekuensi
keterpaduan pengaruh spesifikdari iklim, jasad hidup, bahan induk, topografi dan
umur tanah (Hanafiah, 2005).

Kabupaten Majene merupakan daerah perkembangan dari salahsatu


provinsi di sulawesi yaitu Sulawesi Barat. Majene memiliki topografi beragam
mulai dari pesisir, daratan rendah, dan dataran tinggi dengan ketinggian
wilayahnya antara 0-1.600 meter diatas permukaan air laut (mdpl).

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi tanah melalui
kualifikasi tanah menggunakan sensor pH tanah berbasis Arduino Uno. Jenis
penilitian ini yaitu eksperimen yang terdiri dari 3 orang. Variabel-variabel yang
digunakan pada penelitian ini yaitu variabel bebas meliputi klasifikasi tanah dan
varibel terikat meliputi sensor pH berbasis Arduino.

Keluaran yang diharapkan dari penelitian ini adalah hasil penelitian ini
akan dijurnalkan ke dalam jurnal nasional tak terakreditasi dan akan diseminarkan
dalam seminar nasional tak terakreditasi. Kajian ilmiah dan penemuan baru
dalam bidang bidang pembangunan struktur bangunan, hal tersebut dapat
dijadikan pedoman atau rujukan ilmiah untuk kedepannya.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Tanah merupakan lapisan permukaan bumi yang berasal dari bebatuan
yang telah mengalami serangkaian pelapukan oleh gaya-gaya alam, sehingga
membentuk lapisan berpartikel halus atau yang disebut regolit. Pada
prinsipnya masing-masing jenis tanah mempunyai morfologi yang khas
sebagai konsekuensi keterpaduan pengaruh spesifik dari iklim, jasad hidup,
bahan induk, topografi dan umur tanah (Hanafiah, 2005).Klasifikasi tanah
adalah ilmu yang mempelajari cara-cara membedakan sifat-sifat tanah satu
sama lain, dan mengelompokkan tanah kedalam kelas-kelas tertentu
berdasarkan atas kesamaan sifat yang dimiliki (Hardj zowigeno, 2003). Sifat
– sifat tanah yang buruk dan kurang menguntungkan bila digunakan sebagai
dasar suatu bangunan atau konstruksi.
Kabupaten Majene merupakan daerah perkembangan dari salah satu
provinsi di sulawesi yaitu Sulawesi Barat. Majene memiliki topografi
beragam mulai dari pesisir, daratan rendah, dan dataran tinggi dengan
ketinggian wilayahnya antara 0-1.600 meter diatas permukaan air laut (mdpl).
Namun sebagian besar wilayah kabupaten Majene berupa perbukitan hingga
pegunungan yang membentang dari utara ke selatan. Pesisir yang terletak di
sepanjang batas barat wilayah cenderung datar dan sempit. Oleh karena itu
untuk mengetahui kondisi tanah untuk pembangunan struktur bangunan perlu
adanya penyelidikan lebih lanjut. Penyediaan laboratorium di daerah majene
masih terbilang sukar, terutama perihal tentang penyelidikan tanah. Sehingga
untuk mengatasi keefektivitasan waktu dan tenaga maka peneliti mencari alat
yang memudahkan penelitian tanpa harus mencari laboratorium untuk
mendapatkan hasil dari sampel tanah.
pH tanah merupakan sifat kimia tanah menunjukkan derajat keasaman
dari tanah. pH tanah ini bisa disebut normal jika nilainya berkisar 6,6 hingga
7,5. Pada pH tanah inilah, seluruh unsur hara tanah yang penting, seperti
nitrogen tersedia dengan baik. Sedangkan bila tanah pada kondisi sangat
asam dengan pH kurang dari 4,0, maka reaksi kimia dalam tanah bisa
menyebabkan unsur -unsur dalam tanah seperti unsur AI, Mn dan Fe jadi
memiliki konsentrasi tinggi. Akibatnya, hal ini justru bisa bersifat meracuni.
Alat ini akan berintegrasi dengan arduino uno, dimana peneliti akan
melihat secara langsung klasifikasi tanah melalui layar komputer yang
terhubung dengan sensor pH tanah. Penggunaan alat ini memudahkan peneliti
untuk mengetahui secara langsung indentitas dari tanah tersebut tanpa harus
membawa ke laboratorium.
Berdasarkan dari latar belakang diatas, maka penulis melakukan
penelitian yang berjudul : “Studi Perbandingan Metode dalam
Menentukan Klasifikasi Tanah menggunakan Sensor pH Berbasis
Arduino Uno di Kab. Majene ”.

1.2 Rumusan Masalah


Berdasarkan latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan suatu
masalah yakni:
1.2.1 Apa penyebab ketidaksesuaian pembangunan struktur bangunan dengan
kondisi tanah?
1.2.2 Bagaimana mengatasi ketidakadaaan laboratorium di daerah Majene?
1.2.3 Bagaimana melihat klasifikasi tanah menggunakan sensor pH tanah
berbasis Arduino Uno?

1.3 Tujuan
Adapun tujuan dari program kegiatan ini, yakni :
1.3.1 Mengetahui pengaruh pembangunan struktur bangunan dengan kondisi
tanah.
1.3.2 Mengetahui cara mengatasi ketidakadaan laboratorium di daerah
Majene
1.3.3 Mengetahui klasifikasi tanah menggunakan sensor pH tanah berbasis
Arduino Uno

1.4 Luaran
Adapun luaran yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebagai
berikut :

1.4.1 Hasil penelitian ini akan dijurnalkan ke dalam jurnal nasional tak
terakreditasi dan akan diseminarkan dalam seminar nasional tak
terakreditasi.
1.4.2 Kajian ilmiah dan penemuan baru dalam bidang bidang pembangunan
struktur bangunan, hal tersebut dapat dijadikan pedoman atau rujukan
ilmiah untuk kedepannya.

1.5 Manfaat

1.5.1 Secara Teoritis


Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh berbagai
kalangan, terutama pemerintah serta masyarakat khusunya pelajar
untuk memberikan pengetahuan dalam mengetahui struktur tanah
menggunakan sensor pH tanah dan hand boring untuk meningkatkan
kualitas pembangunan di Kab. Majene.
1.5.2 Secara Praktek
Hasil penelitian ini diharapkan dapat mengembangkan ilmu
pengetahuan yang telah didapat dibangku kuliah dan pemanfaatannya
di masyarakat serta sebagai referensi untuk peneliti kedepannya.