Anda di halaman 1dari 2

NRM : 21.33.

31
Nama : Nn. N. H
Jenis Kelamin : Perempuan
Tanggal Lahir : 21-05-2003

Ruang Rawat/Unit Kerja : Interna Kelas III B Perempuan Tanggal : 8 Januari 2020

RENCANA PERAWATAN PASIEN TERINTEGRASI


(Care Plan)

Waktu
Tgl / Daftar Tujuan dan Waktu
Intervensi Evaluasi Intervensi Lanjutan
Jam Masalah/Diagnosis Keluaran (Outcome) Evaluasi
(Taggal)
02-01- Dx. 1 : Hipertermia Setelah dilakukan Manajemen hipertermia
2020 berhubungan dengan intervensi selama 3x24 Observasi :
proses inflamasi jam diharapkan 1. Identifikasi penyebab hipertermia
09.00 salmonella typhoid dan termoregulasi ( mis. Dehidrasi, terpapar lingkungan
dibuktikan dengan : membaik dengan panas)
kriteria hasil : 2. Monitor suhu tubuh
3. Monitor kadar elektrolit
1) Menggigil menurun 4. Monitor haluaran urine
2) Kulit merah menurun 5. Monitor komplikasi akibat
3) Kejang menurun hipertermia
4) Takikardi menurun Terapeurik :
5) Takipnea menurun 6. Sediakan lingkungan yang dingin
6) Suhu tubuh membaik 7. Longgarkan atau lepaskan pakaian
7) Suhu kulit membaik 8. Basahi dan kipasi permukaan tubuh
8) Tekanan darah 9. Berikan cairan oral
membaik 10. Ganti linen setiap hari atau lebih
sering jika mengalami hiperhidrosis
(keringat berlebihan)
11. Lakukan pendinginan eksternal (mis.
Selimut hipotermia, atau kompres
dingin pada dahi, leher, dada,
abdomen, aksila)
12. Hindari pemberian antipiretik atau
aspirin
13. Berikan oksigen, jika perlu
Edukasi :
14. Anjurkan tirah baring

Kolaborasi :
15. Kolaborasi pemberian cairan dan
elektrolit intravena, jika perlu

02-01- Dx 2 : Nyeri akut Setelah dilakukan Manajemen Nyeri


2020 berhubungan dengan tindakan 3x24 jam Observasi
agen pencedera fisik diharapkan nyeri akut 1. Identifikasi lokasi, karakteristik,
09.00 (peradangan di usus) menurun dengan durasi, frekuensi, kualitas, intensitas
dibuktikan dengan : kriteria hasil : nyeri.
1. Keluhan nyeri 2. Identifikasi skala nyeri
menurun 3. Identifikasi respon nyeri non verbal
2. Meringis menurun 4. Identifikasi faktor yang memperberat
3. Frekuensi nadi dan memperingan nyeri
membaik 5. Identifikasi pengaruh nyeri terhadap
4. Pola nafas membaik kualitas hidup
5. Tekanan darah
membaik Terapeutik
6. Berikan teknik nonfarmakologis
untuk mengurangi nyeri (Terapi
musik)
7. Kontrol lingkungan yang
memperberat nyeri (kebisingan)
8. Fasilitasi istirahat dan tidur

Edukasi
9. Jelaskan penyebab, periode dan
pemicu nyeri
10. Ajarkan teknik nonfarmakologis
untuk mengurangi rasa nyeri

Kolaborasi
11. Kolaborasi pemberian analgetik, jika
perlu