Anda di halaman 1dari 3

https://m.facebook.com/story.php?

story_fbid=1030276463792880&id=100004316073711

TAFSIR (‫ك ههكو ابلكببتكهر‬


‫)إإنن كشاَنإئك ك‬

"Sesungguhnya orang-orang yang membencimu dialah yang terputus"

[Surat Al-Kautsar 3]

Termasuk ciri-ciri ahlul bid'ah dari zaman ke zaman adalah menjelek-jelekkan ahlu sunnah, ulamanya,
pengikutnya, bahkan ajarannya. Imam Ash Shobuni meriwayatkan dari Imam Abu Hatim Muhammad bin
Idris Al Handzoli:

‫ الوقيعة في أهل الثأر‬:‫علمااَت أهل البدع‬...

"Ciri-ciri ahli bid'ah adalah menjelekkan Ahli atsar"

[Aqidah salaf ashabul hadits, hlm 304, dar ishomah]

Tujuan mereka, melontarkan cacian kepada sunnah dan ulama serta pengikutnya, agar manusia
menjauhi sunnah tersebut. akan tetapi Allah tidak akan memudhorotkan ahlus sunnah dengan makar
mereka. Merekalah yang akan terputus penyebutannya, dan ahlus sunnah lah yang akan terus disebut
kebaikannya.

Kalaulah mereka berbangga dengan banyaknya pengikut mereka dengan segala kebobrokannya
ketahuilah, bahwa pepatah arab mengatakan

‫لكل ساَقط لقط‬

"Segala sesuatu yang jatuh, pasti ada yang memungutnya"

Jangan kau heran kalau orang yang buruk sekalipun ada saja yang menjadi pengikutnya.
Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam majmu' fatawa (XVI/528-529) tafsir surat alkautsar.

Dan firman Allah: "sesungguhnya yang menjelekkanmu" maksudnya adalah "membencimu". Dan Abtar
adalah yang terputus keturunannya, yang tidak melahirkan baginya kebaikan maupun amal sholeh , dan
tidak terlahir pula darinya kebaikan dan amal sholeh.

Dikatakan kepada Abu Bakar bin 'Ayyasy: "sesungguhnya di masjid ada suatu kaum yang duduk dan ada
seorang manusia yang duduk bermajlis dengan mereka" maka berkata (Abu Bakr bin 'Ayyasy): "barang
siapa yang duduk bermajilis untuk manusia, maka manusia akan bermajlis kepadanya, akan tetapi AHLUS
SUNNAH akan SENANTIASA HIDUP, DAN HIDUP PENYEBUTAN MEREKA. dan AHLI BID'AH ADALAH MATI
DAN AKAN MATI PENYEBUTAN MEREKA.

Karena Ahlus Sunnah menghidupkan apa yang dibawa oleh Rasulullah -shallallahu alaihi wa sallam- maka
mereka mendapatkan bagian dari firman-Nya:

‫ك إذبككر ك‬
(‫ك‬ ‫)كوكرفكبعكناَ لك ك‬

"Dan Kami tinggikan untukmu penyebutanmu (muhammad)"

[Surat Al-Insyirah 4]

Dan ahlu bid'ah menjelekan apa yang dibawa oleh Rasul -shallallahu alaihi wa sallam- maka mereka
mendapatkan bagian dari firman-Nya:

(‫ك ههكو ابلكببتكهر‬


‫)إإنن كشاَنإئك ك‬

"Sesungguhnya yang menjelekanmu dialah yang terputu.s"

[Surat Al-Kautsar 3]
Maka HATI-HATILAH! Dari membenci sesuatu dari apa yang dibawa Rasul -shallallahu alaihi wa sallam-,
atau engkau menolaknya karena hawa nafsumu, atau untuk membela madzhabmu, atau membela
syaikhmu, atau karena engkau sibuk dengan bergelimang syahwat, atau bergelimang dunia.

Karena Allah tidak mewajibkan kepada seseorang pun untuk mentaati seseorang kecuali untuk mentaati
Rasul-Nya, dan mengambil dengan apa yang beliau bawa.

Dimana apabila seorang hamba MENYELISIHI SELURUH MAKHLUK, DAN MENGIKUTI RASUL, Allah tidak
akan bertanya tentang penyelisihannya sepada seorangpun (selain Nabi). Karena orang yang mentaati
dan ditaati sesungguhnya ia hanyalah ditaati mengiringi ketaatan kepada Rasul. Kalaulah tidak, maka
apabila ia memerintahkan bertentangan dengan apa yang diperintahkan Rasul, maka dia tidaklah ditaati.

Ketahuilah yang demikian dan dengarkan!! Taati dan ikuti!! Dan janganlah berbuat bid'ah!!; karena
engkau akan menjadi ABTAR (orang yang terputus penyebutannya) dan tertolak amalanmu, bahkan tidak
ada kebaikan dari amalan ABTAR dari bid'ahnya dan tidak ada kebaikan bagi pelakunya. Wallahu a'lam.

Dika Wahyudi Lc