Anda di halaman 1dari 38

LAPORAN KEGIATAN ON THE JOB TRAINING (OJT)

KANTOR AKUNTAN PUBLIK ADI DARMAWAN


26 Agustus 2019 – 6 Desember 2019

Disusun Oleh :
Balqis Suri Handayani
173141414111137

BIDANG KEAHLIAN PERPAJAKAN


PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
TAHUN 2020
LAPORAN ON THE JOB TRAINING (OJT)
KANTOR AKUNTAN PUBLIK ADI DARMAWAN

Disusun Untuk Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Ahli


Madya

Dosen Pembimbing :
Amelia Ika Pratiwi, S.E., Ak., MSA., CA

Disusun Oleh :
Balqis Suri Handayani
173141414111137

BIDANG KEAHLIAN PERPAJAKAN


PROGRAM PENDIDIKAN VOKASI
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
TAHUN 2020

i
ii

LEMBAR PENGESAHAN

Laporan On The Job Training (OJT) sebagai salah satu syarat untuk
memperoleh gelar Ahli Madya Program Diploma III Perpajakan Universitas
Brawijaya.

Yang disusun oleh :

Nama : Balqis Suri Handayani

NIM : 173141414111137

Fakultas : Program Pendidikan Vokasi Universitas Brawijaya

Program Studi : Keuangan dan Perbankan

Bidang Keahlian : Perpajakan

Judul : Laporan On The Job Training (OJT) di Kantor Akuntan


Publikk Adi Darmawan

Lokasi : Kantor Akuntan Publik Adi Darmawan, Pondok Blimbing


Indah Blok F4 No. 46, Blimbing, Malang

Waktu : 26 Agustus – 6 Desember 2019

Telah dievaluasi dan dinyatakan memenuhi syarat diterimanya sebagai


Laporan On The Job Training (OJT).

Malang, 6 Januari 2020

Mengetahui dan Menyetujui,


Dosen Pembimbing

Amelia Ika Pratiwi, SE., Ak., MSA., CA


NIK. 2016078501162001
ii
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan

karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan Laporan Kegiatan On the Job Training

(OJT) yang dilaksanakan di Kantor Akuntan Publik Adi Darmawan dengan baik

dan tepat waktu.

Tujuan penulisan Laporan Kegiatan On the Job Training (OJT) ini adalah

untuk berbagi pengalaman dalam melaksanakan kegiatan selama On the Job

Training (OJT) ini berlangsung kepada semua pihak terutama pihak yang terlibat

di dalam Bidang Keahlian Perpajakan, serta untuk memenuhi persyaratan akademik

guna menyelesaikan pendidikan penulis pada Program Pendidikan Vokasi

Universitas Brawijaya.

Penulis menyadari, dalam penyusunan Laporan Kegiatan On the Job

Training (OJT) ini tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan dan bantuan dari

berbagai pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis menyampaikan

ucapan terima kasih kepada :

1. Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya penulis diberi

kemudahan dalam menyusun laporan On The Job Training (OJT) ini.

2. Orang tua penulis dan keluarga penulis yang senantiasa memberikan

dukungan, semangat, doa, serta kasih sayang dalam melaksanakan

kegiatan Kuliah Keahlian (KK) dan kegiatan On the Job Training (OJT)

sampai dalam penyusun laporan OJT ini.

iii
iv

3. Bapak Dr. Ir. Darmawan Ockto Sutjipto, M. Si. selaku Ketua Program

Pendidikan Vokasi Universitas Brawijaya.

4. Bapak Dr. Susilo, SE., MS selaku Wakil II Program Pendidikan Vokasi

Universitas Brawijaya.

5. Bapak San Rudianto, SE., MSA., CA., CPA., AAPB., Ak selaku Ketua

Program Studi D3 Keuangan dan Perbankan Vokasi Universitas

Brawijaya.

6. Bapak I Gede Arianta , SH., SE., M.AK., BKP., CA., ACPA., Ak. selaku

Ketua Bidang Keahlian Perpajakan Vokasi Universitas Brawijaya.

7. Ibu Amelia Ika Pratiwi, SE.,Ak.,MSA.,CA selaku dosen pembimbing

yang telah dengan sabar mendampingi, membimbing, dan memberi

masukan kepada penulis.

8. Bapak Adi Darmawan Ervanto, SE., Ak., M.Ak., CPA., CA. selaku

partner di Kantor Akuntan Publik Adi Darmawan dan juga karyawan-

karyawati terutama yang tidak bisa penulis sebutkan satu-persatu.

9. CV. Amerta terutama Mas Ari sebagai pendamping magang penulis yang

membantu memberikan arahan selama dilaksanakannya kegiatan On the

Job Training (OJT) periode pertama.

10. Caca, Suliyono, Asa dan teman-teman seperjuangan yang turut

memberikan dukungan secara langsung maupun tidak langsung dalam

penyusunan Laporan Kegiatan On the Job Training (OJT) ini.

11. Serta seluruh pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu-persatu yang

telah membantu dalam penyusunan Laporan Kegiatan On the Job

Training (OJT) ini.

iv
Penulis menyadari bahwa Laporan Kegiatan On the Job Training (OJT) ini

masih jauh dari kata sempurna dan memiliki banyak kekurangan. Oleh karena itu,

saran dan kritik yang bersifat membangun dari pembaca sangat diharapkan oleh

penulis untuk perbaikan penulisan laporan pada masa yang akan datang. Semoga

Laporan Kegiatan On the Job Training ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

Malang, 4 Januari 2020

Penulis

v
vi

DAFTAR ISI

Halaman Judul ..............................................................................................................i

Lembar Pengesahan......................................................................................................ii

Kata Pengantar .............................................................................................................iii

Daftar Isi ........................................................................................................................v

Daftar Gambar ..............................................................................................................vii

Bab I Pendahuluan .......................................................................................................1

1.1 Latar Belakang ............................................................................................1

1.2 Tujuan .........................................................................................................3

1.3 Manfaat .......................................................................................................4

Bab II Gambaran Umum Perusahaan ........................................................................6

2.1 Logo Perusahaan .........................................................................................6

2.2 Gambaran Umum Perusahaan.....................................................................6

2.3 Lokasi..........................................................................................................7

2.4 Struktur Organisasi Perusahaan ..................................................................7

2.5 Visi dan Misi ...............................................................................................8

2.6 Bidang Jasa .................................................................................................8

Bab III Pelaksanaan Kegiatan .....................................................................................11

3.1 Tempat dan Waktu Pelaksanaan On the Job Training .................................11

3.2 Kegiatan Selama On the Job Training .........................................................12

3.3 Bentuk-Bentuk Dukungan ..........................................................................24

3.4 Kendala yang Dtemukan di Tempat On the Job Training ..........................25

Bab IV Penutup .............................................................................................................26

4.1 Kesimpulan .................................................................................................26

4.2 Saran ...........................................................................................................26

Daftar Pustaka ..............................................................................................................28

vi
vii

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 Logo Perusahaan


Gambar 2 Memasukkan username dan password
Gambar 3 Tampilan Setelah Login
Gambar 4 Dokumen Lain Pajak Masukan
Gambar 5 Rekam Faktur Dokumen Lain Pajak Masukan
Gambar 6 Mengisi Detail Transaksi
Gambar 7 Management Upload
Gambar 8 Izin Upload Faktur Dokumen Lain
Gambar 9 Administrasi Certificate
Gambar 10 Loading Proses Upload Faktur
Gambar 11 Faktur telah di approve
Gambar 12 Tab Posting
Gambar 13 Pilih bulan posting
Gambar 14 Cek Jumlah Dokumen
Gambar 15 Buat File SPT
Gambar 16 Berhasil Posting
Gambar 17 Tampilan Hasil SPT Masa PPN
Gambar 18 Tampilan website SSE
Gambar 19 Klik menu SSE
Gambar 20 Pilihan Jenis Setoran dan Data
Gambar 21 Klik KodeBilling
Gambar 22 Cetak KodeBilling
Gambar 23 Hasil Cetakan Kode Billing

vii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Permasalahan terkait lapangan pekerjaan merupakan salah satu masalah

terkompleks di Indonesia. Zaman yang semakin modern menuntut kita untuk

beradaptasi dan berkompetisi untuk meningkatkan mutu dan kualitas supaya

menjadi kreatif dan mampu memanfaatkan peluang yang ada. Namun jumlah

lapangan kerja yang tidak sebanding dengan tingkat pengangguran membuat

jumlah pengangguran di Indonesia meningkat. Saat ini, pemerintah Indonesia

mulai gencar-gencarnya meminimalisir jumlah pengangguran.

Usaha tersebut tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi dilakukan

pula oleh para pencari kerja. Salah satu usaha yang dilakukan para pencari kerja

adalah dengan meningkatkan kualitas individu masing-masing agar siap terjun

ke dalam lapangan kerja apalagi mengingat saat ini merupakan era revolusi

industri 4.0, dimana skill merupakan nilai tambah bagi para pencari kerja.

Peningkatan kualitas SDM ini juga dilakukan oleh pelaku pendidikan, misalnya

seperti Program Pendidikan Vokasi Universitas Brawijaya yang

mempersiapkan mahasiswanya sedemikian rupa agar menjadi tenaga kerja

berkualitas, memiliki skill dan berkompeten melalui kegiatan On the Job

Training (OJT).

1
2

On the Job Training (OJT) atau Kuliah Kerja (KK) merupakan sebuah

wadah atau kesempatan mahasiswa yang telah diberikan oleh pihak akademi

untuk mempersiapkan mahasiwa memasuki lingkungan nyata dunia kerja.

Dengan cara melakukan praktek kerja lapangan yang dilaksanakan selama

delapan bulan atau dua semester di lembaga, entitas, atau instansi yang dipilih

oleh mahasiswa sesuai dengan konsentrasi jurusannya dan disetujui oleh pihak

universitas. Pada prosedurnya, On the Job Training (OJT) mempraktekkan

materi-materi yang telah diajarkan selama di perkuliahan. Kegiatan ini

ditujukan untuk melatih ketermpilan mahasiswa dalam menyesuaikan diri di

lapangan kerja pada bidangnya masing-masing. Mahasiswa juga mendapatkan

ilmu dan wawasan lebih tentang jurusan yang mereka geluti. Sehingga kegiatan

On the Job Training (OJT) ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk

meningkatkan kualitas kinerjanya.

Berdasarkan latar belakang yang telah dipaparkan, penulis ingin

mempelajari lebih jauh tentang ilmu-ilmu yang diajarkan dalam perkuliahan

terutama pada bidang perpajakan. Selain itu, penulis ingin mengaplikasikan

ilmu yang didapat dari universitas guna mengetahui tentang kompetitifnya

jurusan yang penulis jalankan di lapangan kerja saat ini. Penulis belajar

menyesuaikan diri dengan lapangan kerja yang sesuai dengan bidangnya. Hal

ini merupakan salah satu cara dalam meningkatkan sumber daya manusia di

Indonesia agar lebih berkualitas dan berkompeten serta menumbuh

kembangkan kemahiran, tidak hanya dalam teori saja akan tetapi mahir pula

dalam praktek kerjanya.


3

Pada kesempatan yang telah diberikan oleh pihak universitas, penulis

memilih Kantor Akuntan Publik Adi Darmawan sebagai tempat melaksanakan

kegiatan On the Job Training (OJT). Kegiatan ini diterapkan oleh Program

Pendidikan Vokasi Universitas Brawijaya kepada mahasiswa perpajakan yang

dibebani pada semester IV (empat) dan semester V (lima). Dengan jumlah 36

SKS dapat disetarakan 150 jam per-mata kuliah. Dalam kegiatan ini penulis

melaksanakan On the Job Training (OJT) dimulai pada bulan Agustus hingga

bulan Desember dengan rincian 8-10 jam/hari. Dalam perhitungan tersebut,

penulis dianggap telah memenuhi kriteria dalam melaksanakan kegiatan On the

Job Training (OJT) yang telah diberikan oleh pihak universitas.

1.2 Tujuan

Tujuan pelaksanaan On the Job Training (OJT) di Kantor Akuntan Publik

Adi Darmawan adalah untuk:

1. Memperkenalkan dunia kerja kepada mahasiswa agar siap menjadi

tenaga kerja yang berkualitas dan berkompeten di bidang perpajakan.

2. Mengaplikasikan ilmu yang didapatkan pada saat di perkuliahan.

3. Mengembangkan potensi kreativitas, cekatan, tanggung jawab, dan

profesionalitas dalam bekerja.

4. Melatih mahasiswa untuk menyelesaikan berbagai masalah yang

ditemukan di lapangan kerja.

5. Mengetahui sistem kerja khususnya di bidang perpajakan.


4

1.3 Manfaat

Berdasarkan tujuan yang telah dipaparkan di atas, manfaat melaksanakan

kegiatan On the Job Training (OJT) ini adalah :

1. Manfaat bagi Mahasiswa

a) Sebagai sarana untuk menerapkan pengetahuan teoritis yang telah

didapatkan saat perkuliahan ke dalam dunia kerja sehingga mampu

menumbuhkan pengetahuan cara kerja sesuai dengan bidangnya

yaitu perpajakan.

b) Memperdalam pengetahuan dan pengalaman dalam bekerja

khususnya pada bidang perpajakan.

c) Meningkatkan sikap profesionalitas dan tanggung jawab dalam

bekerja.

d) Meningkatkan kemampuan berinteraksi sosial dengan tim kerja

dalam dunia pekerjaan.

2. Manfaat bagi Universitas

a) Membina kerjasama yang baik antara pihak universitas dengan

instansi/perusahaan.

b) Sebagai tolak ukur kemampuan mahasiswa dalam memahami teori

yang telah diajarkan pada saat perkuliahan

c) Sebagai media pencetak praktisi yang profesional dan bertanggung

jawab dalam melaksanakan suatu pekerjaan.

3. Manfaat bagi Instansi / Kantor Akuntan Publik Adi Darmawan


5

a) Mendapatkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kualifikasi

di bidangnya

b) Menjalin kerja sama yang baik antara mahasiswa serta pihak

perguruan tinggi.
BAB II

GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

2.1 Logo Kantor Akuntan Publik Adi Darmawan

Berikut ini adalah logo Kantor Akuntan Publik Adi Darmawan:

Gambar 1 Logo Perusahaan

2.2 Sejarah dan Gambaran Umum

Kantor Akuntan Publik Adi Darmawan yang dipimpin oleh Adi Darmawan

Ervanto telah secara resmi beroperasi pada tanggal 25 Mei 2018 berdasarkan

keputusan Kementrian Keuangan Nomor 366/KM.I/2018 tanggal 28 Mei 2018

tentang izin usaha Kantor Akuntan Publik Adi Darmawan. Kantor Akuntan Publik

Adi Darmawan (KAP AD) tergabung dalam Organisasi Audit Indonesia yaitu

Santika Globalnet Solution. Organisasi tersebut merupakan organisasi gabungan

beberapa KAP di Indonesia yang memiliki tujuan untuk meningkatkan nilai tambah

serta kualitas KAP di Indonesia agar dapat bersaing dengan berbagai KAP asing.

6
7

KAP AD berorientasi pada kemajuan dan layanan serta didukung oleh profesional

kami yang proaktif.

2.3 Lokasi

Kantor Akuntan Publik Adi Darmawan terletak di Kota Malang, dengan detail

profil sebagai berikut :

Alamat : Pondok Blimbing Indah Blok F4 No. 46, Blimbing, Malang

Telepon/Faks : (0341) 490880

E-mail : kap.adidarmawan@gmail.com

2.4 Struktur Organisasi

Partner

Manager

Administrasi Supervisor Supervisor Supervisor

Senior Auditor Senior Auditor Senior Auditor

Junior Auditor Junior Auditor Junior Auditor


8

2.5 Visi dan Misi

Kantor Akuntan Publik Adi Darmawan memiliki identitas diri

perusahaan yang tercermin pada visi dan misinya. Berikut visi dan misi dari

Kantor Akuntan Publik Adi Darmawan:

1. Visi

Menjadi Kantor Akuntan Publik yang senantiasa dapat memberikan jasa yang

handal, terpercaya, jujur, dan bermanfaat bagi pengguna jasa (klien) dalam

menyediakan jasa profesional terbaik.

2. Misi

 Memberikan jasa profesional akuntan publik dengan kompetensi tinggi,

integritas, obyektif, dan sesuai standar profesi yang berlaku.

 Menjalankan standar profesional akuntan publik dengan benar.

 Merekrut, mengembankan, dan mempertahakan staff profesional yang

kompeten, integritas tinggi, dan komunikatif.

 Menciptakan sinergi antara kebutuhan dan harapan dari klien yang tetap

sesuai dengan ketentuan dan peraturan dan standar yang berlaku.

2.6 Bidang Jasa

Kantor Akuntan Publik Adi Darmawan mempunyai bidang usaha

pekerjaan jasa konsultasi akuntansi, konsultasi perpajakan, assurance

services dan jasa konsultasi manajemen.

Jasa yang diberikan:


9

1. Jasa Konsultasi Akuntansi

Jasa yang berupa layanan penyusunan laporan keuangan klien, dengan

berfungsi sebagai pengganti atau pelengkap karyawan akuntansi klien.

Jasa ini terdiri dari:

 Menyusun laporan keuangan klien

 Menyusun sistem prosedur untuk pemeriksaan internal (untuk

pengendalian internal klien)

 Menyusun sistem dan prosedur akuntansi dan sistem informasi

manajemen

2. Jasa Konsultasi Perpajakan

Jasa yang membantu klien dalam perhitungan dan pelaporan pajak, tax

planning, memberikan saran kepada klien tentang implikasi pajak atas

bisnis mereka atau atas transaksi keuangan tertentu.

Dari jasa tax consulting ini, diharapkan klien dapat terbantu dalam hal:

 Melaksanakan kewajiban pajak sesuai dengan peraturan yang

berlaku

 Menghindari risiko denda pajak karena kesalahan maupun

keterlambatan penyetoran dan pelaporan pajak

3. Assurance Services

Jasa ini meliputi:

 Audit umum atas laporan keuangan

 Review atas laporan keuangan

 Audit atas pos/unsur tertentu atas laporan keuangan


10

4. Jasa Konsultasi Manajemen

Jasa ini meliputi berbagai bentuk, antara lain :

 Penyusunan studi kelayakan (feasibility study)

 Perancangan dan implementasi sistem informasi akuntansi maupun

manajemen
11

BAB III

PELAKSANAAN KEGIATAN

3.1 Tempat dan Waktu Pelaksanaan OJT

Pelaksanaan kegiatan On the Job Training (OJT) ini telah diperkirakan

oleh penulis sesuai dengan jumlah SKS yang harus ditempuh. Pelaksanaan

kegiatan On the Job Training (OJT) / Kuliah Kerja ini dimulai pada :

Tanggal : 26 Agustus 2019 – 6 Desember 2019

Hari Kerja : Senin – Jumat

Jam Kerja : 08.00 – 17.00

Tempat : Kantor Akuntan Publik Adi Darmawan, Pondok Blimbing

Indah Blok F4 No. 46, Blimbing, Malang

Kegiatan On the Job Training (OJT) di Kantor Akuntan Publik Adi Darmawan,

penulis diharuskan untuk mematuhi peraturan yang telah disepakati, yaitu :

a) Berpakaian bebas rapi.

b) Datang dan pulang kerja sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan

oleh perusahaan.

c) Menjaga nama baik perusahaan dan memiliki rasa sopan santun

terhadap seluruh pegawai yang ada di perusahaan.


12

3.2 Kegiatan Selama On the Job Training

Berikut kegiatan penulis selama melaksanakan kegiatan On the Job

Training di Kantor Akuntan Publik Adi Darmawan:

1. Menginput Dokumen Lain Pajak Masukan melalui Aplikasi e-Faktur Dan

Melakukan Posting SPT Masa PPN

Menurut Waluyo (2011: 9) menyatakan bahwa pajak pertambahan nilai (PPN)

merupakan pajak yang dikenakan atas konsumsi di dalam negeri (di dalam Daerah

Pabean), baik konsumsi barang maupun konsumsi jasa. Dalam hal ini yang

berkewajiban membayar Pajak Pertambahan Nilai adalah konsumen akhir,

sementara yang berkewajiban memungut, menyetor dan melaporkan Pajak

Pertambahan Nilai (PPN) adalah pihak yang menjual.

Faktur pajak yang diterbitkan atas penjualan Barang Kena Pajak (BKP) atau

Jasa Kena Pajak (JKP) merupakan faktur pajak keluaran, sedangkan faktur pajak

yang diterbitkan atas pembelian Barang Kena Pajak (BKP) atau Jasa Kena Pajak

(JKP) merupakan faktur pajak masukan yang dapat dikreditkan pada saat

penyetoran PPN masa.

Berikut adalah langkah penulis dalam menginput Dokumen Lain Pajak

Masukan pada e-Faktur:

1. Membuka aplikasi E-Faktur, lalu memilih koneksi lokal database dan klik

connect. Kemudian masukkan username dan password, lalu klik login.

Setelah itu e-faktur akan terbuka.


13

Gambar 2 Memasukkan username dan password

Gambar 3 Tampilan Setelah Login

2. Ketika e-faktur telah terbuka akan menampilkan berupa file, faktur,

dokumen lain, SPT, dan lain-lain. Selanjutnya, pilih menu Dokumen Lain

pada bagian atas, kemudian pilih Dokumen Lain Pajak Masukan.

Gambar 4 Dokumen Lain Pajak Masukan


14

3. Kemudian aplikasi menampilkan jendela baru berupa Dokumen Lain Pajak

Masukan. Pada kolom sisi bawah kiri bertuliskan Rekam, lalu pilih kolom

Rekam.

Gambar 5 Rekam Faktur Dokumen Lain Pajak Masukan


15

4. Kemudian isi nomor faktur, dan NPWP lawan transaksi. Jika sebelumnya

sudah pernah menginput, maka nama lawan transaksi akan otomatis muncul

setelah dibuat. Selanjutnya isi bagian tanggal faktur, masa pajak, tahun

pajak, lalu ada pertanyaan faktur pajak masukan dapat dikreditkan pilih YA,

isi nilai faktur pajak berupa: jumlah DPP, jumlah PPN dan jumlah PPnBM

(jika ada). Lalu klik simpan.

Gambar 6 Mengisi Detail Transaksi

5. Selanjutnya, untuk melakukan upload klik “Management Upload” lalu

“Upload Faktur”
16

Gambar 7 Management Upload

Gambar 8 Izin Upload Faktur Dokumen Lain

6. Kemudian isi administrasi certificate.

Gambar 9 Administrasi Certificate


17

7. Setelah administrasi certificate selesai, lalu klik start uploader dan upload

faktur

Gambar 10 Loading Proses Upload Faktur


18

8. Faktur yang sudah selesai di-upload akan melakukan loading. Setelah

loading selesai faktur pajak masukan akan secara otomatis telah selesai di-

approve.

Gambar 11 Faktur telah di approve

9. Kemudian pilih menu SPT dan klik menu posting, kemudian pilih bulan

yang akan di posting. Cek apa kah jumlah Pajak Masukan dan Pajak

Keluaran jumlahnya sesuai.

Gambar 12 Tab Posting


19

Gambar 13 Pilih bulan posting

Gambar 14 Cek Jumlah Dokumen

10. Pilih menu SPT dan buka SPT, pilih masa pajak yang akan Anda laporkan.

Setelah memasukan masa pajak, klik “Buat File SPT (CSV)”, isi sesuai

dengan SPT yang ingin Anda laporkan, klik OK jika muncul kotak dialog

“SPT berhasil dibuat”

Gambar 15 Buat File SPT


20

Gambar 16 Berhasil Posting

Gambar 17 Tampilan Hasil SPT Masa PPN


21

2. Membuat Surat Setor Elektronik melalui e-Billing

E-billing pajak efektif digunakan sejak 1 Juli 2016, sesuai dengan Surat
Keputusan DJP nomor KEP-72/PJ/2016.E-billing pajak ini menggantikan
sistem pembayaran manual yang menggunakan Surat Setoran Pajak
(SSP).Pemberlakuan e-billing pajak ini berarti akan semakin
memudahkan wajib pajak untuk membayar pajak secara online, tanpa
perlu datang dan antre lagi di bank.
Berikut cara membuat kode billing:

1. Membuka web djp online di https://djponline.pajak.go.id/account/login.


Memasukkan NPWP, password, dan kode keamanan.
22

2. Pilih e-billing system di menu layanan DJP online.

Gambar 18 Tampilan website SSE

Gambar 19 Klik menu SSE

3. Klik Isi SSE. Kemudian mengisi form Surat Setoran Elektronik


(SSE) sesuai dengan jenis setoran dan data yang telah tersedia

Gambar 20 Pilihan Jenis Setoran dan Data

4. Memilih Kode Billing untuk permohonan penerbitan kode billing,


atau Ubah SSP untuk mengedit data jika ada kesalahan input.
23

Gambar 21 Klik KodeBilling

5. Memilih CetakKode Billing untuk menyimpan kode billing dalam


format PDF. Kemudian menyimpan kode billing untuk pembayaran
pajak melalui teller bank, internet banking, ATM, atau kantor pos.

Gambar 22 Cetak KodeBilling


24

Gambar 23 Hasil Cetakan Kode Billing

3.4 Bentuk-Bentuk Dukungan

Bentuk-bentuk dukungan yang diperoleh dari segenap pihak pada saat

melaksanakan On the Job Training (OJT) di Kantor Akuntan Publik Adi

Darmawan adalah sebagai berikut:

1. Fasilitas yang memadai.

2. Respon positif dari pimpinan serta karyawan atas kehadiran mahasiswa

untuk melaksanakan kegiatan On the Job Training (OJT).

3. Karyawan dengan senang hati memberikan ilmu dan wawasan serta

membantu memecahkan masalah dan memberikan solusi saat

mahasiswa mengalami kesulitan dalam pelaksanaan On the Job

Training (OJT).
25

3.5 Kendala yang Ditemukan di Tempat On the Job Training (OJT)

Selama kegiatan On the Job Training (OJT) berlangsung, penulis

menemukan beberapa kendala, diantaranya adalah:

1. Penulis kurang cepat beradaptasi masih kesulitan untuk beradaptasi dengan

lingkungan kantor pada awal periode On The Job Training (OJT) dan

pekerjaan yang diberikan karena penulis belum terlalu paham dengan sistem

kerja dalam dunia kerja dan beberapa tugas yang diberikan oleh

pembimbing lapangan belum penulis kuasai. Meskipun sebelum

dilaksanakannya kegiatan OJT, pihak Pendidikan Vokasi telah memberikan

sedikit gambaran mengenai bagaimana sistem kerja dalam dunia nyata,

namun ada beberapa hal yang belum sempat peserta pelajari dan hal tersebut

sempat memberikan kesulitan kepada peserta dalam melaksanaan kegiatan

di lapangan.

2. Ada beberapa client yang kurang kooperatif dalam memberikan data

sehingga menyebabkan pekerjaan tidak berjalan maksimal.


BAB IV

PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Setelah terlaksananya kegiatan On the Job Training (OJT) yang telah


berlangsung selama 4 (delapan) bulan terhitung dari tanggal 26 Agustus 2019 –
6 Desember 2019, penulis dapat mengambil berbagai pengalaman dan ilmu,
terkait dunia kerja yang sebenarnya utamanya yang terkait dengan jurusan yang
penulis ambil. Penulis juga lebih memahami cara menerapkan teori yang sudah
di dapatkan selama perkuliahan, dan penulis dapat belajar membuat e-faktur, e-
spt, dan e-billing. Terkadang dalam pelaksanaan Kuliah Keahlian (KK) dan On
the Job Training (OJT) penulis mendapatkan pengalaman baru yang tidak
sesuai dengan bidang keahlian perpajakan, akan tetapi dengan pegalaman baru
itulah penulis bisa mengembangangkan pengetahuan dan mempelajari hal-hal
baru yang tentunya memberikan dampak positif bagi penulis untuk kedepannya.
Sekaligus menjadi bahan ajar untuk melatih soft skill dan hard skill penulis.
Dengan dilaksanakannya On the Job Training (OJT) penulis menjadi lebih
mengerti apa saja kriteria yang di butuhkan oleh perusahaan/instansi.

4.2 Saran

Berdasarkan hasil praktek On the Job Training (OJT) yang telah


dilakukan oleh penulis dan beberapa kendala yang diperoleh, penulis memiliki
saran sebagai berikut:

26
27

1. Pihak Perusahaan / Instansi


a) Dalam mengerjakan pekerjaan sekecil apapun sebaiknya lebih
meningkatkan ketelitian untuk menghindari kesalahan-kesalahan
yang seharusnya tidak terjadi.
b) Perlu adanya peningkatan dalam hal pengawasan dan bimbingan
terhadap tugas yang diberikan oleh karyawan yang bekerja. Hal ini
dikarenakan ilmu pengetahuan dalam bidang perpajakan yang
dimiliki oleh mahasiswa yang sedang melaksanakan On The Job
Training (OJT) masih minim dan masih perlu adanya bimbingan
lebih lanjut.

2. Pihak Perguruan Tinggi


a) Pihak Universitas Sebaiknya sebelum diadakannya kegiatan Kuliah
Kerja (KK) ataupun kegiatan On the Job Training (OJT) mahasiswa
diberi pembekalan yang matang dan lebih detail agar saat di
lapangan bisa mengerjakan tugas dengan lancar.
b) Prosedur dan sistem kegiatan On the Job Training (OJT) harus
dipandu oleh pihak universitas sehingga mahasiswa tidak bingung
dalam mencari tempat untuk melaksanakan kegiatan On the Job
Training (OJT) tersebut.
c) Diadakannya fasilitas yang menunjang untuk mahasiswa guna
memiliki bekal sebelum terjun ke DUDI yang terkait.

3. Pihak Mahasiswa
a) Para mahasiswa sebaiknya memiliki keaktifan dan rasa sosial yang
tinggi di tempat DUDI. Mahasiswa harus aktif dan mampu
beradaptasi, misalkan mahasiswa kurang memahami tugas yang di
berikan, harus segera bertanya dan menyelesaikan dengan tepat
waktu
b) Mahasiswa harus memiliki bekal yang matang dengan bidang yang
akan dikerjakannya, agar mahasiswa dapat berkontribusi penuh
terhadap perusahaan terkait.
DAFTAR PUSTAKA

Program Pendidikan Vokasi Universitas Bawijaya. (2018). Pedoman Pelaksanaan


Kuliah Keahlian. Malang: UB Press.
Puspa, D. (t.thn.). Pajak Penghasilan Pasal 23 (PPh Pasal 23). Dipetik Oktober
17, 2018, dari Online Pajak: https://www.online-pajak.com/pph-pajak-
penghasilan-pasal-23
Puspa, D. (t.thn.). Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Apa Itu? Dipetik Oktober 15,
2018, dari Online Pajak: https://www.online-pajak.com/pajak-
pertambahan-nilai-ppn
Puspa, D. (t.thn.). PPh 21 (Pajak Penghasilan Pasal 21). Dipetik Oktober 15, 2018,
dari Online Pajak: https://www.online-pajak.com/pph-pajak-penghasilan-
pasal-21
Waluyo. (2011). Perpajakan Indonesia. Buku 1. Edisi 10. Penerbit Salemba Empat.
Jakarta

28