Anda di halaman 1dari 24

METODELOGI PENELITIAN BISNIS

TUGAS INDIVIDU KUESIONER

Dosen Pengampu : Prof. Dr. Ni Wayan Sri Suprapti, SE., M.Si

Oleh:
Sang Ayu Putu Manik Pramiartini
1707522116
15

PROGRAM STUDI MANAJEMEN REGULER DENPASAR


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS UDAYANA
TAHUN 2019
Soal:
Scan:
1. Judul
2. Definisi Konseptual Variabel
3. Definisi Operasional Variabel
4. Tabel Indikator Variabel
5. Kuesioner
Review dan berikan komentar terhadap korelasi antara definisi konseptual variabel, definisi
operasional variabel dan kuesioner

Jawaban:
SCAN
Judul
Peran Kepuasan dalam Memediasi Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Loyalitas Nasabah
(Studi Kasus pada PT. Bank Pembangunan Daerah Bali Cabang Renon)
Definisi Konseptual Variabel
Definisi Operasional Variabel
Tabel Indikator Variabel
Kuesioner
REVIEW DAN BERIKAN KOMENTAR TERHADAP KORELASI ANTARA DEFINISI
KONSEPTUAL VARIABEL, DEFINISI OPERASIONAL VARIABEL DAN KUESIONER
1. Definisi Konseptual Variabel
Definisi konseptual variabel dari skripsi ini adalah kualitas kelayanan, kepuasan
pelanggan dan loyalitas pelanggan. Kualitas kelayakan yang dimaksud dalam tulisan ini
adalah ukuran tingkat pelayanan yang diberikan mampu sesuai dengan harapan konsumen.
Disini kepuasan pelanggan diartikan sebagai situasi kognitif pembeli yang berkenaan
dengan kesepadanan atau ketidaksepadanan antara hasil yang didapatkan dengan
pengorbanan yang dilakukan. Kemudian loyalitas opelanggan yang dimaksud dalam
tulisan ini adalah komitmen pelanggan bertahan secara mendalam untuk berlangganan
kembali atau melakukan pembelian ulang produk jasa terpilih secara konsisten dimasa
yang akan datang, meskipun pengaruh situasi dan usaha-usaha pemasaran mempunyai
potensi untuk menyebabkan perilaku.
Penulis sudah menjelaskan secara rinci mengenai apa yang dimaksudkan dengan
masing – masing variabel yang berdasaekan pada sumber terpercaya seperti buku. Pada
definisi konseptual ini, peneliti juga menjelaskan ruang lingkup dari penelitian yang
dilakukan sehingga dapat membantu pembaca agar memiliki pemahaman dan ruang
lingkup yang sama mengenai variabel - variabel yang akan digunakan nantinya.
2. Definisi Operasional Variabel
Pada definisi operasional untuk variabel kualitas pelayanan, peneliti sudah
menjelaskan dengan baik bagaimana peneliti akan mengukur variabel tersebut. Dimana
pada kualitas pelayanan diukur berdasarkan fisik, kehandalan, daya tanggap dan jaminan
yang sudah dijelaskan sebelumnya di tinjauan pustaka. Sama seperti kualitas pelayanan,
variabel berikutnya yaitu kepuasan nasabah dan loyalitas nasabah juga dijelaskan dengan
rinci, bagaimana cara peniliti mengukur variabel tersebut. Di definisi operasional ini juga,
peneliti kurang menjelaskan ukurannya seperti apakah menggunakan nominal, ordinal,
atau interval dan bentuk skala yang akan digunakan dalam penelitiannya, apakah guttman,
likert, atau jenis lainnya.
3. Tabel Indikator Variabel
Tabel indikator penelitian sudah dibuat dengan baik dan sesuai dengan definisi
operasional yang sebelumnya sudah dibuat. Namun, terdapat kontradiksi atau kurang
selaras di definisi operasional peneliti menggunakan variabel kepuasan "nasabah" dan
loyalitas "nasabah". Namun, pada tabel indikator penelitian, peneliti hanya menulis
kepuasan dan loyalitas.
4. Kuesioner
Kuesioner penelitian dimulai dengan baik dan benar yaitu, perkenalan identitas
peneliti dan tujuan dari kuesioner ini. Tujuan dari penelitian ini juga sangat jelas, dilihat
dari awal peneliti sudah menjelaskan untuk siapa kuesioner ini ditujukan. Namun
sebaiknya, peneliti tidak perlu kembali menjelaskan judul dari penelitian yang akan dibuat
karena pada kop awal sudah berisi judul penelitian ini. Kemudian, peneliti juga sudah
menjelaskan dengan baik bagaimana cara responden mengisi kuesioner. Disini dapat
dilihat peneliti tidak menspesifiknya siapa dan umur berapa responden yang digunakan.
Namun, sebaiknya peneliti mengganti cs atau cukup setuju dengan nilai n atau netral karena
nilai tengah selalu dinilai netral bisa cukup setuju atau cukup tidak setuju. Peneliti juga
menjelaskan dengan baik antara pernyataan - pernyataan yang ditulisnya.
5. Purposive Sampling
Purposive sampling adalah teknik pengambilan samper sumber data dengan
pertimbangan tertentu. Teknik ini biasanya digunakan karena tiddak semua sampel
memiliki kriteria seperti yang diperlukan atau diinginkan oleh peneliti. Dapat dikatakan
penelitian ini menggunakan purposive sampling. Hal ini ditunjukan dengan pada halaman
pertama (perkenalan) sudah dijelaskan untuk siapa kuesioner ini ditujukan. Atau dengan
kata lain, selain nasabah dari bpd bali cabang renon tidak bisa menjadi responden peneliti
6. Korelasi
Terdapat keterkaitan satu sama lain antara definisi konseptual, definisi operasional,
tabel indikator penelitian dan kuesioner yang dibuat. Definisi konseptual dan definisi
operasional sudah selaras atau tidak ada yang menyimpang dari tujuan penelitian. Selain
itu, tabel indikator penelitian juga sangat sesuai dengan definisi operasional variabel. Pada
kuesioner dijelaskan pernyataan mana saja yang akan mempengaruhi masing – masing
variabel