Anda di halaman 1dari 16

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 1

Mata Pelajaran : IPA


Kelas/ Semester : VIII/Genap
Hari/ Tanggal :
Alokasi Waktu : 40 menit
Nama Kelompok : __________________
1. ___________________
2. ___________________
3. ___________________
4. ___________________
5. ___________________

Judul : Tekanan, Tekanan Hidrostatis dan Hukum Pascal


Tujuan :
1. Menjelaskan konsep tekanan
2. Menjelaskan konsep tekanan hidrostatis
3. Menentukan persamaan tekanan hidrostatis
4. Menerapkan tekanan hidrostatis dalam kehidupan sehari-hari
5. Menjelaskan bunyi hukum Pascal
6. Menentukan persamaan hukum Pascal
7. Menerapkan prinsip hukum Pascal dalam kehidupan sehari-hari

“Tekanan “

1. Siapkan sebuah pena atau pensil yang diruncing tajam !


2. Untuk kegiatan (1),
(A) Tekan telapak tangan anda dengan menggunakan pena atau ujung pensil yang tajam
(luas penampang kecil). Apa yang anda rasakan?
(B) Sekarang tekan telapak anda dengan menggunakan ujung pensil yang lain yang tumpul
(luas penampang). Apa yang anda rasakan? Isilah dalam tabel hasil pengamatan (1) di
bawah!
Bandingkan 2 kegiatan diatas. Mengapa ada perbedaan yang anda rasakan antara kegiatan A
dan B? jelaskan !
…………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
3. Untuk kegiatan (2), gunakan ujung pensil yang tajam (luas penampang kecil).
(C) Tekan telapak tangan anda dengan menggunakan ujung pensil yang tajam (luas
penampang kecil) dengan kekuatan yang agak besar (gaya besar). Apa yang anda
rasakan?
(D) Tekan telapak tangan anda dengan menggunakan ujung yang sama (tajam) tapi dengan
kekuatan yang agak lemah dibandingkan kegiatan (C). Apa yang anda rasakan?
Bandingkan dengan kegiatan (C), manakah yang anda rasakan lebih sakit (tekanan lebih
besar)? Isilah dalam tabel hasil pengamatan (1) di bawah!
Tabel hasil pengamatan (1)

No Kegiatan Akibat yang Keterangan


dirasakan
1. (A) Pensil tajam (Luas Penampang {A} Sakit/kurang sakit Semakin anda
kecil) (besar tekanan) merasakan sakit pada
(B) Pensil tumpul (Luas Penampang Sakit/kurang sakit telapak tangan anda
{A} besar) (besar tekanan) maka TEKANAN
yang diberikan pensil
2. (C) Ditekan agak kuat (Gaya {F} Besar) Sakit/kurang sakit semakin besar
(besar tekanan)

(D) Ditekan agak lemah (Gaya {F} Sakit/kurang sakit


Lemah (besar tekanan)
4. Berdasarkan tabel hasil kegiatan diatas, bagaimana hubungan antara besar tekanan (P), gaya
(F), dan luas penampang (A)?
a) Jika Gaya yang diberikan semakin (Besar / Kecil), maka tekanan yang dialami semakin
(Besar / Kecil), jadi tekanan (Sebanding / Berbanding terbalik ) dengan Gaya
b) Jika luas penampang benda semakin (Besar / Kecil), maka tekanan yang diberikan
semakin (Besar / Kecil), jadi tekanan (Sebanding / Berbanding terbalik ) dengan Luas
penampang.
5. Berdasarkan hubungan diatas, Formulasikan persamaan (rumus) untuk menentukan besarnya
tekanan suatu benda !
…………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
6. Jelaskan defenisi dari tekanan berdasarkan persamaan diatas!
…………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
7. Sebuah kotak kayu yang bermassa 30 Kg dan luas penampang 2 m2 diletakan diatas lantai.
Hitunglah tekanan yang diberikan kotak kayu tersebut terhadap lantai !
…………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….

“Tekanan Hidrostatis “

1. Siapkan botol air mineral bekas yang telah dilubangi secara vertical kemudian diberi
penomoran seperti pada gambar di bawah ini.

1
2
3
4
5
2. Masukan air ke dalam botol yang telah dilubangi tersebut hingga penuh. Amati pancaran air
yang keluar dari lubang botol tersebut tiap-tiap lubang. Manakah lubang yang memiliki
pancaran air paling deras (tekanan paling besar)?
…………………………………………………………………………………………….
3. Bagaimana hubungan kedalaman zat cair dengan tekanan?
…………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
4. Jelaskan yang dimaksud dengan tekanan hidrostatis!
…………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
5. Faktor apa sajakah yang mempengaruhi tekanan hidrostatis ?
…………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
6. Formulasikan persamaan (rumus) untuk menentukan besarnya tekanan hidrostatis suatu
benda !
…………………………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………………………….
7. Suatu tempat di dasar danau memiliki kedalaman 20 m. Diketahui massa jenis air danau
1000 kg/m3, percepatan gravitasi g = 10 m/s2, dan tekanan di atas permukaan air sebesar 1
atm. Hitunglah tekanan hidrostatika!

“Hukum Paschal”

1. Siapkan 2 suntikan bekas tanpa jarum hubungkan keduanya dengan selang pada ujung
suntikan !
2. Secara bergantian tekan bagian atas suntikan yang besar dan kecil ! rasakan apa yang terjadi
dan jelaskan !
3. Sebutkan bunyi hukum Paschal !
4. Formulasikan persamaan (rumus) Hukum Paschal !
5.
Sebuah dongkar hidrolik masing – masing
penampangnya berdiameter 3cm dan 12 cm, berapa
gaya minimal yang harus dikerjakan pada penampang
kecil untuk mengangkat mobil yang beratnya 8000 N.

6. Tiga bejana berhubungan ditutup oleh pengisap yang luasnya masing-masing 4 cm2, 24 cm2,
dan 60 cm2. Apabila pada pengisap yang terkecil menekan gaya 12 N, Hitunglah besarnya
gaya yang bekerja pada pengisap lainnya !
7. Buatlah kliping pemanfaatan prinsip kerja Hukum Paschal dalam kehidupan sehari-hari! (3)

SELAMAT BEKERJA
ANNIE, S.Pd
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 2

Mata Pelajaran : Fisika


Kelas/ Semester : XI/1
Hari/ Tanggal :
Alokasi Waktu : 20 menit
Nama Kelompok : __________________
1. ___________________
2. ___________________
3. ___________________
4. ___________________
5. ___________________

Indikator Pencapaian Kompetensi :


1. Menjelaskan hukum Archimedes
2. Menghitung besar gaya apung benda dalam fluida
3. Menganalisis syarat terjadinya peristiwa mengapung, melayang dan tenggelam
4. Menghitung besar volume dan massa jenis benda dalam keadaan terapung, melayang dan
tenggelam
5. Menerapkan prinsip hukum Archimedes dalam kehidupan sehari-hari

Judul : Hukum Archimedes


A. Tujuan Percobaan
Menjelaskan konsep hukum Archimedes “ gaya apung ke atas sama dengan berat fluida yang
dipindahkan”.

B. Alat dan Bahan


1. Gelas beker 50 ml
2. Gelas pancur 100 ml
3. Neraca pegas 10N
4. Air
5. Tiga beban dengan massa yang berbeda

C. Rancangan Percobaan

D. Langkah Kerja
1. Isilah gelas pancur dengan menggunakan air sampai batas pancur.
2. Letakkan gelas beker di bawah moncong bibir dari gelas pancur. Pastikan pula jika ada air yang tumpah
dari gelas pancur dapat mengalir ke gelas beker
3. Kemudian, ambillah satu benda kecil sebagai beban. Timbanglah beban tersebut di udara dengan
menggunakan neraca pegas. Catat hasil yang kalian peroleh.
4. Masukkan beban yang masih terkait dengan neraca pegas ke dalam gelas pancur yang berisi air. Amati
dan catat skala yang ditunjukkan neraca pegas.
5. Amati dan ukurlah volume air yang tumpah/dipindahkan pada gelas beker saat benda masuk ke dalam
gelas pancur.
6. Ulangi langkah 3 sampai 5 untuk beban yang berbeda-beda. Amati dan catat hasilnya.
E. Data Pengamatan dan Soal Diskusi
1. Tulislah besaran-besaran yang kalian amati dan catat dalam tabel berikut. Kemudian, hitung beberapa
besaran yang ada. Perlu diketahui jika:
massa jenis air 𝜌𝐹 = 1000 𝑘𝑔/𝑚3
percepatan gravitasi (g) = 10 m/s2.
1 ml = 1 cm3

N w w V w1’= w2’=

o u (N) a (N) (m3) wu - wa 𝜌𝐹 𝑔𝑉 ′ (𝑁)
1
.
2
.
3
.

Keterangan:
wu = berat beban di udara
wa = berat beban di air
V’ = volume air yang dipindahkan ke dalam gelas beker = volume benda di dalam air
w1’ = selisih berat benda di udara dan di air
w2’ = berat air yang dipindahkan ke dalam gelas beker

2. Bahaslah perbandingan selisih berat benda di udara dan berat benda di air (w1’) dengan berat air
yang dipindahkan ke dalam gelas beker (w2’)!

3. Apakah penyebab munculnya gaya apung yang dikerjakan oleh suatu fluida kepada benda yang
tercelup dalam fluida?

4. Bagaimanakah penurunan matematis Hukum Archimedes?

5. Apa yang mempengaruhi besar gaya apung benda ketika di dalam gelas pancur?

6. Buat kesimpulan dari eksperimen yang kalian lakukan ini.

Dibawah ini gambar keadaan benda dalam fluida, jelaskan peristiwa mengapung, melayang dan
tenggelam berdasarkan konsep gaya apung (FA ) dan berat benda (w).
2. Jembatan ponton dibuat dari drum yang terapung di atas permukaan air. Setiap drum terisi udara
sehingga secara keseluruhan bermassa 20 kg dan volume rata – rata 2 m3. Tentukan berat beban
maksimum yang dapat ditahan oleh drum tersebut!
3. Sebongkah es yang memiliki volume 10000 cm3 dan massa jenis 0,9 g/cm3 dimasukkan ke dalam air.
Berapakah bagian volume es yang tercelup dan yang muncul di atas permukaan air?

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 3


Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/ Semester : XI/1
Hari/ Tanggal :
Alokasi Waktu : 20 menit
Nama Kelompok : __________________
1. ___________________
2. ___________________
3. ___________________
4. ___________________
5. ___________________

Indikator Pencapaian Kompetensi :


1. Menjelaskan fenomena tegangan permukaan dalam kehidupan sehari-hari
2. Menentukan persamaan tegangan permukaan
3. Menjelaskan konsep kapilaritas
4. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi gejala kapilaritas
5. Menentukan persamaan kapilaritas

TEGANGAN PERMUKAAN
A. Tujuan
Menjelaskan fenomena tegangan permukaan
B. Alat dan Bahan
1. Gelas (1 buah)
2. Air (secukupnya)
3. Silet (1 buah)
4. Detergen (secukupnya)
C. Langkah-Langkah Kerja
1. Mengisi gelas dengan air sampai hampir penuh

2. Meletakkan silet secara perlahan-lahan di atas permukaan zat cair!


3. Mengamati apakah silet terapung, melayang atau tenggelam (masa jenis silet lebih besar dari masa
jenis air)
4. Mengisi gelas yang sudah diisi air dengan detergen, kemudian mengamati apa yang terjadi dengan
silet yang tadinya ada di permukaan air.
D. Pertanyaan
1. Apa yang terjadi dengan silet ketika ditaruh secara perlahan-lahan secara mendatar di permukaan air?
2. Gambarkan gaya-gaya yang bekerja pada silet saat terapung di permukaan air!
3. Masa jenis silet jelas lebih besar daripada masa jenis air, tetapi mengapa silet dapat mengapung di
air?
4. Ketika air ditambahkan detergen, apa yang Anda amati dengan silet yang sedang mengapung di
permukaan air? Jelaskan alasannya!
E. Kesimpulan :

KAPILARITAS

A. Tujuan
Menjelaskan peristiwa kapilaritas melalui percobaan
B. Alat dan bahan
1. 2 buah gelas air mineral
2. Tisu
3. Air dan minyak
C. Langkah-langkah percobaan
1. Isilah air dan minyak pada masing-masing gelas air mineral
2. Masukan ujung tisu kedalam gelas dan ujung yang lain diluar gelas
3. Diamkan beberapa menit dan amati apa yang terjadi !
D. Hasil pengamatan
1. Amati apa yang terjadi? Jelaskan alasannya !

2. Definisikan pengertian kapilaritas

E. Kesimpulan :

1. Formulasikan persamaan tegangan permukaan !


2. Sebatang jarum diletakkan perlahan-lahan di atas permukaan air, berapa berat jarum maksimum agar
tidak tenggelam? Panjang jarum 10 cm, dan   7,27 x10 2 N / m
3. Sebut dan jelaskan faktor yang mempengaruhi gejala kapilaritas!
4. Formulasikan persamaan kapilaritas !
5. Pembuluh kayu suatu pohon memiliki diameter 4 cm digunakan untuk mengangkut air dan mineral dari
dalam tanah. Jika sudut kontak 0o, tegangan permukaan air 0,0735 N/m dan percepatan gravitasinya 10
m/s2, tentukan tinggi kenaikan air dan mineral dari permukaan tanah!
Jawaban LKS
Kegiatan 1
N Pembahasan
o.
1 Ketika di taruh perlahan-lahan di permukaan air silet terapung dalam
permukaan air
2

Silet

A
ir

3 Resultan gaya ini menyebabkan lapisan atas seakan-akan tertutup oleh


hamparan selaput elastis yang ketat
4 Kecenderungan bentuk permukaan cairan yang bersentuhan dengan
bagian bawah silet adalah cenderung menyusut sekuat mungkin. Oleh karena itu,
sejumlah tertentu cairan cenderung mengambil bentuk dengan permukaan
sesempit mungkin

5 Silet dapat mengapung di air, meskipun masa jenis silet jelas lebih besar
daripada masa jenis air. Hal ini disebabkan karena tarikan pada permukaan cairan
membentuk semacam kulit penutup yang tipis, dan karena berat silet dapat diatasi
oleh lapisan kulit yang tipis ini, akibatnya silat dapat terapung di permukaan air

6 Ketika air ditambahkan detergen, silet perlahan-lahan turun ke dasar dan


akhirnya tenggelam
7 Dengan menambahkan detergen, dapat menurunkan tegangan permukaan
zat cair, sehingga berat silet tidak dapat lagi di topang oleh tegangan permukaan
air, dank silet segera melayang dan akhirnya sampai tenggelam
8 Kesimpulan: silet dapat terapung di permukaan zat cair, karena terdapat
semacam kulit penutup yang tipis yang menegang, disebut juga dengan tegangan
permukaan air.Jadi tegangan permukaan adalah kecenderungan permukaan zat
cair untuk menegang, sehingga permukaanya seperti ditutupi oleh suatu lapisan
tipis elastis.

Kegiatan 2
N Pembahasan
o.
1 Pada pipa kapiler, air naik

2 Hal ini terjadi karena gaya adhesi antar molekul-molekul air dengan
molekul bejana lebih besar dibandingkan dengan gaya kohesi antar molekul air.
3 Pada pipa kapiler, raksa turun

4 Hal ini terjadi karena gaya kohesi antar molekul raksa lebih besar
dibandingkan dengan gaya adhesi antar molekul raksa dengan molekul bejana,
akibatnya raksa tidak akan membasahi dinding bejana
5 Tidak, karena lubang pipet terlalu besar

6 Faktor-faktor yang mempengaruhi kenaikan atau penurunan air dalam


suatu pipa kapiler adalah masa jenis zat cair, jari-jari pipa kapiler, tegangan
permukaan zat cair, dan sudut kontak.
7 Kesimpulan: Pada suatu celah sempit (pipa kapiler) zat cair bisa naik atau
turun yang disebut dengan gejala kapilaritas. Yang mempengaruhi kenaikan atau
penurunan zat cair adalah masa jenis zat cair, besar kecilnya diameter lubang pada
pipa kapiler.

Bahan Diskusi
N Pembahasan
o.
1

Ketika alat ini dicelupkan dalam larutan sabun dan dikeluarkan, kawat
kedua (jika beratnya tidak terlalu besar) akan tertarik ke atas. Untuk menahan
kawat ini agar tidak tertarik ke atas, kita perlu mengerjakan gaya T ke bawah.
Total gaya ke bawah yang menahan kawat kedua adalah
F= T + w
Kita misalkan panjang kawat kedua adalah l. Larutan sabun yang
menyentuh kawat kedua mempunyai dua permukaan, sehingga gaya tegangan
permukaan bekerja sepanjang 2l panjang permukaan. Tegangan permukaan (γ)
dalam larutan didefinisikan sebagai perbandingan antara gaya tegangan
permukaan (F) dengan panjang permukaan (d) di mana gaya itu bekerja. Secara
matematis ditulis.
𝐹
𝛾=
𝑑
dalam kasus ini d = 2l, sehingga
𝐹
𝛾=
2𝑙
2 y
γ γ
θ
x
θ
h

r

Jika masa jenis zat cair adalah  , tegangan permukaan  , sudut kontak
 , kenaikan zat cair setinggi h,dan jari-jari pipa kapiler adalah r, maka
berat zat cair yang naik = mg
= gV
berat zat cair yang naik = r hg 2

komponen gaya pertikal yang menarik zat cair ini naik adalah
F   cos  2r 
dengan menyamakan kedua persamaan di atas, akhirnya diperoleh
 cos  2r   r 2 hg
2 cos 
h
rg
3

Pada saat kecepatan terminal vT tercapai, gaya-gaya yang bekerja pada


benda adalah seimbang.
∑F = 0
+mg – Fa – Ff = 0
Ff = mg - Fa
Jika massa jenis benda ρb, massa jenis fluida ρf, dan volume benda Vb,
maka
Gaya ke atas Fa = Vb ρf g
Berat benda mg = ρb Vb g
Gaya gesekan Ff= 6πr η vT (benda berbentuk bola)
Dengan memasukka besar ketiga gaya tersebut ke dalam persamaan
Ff = mg - Fa, maka
6πr η vT = ρb Vb g- Vb ρf g
6πr η vT = Vb g(ρb – ρf)
𝑉𝑏 𝑔(𝜌𝑏 – 𝜌𝑓)
𝑣𝑇 =
6𝜋𝑟 𝜂
Untuk benda berbentuk bola dengan jari-jari r, maka volume benda 𝑉𝑏 =
4 3
𝜋𝑟
3
Sehingga,
4 3
𝜋𝑟 g(ρ𝑏 – ρ𝑓 )
𝑣𝑇 = 3
6πr 𝜂
2 𝑟 2 g(ρ𝑏 – ρ𝑓 )
𝑣𝑇 =
9𝜂

Soal Penerapan Konsep Pada Situasi Baru


N Pembahasan
o.
1 Gelombang laut disebabkan oleh angina. Ketika minyak dituangkan ke atas
air, angina akan meniup sehingga minyak akan bergerak ke depan. Di belakang
kita terdapat air jernih yang tegangan permukaanya lebih besar, akibatnya air di
belakang ini akan menarik air yang di depan kita. Gaya tarik ini berlawanan
dengan gaya oleh angina, sehingga menyebabkan lautan menjadi agak tenang.
2 Diketahui:
l =10 cm=10x10-2m
  7,27 x10 2 N / m
Ditanya:
wmax=…?(agar jarum tidak tenggelam)
Dijawab:
 Fy  0

wmax  2l

 
wmax  2 7,27 x10 2 10 x10 2 
Wmax  14,54 x10  3

Wmax  0,0145 N
Jadi berat maksimum batang jarum adalah 0,0145 N
3 Diketahui:
r  2cm  2 x10 2 m
  00
  0,0735 N / m

g  10m / s 2
Ditanya:
h=…?
Dijawab:
 cos  2r   r 2 hg
2 cos 
h
rg

20,0735 cos 0 0
h 3
10 x10 x2 x10 2
0,0735
h  0,0735cm
10 2
Jadi, tinggi kenaikan air dan mineral dari permukaan tanah adalah 0,0735
cm

4 Diketahui:
r  1cm  1x10 2 m
 a  700 kg/m3
 a  7900 kg/m3
vT  4,9 m/s
g = 9,8 m/s2
Ditanya:
  ... ?
Dijawab:

vT 
2r 2 g
b   f 
9

2 1x10  2  10
2

4,9  7.900  700


9 


 
2 10 4 107.200 
9 x 4,9
1440
  32,65 Ns / m 2
44,1
Jadi, koefisien kekentalan zat cair tersebut adalah 32,65 Ns/m2
5 Diketahui:
ρB=8.900 kg/m3
t=6 sekon
s=20 meter
r=1,5x10-3m
ρA =1.300 kg/m3
Ditanya:
  ... ?
Dijawab:
Pada GLB, akan diperoleh kecepatan yang tetap, yang sama dengan
kecepatan terminal, yaitu:
s
vT 
t
20 x10 2
vT 
6
Sedangkan persamaan kecepatan terminal adalah

vT 
2r 2 g
b   f 
9

2 1x10  2  10
2

 7.900  700
9 


 
2 r 2 g  B   A 
9 xvT
 9 x10 6 
2 9,87.600
  
4

 20 x10  2 
9 
 6 
223.440 x10 6

20 x10  2
  11.172 x10  4
  1,1172 N .s / m 2  1,12N.s/m2
Jadi, koefisien viskositas cairan tersebut adalah 1,12N.s/m2
Kuis :
1. Jelaskan yang dimaksud dengan tegangan permukaan !
2. Sebuah pipa kapiler berjari-jari 3 x 10-4 m. jika tegangan permukaannya adalah 72,8 x
10-3 N/m dan sudut kontaknya 00. ( ρ air 1000 kg/m3 , g = 10 m/s2 ). Tentukan kenaikan
air dalam pipa kapiler tersebut !

Kuis :
1. Jelaskan yang dimaksud dengan tegangan permukaan !
2. Sebuah pipa kapiler berjari-jari 3 x 10-4 m. jika tegangan permukaannya adalah 72,8 x
10-3 N/m dan sudut kontaknya 00. ( ρ air 1000 kg/m3 , g = 10 m/s2 ). Tentukan kenaikan
air dalam pipa kapiler tersebut !

Kuis :
1. Jelaskan yang dimaksud dengan tegangan permukaan !
2. Sebuah pipa kapiler berjari-jari 3 x 10-4 m. jika tegangan permukaannya adalah 72,8 x
10-3 N/m dan sudut kontaknya 00. ( ρ air 1000 kg/m3 , g = 10 m/s2 ). Tentukan kenaikan
air dalam pipa kapiler tersebut !

Kuis :
3. Jelaskan yang dimaksud dengan tegangan permukaan !
4. Sebuah pipa kapiler berjari-jari 3 x 10-4 m. jika tegangan permukaannya adalah 72,8 x
10-3 N/m dan sudut kontaknya 00. ( ρ air 1000 kg/m3 , g = 10 m/s2 ). Tentukan kenaikan
air dalam pipa kapiler tersebut !

Kuis :
3. Jelaskan yang dimaksud dengan tegangan permukaan !
4. Sebuah pipa kapiler berjari-jari 3 x 10-4 m. jika tegangan permukaannya adalah 72,8 x
10-3 N/m dan sudut kontaknya 00. ( ρ air 1000 kg/m3 , g = 10 m/s2 ). Tentukan kenaikan
air dalam pipa kapiler tersebut !
Kuis :
1. Jelaskan yang dimaksud dengan tegangan permukaan !
2. Sebuah pipa kapiler berjari-jari 3 x 10-4 m. jika tegangan permukaannya adalah 72,8 x
10-3 N/m dan sudut kontaknya 00. ( ρ air 1000 kg/m3 , g = 10 m/s2 ). Tentukan kenaikan
air dalam pipa kapiler tersebut !

Kuis :
1. Jelaskan yang dimaksud dengan tegangan permukaan !
2. Sebuah pipa kapiler berjari-jari 3 x 10-4 m. jika tegangan permukaannya adalah 72,8 x
10-3 N/m dan sudut kontaknya 00. ( ρ air 1000 kg/m3 , g = 10 m/s2 ). Tentukan kenaikan
air dalam pipa kapiler tersebut !

Kuis :
1. Jelaskan yang dimaksud dengan tegangan permukaan !
2. Sebuah pipa kapiler berjari-jari 3 x 10-4 m. jika tegangan permukaannya adalah 72,8 x
10-3 N/m dan sudut kontaknya 00. ( ρ air 1000 kg/m3 , g = 10 m/s2 ). Tentukan kenaikan
air dalam pipa kapiler tersebut !

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) 1


Mata Pelajaran : IPA
Kelas/ Semester : VIII/Genap
Hari/ Tanggal :
Alokasi Waktu : 40 menit
Nama Kelompok : __________________
1. ___________________
2. ___________________
3. ___________________
4. ___________________
5. ___________________

VISKOSITAS
Indikator Pencapaian Kompetensi :
1. Menjelaskan konsep viskositas
2. Menerapkan persamaan kecepatan terminal suatu benda berbentuk bola dalam fluida

A. Tujuan
1. Mengetahui pengaruh kekentalan zat cair terhadap kecepatan gerak benda.
2. Menjelaskan viskositas.

B. Alat dan bahan


1. Dua buah gelas air mineral
2. Kelereng
3. Minyak
4. Air

C. Langkah-langkah percobaan
1. Isilah air dan minyak pada masing – masing gelas
2. Masukan kelereng kedalam gelas yang berisi air, bagaimana gerakan telur ?
3. Masukan telur kedalam gelas berisi minyak, bagaimana gerakan telur?

D. Hasil Pengamatan
1. Mengapa terjadi perbedaan kecepatan gerakan telur menuju dasar wadah? Jelaskan !

2. Definisikan pengertian viskositas

E. Kesimpulan