Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH PENDIDIKAN

KEWARGANEGARAAN
SECARA UMUM

NAMA : NUGROHO PUTRO H.L


STAMBUK : F 221 18 128
KELAS :A
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena Saya dapat
menyelesaikan Makalah ini. Penyusunan Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas Mata
Kuliah PKN. Selain itu tujuan dari penyusunan Makalah ini juga untuk menambah wawasan.

Saya menyadari bahwa Makalah yang Saya buat ini masih jauh dari nilai sempurna, maka
dari itu Saya akan menerima dengan senang hati setiap kritik dan saran yang membangun.
Mohon maaf jika masih banyak kekurangan, semoga Makalah kami ini memberi manfaat untuk
setiap pembaca dan juga menambah ilmu bagi saya. Terima kasih.

Palu, 15 Desember 2019

Penulis
DAFTAR ISI

KATAPENGANTAR ....................................................................................................... 1
DAFTAR ISI..................................................................................................................... 2
BAB I PENDAHULUAN ................................................................................................. 3
A. Latar Belakang ...................................................................................................... 3
B. Rumusan Masalah ................................................................................................. 4
C. Tujuan ................................................................................................................... 4

BAB II PEMBAHASAN .................................................................................................. 5


A. Pendidikan Kewarganegaraan ............................................................................... 5
B. Manfaat Pendidikan Kewarganegaraan ................................................................ 6
C. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan .................................................................. 8

BAB III PENUTUP ........................................................................................................ 12


A. kesimpulan .......................................................................................................... 12
B. saran .................................................................................................................... 12

DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................................... 13


BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pendidikan merupakan upaya strategis dalam pembentukan sistem nilai yang ada dalam
diri seseorang, kaitannya dengan perwujudan harkat dan martabat sebagai manusia sesuai dengan
tatanan kehidupan masyarakat yang melingkupinya. Dengan kata lain pendidikan harus
senantiasa di arahkan pada upaya peningkatan kesadaran dan harkat serata martabat seseorang
baik selaku pribadi, anggota masyarakat maupun sebagai suatu bangsa. Hal lain yang tidak kalah
pentingnya adalah bahwa materi pelajaran yang disampaikan dalam kurikulum persekolahan
tidak semata-mata untuk pengetahuan (intelektual), melainkan perlu direalisasikan dalam bentuk
sikap dan perilaku nyata sehari-hari, sesuai dengan hakikat dan potensi manusia itu sendiri yang
bersifat utuh.
Bagi bangsa Indonesia, yang dijadikan sebagai sumber nilai dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara adalah Pancasila. Hal ini berarti bahwa seluruh tatanan
kehidupan masyarakat, bangsa dan negara menggunakan Pancasila sebagai dasar moral atau
norma dan tolak ukur tentang baik buruk dan benar salahnya sikap, perbuatan dan tingkah laku
sebagai bangsa Indonesia. Nilai-nilai Pancasila merupakan nilai intrinsikyang kebenarannya
dapat dibuktikan secara objektif, serta mengandung kebenaran yang universal. Nilai-nilai
Pancasila, merupakan kebenaran bagi bangsa indonesia karena telah teruji dalam sejarah dan
dipersepsi sebagai nilai-nilai subjektif yang menjadi sumber kekuatan dan pedoman hidup
seirama dengan proses adanya bangsa Indonesia yang dipengaruhi oleh dimensi waktu dan
ruang. Nilai-nilai tersebut tampil sebagai norma dan moral kehidupan yang ditempa dan
dimatangkan oleh pengalaman sejarah bangsa Indonesia untuk membentuk dirinya sebagai
bangsa yang merdeka, berdaulat dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia yang
diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. Nilai-nilai Pancasila itu menjadi sumber
inspirasi dan cita-cita untuk diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan
bernegara.
Dari penjelasan tersebut, jelas mengatakan bahwa pendidikan kewarganegaraan sangat
penting apa lagi jika menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah. Kita dapat belajar mengenai
rasa nasionalisme terhadap bangsa Indonesia dan dapat mengamalkan nilai-nilai yang ada pada
Pancasila di kehidupan sehari-hari. Dan itu juga diperkuat dengan adanya salah satu landasan
Pancasila yaitu pada landasan yuridis yang menyebutkan tentang sisdiknas “sistem pendidikan
nasional” isi kurikulum yang terdapat dalam setiap jalur dan jenjang pendidikan harus memuat
pendidikan kewarganegaran, pendidikan Pancasila, pendidikan Agama. Pendidikan
Kewarganegaraan di semua jenjang pendidikan di Indonesia adalah implementasi dari UU No. 2
Tahun 1989 Pasal 9 ayat (2) tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa setiap
jenis, jalur, dan jenjang pendidikan di Indonesia wajib memuat Pendidikan Pancasila, Pendidikan
Agama, dan Pendidikan Kewarganegaraan. Karena itu, tidak heran jika kita sudah tidak asing
lagi dengan pelajaran kewarganegaraan yang sudah dikenalkan mulai kita duduk di bangku SD
sampai perguruan tinggi.
B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa itu pendidikan kewarganegaraan ?
2. Apa saja manfaat dari mempelajari pendidikan kewarganegaraan ?
3. Apa tujuan dari memperlajari pendidikan kewarganegaraan ?

C. TUJUAN
1. Mengetahui apa itu pendidikan kewarganegaraan
2. Mengetahui manfaat dari mempelajari pendidikan kewarganegaraan
3. Mengetahui tujuan dari mempelajari pendidikan kewarganegaraan
BAB II
PEMBAHASAN

1. Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan

Pengertian kewarganegaraan adalah sebuah ilmu atau studi mengenai tugas dan kewajiban
pemerintahan serta hak dan kewajiban seorang warga negara. Definisi kewarganegaraan pun bisa
diartikan lebih luas yaitu mencakup sesuatu yang memiliki keterkaitan atau hubungan antara
manusia sebagai individu di dalam suatu perkumpulan yang tertata dan terorganisir dalam
hubungannya dengan negara yang bersangkutan.

Sementara pengertian pendidikan Kewarganegaraan adalah suatu pendidikan yang bertujuan


untuk memdidikan para generasi muda dan mahasiswa agar mampu menjadi warga negara yang
demokratis dan partisipatif dalam pembelaan negara. Dalam hal ini pendidikan kewarganegaraan
merupakan suatu alat pasif untuk membangun dan memajukan sistem demokrasi suatu bangsa.

Apa Saja yang Dipelajari dalam Pendidikan Kewarganegaraan

Beberapa bahasan penting yang diajarkan pendidikan kewarganegaran adalah:

1. Hak Asasi Manusia

Dalam bahasan ini, generasi penerus bangsa akan diajarkan mengenai hak-hak
manusia yang hidup di dunia ini. Selain itu, mereka akan diberikan pemahaman mengenai
pentingnya menghargai dan menghormati hak-hak manusia tersebut.

2. Hak dan Kewajiban sebagai Warga Negara Indonesia

Sebagai warga negara Indonesia, generasi penerus bangsa akan diberikan


pemahaman mengenai proses berbangsa serta bernegara, hak, dan kewajiban seorang
warga negara Indonesia terhadap negerinya.

3. Bela Negara

Dalam bahasan ini, mereka akan diberikan pemahaman mengenai makna dari bela
negara. Kemudian, mereka akan diberi contoh bela negara yang bisa dilakukan. Selain
itu, ada pula pemahaman mengenai demokrasi pancasila.

4. Wawasan Nusantara

Dalam wawasan nusantara, mereka akan belajar mengenai sejarah bangsa


Indonesia.
5. Ketahanan Nasional

Pada bahasan ini, mereka diberikan pemahaman mengenai konsep ketahanan


nasional yang bisa menjamin kelangsungan hidup dalam berbangsa dan bernegara.

6. Politik Strategi Nasional

Di bahasan politik strategi nasional ini para generasi penerus akan belajar
mengenai politik dan strategi nasional yang bertujuan untuk mengikuti perkembangan
zaman dan perdagangan bebas.

2. Manfaat pendidikan kewarganegaraan

Pendidikan Kewarganengaraan merupakan suatu disiplin ilmu yang sangat penting bagi
warga negara didalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sesuai dengan
kesepakatan para pakar dan akademisi PKn di Indonesia, PKn terdiri dari beberapa disiplin ilmu,
yaitu mencakup politik, hukum, moral dan juga terdapat unsur pendidikan didalamnya. Dilihat
dari disiplin ilmu yang dalam PKn, kita dapat mengambil manfaat dari Pkn.

Pertama politik, politik tidak dapat kita pisahkan dari kehidupan sehari-hari kita,
setiap hari kita berpolitik baik itu kita sadari maupun tidak, misalnya saat kita berada
di sekolah mengemukakan pendapat, kemudian berusaha untuk mempertahankan
pendapat itu agar diterima dan diikuti oleh orang lain, itu sudah bagian dari politik. Jadi,
dengan Pkn itu kita bisa mempelajari bagaimana cara berpolitik dengan orientasi sebagai
negarawan bukan sebagai politikus, karena negarawan mementingkan rakyatnya bukan
golongan atau dirinya sendiri.

Kemudian hukum, dengan mempelajari hukum yang tentunya sudah dibungkus


dalam kemasan Pkn, kita akan mendapat manfaat berupa pengetahuan tentang hukum,
sebagai warga negara yang baik, kita harus mematuhi dan sadar dengan hukum tentunya
hukum yang kita patuhi adalah hukum yang baik, dan sesuai dengan nilai – nilai yang
ada. Apabila hukum itu tidak baik maka kita harus membenahi dengan cara yang telah
ditetapkan atau yang ada (judial review).

Ketiga moral, moral sendiri akan membatasi kita dan memberikan rambu – rambu
kepada kita bagaimana kita berpolitik, kemudian memaknai hukum. Jadi, dengan
mempelajari moral yang ada di Pkn, kita akan mengerti tentang batasan – batasan kita
sebagai warga negara dan menjadi warga negara yang baik yang mempunyai kontribusi
bagi kesejahteraan bangsa dan negaranya.

Dengan mempelajari Pkn kita akan mendapat manfaat yaitu kita akan mengetahui
bagaimana berpolitik yang baik, penerapan hukum yang baik dan batasan – batasan dalam politik
dan hukum, guna menjadi warga negara yang baik. Jadi, Pkn merupakan pendidikan politik yang
mengajarkan kita mengenai peranan kita sebagai warga negara yang baik berupa hak dan
kewajiban, sehingga dapat melahirkan warga negara yang bertanggungjawab dalam peranannya.

Berikut ini merupakan beberapa manfaat pembelajaran kewarganegaraan dalam


kehidupan sehari-hari berbangsa dan bernegara :
o Kita menjadi tahu hak dan kewajiban kita sebagai warga negara yang akhirnya
membuat kita jadi mengerti peran dan penempatan diri kita sebagai bagian dari
suatu negara. Ketika kita semua sudah tahu dan mengerti kewajiban yang harus
dilakukan dan hak yang didapatkan, maka kita bisa menjalankannya dengan
penuh tanggung jawab sesuai peraturan ataupun menuntut hak – hak yang
mungkin belum terpenuhi sebagai warga negara. Perlu diketahui bahwa setiap
warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama satu sama lain tanpa
terkecuali. Persamaaan antara manusia selalu dijunjung tinggi untuk menghindari
berbagai kecemburuan sosial yang dapat memicu berbagai permasalahan di
kemudian hari.
o Dengan mempelajari pelajaran kewarganegaraan dapat memotivasi kita untuk
memiliki sifat nasionalisme dan patriotisme yang tinggi. Artinya yaitu setelah
mengerti peran dan keadaan negara, kita seharusnya menjadi warga negara yang
lebih cinta pada tanah air dan rela berkorban demi bangsa dan negara. Selain itu
dengan mempelajari pendidikan kewarganegaraan dapat memperkuat keyakinan
kita terhadap Pancasila sebagai ideologi negara dan mengamalkan semua nilai –
nilai yang terkandung di dalamnya. Entah kita sadari atau tidak, dasar negara kita
Pancasila mempunyai nilai – nilai luhur termasuk nilai moral kehidupan. Nilai
moral tersebut seharusnya menjadikan kita pedoman dalam berpikir, bersikap dan
bertingkah laku. Nilai – nilai tersebut berkaitan erat dengan kualitas sumber daya
manusia. Kualitas SDM yang rendah merupakan salah satu indikasi juga gagalnya
pendidikan kewarganegaraan di Indonesia.
o Kita diharapkan memiliki kesadaran dan kemampuan awal dalam usaha bela
negara. Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 pada pasal 30 tertulis bahwa
“Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan
negara.” dan ” Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang.”
Jadi sudah pasti mau tidak mau kita wajib ikut serta dalam membela negara dari
segala macam ancaman, gangguan, tantangan dan hambatan baik yang datang dari
luar maupun dari dalam. Membela negara bisa berarti luas dan dapat dilakukan
dalam berbagai bidang. Dengan hak dan kewajiban yang sama, setiap orang
Indonesia tanpa harus dikomando dapat berperan aktif dalam melaksanakan bela
negara. Membela negara tidak harus dalam wujud perang tetapi bisa diwujudkan
dengan cara lain misalnya ikut serta dalam mengamankan lingkungan sekitar
(seperti siskamling), ikut serta membantu korban bencana di dalam negeri, belajar
dengan tekun pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan ataupun mengikuti kegiatan
ekstraklurikuler seperti Paskibra, PMR danPramuka.
3. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan

 Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan yang dikemukakan oleh Djahiri (1994/1995:10)

Tujuan pendidikan kewarga negaraan Adalah sebagai berikut:

o Mencerdaskan kehidupan bangsa yang mengembangkan manusia Indonesia


seutuhnya. Yaitu manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha
Esa dan berbudi pekerti yang luhur, memiliki kemampuan pengetahuann dan
keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian mantap dan mandiri
serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan”.

o Secara khusus. Tujuan PKn yaitu membina moral yang diharapkan diwujudkan
dalam kehidupan sehari-hari yaitu perilaku yang memancarkan iman dan takwa
terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam masyarakat yang terdiri dari berbagai
golongan agama, perilaku yang bersifat kemanusiaan yang adil dan beradab,
perilaku yang mendukung kerakyatan yang mengutamakan kepentingan bersama
diatas kepentingan perseorangan dan golongan sehingga perbedaan pemikiran
pendapat ataupun kepentingan diatasi melalui musyawarah mufakat, serta
perilaku yang mendukung upaya untuk mewujudkan keadilan sosial seluruh
rakyat Indonesia.

 Sedangkan menurut Sapriya (2001), tujuan pendidikan Kewarga negaraan adalah :


Partisipasi yang penuh nalar dan tanggung jawab dalam kehidupan politik dari warga
negara yang taat kepada nilai-nilai dan prinsip-prinsip dasar demokrasi konstitusional
Indonesia. Partisipasi warga negara yang efektif dan penuh tanggung jawab memerlukan
penguasaan seperangkat ilmu pengetahuan dan keterampilan intelektual serta
keterampilan untuk berperan serta. Partisipasi yang efektif dan bertanggung jawab itu pun
ditingkatkan lebih lanjut melalui pengembangan disposisi atau watak-watak tertentu yang
meningkatkan kemampuan individu berperan serta dalam proses politik dan mendukung
berfungsinya system politik yang sehat serta perbaikan masyarakat.
 Tujuan umum pelajaran PKn ialah mendidik warga negara agar menjadi
warga negara yang baik, yang dapat dilukiskan dengan “warga negara
yang patriotik, toleran, setia terhadap bangsa dan negara, beragama,
demokratis, dan Pancasila sejati” (Somantri, 2001:279).
Djahiri (1995:10) mengemukakan bahwa melalui Pendidikan
Kewarganegaraan siswa diharapkan :
 Mampu Memahami dan menguasai secara nalar konsep dan norma
Pancasila sebagai falsafah, dasar ideology dan pandangan hidup Negara
kesatuan republic Indonesia (NKRI).
 Memahami secara langsung apa itu konstitusi (UUD NKRI 1945) dan
hukum yang berlaku dalam Negara RI.
 Menghayati dan meyakini tatanan dalam moral yang termuat dalam butir
diatas.
 Mengamalkan dan membakukan hal-hal diatas sebagai sikap perilaku diri
dan kehidupannya dengan penuh keyakinan dan nalar.

 Secara umum, menurut Maftuh dan Sapriya (2005:30) bahwa, Tujuan negara
mengembangkan Pendiddikan Kewarganegaraan agar setiap warga negara menjadi warga
negara yang baik (to be good citizens), yakni warga negara yang memiliki kecerdasan
(civics inteliegence) baik intelektual, emosional, sosial, maupun spiritual; memiliki rasa
bangga dan tanggung jawab (civics responsibility); dan mampu berpartisipasi dalam
kehidupan masyarakat.

Setelah menelaah pemahaman dari tujuan Pendidikan Kewarganegaraan, maka dapat saya
simpulkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan berorientasi pada penanaman konsep
Kenegaraan dan juga bersifat implementatif dalam kehidupan sehari - hari. Adapun harapan yang
ingin dicapai setelah pengajaran Pendidikan Kewarganegaraan ini, maka akan didapatkan
generasi yang menjaga keutuhan dan persatuan bangsa.

Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan Secara Umum

Tujuan utama pendidikan kewarganegaraan di Indonesia adalah untuk menumbuhkan wawasan


dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku yang cinta tanah air dan bersendikan kebudayaan
bangsa, wawasan nusantara, serta ketahanan nasional dalam diri para calon-calon penerus bangsa
yang sedang dan mengkaji dan akan menguasai imu pengetahuaan dan teknologi serta seni.

Selain itu tujuan mempelajari pendidikan kewarganegaraan lainnya yaitu untuk meningkatkan
kualitas manusia indonesia yang berbudi luhur, berkepribadian, mandiri, maju, tangguh,
profesional, bertanggung jawab dan produktif serta sehat jasmani dan rohani. Peran
kewarganegaraan pun cukup penting untuk keberlangsungan bangsa dengan menambah wawasan
dan pengetahuan kewarganegaraan.
Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan Secara Khusus

Secara khusus, terdapat beberapa tujuan kewarganegaraan yang diperuntukkan untuk membentuk
moral dan perilaku siswa. Pentingnya mempelajari kewarganegaraan memang juga berperan
pada moral dan perilaku para siswa. Inilah beberapa tujuan pendidikan kewarganegaraan di
sekolah secara rinci.

 Mendorong siswa supaya mempunyai kemampuan serta kecakapan dalam mengenali


berbagai macam permasalahan hidup dan kesejahteraan maupun cara-cara
penyelesaiannya.
 Mendorong siswa agar mendapatkan kemampuan dalam memutuskan sikap yang penuh
tanggung jawab sesuai moral yang telah tertanam didalam diri.
 Mendorong siswa agar dapat mengenali serta memahami segala bentuk perubahan serta
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta seni.
 Mendorong siswa agar mempunyai kemampuan dalam memaknai segala peristiwa
sejarah juga nilai-nilai budaya dalam upaya menggalang semangat Bhinneka Tunggal Ika
sebagai pedoman ersatuan Indonesia.

Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan Bagi Mahasiswa

Berikut merupakan tujuan pendidikan kewarganegaraan bagi mahasiswa menurut Direktorat


Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti). Landasan pendidikan kewarganegaraan ini diambil
dari Keputusan Dirjen Dikti No. 267/Dikti/2000 yang mencakup tiga poin tujuan utama sebagai
berikut.

1. Agar mahasiswa dapat memahami dan melaksanakan hak dan kewajiban secara santun,
jujur, dan demokratis serta ikhlas sebagawai WNI terdidik dan bertanggung jawab.
2. Agar mahasiswa menguasai dan memahami berbagai masalah dasar dalam kehidupan
bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta dapat mengatasinya dengan pemikiran
kritis dan bertanggung jawab yang berlandaskan Pancasila, Wawasan Nusantara, dan
Ketahanan Nasional.
3. Agar mahasiswa memiliki sikap dan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai kejuangan,
cinta tanah air, serta rela berkorban bagi nusa dan bangsa.
BAB III
PENUTUP

Kesimpulan

1. Membantu siswa/mahasiswa sebagai generasi muda untuk memperoleh pemahaman cita-cita


nasional /tujuan Negara.

2. Siswa/mahasiswa sebagai genersi baru Dapat mengambil keputusan-keputusan yang


bertanggung jawab dalam menyelsaikan masalah pribadi, masyarakat dan negara.

3. Dapat mengapresiasikan cita-cita nasional dan dapat membuat keputusan-keputusan yang


cerdas.

4. Wahana untuk membentuk warga negara yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang
setia kepada bangsa dan negara Indonesia dengan merefleksikan dirinya dalam kebiasaan
berpikir dan bertindak sesuai dengan amanat Pancasila dan UUD NKRI 1945

Saran

Pendidikan Kewarganegaraan dinilai masih kurang, Sebaiknya pembelajaran ebih diefektifkan


lagi. Masyarakat juga harus lebih berpartisipasi dalam pelaksanaan Pendidikan
Kewarganegaraan, harus dapat memahami dan mempraktekan dalam kehidupan sehari-hari
bukan hanya menjadi sebatas teori didalam kelas saja. Kita sebagai masyarakat juga harus
mendukung setiap upaya dari pemerintah dalam mengatasi setiap permasalahan di negeri ini.
Sehingga dapat tercipta Indonesia yang lebih baik kedepannya.
DAFTAR PUSTAKA

https://www.kompasiana.com/aunurrohim/54f79331a33311ed6e8b4778/manfaat-
mempelajari-pkn
https://www.zonareferensi.com/tujuan-pendidikan-kewarganegaraan/
https://www.kompasiana.com/war/56f14c1b4b7a61c109035ce0/pentingnya-pendidikan-
kewarganegaraan-pkn-untuk-anak-bangsa?page=all