Anda di halaman 1dari 6

PEMERINTAH DAERAH PROVINSI JAWA BARAT

DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI KARANGJAYA
Jl. Sirnajaya Desa Karangjaya Kec. Karangjaya
Website: smknkarangjaya.schi.id Email:smkn.karangjaya@yahoo.com. Tlp: 02657530693
Kabupaten Tasikmalaya 46198

NASKAH PERJANJIAN KERJASAMA (MoU)


ANTARA
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN(SMK) NEGERI
KARANGJAYA
NOMOR:
DENGAN
RESEARCH and DEVELOPMENT
PT. BENIH CITRA ASIA
NOMOR: 423.4/ /SMK N KARANGJAYA – BP3WILVI
TENTANG
PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN KOMPETENSI
KEAHLIAN ATPH
DI SMK NEGERI KARANGJAYA

Pada hari ................. Tanggal.............Bulan Februari Tahun Dua Ribu Dua yang
bertanda tangan dibawah ini :

Nama : JUNJUN NUGRAHA SUTISNA, S.Pd, M.M


Jabatan : Kepala Sekolah SMK Negeri Karangjaya
Alamat : Jl. Sirnajaya Kampung Sukarapih
Desa Karangjaya Kecamatan Karangjaya 46196
Kabupaten Tasikmalaya – Jawa Barat

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama SMK Negeri Karangjaya yang
selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

Nama : ARIS MUNANDAR, S.P, M.P


Jabatan : Manajer Research and Developmen PT. BCA
Alamat : Jl. Raya Padang Jaya No. 58 Kecamatan Majenang 53257
Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah PO BOX 26

Dalam hal ini bertindak utuk dan atas nama PT. Benih Citra Asia yang selanjutnya
disebut PIHAK KEDUA.
Menindak lanjuti Surat Permohonan Perpanjangan Kerjasama dengan Nota
Kesepahaman Memorandum of Understanding (MaoU) tahun 2017 Dengan
berlandaskan pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, serta
kebijakan tentang penyelenggaraan pendidikan sebagai berikut:

1. Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah;


2. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru;
4. Peraturan Presiden Nomor 8 tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi
Nasional Indonesia (KKNI atau Indonesian Qualification Framework);
5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 60 Tahun 2014
tentang Kurikulum 2013 Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah
Kejuruan;
6. Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK Dalam
Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia
Indonesia;
7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 20 Tahun 2016 tentang
Standar Kompetensi Lulusan;
8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 23 Tahun 2016 tentang
Standar Proses;
9. Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 3/2017 Tentang Pedoman Pembinaan
dan Pengembangan SMK Berbasis Kompetensi yang Link and Match;
10. Program Teaching Factory Kompetensi Agribisnis Tanaman Pangan dan
Hortikultura SMK Negeri Karangjaya Tahun Ajaran 2018/2019;
11. Kurikulum ATPH Tingkat Satuan Pendidikan SMKN Karangjaya;.
12. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas; dan
13. Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial
dan Lingkungan Perseroan Terbatas

Menyatakan telah mengadakan perjanjian kerjasama dengan Nota Kesepahaman


atau MoU dalam rangka Pengembangan Mutu Pendidikan Kompetensi Keahlian
ATPH di SMK Negeri Karangjaya yang diatur dalam pasal-pasal sebagai berikut:

Pasal 1
PENGERTIAN

1. SMK Negeri Karangjaya adalah Sekolah yag Menyelenggarakan Pendidikan


Menengah Kejuruan Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan
Hortikultura (ATPH);
2. PT. Benih Citra Asia adalah intitusi Pasangan/IndustriPengembangan Mutu
Pendidikan Kompetensi Keahlian ATPH, yang bergerak dibidang penyediaan
benih tanaman Khususnya tanaman Hortikultura;
3. Nota Kesepahaman atau MoU adalah Pedoman/acuan yang dapat dijadikan
landasan dalam mencapai maksud dan tujuan Kerjasama yang disepakati;
4. Pengembangan Kurikulum SMK 2013 Kompetensi Keahlian Agribisnis
Tanaman Pangan dan Hortikultura di SMKNegeri Karangjaya dan/atau
dilaksanakan oleh sekolah bersama PT. Benih Citra Asia sebagai industri
pasangan, sehingga pembelajaran lebih relevan dengan Perkembangan dan
kebutuhan Dunia Usaha dan Industri;
5. Kunjungan industri adalah bentuk pembelajaran langsung dengan industri
yang berkaitan dengan kompetensi keahlian;
6. Magang Guru Produktif adalah Bentuk pelatihan untuk meningkatkan Sikap
Keterampilan serta pengetahuan Tenaga Pendidik, yang dilaksanakan di
Dunia Industri pasangan;
7. Pendidika Sisterm Ganda (PSG) adalah Bentuk penyelenggaraan Pendidikan
Keahlian profesional yang memadukan secara sistematis dan sinkron program
pendidikan disekolah dan penguasaan keahlian yang diperoleh melalui
kegiatan bekerja langsung di dunia kerja yang terarah, untuk mencapai tingkat
keahlian profesional tertentu.
8. Praktek Kerja Lapangan (PKL) adalah Pelaksanaan kegiatan prkatik kerja
yang dilakukan di industri;
9. Kelompok Kerja PKL (Pokja PKL) adalah organisasi pelaksana yang
dibentuk oleh para pihak berdasarkan kesepakatan;
10. Peserta PKL adalah siswa yang dikirim oleh pihak pertama untuk
melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL);
11. Uji Kompetensi Keahlian (UKK) ATPH adalah Proses penilaian baik teknis
maupun non teknis melalui pengumpulan bukti yang relevan untuk
menentukan apakah seseorang kompeten atau belum kompeten pada suatu
unit kompetensi atau kualifikasi pada Keahlian ATPH;
12. Asesor atau penguji Kompetensi Keahlian ATPH adalah seseorang yang
memiliki kewenangan dan memenuhi persyaratan untuk melakukan dan/atau
menilai hasil capaian kompetensi peserta uji;
13. Sertifikat Kompetensi adalah bukti pengakuan tertulis atas capaian
kompetensi pada kualifikasi tertentu yang diberikan oleh satuan pendidikan
terakreditasi atau lembaga sertifikasi yang berwenang sesuai peraturan
perundangan;
14. Peserta Uji Kompetensi Keahlian adalah peserta yang terdaptar sebagai
peserta Ujian Nasional SMK sebagaimana diatur dalam Prosedur Operasional
Standar (POS) UN tahun Pelajaran;
15. Penyaluran Lulusan atau Alumni ATPH adalah Penyebaran Lulusan atau
Penawaran Lulusan pada industri yang berkaitan dengan kompetensi keahlian
Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura; dan
16. Bentuk kerjasama lainya adalah bentuk kerjasama yang ada dan / atau
diajukan oleh industri kepada pihak sekolah.
Pasal 2
TUJUAN

Perjanjian kerjasama ini bertujuan untuk :


1. Mengoptimalkan fungsi Industri pasangan dalam peyelenggaraan
pendidikan Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan
Hortikultura kurikulum 2013 di SMK N Karangjaya, untuk menghasilkan
lulusan yang memiliki keahlian berkualitas, yaitu tenaga kerja yang tingkat
pengetahuan, keterampilan dan etos kerja yang sesuai dengan tuntutan
kebutuhan dunia Industri;
2. Meningkatakan Kealifikasi Tenaga pendidik yang berorientasi pada dunia
industri;
3. Menyiapkan sumber daya manusia melalui program Pendidikan Sistim
Ganda (Dual System);
4. Membina dan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan anak didik
melalui kesempatan Praktik Kerja Lapangan (PKL);
5. Memperkokoh Link and Match antara Sekolah Menengah Kejuruan
dengan dunia kerja;
6. Memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai
bagian dari proses pendidikan;
7. Melaksakan Uji Kompetensi Keahlian;
8. Memberikan bukti pencampaian kompetensi berupa sertifikat;
9. Membantu sekolah dalam penyebaran lulusan yang relevan dengan
Kompetensi Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura; dan
10. Implementasi Perusahaan dalam melaksanakanPeraturan Pemerintah
Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Perseroan Terbatas.

Pasal 3
RUANG LINGKUP

PIHAK PERTAMA:
1. Menyiapkan siswa untuk pelaksanaan Pratik Kerja Lapangan sebagai;
2. Menyiapkan dokumen administrasi pelaksanaan kegiataan Praktik Kerja
Lapangan;
3. Mengkoordinasikan Penyelenggaraan Praktik Kerja Lapangan;
4. Mendukung pelaksanaan tugas dan menyediakan sarana dan prasarana
pendukung yang cukup;
5. Menyiapkan pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian;
6. Menyediakan dan memfasilitasi Uji Kompetensi Keahlian;
7. Melaksanakan administrasi Uji Kompetensi Keahlian;
PIHAK KEDUA:
1. Menyediakan tempat Praktik Kerja Lapangan;
2. Menyusun program pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan kegiatan yang
meliputi antara lain persiapan, strategi pelaksanaan, jadwal pelaksanaan;
3. Menyediakan bahan ajar;
4. Memberikan pelatihan bidang kompetensi keahlian;
5. Menjadi DUDI Pasangan dalam kegiatan Uji Kompetensi Keahlian;
6. Menunjuk Asesor dalam Uji Kompetensi Keahlian;
7. Menyediakan sertifikat Uji Kompetensi Keahlian;
8. Membantu menerima penyerapan tamatan sesuai kebutuhan dengan
mempertimbangkan formasi yang ada serta ketentuan rekruitmen yang
berlaku di perusahaan.

Pasal 4
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB

1. Pihak Kedua sebagai institusi pelaksana verifikasi, bersedia menyiapkan


pembimbing untuk kegiatan praktek kerja industri (Prakerin) dan uji
kompetensi.
2. Pihak Pertama mempersiapkan administrasi yang diperlukan untuk
pelaksanaan kegiatan praktek kerja industri (Prakerin) dan uji kompetensi.
3. Pihak Pertama melakukan sosialisasi pelaksanaan kegiatan uji kompetensi
sesuai ketentuan yang berlaku kepada pembimbing yang ditunjuk dari
Pihak Kedua.
4. Pihak Kedua melaksanakan kegiatan sesuai dengan kesepakatan waktu
antara kedua belah pihak.
5. Pihak Kedua memberikan nilai dan menerbitkan Surat
Keterangan/Sertifikat telah melakukan praktik kerja industri (Prakerin)
dan uji kompetensi bagi peserta yang dinyatakan lulus, dan ditandatangani
oleh Pihak Kedua atau personil yang ditunjuk oleh Pihak Kedua.
6. Pihak Pertama bertanggung jawab atas ketidaksesuaian yang terjadi yang
disebabkan oleh peserta dari Pihak Pertama.
7. Pihak Pertama berhak menggunakan logo dan nama Pihak Kedua pada
atribut dan lainnya yang tidak menyimpang dari peraturan yang berlaku.

Pasal 5
JANGKA WAKTU

1. Perjanjian Kerja sama ini berlaku untuk jangka waktu 5 (dua) tahun
terhitung sejak Bulan Februari 2020 sampai dengan Februari 2026 dan
dapat diperpanjang atau diperbaharui sesuai dengan kebutuhan dan
kesepakatan kedua belah pihak.
2. Apabila salah satu pihak menginginkan berakhirnya perjanjian ini sebelum
waktunya, maka pihak tersebut harus memberitahukan secara tertulis 60
(enam puluh) hari kalender sebelumnya, masing-masing pihak harus
menyelesaikan kewajibannya sebelum perjanjian ini sepakat diakhiri.

Pasal 6
LAIN-LAIN

1. Apabila terjadi perbedaan pendapat dalam pelaksanaan kerja sama ini,


maka akan diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat
2. Jika dikemudian hari dipandang perlu untuk melakukan
perubahan/penambahan pasal/ayat dalam perjanjian kerja sama ini, akan
diatur dalam suatu amandemen yang menjadi bagian tak terpisahkan
dalam naskah perjanjian kerja sama ini.
3. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap 2 (dua) bermaterai cukup yang
mempunyai kekuatan hukum yang sama.

Ditetapkan di : Cilacap
Tanggal :

Pihak Kedua Pihak Pertama

Aris Munandar, S.P, M.P Junjun Nugraha, S.Pd, M.M


Manager R&D PT. Benih Citra Asia NIP.197501152005011007