Anda di halaman 1dari 2

MELATIH PASIEN BATUK EFEKTIF

Nomor Dokumen Nomor Revisi Halaman


…………………… …………………… 1/…

DIREKTUR RUMAH SAKIT PARU


DUNGUS MADIUN
STANDAR
Tanggal terbit
PROSEDUR
……………………
OPERASIONAL dr. ASMAUL HUSNAH
Pembina
NIP.19670509 199703 2 001
PENGERTIAN Latihan mengeluarkan secret yang terakumulasi dan mengganggu di
saluran nafas dengan cara dibatukkan
TUJUAN 1. Meningkatkan mobilisasi sekret
2. Mencegah resiko tinggi retensi sekresi
3. Mengeluarkan sputum untuk pemeriksaan diagnostik
4. Membebaskan jalan napas dari akumulasi sekret
5. Mengurasi sesak napas akibat alumulasi sekret
KEBIJAKAN Kebijakan direktur RS Paru Dungus Nomor 445/133.1/102.6/2019
tentang kebijakan Pelayanan Pasien yang Seragam di Rumah Sakit
paru Dungus Madiun
PROSEDUR A. Indikasi :
1. Pasien dengan tirah baring lama
2. Pasien dengan hipoventilasi
3. Pasien dengan peningkatan produksi sputum
4. Pasien dengan batuk tidak efektif
5. Pasien dengan mobilisasi sekret tertahan (atelektaksis, abses
Paru, pneumonia, post operative)
6. Pasien neurologi dengan kelemahan umum dan gangguan
menelan atau batuk

B. Persiapan alat
1. Pot sputum di isi air + desinfektan
2. Tissu
3. Perlak/handuk kecil
4. Bengkok
5. Tempat tidur yang memungkinkan untuk posisi semi fowler
atau kursi jika pasien mampu melakukan pernapasan
abdomen
6. Bantal penyangga
7. Air minum hangat

C. Pelaksanaaan
1. Tahap pra interaksi
1) Mengecek program terapi
2) Mencuci tangan
3) Menyiapkan alat
2. Tahap orientasi
1) Memberi salam kepada pasien dan sapa nama pasien
2) Verivikasi nama pasien dengan gelang identitas
3) Menjelaskan tujuan dan prosedur pelaksanaan
4) Menanyakan persetujuan atau kesiapan pasien
3. Tahap kerja
1) Atur posisi pasien semi fowler ditempat tidur atau duduk
di kursi
2) Pasang perlak/handuk kecil didada pasien
3) Berikan pasien minum air hangat
4) Menjaga privacy pasien
5) Mempersiapkan pasien
6) Meminta pasien meletakkan satu tangan di dada dan 1
tangan di abdomen
MELATIH PASIEN BATUK EFEKTIF

Nomor Dokumen Nomor Revisi Halaman


…………………… …………………… 2/…

7) Melatih pasien melakukan nafas perut (menarik nafas


dalam melalui hidung hingga 3 hitungan, jaga mulut tetap
tertutup)
8) Meminta pasien merasakan mengembangnya abdomen
(cegah lengkung pada punggung)
9) Minta pasien menahan nafas 3 hitungan
10) Meminta menghembuskan nafas perlahan dalam 3
hitungan (lewat mulut bibir seperti meniup)
11) Meminta pasien merasakan mengempisnya abdomen dan
kontraksi dari otot
12) Memasang perlak pengalas dan bengkok (dipangkuan
pasien bila duduk, atau didekat pasien bila tidur miring)
13) Meminta pasien untuk melakukan nafas dalam 2 kali,
yang ketiga inspirasi, tahan nafas, dan batukkan dengan
kuat dengan menggunakan otot otot aksesoris
pernapasan lainnya
14) Menampung lender / sputum dalam sputum pot
15) Merapikan pasien
D. 4. Tahap terminasi
1) Melalukan evaluasi tindakan
2) Berpamitan kepada pasien
3) Membereskan alat
4) Mencuci tangan
5) Mencatat kegiatan dalam lembar catatan keperawatan

UNIT TERKAIT IGD ,RAWAT INAP,RAWAT JALAN