Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI

Oleh, Fariz Ardito

XI MIPA 9

Kelompok 1

SMAN 8 Bandung

Tahun Ajaran 2018 - 2019

1
DAFTAR ISI

Kata pengantar…………………………………………………………………………………....3

Judul………………………………………………………………………………………………4

Tujuan ……………………………………………………………………………………………4

Landasan teori……………………………………………………………………………………4

Alat dan bahan……………………………………………………………………………………5

Langkah kerja…………………………………………………………………………………….5

Hasil pengamatan…………………………………………………………………………………6

Jawaban pertanyaan………………………………………………………………………………6

Kesimpulan………………………………………………………………………………………..7
Daftar pustaka…………………………………………………………………………………….7

Lampiran …………………………………………………………………………………………8

2
Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan
karunia-Nya sehingga kami dapat melaksanakan sebuah praktikum dan menyelesaikannya
dengan baik hingga menjadi sebuah laporan resmi praktikum biologi. Laporan yang kami susun
dengan sistematis dan sebaik mungkin ini bertujuan untuk memenuhi tugas sekolah biologi.

Dengan terselesainya laporan resmi praktikum ini, maka tidak lupa kami mengucapkan banyak
terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan laporan ini, khususnya kepada
:

Kepada Tuhan yang maha Esa

Kepada Ibu Zubaidah selaku guru pembimbing mata pelajaran biologi.

Kepada orang tua yang selalu mendoakan kelancaran sekolah kami.

Serta teman-teman yang saling membantu dalam menyelesaikan laporan resmi praktikum ini.

Demikian laporan yang kami buat, mohon kritik dan sarannya atas kekurangan dalam
penyusunan laporan ini. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi semua pihak dan bagi kami
selaku penulis.

Bandung, 13 Agustus 2019.

Penyusun

3
PERISTIWA TRANSPOR OSMOSIS DAN DIFUSI

I. Judul : Mengamati mekanisme transport pada membran secara difusi dan osmosis.
II. Tujuan : Mengetahui adanta peristiwa osmosis pada kentang
III. Landasan teori :
Difusi adalah, gerakan molekul dari suatu daerah dengan konsentrasi yang tinggi
ke daerah lain dengan konsentrasi lebih rendah yang disebabkan oleh energi kinetik
molekul-molekul tersebut.

Osmosis adalah difusi air melalui selaput yang permeabel secara diferensial dari
pelarut berkonsentrasi tinggi (banyak air) ke pelarut yang berkonsentrasi rendah (sedikit
air). Proses osmosis akan berhenti jika konsentrasi di dalam dan di luar sel telah
seimbang. Bila sel memiliki konsentrasi zat terlarut lebih tinggi (sedikit air atau
hipertonik) daripada di luar sel, maka air yang ada di luar sel akan masuk ke dalam sel.
Peristiwa masuknya air ke dalam sel tersebut dapat mengakibatkan pecahnya sel pada sel
hewan (hemolisis). Sedangkan, pada sel tumbuhan, sel hanya akan menggembung karena
ditahan oleh dinding sel. Konsentrasi air yang tinggi di luar sel disebut hipotonik.
Sedangkan, bila sel memiliki konsentrasi zat terlarut lebih rendah (banyak air) daripada
di luar sel, maka air yang ada di dalam sel akan keluar sel. Keluarnya air dari sel akan
mengakibatkan sel mengerut. Pada sel hewan, mengerutnya sel ini disebut krenasi,
sedangkan pada sel tumbuhan disebut plasmolisis.

Percobaan 1
Variable bebas : aquades, larutan gula 5%, larutan gula 10%, larutan gula 30%.

4
Variable terikat : perubahan wujud dan tekstur pada kentang
Variable control : kentang.

Percobaan 2
Variable bebas : air, dan larutan teh.
Variable terikat : waktu pelarutan antara variable bebas dan dan variable control.
Variable control : metilen biru.

Hipotesis percobaan 1 : wujud kentang akan memendek, dan teksturnya melembek saat
diberi larutan gula dengan presentase yang lebih besar

Hipotesis percobaan 2 : perpindahan tinta biru kedalam air membutuhkan waktu yang
lebih lama disbanding dengan larutan teh.

IV. Alat dan bahan


Percobaan 1
1. Kentang
2. Aquades 20mL
3. Laruran gula 5%, larutan gula 10%, larutan gula 30% masing masing 20 Ml.
4. Neraca timbangan
5. 4 tabung Erlenmeyer
6. Penggaris
7. Pelubang atau plonk twister dog machine.

Percobaan 2

1. Gelas ukur 100 mL


2. Pipet tetes
3. Tinta biru
4. Air 70 mL x 2
5. Larutan teh

V. Langkah kerja
Percobaan 1
1. Sediakan kentang lalu potong menggunakan plonk twister sebanyak 4 buah.
2. Samakan ukuran masing masing kentang. Dan timbang berat setiap kentang
tersebut. Catat !
3. Tuangkan aquades dan larutan gula masing masing kedalam 4 gelas Erlenmeyer.
4. Taruh satu kentang kedalam setiap gelas secara bersamaan.
5. Perhatikan dan tunggu hingga 30 menit kemudian.

5
6. Ambil masing masing kentang kemudian timbang dan catat setiap berat kentang
tersebut.

Percobaan 2

1. Tuangkan air kedalam 2 gelas ukur


2. Masukkan tinta biru dan larutan teh masing masing 5 tetes ke gelas berisi air di
gelas yang berbeda. Jangan diaduk!
3. Biarkan dan amati selama 10 menit. Catat perubahan yang terjadi.

VI. Hasil pengamatan

Percobaan 1
No. Perlakuan kentang Sebelum Setelah 30 Sebelum Setelah 30 Keadaan kentang
dalam larutan perlakuan menit perlakuan menit setelah 30 menit
Berat awal Berat akhir Panjang Panjang (keras/lembek)
awal akhir
1. Aquades 7,25 gr 7,05 gr 3,5 cm 3,6 cm Keras
2. Larutan gula 5% 8,7 gr 7,4 gr 3,5 cm 3,6 cm Ujungnya sedikit
lembek
3. Larutan gula 10% 8,9 gr 7,6 gr 3,5 cm 3,4 cm Ujungnya lumayan
lembek
4. Larutan gula 30% 8,6 gr 7,2 gr 3,5 cm 3,4 cm Ujungnya lembek

Percobaan 2

No. Zat terlarut waktu yang dibutuhkan zat terlarut untuk larut
dengan air
1. Tinta biru Sekitar 6 menit untuk terlarut sempurna
2. Larutan teh Sekitar 2 menit untuk terlarut sempurna

VII. Jawaban petanyaan percobaan difusi


1. Perubahan apa yang terjadi pada peristiwa difusi diatas?
➢ Pada air, terjadi perubahan warna.
2. Zat apa yang bergerak, air atau tinta dan larutan teh?

6
➢ Tinta dan larutan the yang bergerak karena mereka akan lari dan menyebar
kearah zat pelarut dimana keberadaan air lebih banyak.
3. Mengapa bisa terjadi pergerakkan dalam peristiwa tersebut?
➢ Pada percobaan difusi, tinta mengalami difusi sederhana yaitu pergerakan
acak molekul-molekul dari suatu daerah dengan konsentrasi tinggi ke daerah
konsentrasi rendah. Mekanisme ialah saat tinta di teteskan kedalam air secara
spontan molekul zat tinta menyebar keseluruh air. Tinta yang terlarut dalam
air bergerak secara acak dengan konstan. Gerakan acak ini mendorong
terjadinya difusi.

4. Jika demikian,pada peristiwa tersebuttelah terjadi peritiwa perpindahan zatdari


konsentrasi tinggi kekonsentrasi rendah.

VIII. Kesimpulan

Difusi Osmosis
Pengertian Difusi adalah gerakan spontan partikel Osmosis adalah gerakan bersih spontan
dari daerah konsentrasi tinggi ke daerah air melintasi membran semipermeabel
konsentrasi rendah. (misal aroma teh dari daerah konsentrasi zat terlarut rendah
bergerak dari daerah tinggi ke ke larutan dengan konsentrasi zat terlarut
konsentrasi rendah dalam air panas.) tinggi, menuruni gradien konsentrasi zat
terlarut.

Proses Difusi terutama terjadi pada keadaan Ini terjadi ketika media sekitarnya sel
gas atau dalam molekul gas dan memiliki konsentrasi air lebih tinggi dari
molekul cairan. Molekul-molekul gas sel. Sel bertambah air dan pada saat yang
selalu bergerak dan bertabrakan dengan sama, banyak molekul penting, dan
membran. Jika membran dihilangkan partikel untuk pertumbuhan, juga
gas akan bercampur karena kecepatan berpindah dari satu sel ke sel lainnya.
acak.

Gradien Berjalan dari gradien konsentrasi tinggi Bergerak menuruni gradien konsentrasi
konsentrasi ke gradien konsentrasi rendah

IX. Daftar pustaka


http://dahliaandika165.blogspot.com/2016/05/difusi-dan-osmosi.html
http://berilmubiologi.blogspot.com/2015/07/penjelasan-tentang-difusi-osmosis.html
Buku paket biologi erlangga tahun 2013.

7
X. Lampiran