Anda di halaman 1dari 2

BAB IV

PENUTUP

A. Kesimpulan
Asma adalah penyakit inflamasi kronik saluran napas yang disebabkan
oleh reaksi hiperresponsif sel imun seperti mast sel, eosinophils, dan T-
Ilymphocytes terhadap stimulus tertemtu dan menimbulkan gejala dyspnea,
whizzing, dan bentuk akibat obstruksi jalan napas yang bersifat
reversible(Brunner & Suddarth, 2011). Menurut Brunner&Suddarte klasifikasi
asma rberdasarkan penyebabnya menjadi 3 tipe, yaitu :
1. Ekstrinsik (alergik)
2. Instrinsik (non-alergik)
3. Asma gabungan

Sedangkan Menurut GINA (2011), klasifikasi asma berdasarkan tingkat


keparahannya dibagi menjadi empat yaitu:

1. Intermitten
2. Mild intermitten
3. Moderate persistent
4. Severe persistent

Selain itu, asma bisa terjadi dikarenakan beberapa hal, antara lain
allergen, latihan, polusi udara, faktor kerja, infeksi pernapasan, masalah
hidung dan sinus, sensitive terhadap obat dan makanan tertentu, GERD, faktor
psikologism dan faktor cuaca. Gejala yang terjadi berkolerasi dengan beratnya
derajat hiperaktivitas bronkus. Obstruksi jalan napas yang reversible secara
spontan atau dengan terapi obat. Gejala tersebut banyak terjadi pada pagi dan
malam hari. Bahan makanan yang perlu diwaspadai pencetus asma antara lain
produk susu, minuman kedelai, apel, dan pir. Adapun diagnosis pada klien
dengan penyakit asma antara lain:

1. Bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan peningkatan


produksi secreT

43
2. Ketidakefektifan pola napas berhubungan dengan bronkospasme
3. Gangguan pertukaran gas berhubungan dengan gangguan suplai oksigen
4. Resiko tinggi terhadap infeksi berhubungan dengan tidak adekuatnya
pertahanan utama atau imunitas Cemas berhubungan dengan kurangnya
tingkat pengetahuan Gangguan pola tidur berhubungan dengan batuk yang
berlebih
5. Intoleransi aktivitas berhubungan dengan kelemahan fisik
6. Ketidakseimbangan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan
dengan dyspnea
7. Kurangnya pengetahuan yang berkaitan dengan penyakit asma.

B. Saran
Semoga diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan. Serta
dapat mengaktualisasikannya pada lingkungan sekitar baik dalam lingkungan
keluarga maupun masyarakat dan juga dengan adanya makalah ini pembaca
dapat menerapkan serta dapat mengaplikasikan apa yang telah dipaparkan oleh
penulis.

44