Anda di halaman 1dari 4

HAL.

96
Berita utama 1
Sumber: Tribun News
Kepsek SMAN 87 Dengar Pengakuan Murid soal Guru N Diduga Sebarkan Pesan Anti-
Jokowi
Kepala Sekolah SMA Negeri 87 Jakarta, Patra Patiah, memberikan penjelasan terkait
kabar guru agama SMA diduga menyebarkan pesan anti-Jokowi di hadapan murid.
Patra menjelaskan hal itu berawal pada Kamis (4/10/2018), ada yang mengirimkan sms
dari nomor tak dikenal kepadanya, tentang pengaduan kepada guru yang dalam pengajaran
dikatakan menyimpang.
Patra baru menjawab setelah SMS ke tiga, karena harus menafsirkan pesan itu secara
seksama. Ia membalas kepada nomor yang mengadukan akan menindaklanjuti laporan tersebut
pada Senin (8/10/2018).
Patra pun membentuk tim yang terdiri dari para wakil kepala sekolah untuk
menginvestigasi masalah tersebut.
"Tolong selidiki pengaduan ini kebenarannya. Ambil sampel beberapa siswa yang
diajarkan guru yang bersangkutan," ujarnya di depan ruangannya di Jalan Mawar Bintaro II,
Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018).
"Ada beberapa murid yang saya ambil sampel, tidak semua, namun ada murid yang
menyatakan beliau suka berpolitik. Nah berpolitik ini saya tidak paham, karena saya tidak
pernah masuk ketika dia mengajar," tambahnya.
...

Berita utama 2
Sumber: Kompas
Guru SMAN 87 Jakarta Akhirnya Minta Maaf kepada Presiden Jokowi
Seorang guru agama di SMAN 87 Jakarta, NK (sebelumnya disebut N), dilaporkan telah
memberi doktrin anti Presiden Joko Widodo atau Jokowi kepada murid-muridnya dalam
kegiatan belajar mengajar. Kepala Sekolah SMAN 87 Jakarta, Patra Patiah, mengatakan dia telah
memeriksa NK. Walau membantah telah memberi doktrin anti Presiden, NK tetap meminta
maaf. "Beliau sudah meminta maaf," kata Patra di SMAN 87 Jakarta, Rabu (10/10/2018).
Baca juga: Bawaslu Selidiki Guru SMAN 87 yang Diduga Beri Doktrin Anti-Jokowi NK
menolak diwawancarai wartawan. Melalui Patra, ia menyampaikan secarik surat bermaterai
berisi permohonan maaf. Berikut isi suratnya: Menyatakan bahwa: 1. Paska gempa dan tsunami
di Sulawesi Tengah saya melakukan refleksi pembelajaran di masjid dengan menggunakan
media video tentang bencana gempa dan tsunami 2. Selama dan setelah pemutaran video saya
memberikan penjelasan/komentar tentang isi video. Ada kemungkinan saya salah ucap atau
siswa salah mempersepsikan kalimat-kalimat penjelasan saya. ...

Berita utama 3
Sumber: Detik News
Kontroversi Guru SMA 87 Dituding Doktrin Anti-Jokowi
Seorang guru SMA Negeri 87 Jakarta, Nelty Khairiyah, dituding memberikan doktrin untuk
membenci Presiden Jokowi kepada peserta didiknya. Nelty langsung minta maaf.
"Kalau pembinaan, saya sudah (lakukan). Dia berjanji tidak akan mengulang lagi dan telah
meminta maaf," ujar Kepala SMAN 87 Jakarta Patra Patriah saat ditemui di kantornya, Bintaro,
Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018).
Patra tak tahu persis bagaimana kejadiannya. Namun sempat viral aduan mengenai materi
pelajaran yang diberikan oleh Nelty. Materi itu dinilai mengandung unsur doktrin yang
menyudutkan Presiden Jokowi.
Dalam aduan yang viral tersebut, si pengadu yang mengaku orang tua murid menyebut
anaknya dan siswa SMAN 87 lainnya dikumpulkan guru N di suatu tempat dan kepada mereka
ditunjukkan video gempa di Palu, Sulawesi Tengah. Masih dalam aduan itu, si pengadu
menjelaskan guru N menyebut banyaknya korban bergelimpangan akibat gempa merupakan
salah Jokowi. Pengadu berkeberatan terhadap tindakan N yang dianggap telah melakukan
doktrin anti-Jokowi.

PERISTIWA DALAM KETIGA BERITA :


1. GURU DENGAN INISIAL N DI SMAN 87 JAKARTA DIDUGA MENYEBARKAN
PESAN ANTI JOKOWI DI HADAPAN MURIDNYA.
2. GURU DENGAN INISIAL NK (SEBELUMNYA DISEBUT N) MEMINTA MAAF
KEPADA PRESIDEN JOKOWI.
3. GURU DITUDING MEMBERIKAN DOKTRIN UNTUK MEMBENCI PRESIDEN
JOKOWI KEPADA PESERTA DIDIKNYA.
MENGIDENTIFIKASI FAKTA/PERISTIWA DALAM KETIGA BERITA TERSEBUT :
1. KEPALA SEKOLAH SMA NEGERI 87 JAKARTA, PATRA PATIAH MEMBERIKAN
PENJELASAN TERKAIT KABAR GURU AGAMA SMA DIDUGA MENYEBARKAN
PESAN ANTI JOKOWI DI HADAPAN MURIDNYA.
2. SEORANG GURU AGAMA DI SMAN 87 JAKARTA DILAPORKAN TELAH
MEMBERI DOKTRIN PRESIDEN JOKO WIDODO KEPADA MURIDNYA DALAM
KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR.
3. GURU SMAN 87 MINTA MAAF KEPADA PRESIDEN JOKO WIDODO, KARENA
TELAH DIDUGA MENYEBARKAN PESAN ANTI JOKOWI.
4. GURU N MEMBANTAH TELAH MEMBERI DOKTRIN ANTI PRESIDEN JOKO
WIDODO.

ISU AKTUAL :
1. GURU N MEMINTA MAAF KEPADA PRESIDEN JOKOWI.
2. PENGADU MENGAKU BAHWA GURU N MENYEBARKAN PESAN ANTI
JOKOWI DI HADAPAN MURIDNYA.

ISU FENOMENAL :
1. MENYEBARKAN PESAN ANTI PRESIDEN*

ISU KONTROVERSIAL :
1. GURU N TETAP MEMBANTAH TELAH MEMBERI DOKTRIN ANTI JOKOWI.

HAL. 97

FAKTA DALAM KETIGA BERITA TERSEBUT :


1. KEPALA SEKOLAH SMA NEGERI 87 JAKARTA, PATRA PATIAH MEMBERIKAN
PENJELASAN TERKAIT KABAR GURU AGAMA SMA DIDUGA MENYEBARKAN
PESAN ANTI JOKOWI DI HADAPAN MURIDNYA.
2. SEORANG GURU AGAMA DI SMAN 87 JAKARTA DILAPORKAN TELAH
MEMBERI DOKTRIN ANTI PRESIDEN JOKO WIDODO KEPADA MURIDNYA
DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR.
3. GURU SMAN 87 MINTA MAAF KEPADA PRESIDEN JOKO WIDODO MELALUI
SECARIK SURAT BERMATERAI, KARENA TELAH DIDUGA MENYEBARKAN
PESAN ANTI JOKOWI.
4. GURU N MEMBANTAH TELAH MEMBERI DOKTRIN ANTI PRESIDEN JOKO
WIDODO.

PENDAPAT PRIBADI :
1. DARI PIHAK SEKOLAH TELAH MEMBERIKAN PENJELASAN TERKAIT GURU N
DIDUGA MENYEBARKAN PESAN ANTI JOKOWI.
2. SEHARUSNYA SI PELAPOR JUGA MEMBERIKAN BUKTI BAHWA GURU N
MENYEBARKAN PESAN ANTI JOKOWI.
3. SEHARUSNYA GURU N MEMINTA MAAF SECARA LANGSUNG KEPADA
PRESIDEN JOKO WIDODO.
4. SEHARUSNYA GURU N MEMBERIKAN ARGUMEN TERKAIT BANTAHANNYA
TERHADAP DIDUGA NYA DIA MEMBERI PESAN ANTI JOKOWI.