Anda di halaman 1dari 7

A.

Man
1. Pasien
Ruang Ruby adalah ruang rawat inap untuk pasien dengan kasus penyakit
dalam yang terdiri dari ruang kelas 1, kelas 2, kelas 3 dan ruang isolasi dengan
kapasitas 30 tempat tidur.
a. Alur Pasien Masuk-Keluar Ruangan

Security Pasien datang

Tempat Penerimaan Pasien (TPP) : pengisian formulir ranap,


penjelasan genral concent, tata tertib hak dan kewajiban,
fasilitas dan biaya

Instalasi Poli Instalasi IGD

Ruang Ruby

Kasir
(penyelesaian administrasi)

- Pelayanan selesai
- Pelayanan selesai dan
diperintahkan kontrol
- Pasien dirujuk balik/
ke RS lain

Tabel 3.1 Alur Pasien Masuk Ruang Ruby RS Lavalette

Sumber : Data sekunder


b. Efisiensi pelayanan di Ruby
1) BOR (Bed Occupancy Rate)
Gambar 3.1 BOR Ruang Ruby Periode 13 – 14 Januari 2020

Kelas Kelas Kelas


No Shift BOR
II III Isolasi
12 bed 10 bed 4 bed
1 Pagi (2 (2 (full 4 (26+26)/(30x2)x100%=86,6%
kosong) kosong) bed)
11 bed 10 bed 4 bed
2 Sore (3 (2 (full 4 (25+25)/(30x2)x100%=83,3%
kosong) kosong) bed)
11 bed 10 bed 4 bed
3 Malam (3 (2 (full 4 (25+25)/(30x2)100%=83,3%
kosong) kosong) bed)

Sumber : Data Sekunder


Berdasarkan gambar 3.1 di atas dapat disampaikan bahwa rata-rata
persentase pemakaian tempat tidur (BOR) Ruang Ruby (84,4%) berada
dalam batas standar nasional (75%-85%).
Tanggal 13 Januari 2020
No. Kategori Jumlah Pasien perhari Persentase
1 Minimal care 12 46,2 %
2 Parsial care 10 38,5 %
3 Total care 4 15,3%
Jumlah 26 100 %

Kebutuhan jam perawatan


1. Perhitungan jam perawatan langsung
Minimal Care = 2 jam x 12 orang = 24 jam
Parsial Care = 3 jam x 10 orang = 30 jam
Total Care = 6 jam x 4 orang = 24 jam +
Jumlah = 78 jam

2. Perhitungan jam perawatan tidak langsung


35 menit x 26 orang = 810 menit = 15 jam 10 menit
3. Jam penyuluhan
15 menit x 26 orang = 390 menit = 6 jam 30 menit
Total jumlah jam perawatan yang dibutuhkan = 64 jam + 15 jam 10 menit + 6
jam 30 menit = 99 jam 40 menit
 Rata rata jam 100 = 3,8 jam
26
 Kebutuhan Perawatan
100 jam = 14 orang
7 jam
 Pembagian Perawatan Per Shift
 Pagi 47% x 14 orang = 7 orang
 Siang 35% x 14 orang = 5 orang
 Malam 17% x 14 orang = 2 orang

Tanggal 14 Januari 2020


No. Kategori Jumlah Pasien perhari Persentase
1 Minimal care 11 42,3 %
2 Parsial care 11 42.3 %
3 Total care 4 15,4 %
Jumlah 26 100 %

Kebutuhan jam perawatan


1. Perhitungan jam perawatan langsung
Minimal Care = 2 jam x 11 orang = 22 jam
Parsial Care = 3 jam x 11 orang = 33 jam
Total Care = 6 jam x 4 orang = 24 jam +
Jumlah = 79 jam
2. Perhitungan jam perawatan tidak langsung
35 menit x 26 orang = 810 menit = 15 jam 10 menit
3. Jam penyuluhan
15 menit x 26 orang = 390 menit = 6 jam 30 menit
Total jumlah jam perawatan yang dibutuhkan = 79 jam + 15 jam 10 menit + 6
jam 30 menit = 66 jam 55 menit
 Rata rata jam 101 = 3,8 jam
26
 Kebutuhan Perawatan
101 jam = 14 orang
7 jam
 Pembagian Perawatan Shif
 Pagi 47% x 14 orang = 7 orang
 Siang 35% x 14 orang = 5 orang
 Malam 17% x 14 orang = 2 orang

Tingkat ketergantungan pasien tahun 2020

No Kategori Rata-Rata Jumlah Px/Hari Jumlah Jam Perawatan/Hari


1. Mandiri Care 12 24
2. Partial Care 10 30
3. Total Care 4 24
JUMLAH 26 78 Jam

RUMUS :

Jumlah jam perawatan perhari


Jumlah Jam efektif perawatan

Jumlah perawat yang dibutuhkan : 78/7 = 11


Faktor koreksi
1. Loss Day

Jumlah hari minggu dalam 1 th + Cuti hari besar x jumlah perawat yang diperlukan
Jumlah hari kerja efektif

= 52+12 x 14 = 896 = 2,9 = 3


301 301
2. Non Nursing Job

Jumlah tenaga perawat + lossday x 25

100

( 14+3 ) x 25 = 4,25 = 4
100
Jadi tenaga yang dibutuhkan :
11 + 3 + 4 = 18 Orang
Dari data diatas maka dapat disimpulkan bahwa terdapat persamaan jumlah
tenaga yang dibutuhkan di ruang Ruby pada tanggal 13 dan 14 januari dalam satu hari
dibutuhkan 14 orang perawat belum termasuk Karu dan Katim. Sehingga ruang Ruby
mengalami kekurangan jumlah tenaga karena menurut perhitungan dalam satu hari
dibutuhkan minimal 18 orang perawat sedangkan dalam keseharian dalam satu hari
perawat yang dinas di ruang Ruby berjumlah 14 orang. Untuk jumlah tenaga
keperawatan dalam satu tahun sendiri didapatkan hasil ruang Ruby membutuhkan 18
orang tenaga keperawatan sedangkan saat ini ruangan hanya memiliki 17 tenaga
perawat termasuk Kepala ruang dan Ketua tim. Kualitas ketenagakerjaan perawat
maupun pegawai di ruang Ruby sangat baik.
2. Ketenagaan
a. Karakteristik ketenagaan berdasarkan spesipikasi pekerjaan
Tabel 3.2 Distribusi Ketenagaan Berdasarkan Spesifikasi Pekerjaan di
Ruang Ruby Tahun 2020

No Spesifikasi Pekerjaan Jumlah Persen


1. Perawat 17 58,6
2. Asisten perawat 2 6,9
3. Gizi 1 3,4
4. Pramusaji 2 6,9
5. Farmasi 2 6,9
6. Cleaning service 5 17,3
Jumlah 29 100
Sumber : Data Sekunder

Berdasarkan tabel 3.2 di atas, sebagian besar (58,6%) ketenegaan di Ruang


Ruby adalah tenaga keperawatan.
b. Karakteristik ketenagaan berdasarkan tingkat pendidikan
Tabel 3.3 Distribusi Ketenagaan Berdasarkan Tingkat Pendidikan di
Ruang Ruby Tahun 2020

No Pendidikan Jumlah Persen


1. Strata 1 10 34,4
2. Diploma III 10 34,4
3. SMK Kesehatan 2 6,8
4. SMA 7 24,4
Jumlah 29 100
Sumber : Data Sekunder
Berdasarkan tabel 3.3 di atas, kurang dari setengah (34,4%) ketenagaan di
Ruang Ruby berpendidikan Diploma III dan Strata 1.
c. Karakteristik tenaga keperawatan berdasarkan tingkat pendidikan
Tabel 3.4 Distribusi Tenaga Keperawatan Berdasarkan Tingkat
Pendidikan di Ruang Ruby Tahun 2020

No Tingkat Pendidikan Jumlah %


1. D III Keperawatan 8 42,1
2. SI Keperawatan 9 47,3
3. Asisten perawat 2 10,6
Jumlah 19 100

Sumber : Data Sekunder

Berdasarkan tabel 3.4 di atas, kurang dari setengah (47,3%) tenaga


keperawatan di Ruang Ruby berpendidikan S1 Keperawatan. Berdasarkan
kebutuhan katim disetiap shif untuk tingkat pendidikan S1 Keperawatan sudah
memenuhi untuk manajemen keperawatan.
d. Karakteristik tenaga keperawatan berdasarkan masa kerja
Tabel 3.5 Distribusi Tenaga Keperawatan Berdasarkan Masa Kerja di
Ruang Ruby Tahun 2020

No Masa Kerja Jumlah %


1 > 5 tahun 5 29,4
2 < 5 tahun 12 70,6
Jumlah 17 100

Sumber : Data Sekunder


Berdasarkan tabel 3.5 di atas, sebagian besar (70,6%) tenaga keperawatan
di Ruby memiliki pengalaman kerja < 5 tahun.
3. Struktur Organisasi Ruang Ruby

Gambar 3.5 Struktur Organisasi Ruang Ruby Tahun 2020

Kepala Ruangan

Eny Widiastuti, Amd.Kep

Ketua Tim Perawat Pelaksana Perawatan Asisten Ahli Gizi Farmasi


Perawat
1. Siti Estichomah, Amd.Kep 1. Devi Okta, A.Md .Kep
2. Sri Riyani Amd.Kep 2. Arif Guntoro, A.Md .Kep 1. Azzura (berganti (bergantia
3. Ari Dwi K, Amd.Kep
3. Reky Sulistiono, 2. Sinta an dari n dari unit
S.Kep.Ns unit gizi) farmasi)
4. Nur Fitriyah, S.Kep.Ns. 4. Farid Dwi, S.Kep.Ns
5. Monica Sinta D, S.Kep.Ns 5. Ardy wiguna, A.Md .Kep
6. Eko Yanuar, Amd.Kep 6. Hasnah, S.Kep.Ns
7. Fathiroh Fusila, A.Md
7. Raka, A.Md.Kep .Kep
8. Heni Eka, S.Kep.Ns 8. Defri Andrian, S.Kep.Ns

Sumber : Data Sekunder

 Struktur organisasi sesuai dengan model MPKP yang diterapkan di Ruang


Ruby yaitu metode tim dan dalam pelaksanaannya juga menggunakan metode
tim sehingga untuk pengerjaannya dilakukan dengan kerjasama.