Anda di halaman 1dari 10

DAFTAR ISI

1. KATA PENGANTAR ................................................................................................ i

BAB 1

PENDAHULUAN

Latar belakang, rumusan masalah , tujuan .......................................................... 1

BAB II

ISI

Apa saja peninggalan jawa barat itu ? ................................................................... 2 – 6

BAB III

PENUTUP

Kesimpulan ............................................................................................................ 7
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah, Taufik
dan Hinayahnya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini dalam bentuk
maupun isinya yang sangat sederhana. Semoga makalah ini dapat dipergunakan sebagai
salah satu acuan, petunjuk maupun pedoman bagi pembaca apa saja PENINGGALAN SOSIAL
BUDAYA DI JAWA BARAT.

Harapan saya semoga makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi
para pembaca, sehingga saya dapat memperbaiki bentuk maupun isi makalah ini sehingga
kedepannya dapat lebih baik.

Makalah ini saya akui masih banyak kekurangan karena pengalaman yang saya miliki
sangat kurang. Oleh kerena itu saya harapkan kepada para pembaca untuk memberikan
masukan-masukan yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.

i
BAB 1

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Jawa adalah bagian dari kepulauan NKRI yang paling padat penduduknya. Pulau Jawa itu
sendiri terbagi menjadi provinsi Banten, Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan
Jawa Timur. Selain padat penduduknya, Jawa juga kaya akan khasanah budaya, karena dari
masing-masing provinsi tersebut memiliki budaya, tradisi, dan latar belakang yang berbeda-
beda.

Dewasa ini kelangsungan budaya di pulau Jawa semakin terancam keberadannya, terlebih lagi
dengan adanya modernisasi, globalisasi, dan kemajuan teknologi maka mengakibatkan
semakin mudah pula merasuknya budaya asing yang sangat berpeluang merusak budaya
tersebut.

Kini semakin terlihat dengan jelas bahwa tidak dapat dipungkiri budaya kita kini semakin
tersingkir. Pemuda lebih condong kepada budaya Barat dan semakin jarang masyarakat yang
peduli dengan budaya leluhur mereka.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkanlatar belakang dan permasalahan seperti yang telah dikemukakan di atas, perlu
dicari jawab atas pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut

(1) Apakah saja peninggalan jawa barat itu?

C. Tujuan

Penulisan makalah ini bertujuan untuk menambah pengetahuan masyarakat tentang


peninggalan sosaial budaya dan untuk membangkitkan semangat mereka untuk mencinta
peninggalan sejarah nya.

1
BAB II

ISI

1. Apakah saja peninggalan sosial budaya di jawa barat

A. Benda Peninggalan Sosial Budaya Di Lingkungan Sekitar

Untuk melakukan identifikasi terhadap benda-benda peninggalan sosial budaya,


kita harus mengingat kembali secara garis besar peninggalan sosial budaya dapat
dikategorikan menjadi :

a. Benda Cagar Budaya

b. Permuseuman

c. Kesejarahan

d. Nilai-nila tradisional

Suatu benda dapat dikategorikan sebagai peninggalan sosial budaya apabila


memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

a. Mempunyai nilai sejarah, ilmiah tanpa menyampingkan nilai keindahan

b. Dapat diidentifikasi menurut bentuknya atau wujudnya, tipe atau gayanya, fungsi
dan asalnya, geografisnya, dan genus dalam orde biologi

c. Dapat jadi monument sejarah dan budaya

d. Reproduksi atau replikanya yang syah menurut persyaratan permuseuman.

Secara umum peninggalan sosial budaya dapat dikelompokkan menjadi benda-benda


bersejarah, kesenian, bahasa dan norma.

1. Benda – benda bersejarah


Benda – benda bersejarah adalah salah satu peninggalan sosial budaya yang
berbentuk materi. Contohnya museum dan candi.
A. Candi

Candi adalah sebuah bangunan tempat ibadah dari peninggalan masa lampau yang
berasal dari agama Hindu-Buddha. Digunakan sebagai tempat pemujaan dewa-dewa.
Namundemikian, istilah 'candi' tidak hanya digunakan oleh masyarakat untuk
menyebut tempatibadah saja. Banyak situs-situs purbakala lain dari masa Hindu-
Buddha atau Klasik Indonesia, baik sebagai istana, pemandian/petirtaan, gapura, dan
sebagainya, disebut dengan istilah candi.Candi juga berasal dari kata “Candika” yang
berarti nama salah satu

2
Dewa kematian (Durga).Karenanya candi selalu dihubungkan dengan monumen
untuk memuliakan Raja yang meninggal.

Di Jawa Barat:

* Candi Cangkuang (Garut) * Candi Jiwa (Kerawang) * Situs Batujaya (Kerawang) *


Situs Karangkamulyan (Ciamis) * Candi Bojongmenje (Bandung)

B. Museum

Museum berasal dari bahasa Yunani MUSEION. Museum merupakan sebuah


bangunan tempat suci untuk memuja Sembilan Dewi Suci dan Ilmu Pengetahuan.
Salah satu dari Sembilan Dewi tersebut ialah MOUSE, yang lahir dari maha Dewa Zous
dengan isterinya Mnemosyne. Dewa dan Dewi tersebut bersemayam di Pegunungan
Olympus. Museion selain tempat suci, pada waktu itu juga untuk berkumpul
paracendekiawan yang mempelajari serta menyelidiki berbagai ilmu pengetahuan,juga
sebagai tempat pemujaan Dewa Dewi.

Di Bogor

* Museum Zoologi

* Museum Etnobotani

* Museum Tanah

* Museum Perjuangan

* Museum PETA

Di Bandung

* Museum Sri Baduga

* Museum Geologi

* Museum Wangsit Mandala Siliwangi

* Museum Asia Afrika

2. Kesenian

a. Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa
ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah
konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur,dan percahayaan dengan acuan
estetika.

b. Seni musik adalah cabang seni yang mempelajari tentang bunyi yang diterima oleh
individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang

3
c. Seni tari adalah gerak tubuh secara berirama yang dilakukan ditempat dan waktu
tertentu untuk keperluan pergaulan, mengungkapkan perasaan, maksud dan
pikiran.Bunyi-bunyian yang disebut musik pengiring tari mengatur gerakan penari
dan memperkuat maksud yang ingin disampaikan.

d. Seni drama adalah satu bentuk karya sastra yang memiliki bagian untuk
diperankan oleh aktor. Kosakata ini berasal dari bahasa Yunani yang berarti “aksi”,
“perbuatan” 3. Bahasa

Bahasa adalah penggunaan kode yang merupakan gabungan fonem sehingga


membentuk kata dengan aturan sintaks untuk membentuk kalimat yang memiliki
arti. Bahasa memiliki berbagai definisi. Definisi bahasa adalah sebagai berikut :

1. Suatu sistem untuk mewakili benda

2. Suatu peralatan yang digunakan untuk menyampaikan konsep riil mereka ke


dalam pikiran orang lain

3. Suatu kesatuan sistem makna

4. Suatu kode yang digunakan oleh pakar linguistik untuk membedakan antara
bentuk dan makna

5. Suatu ucapan yang menepati tata bahasa yang telah ditetapkan (contoh: Perkataan,
kalimat, dan lain-lain)

6. Suatu sistem tuturan yang akan dapat dipahami oleh masyarakat linguistik

Bahasa erat kaitnya dengan kognisi pada manusia, dinyatakan bahwa bahasa adalah
fungsi kognisi tertingi dan tidak dimiliki oleh hewan. Ilmu yang mengkaji bahasa ini
disebut sebagai linguistik

4. Norma dan Nilai Kemasyarakatan

Norma dalam sosiologi adalah seluruh kaidah dan peraturan yang diterapkan
melalui lingkungan sosialnya. Dalam kehidupannya, manusia sebagai makhluk sosial
memiliki ketergantungan dengan manusia lainnya, Mereka hidup dalam kelompok-
kelompok, baik kelompok komunal maupun kelompok materiil. Kebutuhan yang
berbeda-beda secara individu/kelompok menyebabkan benturan kepentingan. Untuk
menghindari hal ini maka

kelompok masyarakat membuat norma sebagai pedoman perilaku dalam menjaga


keseimbangan kepentingan dalam bermasyarakat.

Tingkatan Penegakan Dalam Norma

* Pelanggaran norma yang dikenakan sanksi hukum, biasanya termasuk penegakan


hukum

* Pelanggar norma yang diterapkan dianggap eksenterik atau tak normal (perilaku
diluar kebiasaan)

* Perilaku lainnya diluar norma tidak diakui.

4
Macam – macam norma menurut penegakannya

a. Norma sosial : 1. Cara (Usage) 2. Kebiasaan (Folkways) 3. Tata Kelakuan (Mores)


4.Adat istiadat (Custom)

b. Norma Hukum

c. Norma Sopan Santun

d. Norma Agama

B. Wilayah Peninggalan Sosial di Jawa Barat

1. Temua fauna purba serta sisa-sisa budaya masa prasejarah, antar lain :

* Pasir Cabe, Subang

* Baribis, Majalengka

* Lambaksari, Ciamis

* Karangnunggal, Tasikmalaya

2. Situs berupa Gua – gua

* Gua Lalay

* Gua Goong

* Gua Donan

* Gua Ageung

* Gua Parat

* Gua Panjang

*Gua Kurung Badak

* Gua Dompet

* Gua Sapi

* Gua Karang Bolong

* Gua Panggung

*Gua Sumur Mudal

* Gua Lanang

* Gua Batu hiu

* Gua green canyon

* Gua Ciraten

* Gua Walet

5
3. Situs Karangkamulyan adalah sebuah situs purbakala bersejarah dan situs arkeologi
yang terletak di desa karangkamulya, Cijeungjing, Ciamis, Jawa Barat, Indonesia.
Situs ini merupakan peninggalan dari zaman kerajaan galuh yang bercorak Hindu-
Buddha. Legenda situs Karangkamulyan berkisah tentang ciung wanara yang
berhubungan dengan kerajaan galuh. Cerita ini banyak dibumbui dengan kisah
kepahlawanan yang luar bisa seperti kesaktian dan keperkasaan yang tidak dimiliki
oleh orang biasa namun dimiliki oleh ciung Wanara.

4. Situs Purbakala Cipari merupakan situs peninggalan era megalitikum dari


masyarakat yang hidup di daratan sunda besar (mencakup sumatra, jawa, dan
kalimantan serta laut yang menghubungkan ketika pada masa purba, sekitar 10.000
tahun yang lalu).

5. Teologi Naskah Kuno

Naskah – naskah sunda kuno adalah naskah yang dibuat di wilayah sunda (Jawa
Barat) yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat sunda pada masa lalu. Naskah –
naskah tersebut antara lain :

a. Amanat Galunggung

b. Sewaka Darma

c. Sanghyang Siksa Kandang Karsa

6
BAB III

PENUTUP

1. Kesimpulan

Jadi kesimpulan nya adalah bahwa jawa barat itu menyimpan banyak ragam dan
kebudayaan selain sejarah dan kebudayaan sosial.
Baik yang sudah terbukti adanya maupun yang menjadi misteri,dan pasti masih ada
lagi peninggalan-peninggalan sejarah yang terpendam di tanah sunda ini .

Sekian

7
PENINGGALAN SOSIAL BUDAYA DI JAWA
BARAT

MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN LINGKUNGAN


HIDUP

Kelompok 6
Ketua : Euis yuliyani
Anggota : - junah
- Lasmawati
- Devi azhari
- Paizah
- Siti komala

SMPN I CILEBAR
KARAWANG
2014/2015