Anda di halaman 1dari 11

REKAYASA IDE

LISTRIK ELEKTRONIKA OTOMOTIF

DISUSUN OLEH :

Nama: 1. ABDI REBBANI (5181122010)


2. ADIAN HALOMOAN RAMBE
(5181122001)
3. EGO PRANATA (5183122027)

DOSEN PENGAMPU :Drs. Suherman, M.Pd

PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena
atas rahmat dan izin-Nya lah sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan
Rekayasa Ide ini. Adapun penulisan Rekayasa Ide ini bertujuan untuk memenuhi
tugas Mata Kuliah "DASAR GELOMBANG DAN LISTRIK MAGNETIK".
RekayasaIde ini berjudul "Aplikasi Gelombang Elektromagnetik dalam Speaker
Sederhana”

Rekayasa Ide ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu penulis
mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca untuk melengkapi
kekurangan Rekayasa Ide ini guna penyusunan Rekayasa Ide selanjutnnya.

Semoga penulisan Rekayasa Ide ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Akhir
kata penulis ucapkan terima kasih.

Medan, Maret 2018

Penulis

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .................................................................................... i

DAFTAR ISI ................................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN ............................................................................... 1

1.1.Latar Belakang ......................................................................................... 1


1.2. Rumusan Masalah................................................................................... 2
1.3. Tujuan ...................................................................................................... 2
1.4. Manfaat .................................................................................................... 2

BAB II PEMBAHASAN ................................................................................ 3

2.1. Pengertian Gelombang Elektromagnetik ............................................. 3


2.2. Pengertian Speaker ................................................................................. 4
2.3. Prinsip Kerja Speaker Secara Umum .................................................. 4
2.4. Prinsip Kerja Speaker Sederhana ........................................................ 5

BAB III PENUTUP ........................................................................................ 7

3.1. Kesimpulan .............................................................................................. 7


3.2. Saran ........................................................................................................ 7

DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 8

ii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Seperti yang telah disebutkan bahwa dasar elektromagnet tidak terlalu
rumit, Anda dapat membuat versi sederhana menggunakan bahan yang ada di
sekitar rumah. Sebuah kawat konduktif, biasanya terisolasi tembaga, dililitkan di
sekitar batang logam.Kekuatan magnet yang langsung berhubungan dengan
berapa kumparan kawat di sekitar batang. Untuk medan magnet kuat, kawat harus
dibungkus lebih ketat.Sebuah band rock menggunakan elektromagnet untuk
memperkuat suara yang keluar dari speaker. Ketika seseorang menekan bel pintu
maka terdengar bel berdering, yaitu elektromagnet kecil yang menarik sebuah
logam yang menggerakkan lonceng.
Secara mekanik, cara kerja elektromagnet sangat sederhana. Terdiri dari
kawat panjang konduktif, biasanya tembaga yang membungkus sepotong logam.
Arus dialirkan, baik dari baterai atau sumber lain listrik, dan mengalir melalui
kawat. Hal ini menciptakan medan magnet di sekitar kawat melingkar, membuat
logam seolah-olah memiliki energi magnet permanen. Elektromagnet sangat
berguna karena Anda dapat mengaktifkan magnet dan mematikannya dengan
mengontrol sirkuit.
Kita dapat mendengarkan musik radio, mendengarkan suara dari drama
televisi ataupun suara dari lawan bicara kita di ponsel, semua ini karena adanya
komponen Elektronika yang bernama Loudspeaker yang dalam bahasa Indonesia
disebut dengan Pengeras Suara. Loudspeaker atau lebih sering disingkat dengan
Speaker adalah Transduser yang dapat mengubah sinyal listrik menjadi Frekuensi
Audio (sinyal suara) yang dapat didengar oleh telinga manusia.
Oleh karena itu, pada rekayasa ide kali ini akan menrapkan aplikasi
gelombang elektromagnetik pada speaker sederhana. Dimana speaker ini tidak
seperi speaker pada umumnya, speaker ini dibuat menggunakan barang-barang
bekas sehingga akan lebih ramah lingkungan.

1
1.2. Rumusan Masalah

1. Apa pengertian gelombang elektromagnetik?

2. Apa pengertian speaker?

3. Bagaimana prinsip kerja speaker secara umum?

4. Bagaimana prinsip kerja speaker sederhana?

1.3. Tujuan

1. Untuk memenuhi tugas rekayasa ide

2. Untuk mengetahui pengertian gelombang elektromagnetik

3. Untuk mengetahui pengertian speaker

4. Untuk mengetahui prinsip kerja speaker secara umum

5. Untuk mengetahui prinsip kerja speaker sederhana

1.4. Manfaat

1. Menambah wawasan ilmu bagi pembaca

2. Sebagai referensi belajar

2
BAB II

PEMBAHASAN

2.1. Pengertian Gelombang Elektromagnetik

Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang memancar tanpa media


rambat yang membawa muatan energi listrik dan magnet (elektromagnetik). Tidak
seperti gelombang pada umumnya yang membutuhkan media rambat, gelombang
elektromagnetik tidak memerlukan media rambat (sama seperti radiasi). Oleh
karena tidak memerlukan media perambatan, gelombang elektromagnetik sering
pula disebut sebagai radiasi eletromagnetik.

Bentuk gelombang elektromagnetik hampir sama seperti bentuk gelombang


transversal pada umumnya, namun pada gelombang ini terdapat muatan energi
listrik dan magnetik dimana medan listrik (E) selalu tegak lurus terhadap medan
magnet (B) yang keduanya menuju ke arah gelombang seperti yang dapat dilihat
pada gambar dibawah ini.

Sifat gelombang elektromagnetik sebagai berikut:

1. Tidak memerlukan media rambat


2. Termasuk gelombang transversal dan memiliki sifat yang sama seperti
gelombang transversal
3. Tidak membawa massa, namun membawa energi
4. Enegi yang dibawa sebanding dengan besar frekuensi gelombang
5. Medan listrik (E) selalu tegak lurus terhadap medan magnet (B) dan sefase

3
6. Memiliki momentum
7. Dibagi menjadi beberapa jenis tergantung frekuensinya (atau panjang
gelombangnya)

Gelombang elektromagnetik meliputi cahaya, gelombang radio, sinar X, sinar


gamma, mikro gelombang, dan lain-lain. Berbagai gelombang elektromagnetik
hanya berbeda dalam panjang gelombang dan frekuensinya.

2.2. Pengertian Speaker

Kita dapat mendengarkan musik radio, mendengarkan suara dari drama


televisi ataupun suara dari lawan bicara kita di ponsel, semua ini karena adanya
komponen Elektronika yang bernama Loudspeaker yang dalam bahasa Indonesia
disebut dengan Pengeras Suara. Loudspeaker atau lebih sering disingkat dengan
Speaker adalah Transduser yang dapat mengubah sinyal listrik menjadi Frekuensi
Audio (sinyal suara) yang dapat didengar oleh telinga manusia dengan cara
mengetarkan komponen membran pada Speaker tersebut sehingga terjadilah
gelombang suara.

2.2. Prinsip Kerja Speaker

Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai Loadspeaker (Pengeras


Suara), sebaiknya kita mengetahui bagaimana suara dapat dihasilkan. Yang
dimaksud dengan “Suara” sebenarnya adalah Frekuensi yang dapat didengar oleh
Telinga Manusia yaitu Frekuensi yang berkisar di antara 20Hz – 20.000Hz.
Timbulnya suara dikarenakan adanya fluktuasi tekanan udara yang disebabkan
oleh gerakan atau getaran suatu obyek tertentu. Ketika Obyek tersebut bergerak
atau bergetar, Obyek tersebut akan mengirimkan Energi Kinetik untuk partikel
udara disekitarnya. Hal ini dapat di-anologi-kan seperti terjadinya gelombang
pada air. Sedangkan yang dimaksud dengan Frekuensi adalah jumlah getaran yang
terjadi dalam kurun waktu satu detik. Frekuensi dipengaruhi oleh kecepatan
getaran pada obyek yang menimbulkan suara, semakin cepat getarannya makin
tinggi pula frekuensinya.

4
Dalam rangka menterjemahkan sinyal listrik menjadi suara yang dapat
didengar, Speaker memiliki komponen Elektromagnetik yang terdiri dari
Kumparan yang disebut dengan Voice Coil untuk membangkitkan medan magnet
dan berinteraksi dengan Magnet Permanen sehingga menggerakan Cone Speaker
maju dan mundur. Voice Coil adalah bagian yang bergerak sedangkan Magnet
Permanen adalah bagian Speaker yang tetap pada posisinya. Sinyal listrik yang
melewati Voice Coil akan menyebabkan arah medan magnet berubah secara cepat
sehingga terjadi gerakan “tarik” dan “tolak” dengan Magnet Permanen. Dengan
demikian, terjadilah getaran yang maju dan mundur pada Cone Speaker.

Cone adalah komponen utama Speaker yang bergerak. Pada prinsipnya,


semakin besarnya Cone semakin besar pula permukaan yang dapat menggerakan
udara sehingga suara yang dihasilkan Speaker juga akan semakin besar.
Suspension yang terdapat dalam Speaker berfungsi untuk menarik Cone ke posisi
semulanya setelah bergerak maju dan mundur. Suspension juga berfungsi sebagai
pemegang Cone dan Voice Coil. Kekakuan (rigidity), komposisi dan desain
Suspension sangat mempengaruhi kualitas suara Speaker itu sendiri.

2. Prinsip Kerja Speaker Sederhana

Speaker pada umumnya memerlukan biaya yang cukup besar jika kita
membelinya di toko elekronik. Karena itu, pada rekayasa ide ini akan membuat
speaker handphone sederhana dengan menggunakan barang-barang bekas,
sehingga tidak memerlukan biaya dan lebih mudah untuk dipraktekkan dalam
kehidupan seharai-hari.

Adapun alat dan bahan yang diperlukan yaitu, sebagai berikut :

1. Botol plastik bekas,


2. Gelas plastik bekas,
3. Gunting, dan
4. Bolpoin

5
Prinsip kerja speaker sederhana ini adalah memantulkan gelombang suara
musik dari handphone yang masuk ke botol dipantulkan ke dinding gelas,
sehingga suara yang dihasilkan akan bertambah keras. Fungsi gelas plastik pada
alat ini adalah sebagai pelantang alias pengeras suara. Jadi, suara dari speaker
bawaan sahabat akan mengalir melalui tabung karton, kemudian menuju gelas
plastik agar terdengar lebih keras.

6
BAB III

PENUTUP

3.1. Kesimpulan

Speaker adalah alat pengeras suara yang menggunakan prinsip


elektromagnetik. Sinyal arus listrik diubah menjadi gelombang bunyi. Sinyal yang
melalui kumparan dalam bentuk solenoida yang diletakkan di belakang speaker.
Kumparan ini berlaku sebagai elektromagnetik dan ada magnet permanen yang
ditempakan didekatnya. Arus yang lewat hanya satu arah, gaya magnet akan
menekan elektromagnetik dan keluar ke speaker. Arus yang lewat berlawanan
akan menarik speaker sehingga terjadi getaran. Getaran dari speaker
menghasilkan gelombang bunyi. Rekayasa ide kali ini menerapkan aplikasi
gelombang elektromagnetik dalam speaker sederhana, sehingga lebih mudah dan
hemat dalam pembuatannya.

3.2. Saran

Sebaiknya dalam pembuatan speaker sederhana ini handphone yang


dipasang suara handhone yang digunakan kecil, sehingga kita dapat mengetahui
speaker sederhana ini dapat berfungsi dengan cukup baik atau tidak.

7
DAFTAR PUSTAKA

Abdullah, M. 2017. Fisika Dasar II . Bandung : Intitut Teknologi Bandung

Bambang. 2012. Gelombang Elektromagnetik ( https : / / www .studiobelajar


.com /gelombang-elektromagnetik/ ). Diakses pada 17 Maret 2018

Tipler. 1991. Fisika . Jakarta : Erlangga