Anda di halaman 1dari 6

BAB II

REVIEW JURNAL

1 Judul Knowledge Absorptive Capacity and Innovation Performance


in KIBS
2 Jurnal Jurnal of Knowledge Management

3 Download http://dx.doi.org/10.1108/13673271111179316

4 Volume Vol. 15

5 Tahun Juni 2011

6 Penulis Chun-Yao Tseng, Da Chang Pai, Chi-Hsia Hung

7 Reviewer Muhammad Agung Kurniadi

8 Tanggal 27 November 2018

9 Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk membahas apakah ketiga sumber
pengetahuan, pengetahuan input, pengetahuan spillover dan
kemampuan menyerap pengetahuan, benar – benar
meningkatkan inovasi kinerja perusahaan di industri desain IC
Taiwan, salah satu pengetahuan yang paling penting layanan
bisnis (KIBS) industri di Taiwan.
10 Subjek Penelitian Subjek penelitian ini adalah ketiga sumber pengetahuan,
pengetahuan input, pengetahuan spillover dan kemampuan
menyerap pengetahuan.
11 Kata Kunci Kemampuan menyerap pengetahuan, spillover Pengetahuan,
masukan Pengetahuan, Layanan bisnis intensif pengetahuan
(KIBS), kinerja Inovasi, Inovasi, Manajemen pengetahuan.
12 Latar Belakang dan Akhir-akhir ini muncul pandangan berbasis pengetahuan
Teori mengenai pengetahuan sebagai kompetensi utama perusahaan
(Hibah , 1996a, b). Kompetensi baru atau kombinasi
kompetensi baru adalah prasyarat untuk menghasilkan produk
atau layanan baru. Mengikuti logika ini, tugas yang paling
penting dari perusahaan adalah untuk menciptakan dan
memanfaatkan pengetahuan mereka, dan kemudian
mentransfernya ke dalam kegiatan yang menciptakan nilai,
seperti menghasilkan produk atau memberikan layanan
(Pisano, 1990). Oleh karena itu, masukan pengetahuan dapat
merangsang kinerja inovasi perusahaan. Namun, mengingat
keterbatasan skala dan modal perusahaan, banyak perusahaan
tidak mampu mengembangkan dan membangun semua
pengetahuan yang mereka butuhkan. Perusahaan-perusahaan
ini harus meminta bantuan dari sumber pengetahuan eksternal
(Leonard-Barton, 1995), berharap mendapat manfaat dari
limpahan pengetahuan dari perusahaan atau lembaga lain di
luar mereka.
Menurut Simmie dan Strambach (2006), salah satu
karakteristik utama perusahaan KIBS adalah bahwa
pengetahuan bukan hanya faktor produksi utama tetapi juga
produk yang dijual oleh perusahaan-perusahaan ini. Dalam
konteks ini, mengembangkan dan mempertahankan
kemampuan menyerap pengetahuan telah menjadi penting
karena sebagai kemampuan dinamis, kapasitas serap dapat
memperkuat, melengkapi, atau memfokuskan kembali basis
pengetahuan dari suatu perusahaan untuk meningkatkan
penciptaan dan pemanfaatan pengetahuan yang meningkatkan
kemampuan perusahaan untuk mendapatkan dan
mempertahankan keunggulan kompetitif untuk memastikan
kelangsungan hidup jangka panjang dan keberhasilannya
(Zahra dan George, 2002; Lane et al., 2006). Dengan
demikian, penulis berharap bahwa perusahaan-perusahaan di
sektor KIBS akan secara aktif berinvestasi dalam biaya R & D
yang dapat meningkatkan masukan pengetahuan untuk
membangun basis pengetahuan untuk mengembangkan dan
mempertahankan kapasitas serap mereka. Karena inovasi
adalah sumber kompetitif industri desain IC di Taiwan, penulis
ingin menyelidiki apakah masukan pengetahuan dari
perusahaan di sektor KIBS ini akan meningkatkan kinerja
inovasi mereka. Ini adalah pertanyaan pertama kami dalam
penelitian ini
13 Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
Berdasarkan teori berbasis pengetahuan, penelitian ini
menggunakan gabungan analisis regresi dan tes dengan model
efek tetap untuk menganalisis pengaruh dari tiga sumber
pengetahuan pada kinerja inovasi di sektor KIBS.
14 Langkah Penelitian Prosedur penelitian ini adalah kegiatan tindakan yang
dilakukan dalam proses pengumpulan data dan analisis data
oleh peneliti agar penelititan sesuai dengan tujuan yang ingin
dicapai.
15 Hasil Penelitian Hasil dari penelitian ini adalah Selama 1997-2006, ada 88
perusahaan yang memiliki paten USPTO dalam desain IC
Taiwan industri; oleh karena itu, penelitian ini memilih 88
perusahaan ini sebagai sampel kami. Menurut model penelitian
yang disebutkan di atas, itu daftar statistik deskriptif setiap
variabel dalam Tabel II. Berdasarkan rata-rata dan standar
deviasi biaya R & D dan jumlah paten penulis menemukan
bahwa perusahaan di industri desain IC Taiwan berada di tahap
naik melalui deskriptif statistik variabel, dan mereka adalah
pengikut di industri ini. Salah satu ciri IC industri desain
adalah disparitas skala dan ukuran perusahaan yang besar.
Menggunakan data kutipan, penelitian ini menunjukkan bahwa
perusahaan desain IC Taiwan mengutip lebih banyak dari
perusahaan non-semikonduktor dan perusahaan semikonduktor
asing daripada dari perusahaan semikonduktor domestik dan
perusahaan yang kuat. Secara umum, kesalahan standar
variabel jauh lebih besar daripada sarana. Itu mengungkapkan
itu di sana perbedaan besar di antara perusahaan. Artinya,
perusahaan-perusahaan ini mengalami perubahan besar selama
periode ini. Dengan demikian, perlu dilanjutkan dengan
analisis regresi gabungan. Mempertimbangkan perbedaan
perusahaan dan perbedaan waktu, penelitian ini menggunakan
regresi gabungan analisis daripada analisis regresi umum, dan
tes dengan efek tetap atau acak efek.
16 Kekuatan Penelitian  Data yang diperoleh dari penelitian dilakukan analisis data.
 Peneliti merumuskan sendiri indikator penelitian dan
Instrumen penelitian yang digunakan oleh peneliti
 Menyimpulkan akhir penelitian dengan jelas dan singkat
 Bahasa yang digunakan mudah dimengerti
17 Kelemahan Penelitian  Kurangnya gambar pendukung teori
 Kurang detail menguraikan kegiatan penelitian
 Tidak membuat media saat observasi
18 Kesimpulan Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah
membahas apakah ketiga sumber pengetahuan, masukan
pengetahuan, pengetahuan kemampuan penyerapan dan
penyerapan pengetahuan, benar-benar meningkatkan kinerja
inovasi perusahaan di industri desain IC Taiwan. Hasil empiris
dari penelitian ini mengungkapkan pengetahuan itu input
secara signifikan mempengaruhi kinerja inovasi perusahaan.
Sedangkan derajatnya masukan pengetahuan lebih tinggi,
kinerja inovasi perusahaan juga lebih tinggi. Sebagai
tambahan, studi ini membagi pengetahuan efek spillover ke
dalam empat kategori dan menemukan bahwa paten dan output
dari kinerja inovasi perusahaan desain IC benar-benar
dipengaruhi oleh kutipan dari perusahaan itu sendiri,
perusahaan semi-konduktor asing, dan non-semi-konduktor
perusahaan. Namun, kutipan dari perusahaan semi-konduktor
domestik tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja
inovasi perusahaan. Alasannya mungkin bisa dijelaskan
sebagai berikut. Perusahaan desain IC berlokasi di paling hulu
dari industri semi-konduktor dan merupakan pengetahuan
paling intensif dalam industri ini. Hasil pengetahuan mereka
demikian jauh lebih besar dan kualitasnya lebih baik daripada
perusahaan lain dalam industri semi-konduktor. Oleh karena
itu, ada kemungkinan bahwa pengaruh pengetahuan spillover
dari perusahaan desain IC di perusahaan lain dalam industri
semi-konduktor lebih besar daripada sebaliknya.

19 Saran Dari kesimpulan di atas, maka dapat disarankan bahwa dalam


pengetahuan dapat mempengaruhi kinerja karyawan, maka dari
itu setiap perusahaan harus memberikan karyawannya
pengetahuan sesuai SOP dengan cara melakukan pelatihan.
BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Hasil empiris dari penelitian ini mengungkapkan pengetahuan itu input secara
signifikan mempengaruhi kinerja inovasi perusahaan. Sedangkan derajatnya masukan
pengetahuan lebih tinggi, kinerja inovasi perusahaan juga lebih tinggi. Sebagai tambahan,
studi ini membagi pengetahuan efek spillover ke dalam empat kategori dan menemukan
bahwa paten dan output dari kinerja inovasi perusahaan desain IC benar-benar dipengaruhi
oleh kutipan dari perusahaan itu sendiri, perusahaan semi-konduktor asing, dan non-semi-
konduktor perusahaan. Namun, kutipan dari perusahaan semi-konduktor domestik tidak
memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja inovasi perusahaan.

B. SARAN
Dari kesimpulan di atas, maka dapat disarankan bahwa dalam pengetahuan dapat
mempengaruhi kinerja karyawan, maka dari itu setiap perusahaan harus memberikan
karyawannya pengetahuan sesuai SOP dengan cara melakukan pelatihan