Anda di halaman 1dari 16

Daftar isi

Daftar isi 1
Sejarah lahirnya Bola Bassket 2
Perkembangan Bola Basket di Indonesia 2
Liga Bola Basket Nasional Indonesia 3
Lapangan, Waktu, Ukuran Bola dan Jumlah Pemain Bola Basket 4
Peraturan Permainan Bola Basket 6
Teknik Permainan Bola Basket 7
Teknik Pro Permainan Bola Basket 12
National Basketball Association 12
Macam-macam Istilah Yang Digunakan Dalam Olahraga Bola Basket 13
Kesipulan 15

1
A. Sejarah
Basket dianggap sebagai olahraga unik karena diciptakan secara tidak sengaja oleh
seorang guru olahraga. Pada tahun 1891, Dr. James Naismith, diawalinya sejarah bola
basket, seorang guru Olahraga asal Kanada yang mengajar di sebuah perguruan tinggi
untuk para siswa profesional di YMCA (sebuah wadah pemuda umat Kristen) di
Springfield,Massachusetts, beliau membuat suatu permainan di ruang tertutup untuk
mengisi waktu para siswanya pada masa liburan musim dingin di New England. Karena
terinspirasi dari permainan yang pernah ia mainkan saat kecil di Ontario, Dr. James
Naismith menciptakan permainan yang sekarang dikenal sebagai bola basket pada
tanggal 15 Desember 1891.
Menurut cerita, setelah menolak beberapa gagasan karena dianggap terlalu keras
dan kurang cocok untuk dimainkan di gelanggang-gelanggang tertutup, dia lalu menulis
beberapa peraturan dasar, menempelkan sebuah keranjang di dinding ruang
gelanggang olahraga, dan meminta para siswa untuk mulai memainkan permainan
ciptaannya itu.
Pertandingan resmi bola basket yang pertama, diselenggarakan pada tanggal 20
Januari 1892 di tempat kerja Dr.James Naismith. Basket adalah sebutan yang diucapkan
oleh salah seorang muridnya. Olahraga ini pun menjadi segera terkenal di seantero
Amerika Serikat. Penggemar fanatik ditempatkan di seluruh cabang di Amerika Serikat.
Pertandingan demi pertandingan pun segera dilaksanakan di kota-kota di seluruh
negara bagian Amerika Serikat.

B. Perkembangan Bola Basket di Indonesia


Permainan basket di Indonesia sudah sangat berkembang dan digemari sejak
pertama kali diperkenalkan oleh James Naismith. Salah satu perkembangannya adalah
diciptakannya gerakan slam dunk atau menombok, yaitu gerakan untuk memasukkan
dan melesakan bola basket langsung ke dalam keranjang yang bisa dilakukan dengan
gerakan akrobatik yang berkekuatan luar biasa.

C. Lahirnya Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia


Ada beberapa informasi mengatakan masuknya basket bersamaan dengan
kedatangan pedagang dari Cina menjelang kemerdekaan. Tepatnya, sejak 1894, bola
basket sudah dimainkan orang-orang Cina di Provinsi Tientsien dan kemudian menjalar
ke seluruh daratan Cina. Mereka yang berdagang ke Indonesia adalah kelompok
menengah kaya yang memilih olahraga dari Amerika itu sebagai identitas kelompok
Cina modern.
Informasi ini diperkuat fakta menjelang awal kemerdekaan, klub-klub bola basket di
sejumlah kota besar seperti Jakarta, Medan, Bandung, Semarang, D.I.Yogyakarta, dan
Surabaya sebagian besar tumbuh dari sekolah-sekolah Cina. Dari klub itu pula kemudian
lahir salah seorang pemain legenda Indonesia, Liem Tjien Siong yang kemudian dikenal

2
dengan nama Sonny Hendrawan (Pada 1967 Sonny terpilih sebagai Pemain Terbaik
pada Kejuaraan Bola Basket Asia IV di Seoul, Korea Selatan. Waktu itu, tim Indonesia
menduduki peringkat ke-4 di bawah Filipina, Korea, dan Jepang).
Pada tahun 1948, ketika Negara Indonesia menggelar PON I digelar di Solo, bola
basket, sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan. Hal ini
membuktikan bahwa basket dengan cepat memasyarakat dan secara resmi diakui oleh
Negara. Tiga tahun kemudian, Maladi sebagai Sekretaris Komite Olimpiade Indonesia
(KOI) yang kemudian menjadi Menteri Olahraga, meminta Tonny Wen dan Wim
Latumeten untuk membentuk organisasi bola basket. Namun akhirnya karena tuntutan
kebutuhan untuk menyatukan organisasi basket, maka dibentuk Persatuan Bola Basket
Seluruh Indonesia pada 1955, yang disingkat Perbasi.

D. Liga Bola Basket Nasional Indonesia


Liga Bola Basket Nasional Indonesia (nama resmi: National Basketball League
Indonesia, disingkat NBL Indonesia) adalah liga bola basket tertinggi yang dikelola
secara profesional di Indonesia, diikuti oleh 10 klub peserta dari seluruh Indonesia. NBL
Indonesia dikelola oleh DBL Indonesia dan diatur oleh Perbasi. Liga ini dimulai pada
tahun 2003 dengan nama Indonesian Basketball League (IBL). Pada tahun 2010, Perbasi
menunjuk DBL Indonesia untuk menangani kompetisi ini dan mengubah namanya
menjadi NBL Indonesia.
Sejarah NBL, Bola basket memiliki sejarah yang cukup panjang di Indonesia. Tercatat
sejak tahun 1930-an, walau belum resmi menjadi sebuah negara yang merdeka,
beberapa kota di Indonesia telah memiliki klub-klub lokalnya sendiri. Walaupun belum
memiliki induk olahraga nasional, pada saat penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional
pertama yang diadakan di Solo pada tahun 1948, bola basket telah menjadi salah satu
cabang olahraga yang dipertandingkan dan mendapat sambutan cukup meriah baik dari
segi peserta maupun penonton.
Tiga tahun setelah itu, pada tanggal 23 Oktober 1951, Persatuan Basketball Seluruh
Indonesia lahir, dan kemudian berganti nama menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh
Indonesia (Perbasi) di tahun 1955. Mengikuti hasil keputusan Kongres ke VIII pada
tahun 1981, Perbasi akhirnya menyelenggarakan sebuah kompetisi antar klub-klub
basket di Indonesia yang merupakan kompetisi tertinggi yang diikuti oleh klub-klub
besar yang berasal dari pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.
Tanggal 3 April 1982 adalah tanggal bersejarah bagi dunia basket di Indonesia. Pada
hari itu, pertandingan antara klub Rajawali Jakarta menghadapi Semangat Sinar Surya
Yogyakarta menandai dimulainya Kompetisi Bola Basket Utama (Kobatama) yang
pertama sekaligus langkah awal sejarah panjang kompetisi klub-klub papan atas di
Indonesia. Indonesia Muda Jakarta mencatatkan diri sebagai klub pertama yang meraih
gelar bergengsi Juara Kobatama.

3
Setelah bergulir selama 20 tahun, Kobatama mendapatkan kesempatan untuk
berjalan lebih mandiri. Tahun 2003, Kobatama “terlahir kembali” dengan nama
Indonesian Basketball League (IBL) dan diikuti oleh 10 tim papan atas di Indonesia.
Aspac Jakarta berhasil menjadi peraih gelar juara yang pertama sejak Kobatama
berganti menjadi IBL di tahun 2003. Pada tahun 2004, Satria Muda muncul sebagai
kekuatan baru menyingkirkan Aspac pada grand final dan tampil menjadi juara. Aspac
kembali merebut gelar kampiun di tahun 2005. Tahun-tahun selanjutnya (2006-2009)
menjadi milik Satria Muda Jakarta.
Selain kompetisi reguler tahunan, IBL juga menggelar Turnamen IBL Cup pada setiap
awal atau akhir musim kompetisi. Pada tahun 2009 lalu, Satria Muda Jakarta
mengalahkan Pelita Jaya Jakarta di final yang diadakan di GOR C-Tra Arena Bandung.
Pada tahun 2008, Garuda Bandung berhasil mencuri gelar juara Turnamen IBL Cup yang
sebelumnya, pada tahun 2006 dan 2007 juga menjadi milik Satria Muda. Sayangnya,
perkembangan IBL tidak berjalan sesuai harapan. Setelah berkali-kali ganti promotor,
liga itu terancam bubar di penghujung 2009. Seluruh perwakilan klub peserta pun
meminta kepada PT DBL Indonesia untuk tampil sebagai pengelola. Sebelumnya, DBL
Indonesia dianggap sukses mengelola Development Basketball League (DBL), liga basket
pelajar terbesar di Indonesia, yang pada 2010 telah merambah 21 kota di Indonesia,
diikuti sekitar 25.000 pemain dan ofisial.
Untuk mengembalikan lagi pamor liga profesional ini, re-branding tak terelakkan. Mulai
2010, IBL berubah nama menjadi National Basketball League (NBL) Indonesia. Sejumlah
perubahan pun dilakukan, mencoba meningkatkan lagi jumlah pertandingan,
mendekatkan lagi liga ini dengan penggemarnya. Dengan NBL, Indonesia pun punya
harapan baru, semangat baru.

E. Lapangan, Waktu, Ukuran Bola dan Jumlah Pemain Bola Basket

Lapangan yang digunakan untuk permainan bola basket adalah persegi panjang
dengan ukuran panjang lapangan yaitu 26 meter serta lebar lapangan yaitu 14 meter.

4
Tiga buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan basket memiliki panjang jari-
jari yaitu 1,80 meter. Jumlah pemain dalam permainan bola basket adalah 5 orang
dalam satu regu dengan cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit dalam permainan
bola basket adalah 2 orang. Wasit 1 disebut Referee sedangkan wasit 2 disebut Umpire.
Waktu permainan 4 X 10 menit. Di antara babak 1, 2, 3, dan babak 4 terdapat waktu
istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada akhir pertandingan harus
diadakan perpanjangan waktu sampai terjadi selisih skor. Di antara dua babak
tambahan terdapat waktu istirahat selama 2 menit. Waktu untuk lemparan ke dalam
yaitu 5 detik. Keliling bola yang digunakan dalam permainan bola basket adalah 75 cm -
78 cm. Sedangkan berat bola adalah 600 - 650 gram. Jika bola dijatuhkan dari ketinggian
1,80 meter pada lantai papan, maka bola harus kembali pada ketinggian antara 1,20 -
1,40 meter.
Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter sedangkan lebar papan pantul
bagian luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan pantul bagian dalam adalah 0,59
meter sedangkan lebar papan pantul bagian dalam adalah 0,45 meter.Jarak lantai
sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter. Sementara jarak papan
pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter.

Ring basket memiliki panjang yaitu 0,40 meter. Sedangkan jarak tiang penyangga
sampai ke garis akhir adalah 1 meter.Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan
basket adalah 1,80 meter dengan ukuran lebar garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis
akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan
hukuman yaitu 3,60 meter.

5
Ada tiga jenis ukuran bola basket, 5, 6, atau 7. Bola yang biasa dipakai adalah bola
ukuran Bola 5 biasa dipakai pada pertandingan resmi tingkat SD, bola 6 biasa dipakai
pada pertandingan resmi tingkat SMP ukuran bola basket standar adalah 29,5 Inci.

F. Peraturan Permainan Bola Basket


Aturan-aturan yang harus dipatuhi oleh pemain dalam permainan Bola Basket adalah
sebagai berikut :

 Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau
kedua tangan.
 Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua
tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
 Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus
melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi
diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
 Bola harus dipegang di dalam atau diantara telapak tangan. Lengan atau anggota
tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
 Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau
menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama
terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan
diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang timnya
dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan
tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman
tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Dan pada masa ini, pergantian
pemain tidak diperbolehkan.
 Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka
kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti
tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
 Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke
dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh
atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau
pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung
sebagai sebuah gol.
 Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke
dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi
6
perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan
melemparkannya ke dalam lapangan.
 Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat
jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi
pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan
diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum
diatas.
 Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam
genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka
kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang
dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah
peringatan pelanggaran.
 Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola
dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung
waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan
menghitung jumlah gol yang terjadi.
 Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
 Pihak yang berhasil memasukkan gol terbanyak akan dinyatakan sebagai
pemenang
G. Teknik Permainan Bola Basket
1. Cara Memegang Bola
Meski tampaknya sesuatu yang sederhana dan sering disepelekan tetapi
memegang bola basket tidak sembarangan, ada teknik yang harus dilakukan agar
bola tersebut benar-benar berada dalam kontrol tangan kita dan tidak terlepas.

Adapun teknik dasar memegang bola basket yang benar, adalah sebagai berikut :
1. Pegang bola basket dengan kedua tangan
2. Untuk memegang bola kedua telapak tangan harus dibuka lebar seperti
halnya memegang mangkok besar
3. Kedua telapak tangan berada di sisi kanan dan kiri bola serta berada agak di
belakang
4. Jari-jari tangan direntangkan semua dan melekat di bagian tengah sisi kanan
dan kiri bola

7
5. Kedua kaki dibuka lebar, posisi salah satu kaki agak ke depan
6. Badan sedikit condong ke depan dan lutut tidak kaku (rileks)
2. Passing dan Catching (Melempar dan Menangkap Bola)
Melempar dan menangkap bola (passing and catching) adalah suatu gerakan
yang merujuk pada memberi dan menerima umpan antar pemain dalam satu tim.
Bola basket memiliki ritme permainan yang sangat cepat oleh karena itu kerja sama
tim yang baik sangat dibutuhkan dalam permainan ini agar dapat mencetak angka.
Memberi dan menerima umpan akan berjalan lancar seperti yang direncanakan
hanya jika tim yang bersangkutan telah memiliki kerja sama yang solid.

Cara menangkap bola (catching) :


1. Raih bola dengan telapak tangan yang terbuka lebar dan jari-jari terentang
2. Begitu bola berada di telapak tangan, genggam bola tersebut dengan
merentangkan jari tangan selebar mungkin ke sisi bola sambil ditarik ke
belakang mendekat ke badan

Melempar bola (passing) terdiri dari 5 cara, antara lain :

 Chest Pass : melempar bola dari posisi dada


 Overhead Pass : melempar bola dari posisi di atas kepala
 Bounce Pass : melempar bola dengan cara memantulkan bola ke lantai
 Baseball Pass : melempar bola dari posisi diatas atau di belakang kepala
 Behind Back Pass : melempar bola dari belakang tubuh dengan
memantulkan ke lantai

8
3. Dribbling (Menggiring Bola)

Menurut Ambler Vic (1990:10) menggiring bola dalam permainan bola


basket adalah gerakan membawa bola dengan cara memantul-mantulkannya
ke lantai. Berdasarkan pengertian yang dikemukakan oleh Ambler Vic tersebut,
dapat disimpulkan bahwa dribbling atau menggiring bola adalah cara
membawa bola dengan memantul-mantulkannya ke lantai yang dapat
dilakukan dengan dua tangan atau satu tangan secara bergantian baik sambil
berlari cepat maupun setengah berlari. Satu poin penting yang harus
diperhatikan dalam gerakan menggiring bola ini adalah menjaga kontrol
tangan terhadap bola sehingga bola tersebut tidak direbut oleh tim lawan.
Menggiring bola terdiri dari dua cara yakni menggiring bola rendah
(posisi dibawah lutut) dan menggiring bola tinggi (posisi lebih tinggi dari lutut).
Kedua teknik ini memiliki tujuan masing-masing yakni menggiring bola rendah
untuk melindungi bola dari jangkauan lawan sedangkan menggiring bola tinggi
sebagai persiapan untuk melakukan serangan ke daerah pertahanan lawan.
Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menggiring bola, adalah
sebagai berikut :
1. Memantulkan bola ke lantai dengan satu tangan
2. Mengontrol bola dalam genggaman jari-jari tangan, menjaga agar bola
tidak bergerak tanpa arah
3. Ketika bola dipantulkan, tangan harus mengikuti arah bola lalu
sesegera mungkin menempelkan telapak tangan pada bola
4. Saat menggiring bola, siku tangan harus lurus sementara pergelangan
tangan dilenturkan
5. Tubuh tidak boleh terlalu tegak melainkan harus dalam keadaan
setengah membungkuk, hal ini bertujuan agar lebih mudah
menggiring bola
6. Kepala tegak lurus menghadap ke depan, hal ini untuk melihat lawan
yang ada di depan mata
7. Memanfaatkan kedua tangan dalam melakukan dribbling bola, agar
bola yang berada di tangan kita tak mudah direbut oleh lawan main
8. Dalam menggiring bola, pemain hanya boleh memantulkan bola ke
lantai setelah melakukan tiga langkah pergerakan. Jika hal ini

9
dilanggar maka akan dianggap sebagai pelanggaran, dan bola
berpindah ke bawah penguasaan tim lawan.
4. Pivot

Pivot adalah gerakan penyelamatan bola dari jangkauan lawan


dengan melakukan gerakan memutar menggunakan satu kaki sementara kaki
yang lainnya sebagai poros. Biasanya gerakan pivot ini diikuti dengan
melakukan 3 gerakan lainnya yakni dribble, passing dan shooting.
5. Shooting

Shooting merupakan gerakan inti dari permainan bola basket yakni


gerakan untuk mencetak angka/poin. Shooting atau menembak adalah
gerakan memasukkan bola langsung kedalam ring/keranjang tim lawan.
Gerakan ini dapat dilakukan dengan menggunakan kedua tangan maupun
satu tangan saja. Selanjutnya hasil dari gerakan shooting ini dapat
menghasilkan jumlah poin yang berbeda yakni 1, 2 atau 3 angka.
6. Lay Up

Lay-up bukan merupakan satu gerakan tapi rangkaian gerakan untuk


memasukkan bola ke dalam ring lawan. Gerakan ini dilakukan dengan cara

10
melangkah sebanyak dua kali kemudian memasukkan bola ke dalam ring
lawan. Lay-up dilakukan di sebelah kanan atau kiri sisi keranjang. Gerakan ini
merupakan gerakan tembakan dari jarak dekat. Lay-up disebut juga dengan
istilah tembakan melayang.
7. Rebound

Rebound adalah gerakan mengambil bola yang gagal masuk kedalam


ring. Gerakan rebound dilakukan dengan cara menangkap atau mendapatkan
hasil pantulan dari bola yang sebelumnya gagal masuk ring/keranjang oleh
pemain lain, baik pemain dari satu tim maupun pemain tim lawan. Pemain
dari tim manapun boleh melakukan gerakan ini, baik dari tim yang sama
dengan yang memasukkan bola sebelumnya maupun dari tim lawan.
Rebound dibagi menjadi 2 jenis, antara lain :

 Ofensif rebound : shoot ulang bola yang gagal dimasukkan oleh rekan
satu tim
 Defensif rebound : merebut bola yang gagal dimasukkan oleh tim lawan
8. Slam Dunk

Slam dunk adalah gerakan memasukkan bola ke dalam ring/keranjang


dengan tubuh melayang. Secara teknik, gerakan slam dunk ini adalah
improvisasi dari gerakan shooting. Tidak semua pemain basket mampu
melakukannya dengan sempurna hingga menghasilkan poin. Untuk bisa
melakukan gerakan ini diperlukan proporsi tubuh dengan tinggi minimal 180
cm karena gerakan ini membutuhkan lompatan yang tinggi.

11
9. Screen

Screen merupakan gerakan dari pemain yang bertindak sebagai


penyerang dalam upaya membebaskan teman satu timnya dari penjagaan
tim lawan. Gerakan screen ini dilakukan dengan cara menutup arah
pergerakan pemain tim lawan yang menjaga teman satu tim. Kemudian
membuka ruang pergerakan teman satu tim tersebut yakni dengan memberi
jalan melewati belakang pemain
H. Teknik Pro Permainan Bola Basket
 Slamdunk.
Slamdunk merupakan Teknik yang paling populer, yaitu hanya memasukan
bola secara langsung ke ring dan menghempaskan tangan ring basket. walaupun
kelihatannya sangat mudah, akan tetapi bagi kebanyakan orang dengan tinggi
171 cm sepertinya teknik ini hampir mustahil untuk dilakukan karena
lompatannya tidak cukup tinggi
 Fade Away.
Fade away adalah tehnik yang mendorong badan kebelakang saat melakukan
shoot, sehingga menyulitkan defender untuk menghadang bola. tehnik ini agak
sulit dilakukan untuk pemain amatir yang baru belajar basket. Bila keseimbangan
badan tidak terjaga maka pemain akan terpelanting dan jatuh kebelakang.
Pemain NBA yang sering memakai teknik tersebut yaitu Michael Jordan dan
Kobe Bryant.
 Hook Shoot.
Hook adalah tehnik yang sangat efektif bila pemain dijaga oleh orang yang
lebih tinggi dari pemain. Yaitu cara menembak dari samping dengan satu tangan.
Jadi jarak antara orang yang menghadang dan pemain bisa agak jauh, tehnik ini
sering dipakai oleh para pemain basket professional dengan keakuratan bisa
mencapai 80%.
 Jump Shoot.
Jump shot merupakan teknik yang butuh lompatan tinggi, dan akurasi
tembakan yang mumpuni.

I. National Basketball Association


National Basketball Association atau dikenal dengan singkatan NBA adalah liga
bola basket pria di Amerika Serikat dan merupakan liga basket paling bergengsi di
dunia. NBA didirikan di New York City pada 6 Juni 1946 dengan nama Basketball

12
Association of America (BAA).Pada saat ini, di kompetisi NBA terdapat 30 klub yang
masing-masing berpusat di satu kota, kecuali Los Angeles yang mempunyai dua tim,
yaitu Los Angeles Lakers dan Los Angeles Clippers
NBA mengenal sistem Salary Cap, yaitu sistem dimana maksimal biaya yang
dipakai sebuah tim NBA untuk satu pemainnya. Salary Cap ini cenderung naik tiap
tahun hingga pada akhir musim 2008/09. Contohnya, musim 2006/07, salary cap-nya
adalah 53,135 juta dolar AS, dan musim 2007/08 mencapai 55,63 juta dolar AS dan
pada musim 2008/09, salary cap-nya ditetapkan pada angka 58,68 juta dolar AS.
Namun pada musim 2009/10, salary cap kali ini turun menjadi 57,7 juta dolas AS
karena krisis ekonomi 2008. NBA juga mempunyai peraturan berpakaian ketika
datang bermain NBA dan pulang dari pertandingan NBA. Peraturan ini dinamakan
NBA Dress Code.
Saat ini dikenal ada 4 "dinasti" yang pernah berjaya di pentas NBA karena sukses
mendominasi dalam musim-musim tersebut. Keempat tim itu antara lain Boston
Celtics(1957-1968), Chicago Bulls (1990-1998), LA Lakers (1980-1988), dan San
Antonio Spurs (1999-sekarang).
Kota Toronto adalah satu-satunya kota di luar negara Amerika Serikat yang secara
reguler menyelengarakan pertandingan NBA, dikarenakan tim Toronto Raptors
bermarkas di kota itu. Toronto Raptors juga merupakan tim NBA satu-satunya yang
berasal dari luar Amerika Serikat.
Sistem Peraturan NBA :
NBA mengadakan kompetisi setiap tahunnya dengan sistem Season dan Playoffs,
pada sistem Season setiap klub bertanding 82 kali melawan klub-klub lain dan 16
klub (8 dari wilayah timur dan 8 dari wilayah barat) yang mempunyai rekor terbaik
berhak untuk lanjut ke babak Playoffs. Dalam babak Playoffs, 8 tim dari setiap
wilayah akan diadu dengan format, tim ke-1 (yang terbaik di wilayah) melawan tim
ke-8 (urutan 8 di wilayah, tim ke-2 melawan tim ke-7, tim ke-3 melawan tim ke-6 dan
tim ke-5 melawan tim ke-4). Tim dengan rekor menang-kalah lebih baik di Season
akan diberikan keuntungan bermain menjadi tuan rumah lebih banyak di babak
Playoffs.
Pada Playoffs sistem yang digunakan pada babak pertama adalah "best-of-
five"(siapa yang menang 3x duluan dari total 5 pertandingan), dan babak selanjutnya
sampai Final adalah "best-of-seven" (siapa yang menang 4x duluan dari total 7
pertandingan).
Pembagian Wilayah, Divisi dan Klub :
Ke-30 tim ini dibagi menjadi dua wilayah (barat dan timur), di mana masing-masing
terdiri dari tiga divisi.

J. Macam-macam Istilah Yang Digunakan Dalam Olahraga Bola Basket

 Dribble. membawa bola dengan cara memantulkan ke tanah

13
 Shot. menembak ke ring dengan cara melemparkan bola. Untuk hasil yang
bagus, arah bola sebaiknya mementuk kurva parabolic
 Shot Clock. Waktu menyerang sebelum bola menyentuh ring. NBA : 24 detik,
FIBA 30 detik
 Rebound. mengambil bola pantul hasil tembakan yang tidak masuk
 Block Shot. melakukan blok terhadap tembakan lawan
 Steal. mencuri bola dari lawan saat dribble
 Intercept. mencuri bola dari lawan dengan cara memotong passing lawan
 Passing. mengoper bola ke rekan satu tim
 Foul. Pelanggaran
 Team Foul. jumlah pelanggaran dalam satu team per babak nya. Otomatis
akan diberikan free throw ke lawan apabila sudah mencapai 5
 Foul Out. Foul Out adalah Kartu merah dalam permainan basket, diberikan
setelah seorang pemain melakukan 5 kali foul
 Free Throw. Free Throw adalah Tembakan bebas akibat pelanggaran yang
dilakukan pemain lawan. Free throw diberikan apabila yang dilanggar dalam
posisi akan melakukan shot atau sudah team foul
 Three Seconds Violation. Three Seconds Violation adalah Pelanggaran yang
diberikan apabila seorang pemain berada di area tembakan bebas (key area)
selama 3 detik
 Back Ball / Back Court. Back Ball arau Back Court adalah Pelanggaran karena
pemain yang membawa bola kembali ke daerah pertahanan setelah melewati
garis tengah
 Back Door. Back Door adalah Strategi menyerang dengan cara membalik
badan ke arah yang berlawanan untuk menghindari penjagaan lawan.
 Pick and Roll. Pick and Roll adalah Strategi menyerang 2 orang dengan cara 1
orang melakukan blok, menghalangi pergerakan lawan yang menjaga
rekannya yang membawa bola, sehingga dapat bebas berlari. Setalah itu
orang tadi berputar (roll)
 Man to man marking. Strategi bertahan 1 lawan 1
 Zone Defense. Pertahanan sistem area, ada model 2-1-2, 1-2-2, 1-3-1, 2-3, 3-2
 Full press defense. Pertahanan 1 lawan 1, dimulai dari garis pertahanan
lawan
 Travelling atau Walking. Pelanggaran karena membawa bola tidak di dribble,
lebih dari 2 langkah
 Double. Double adalah Pelanggaran bola basket karena setelah berhenti
mend dribble, melakukan dribble lagi.
 Rebound. Rebound adalah suatu istilah dalam permainan bola basket dimana
seorang pemain menangkap atau mendapatkan bola pantul yang tidak
berhasil masuk yang ditembakkan oleh pemain lain. Pebasket yang
melakukan Rebound kebanyakan adalah yang berada posisi Center (tengah)
dan Power Forward. Karena rebound lebih efektif untuk orang yang bertubuh
lebih tinggi dan yang lebih dekat dengan ring basket.

14
 Assist adalah suatu istilah dalam permainan bola basket dimana seorang
pemain mengoper bola kepada temannya, dan pemain yang mendapat bola
operan dari temannya itu tanpa men-dribble (memantulkan bola ke tanah)
langsung melempar atau memasukkan bola kedalam jaring basket (bola yang
tidak masuk tidak dihitung). Orang yang mengoper bola kepada temannya itu
berarti sedang melakukan assist, atau bisa juga disebut tukang assist bola.
Assist biasa dilakukan oleh pemain dengan posisi Guard (penjaga) kepada
pemain posisi lainnya, karena mereka lebih banyak menguasai atau men-
dribble bola dan menjalankan strategi tim pada pertandingan. Assist dibagi
dua yaitu; Assist pantul dan Assist langsung. Assist pantul berarti operan
bolanya ke teman dengan cara memantulkan ke tanah, sedang Assist
langsung berarti tanpa memantulkan bola. Sekilas Assist dan operan memang
mirip, hanya saja Assist berhubungan dengan lemparan bola masuk tanpa
dribble.
 Blok dalam basket adalah suatu istilah dimana seorang pemain bertahan
melakukan lompatan dan berhasil menghalang/menahan bola yang sedang
dilempar oleh pihak lawan atau penyerang, sehingga bola tidak berhasil
melaju dan masuk kedalam ring. Pemain bertahan tidak diperbolehkan
menyentuh tangan pihak lawan yang sedang melempar bola, jika tersentuh
maka akan terjadi pelanggaran. Blok dapat dilakukan dengan satu tangan
ataupun kedua tangan. Beberapa pebasket yang terkenal akan blok-nya
adalah Dikembe Mutombo, Shaquille O`Neil, Alonzo Mourning, Ben Wallace,
Bill Russell, Wilt Chamberlain, Kareem Abdul-Jabbar, Mark Eaton, Manute
Bol, Hakeem Olajuwon, dan David Robinson
 Steal dalam basket adalah suatu istilah dimana seorang pemain bertahan
berhasil merebut bola yang sedang dipegang, dioper atau didribble pihak
lawan, tetapi tidak menyentuh tangan lawan atau akan dinyatakan sebagai
pelanggaran. Posisi pebasket yang paling sering melakukan steal adalah Small
Forward.
 Slam dunk (atau biasa hanya disebut Dunk) adalah suatu gaya didalam
permainan olahraga bola basket, seorang pemain berusaha memasukkan
bola ke dalam keranjang dimana muka telapak tangan menyentuh besi pada
ring basket (satu atau dua tangan) setelah bola melewati tinggi dari ring besi
basket.
K. Kesimpulan
Berdasarkan uraian diatas bahwa olahraga basket baik itu di sekolah maupun
di tingkat Nasional telah melakukan fungsinya. Namun demikian agar olahraga
basket ini arif dan bijaksana, maka perlu ada peningkatan sistem penyelenggaraan
yaitu selain memberikan layanan dalam bentuk ekstra kulikuler juga memberikan
layanan dalam pertandingan. Hal ini merupakan bentuk kepedulian Nasional untuk
ikut menyehatkan kehidupan bangsa melalui olahraga basket yang tepat, cepat,
akurat dan relatif dapat dijangkau oleh kebutuhan masyarakat dan diharapkan

15
mampu menciptakan atlit basket professional khususnya pada cabang olahraga
basket yang dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia.

16