Anda di halaman 1dari 6

ENERGI

Secara umum, pengertian energi adalah sesuatu yang dapat membuat sebuah benda, baik
benda hidup maupun benda mati, mampu melakukan pekerjaan (usaha) atau melakukan
perubahan.

Pendapat lain mengatakan pengertian energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha
(kerja) atau melakukan suatu perubahan. Dalam Fisika, arti energi adalah properti fisika dari
suatu objek, dapat berpindah melalui interaksi fundamental, yang dapat diubah bentuknya
namun tak dapat diciptakan maupun dimusnahkan.

Secara etimologis, kata “energi” diadaptasi dari bahasa Yunani “ergon” yang artinya kerja.
Sehingga kata energi dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan kerja atau
usaha.

Baca juga: Sumber Daya Alam

Pengertian Energi Menurut Para Ahli


Agar lebih memahami apa itu energi, maka kita dapat merujuk pada pendapat para ahli berikut
ini:

1. Albert Einstein

Menurut Albert Einstein, pengertian energi adalah sebuah produk dari kuadrat dan massa
kecepatan cahaya.

2. Michael J. Moran

Menurut Michael J. Moran, pengertian energi adalah sebuah konsep dasar termodinamika dan
merupakan salah satu aspek penting dalam analisis teknik.

3. Campbell, Reece, dan Mitchell

Menurut Campbell, Reece, dan Mitchell, energi adalah pengertian energi adalah kapasitas atau
kemampuan dalam melakukan atau melaksanakan sebuah pekerjaan.
4. Alvin Hadiwono

Menurut Alvin Hadiwono, arti energi adalah sesuatu yang dapat bergerak, dan juga memiliki
hubungan dengan ruang dan waktu.

5. Arif Alfatah dan Muji Lestari

Menurut Arif Alfatah dan Muji Lestari, energi adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan dalam
kehidupan manusia agar mampu melakukan sebuah pekerjaan, karena realitanya sebuah usaha
yang dikerjakan pasti akan memiliki sebuah perubahan.

Baca juga: Pengertian Cuaca

Sifat-Sifat Energi Secara Umum


Semua jenis energi yang ada di alam bersifat kekal, atau dengan kata lain tidak dapat diciptakan
dan tidak dapat dimusnahkan. Namun, energi dapat diubah bentuknya menjadi energi yang
lain.

Energi adalah sifat kuantitatif yang harus ditransfer ke suatu objek untuk melakukan pekerjaan
pada, atau untuk memanaskan, suatu objek. Adapun beberapa sifat energi adalah sebagai
berikut:

1. Transformasi Energi; suatu energi dapat diubah menjadi bentuk lain. Contohnya;
pada alat setrika energi listrik diubah menjadi energi panas.
2. Transfer Energi; suatu energi pada material atau tempat dapat ditransfer ke
material atau tempat lain. Contohnya; pada proses memasak air, energi panas dari
api ditransfer ke panci logam sehingga panas tersebut mendidihkan air dan membuat
air menguap.
3. Perpindahan Energi; hampir sama dengan transfer energi, energi yang terdapat
pada suatu benda dapat bergeser ke benda lainnya oleh suatu gaya (energi mekanik).
4. Kekekalan Energi; semua energi di alam tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan.
Baca juga: Pengertian Biologi

Jenis-Jenis Energi
Sumber energi terbesar adalah berasal dari matahari yang memberikan banyak manfaat bagi
mahluk hidup di bumi. Selain matahari, terdapat beberapa jenis energi alternatif. Adapaun
beberapa jenis energi alternatif adalah sebagai berikut:

1. Energi Panas (Kalor)


Energi panas adalah energi yang terjadi akibat pergerakan internal partikel penyusun pada
suatu benda. Energi ini dapat berpindah ke suatu partikel yang suhunya lebih rendah melalui
tiga cara, yaitu konveksi, konduksi, dan radiasi. Matahari merupakan sumber energi panas
paling besar yang diterima oleh bumi.

2. Energi Bunyi
Energi bunyi adalah energi yang terjadi karena getaran partikel-partikel udara di sekitar sumber
bunyi. Semakin kuat sebuah getaran maka energi bunyi yang dihasilkan akan semakin besar.
Contohnya, gendang yang dipukul keras menghasilkan getaran besar sehingga bunyinya lebih
besar.

3. Energi Mekanik
Energi mekanik adalah energi yang terdapat pada benda yang bergerak. Jenis energi ini terbagi
dua, yaitu:

 Energi potensial, yaitu energi yang dihasilkan oleh suatu benda pada posisi tertentu
saat melakukan usaha. Contoh, bola yang diangkat ke atas lalu dilepaskan sehingga
bola tersebut kembali ke posisi semula.
 Energi kinetik, yaitu energi yang dihasilkan suatu benda karena pergerakannya.
Semakin tinggi kecepatan suatu benda maka semakin besar energi kinetiknya.
Contoh, mobil yang melaju kencang akan menghasilkan energi kinetik yang besar.

4. Energi Cahaya
Energi cahaya adalah energi yang dihasilkan oleh suatu gelombang elektromagnetik.
Contohnya, cahaya lampu pijar yang dihasilkan dari energi listrik.

5. Energi Kimia
Energi kimia adalah energi yang terjadi karena adanya interaksi secara kimia dari suatu reaksi
kimia. Contoh, reaksi kimia yang terjadi ditubuh manusia ketika mencerna makanan yang
masuk ke usus dan lambung.

6. Energi Nuklir
Energi nuklir adalah energi yang dihasilkan dari reaksi inti yang ada pada bahan radioaktif.
Energi nuklir dapat dibagi dua jenis, yaitu energi nuklir fisi dan energi nuklir fisi.

7. Energi Listrik
Energi listrik adalah suatu energi yang diciptakan dan dihasilkan dari muatan listrik yang
bergerak melewati kabel tembaga. Energi ini merupakan energi yang paling dibutuhkan oleh
manusia karena dapat digunakan untuk menjalankan berbagai peralatan yang membantu
kehidupan manusia.

Baca juga: Pengertian AMDAL

Manfaat Energi Bagi Manusia


Energi sangat bermanfaat bagi mahluk hidup yang ada bumi, termasuk manusia. Manusia juga
dapat memanfaatkan suatu energi dengan mengubah bentuknya menjadi bentuk energi
alternatif. Mengacu pada pengertian energi, adapun beberapa manfaat energi adalah sebagai
berikut:

 Energi matahari diubah menjadi energi listrik. Pembangkit listrik tenaga surya sudah
jamak digunakan untuk berbagai keperluan manusia.
 Energi gerak atau mekanik yang dihasilkan oleh angin dan air diubah menjadi energi
panas dan energi listrik untuk berbagai keperluan manusia.
 Energi cahaya dari matahari diubah menjadi energi kimia.
 Energi listrik diubah menjadi berbagai energi lainnya untuk keperluan manusia.
Misalnya, energi listrik diubah menjadi; energi panas pada alat setrika, energi bunyi
pada bel, energi gerak pada kipas angin, dan lain-lain.

https://www.maxmanroe.com/vid/umum/pengertian-energi.html
PEMANFAATAN ENERGI PETIR
Dalam ilmu fisika, satu kilatan petir adalah cahaya terang
yang terbentuk selama pelepasan listrik di atmosfer saat hujan badai.
Petir dapat terjadi ketika tegangan listrik pada dua titik terpisah
di atmosfer – masih dalam satu awan, atau antara awan dan
permukaan tanah, atau antara dua permukaan tanah – mencapai
tingkat tinggi. Kilat petir terjadi dalam bentuk setidaknya dua
sambaran. Pada sambaran pertama muatan negatif (-) mengalir dari
awan ke permukaan tanah. Ini bukanlah kilatan yang sangat terang.
Sejumlah kilat percabangan biasanya dapat terlihat menyebar keluar
dari jalur kilat utama. Ketika sambaran pertama ini mencapai
permukaan tanah, sebuah muatan berlawanan terbentuk pada titik
yang akan disambarnya dan arus kilat kedua yang bermuatan positif
terbentuk dari dalam jalur kilat utama tersebut langsung
menuju awan. Dua kilat tersebut biasanya beradu sekitar 50 meter di
atas permukaan tanah. Arus pendek terbentuk di titik pertemuan
antara awan dan permukaan tanah tersebut, dan hasilnya sebuah arus
listrik yang sangat kuat dan terang mengalir dari dalam jalur kilat
utama itu menuju awan. Perbedaan tegangan pada aliran listrik
antara awan dan permukaan
tanah ini melebihi beberapa juta volt.

Layaknya energi matahari yang bisa kita gunakan dirumah dengan


syarat memasang panel panel surya untuk mengubah tenaga sinar
matahari / panas matahari menjadi energi listrik, sumber energi
baru ini pun menjanjikan hal yang sama. Ternyata Petir Adalah
Penghasil Energi Listrik Terbesar Di Dunia, Pada dasarnya,
para ilmuwan telah mempercayai bahwa tetesan air yang ada di
atmosfer merupakan partikel listrik netral dan tetap. meski
bergesekan dengan listrik dari partikel debu atau cairanyang lain,
“Galemback” seorang peneliti energi petirmenemukan,
bahwasannya pada serangkaian percobaan yang ia lakukan di
laboratorium miliknya, bahwa sebenarnya tetesan air itu mengambil
energi listrik”.

Energi listrik di dunia yang terbesar sebenarnya adalah


Petir. Energi yg dilepaskan satu sambaran petir lebih besar dari yang
dihasilkan oleh semua pusat pembangkit listrik yang ada di Amerika.
Saat jalur petir terbentuk suhunya dapat mencapai 10.000’ Celcius.
Bahkan petir memiliki tingkat energi lebih besar daripada energi
matahari yang dimuat di dalam panel.

Satu sambaran petir rata rata dapat memiliki kemampuan untuk


menghidupkan lampu berukuran 100W selama kurang lebih tiga
bulan, Karena mengandung 20.000 amp disetiap sambaran petir.
Oleh karena itulah petir sangat direkomendasikan sebgai energi
alternative, karena memeiliki potensi besar. Namun yang jadi
permasalahan hanya tingkat kestabilan petir itusendiri yang tidak bisa
di duga datangnya. Namun beberapa sambaran saja dapat
menghasilkan energi yang sangat besar.

Dan sayangnya banyak yang bisa membuat alat yang benar benar
dapat merealisasikan untuk ternjadinya hal tersebut, karena energi
yang terlalu besar ini memungkinkan untuk menghancurkan apapun
yang disentuhnya, yang sampai saat ini masih dilakukan uji coba