Anda di halaman 1dari 1

I.

PENDAHULUAN
Dalam bidangg obstetrik dan ginekologi string kita dihadapi pada tindakan-
tindakan oper>rasi. Operasi obstetrik atau pelahiran caesar didefinisikan sebagai kelahiran
jannin melalui insisi pada dinding abdomen (laparotomi) dan dinding uterus
(tystaerotomi).1 Definisi ini tidak mencakup pengangkatanjar.in dari rongga abddomen
pada kasus ruprur uterus atau pada kasus kehamilan abdominal.!. Pada beberapa kasus,
dan paling sering karena komplikasi darurat seperti peerdarahan yang tidak terkendali
merupakan indikasi histerektomi perabdorminal setelah pelahiran. Jika dilakukan pada
saat pelahiran caesar, operasimya disebut histrektomi caesar, apabila dilakukan segera
setelah pelahiran per vagina, maka disebut histerektomi pasca partum.' Sedangkan operasi
gineko)logilc adalah tindakan pembedahan pada wanita akibat adanya tumor yang
b>erhubungan di alat reproduksi, baik itu berasal dari rahim/uterus, ovarium/ indunig telur
maupun dari vulva, dan kelainan bawaan dari uterus seperti kelainan bentuik uterus.2
Secara umum dalam tindakan operasi tumor kandungan ada dua pilihan mengangkat tumor
saja atau mengangkat tumor dan alat kandungan (uteirus dan ovarium). Dengan semakin
baiknya pengetahuan operasi ginekologi pada masa reproduksi, maka semakin meningkat
pula upaya peduli pada masalah operasi onkologi. Pada operasi ginekologi, keputusan
untuk melakukan operasi tertentu diambil setelah dibuat diagnosis tentang penyakitnya
dan tentang kondisi penderita, dan setelah dipertimbangkan jenis operasi yang paling tepat
baginya. Pada sebagian besar operasi, tindakan dapat dilakukan setelah segala persiapan
selesai, dan dipilih waktu yang paling menguntungkan; operasi demikian dinamakan
operasi elektif. Keberhasilan operasi ginekologi tergantung pada evaluasi menyeluruh pra
operasi, persiapan sebelum operasi, kemampuan pembedah (operator) dan penguasaan
teknik operasi, serta perawatan pasca operasi yang tepat.'

II. PEDOMAN PERAWATAN PASCA OPERASI


Tujuan perawatan pasca operasi adalah pemulihan kesehatan fisiologi dan
psikologi wanita kembali normal. Periode postoperatif meliputi waktu dari
akhirprosedurpada ruang operasi sampai pasien melanjutkan rutinitas normal dan gaya
hidupnya. Secara klasik, kelanjutan ini dibagi dalam tiga fase yang