Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan : Hipertermi


Hari/Tanggal : Jumat / 8 November 2019
Pukul : 06.30-07.00 WIB
Sasaran : Keluarga pasien RSUD Ngudi Waluyo wlingi
Tempat : Ruang Anggrek RSUD Ngudi Waluyo wlingi

A. TUJUAN
1. Tujuan Instruksional Umum
Setelah mengikuti penyuluhan di harapkan pasien dan keluarga pasien dapat mengerti
tentang hipertermi.
2. Tujuan instruksional khusus
Setelah mengikuti penyuluhan diharapkan mampu :
a. Menjelaskan pengertian hipertermi.
b. Menjelaskan penyebab hipertermi.
c. Menjelaskan tanda dan gejala hipertermi.
d. Menjelaskan cara penanganan hipertermi.pada anak
B. Pelaksanaan Kegiatan
1. Materi (Terlampir)
1. Penertian hipertermi.
2. Penyebab hipertermi.

3. Tanda gejala hipertermi.

4. Penanganan hipertermi.pada anak

2. Sasaran / Target
Sasaran : Keluarga pasien RSUD wlingi
Target : Keluarga pasien An R
3. Metoda
a. Ceramah
b. Tanya jawab.
4. Media dan Alat
a. Leaflet.
b. Materi SAP
5. Waktu dan Tempat
Hari / Tanggal : Jumat / 08 November 2019
Jam : 06.30 – 07.00 WIB
Tempat : Ruang Anggrek RSUD Ngudi Waluyo wlingi

6. Setting Tempat

Penyuluh
Pasien
Keluarga pasien

C. Kegiatan Penyuluhan
No. Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Waktu
I Pembukaan
- Memberikan salam - Menjawab salam 5 menit
- Memperkenalkan - Mendengarkan dan
- Menjelaskan tentang topik memperhatikan
penyuluhan. - Mendengarkan dan
- Membuat kontrak. memperhatikan
- Menjelaskan tujuan - Mendengarkan dan
penyuluhan. memperhatikan
II Pelaksanaan
- Menggali pegetahuan peserta - Mengemukakan 15 menit
tentang pengertian hipertermi pendapat.
- Memberikan reinforcement dan - Mendengarkan dan
meluruskan konsep. memeperhatiakan
- Menjelaskan tentang - Mendengarkan dan
pengertian hipertermi. memeperhatiakan.
- Menggali pengetahuan tentang - Mengemukakan
tanda dan gejala hipertermi. pendapat.
- .Menjelaskan tentang tanda dan
gejala hipertermi. - Mendengarkan dan
- Menjelaskan tentang cara memeperhatiakan
penanggulangan hipertermi - Mendengarkan dan
pada anak. memeperhatiakan
- Memberikan reinforcement - Mendengarkan dan
pada peserta yang mengajukan memeperhatiakan
pertanyaan
III Penutup
- Menyimpulkan materi - Bersama presenter 10 menit
- Mengadakan evaluasi tentang menyimpulkan
pengertian,penyebab,tanda meteri
gejala dan penanganan - Menawab
- Memberikan salam pertanyaan
- Mendengarkan dan
memperhatiakan.
- Menjawab salam
E. Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
a. Satuan pengajar sudah siap satu hari sebelum dilaksanakannya kegiatan
b. Alat dan tempat siap sebelum kegiatan dilaksanakan.
c. Penyuluh sudah siap sebelum kegiatan dilaksanakan.
d. Leaflet telah tersedia.
2. Evaluasi Proses
a. Pelaksanaan kegiatan sesuai dengan waktu yang telah direncanakan.
b. Alat dan tempat bisa digunakan sesuai rencana.
c. Peserta mau atau bersedia untuk melakukan kegiatan yang telah direncanakan.
3. Evaluasi Hasil
a. 75% peserta dapat menjelaskan pengertian hipertermi.
b. 75% peserta dapat menjelaskan penyebab hipertermi.
c. 75% peserta dapat menyebutkan tanda dan gejala hipertermi.
d. 75% peserta dapat menyebutkan cara penanganan hipertermi pada anak
Lampiran Materi
MANAJEMEN NYERI
a. Pengertian
Demam adalah peningkatan suhu tubuh melebihi batas normal. Temperatur
tubuh normal berkisar 36 derajat celcius. Anak mengalami demam apabila
dengan pengukuran suhu temperatur >37 derajat celcius. Sampai usia 2 tahun
rata-rata anak menderita demam sekitar 4-6 kali serangan. Sebagai manifestasi
klinis maka demam terjadi pada sebagian besar penyakit infeksi yang ringan dan
serius. Demam bukan penyakit melainkan suatu alarm bahwa ada sesuatu yang
terjadi pada tubuh.

Demam adalah tanda infeksi, namun penderita penyakit serius dengan infeksi
dapat tanpa demam atau suhu lebih rendah daripada normal. Lagipula ada banyak
penyebab demam selain infeksi. Demam adalah akibat kondisi yang ditimbulkan
oleh perubahan dalam pusat pengatur panas melalui pengaruh sitokin yang
dihasilkan oleh makrofag (Shulman et al, 1994).

b. Penyebab demam
Sebagian besar demam disebabkan oleh infeksi atau penyakit lainnya. Dengan
menngkatnya suhu tubuh maka akan membuat bakteri dan virus menjadi susah
untuk bertahan hdup dalam tubuh. Secara garis besar penyebab demam pada anak
sebagai berikut:
a. Infeksi virus : pilek, batuk, flu, daire dll
b. Infeksi bakteri: pneumonia, ISK, septika

Macam-macam penyebab demam adalah sebagai berikut:

1. Infeksi virus dan bakteri


2. Radang tenggorokan
3. Infeksi telinga
4. Diare disebabkan bakterial atau diare disebabkan oleh virus
5. Bronkitis akut, infeksi saluran kencing
6. ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Atas)
7. Masalah-masalah serius seperti pneumonia, radang usus buntu, TBC, dan
radang selaput otak
c. Tanda dan gejala hipertermi
1. Suhu lebih itnggi dari 37,5̊ C– 40̊ C
2. Kulit kemerahan
3. Hangat saat di sentuh
4. Peningkatan frekuensi pernafasan
5. Menggigil
6. Dehidrasi

d. Cara penangan hipertermi pada anak


1. Tidak boleh diselimuti karen akan menghambat penguapan
2. Minum yang banyak karena demam dapat menimbulkan dehidarasi.
Dehidrasi menyebabkan suhu tubuh meningkat karena volume cairan tubuh
yang turun mengakibatkan tubuh tidak mampu mengendalikan suhu tetap
normal
3. Kompres anak dengan air hangat bukan air dingin.
4. Banyak istirahat atau tirah baring. Karena tubuh sedang berjuang melawan
penyakit dan sedang membutuhkan banyak energi untuk menyembuhkan
dirinya. Sehingga perlu untuk mengurangi aktivitas.
5. Beri pakaian tipis jika ruangan panas, hal ini bertujuan mencegah panas
yang berlebih.
6. Makan makanan yang bergizi
7. Berikan obat penurun panas : paracetamol anak. Kapan obat penurun panas
diberikan, apabila suhu di atas 38 derajat celcius atau bila anak sudah
merasakan ketidak nyamanan.
8. Segera bawa ke pelayanan kesehatan bila panas telah berangsur-angsur
selama 3 hari, muntah, diare, kejang
DAFTAR PUSTAKA

Donna. L. Wong. 2008. Keperawatan Pediatrik. Jakarta : EGC.

Declan, T. Wash, 1997. Kapita Selekta Penyakit dan Terapi. Jakarta : EGC
Price, A. Sylvia; Wilson, M. Lorraine., 2005. Patofiologi Konsep Klinis Proses-Proses
Penyakit. Edisi 6 Volume 1. Jakarta : EGC