Anda di halaman 1dari 14

NASKAH SOAL SIMAK UI

MATA PELAJARAN FISIKA KODE 314 TAHUN 2019

1.

Gambar di atas menunjukkan benda yang bermuatan +Q C dan bermassa m kg diikat


dengan tali isolator yang panjangnya R m dan massanya dapat diabaikan pada sebuah tiang.
Benda itu berputar dengan kecepatan v m/s dan medan magnet B T.
Agar tali tidak putus, batas maksimum tegangan tali adalah T N sehingga kecepatan
maksimum benda adalah ….
𝐵𝑄𝑅 4𝑚𝑇
(A) 𝑣𝑚𝑎𝑥 = (√1 + (𝐵𝑄)2 + 1)
2𝑚

𝐵𝑄𝑅 4𝑚𝑇
(B) 𝑣𝑚𝑎𝑥 = (√1 + (𝐵𝑄)2 − 1)
2𝑚

𝐵𝑄𝑅 4𝑚𝑇
(C) 𝑣𝑚𝑎𝑥 = (√1 − (𝐵𝑄)2 − 1)
2𝑚

𝐵𝑄𝑅 4𝑚𝑇
(D) 𝑣𝑚𝑎𝑥 = 2𝑚
(√1 − (𝐵𝑄)2 + 1)

𝐵𝑄𝑅 4𝑚𝑇
(E) 𝑣𝑚𝑎𝑥 = (√1 + (𝐵𝑄)2 + 1)
2𝑚

Pembahasan:
Perhatikan gambar berikut:

v
+ + +
i B
+ + +
FL T
FL + B +
masuk Q R
+ + +
Arah gaya Lorentz
+ + +
Muatan Q bergerak melingkar dalam medan magnet B, maka akan mendapat dua gaya,
yaitu gaya tali T yang arahnya menuju pusat lingkaran, dan gaya Lorentz FL yang arahnya
menjauhi pusat lingkaran.
Maka berlaku persamaan:
𝑣2
∑𝐹 = 𝑚
𝑅
𝑣2
𝑇 − 𝐹𝐿 = 𝑚 ⟹ 𝐹𝐿 = 𝐵 𝑄 𝑣
𝑅
𝑣2
𝑇− 𝐵𝑄𝑣=𝑚 ; kedua ruas kalikan dengan 4mR ;
𝑅

4mR𝑇 − 4𝑚𝑣𝐵𝑄𝑅 = 4𝑚2 𝑣 2


4mR𝑇 = 4𝑚2 𝑣 2 + 4𝑚𝑣 𝐵𝑄𝑅 ; 𝐶𝑎𝑡𝑎𝑡𝑎𝑛: ( 4𝑎2 + 4𝑎𝑏 = (2𝑎 + 𝑏)2 − 𝑏 2 )
4mR𝑇 = (2𝑚𝑣 + 𝐵𝑄𝑅)2 − (𝐵𝑄𝑅)2
(2𝑚𝑣 + 𝐵𝑄𝑅)2 = 4mR𝑇 + (𝐵𝑄𝑅)2 ; kedua ruas diakarkuadratkan :

2𝑚𝑣 + 𝐵𝑄𝑅 = √4𝑚𝑅𝑇 + (𝐵𝑄𝑅)2

2𝑚𝑣 = √4𝑚𝑅𝑇 + (𝐵𝑄𝑅)2 − 𝐵𝑄𝑅

√4𝑚𝑅𝑇 + (𝐵𝑄𝑅)2 𝐵𝑄𝑅


𝑣= −
2𝑚 2𝑚
𝐵𝑄𝑅 √4𝑚𝑅𝑇 + (𝐵𝑄𝑅)2
𝑣= ( −1)
2𝑚 𝐵𝑄𝑅

𝐵𝑄𝑅 4𝑚𝑅𝑇 + (𝐵𝑄𝑅)2


𝑣= (√ −1)
2𝑚 (𝐵𝑄𝑅)2

𝐵𝑄𝑅 4𝑚𝑅𝑇
𝑣= (√ +1 −1)
2𝑚 (𝐵𝑄𝑅)2

𝐵𝑄𝑅 4𝑚𝑇
𝑣= (√1 + −1)
2𝑚 (𝐵𝑄)2 𝑅

Jawaban : -

2. Seorang pemancing yang berada di perahu di laut dangkal melihat seekor ikan tepat di
bawahnya. Dalam pengamatan pemancing ikan tersebut berada 3 m di bawah permukaan
air laut. Jika indeks bias air laut 1,33 , ikan itu berada pada kedalaman ….
(A) 2,25 meter
(B) 3,00 meter
(C) 4,00 meter
(D) 5,25 meter
(E) 7,80 meter
Pembahasan:
N

i r i
r h’ h’
h x
Kedalaman ikan
x h
tanpak oleh mata

Kedalaman ikan x
sebenarnya
x

Dari gambar di atas secara geometri diperoleh:

𝑥 𝑥
tan (𝑟) = 𝑑𝑎𝑛 tan (𝑖) =
ℎ′ ℎ
sin 𝑖
tan 𝑖 ℎ′ cos 𝑖 = ℎ′
= ⟹
tan 𝑟 ℎ sin 𝑟 ℎ
cos 𝑟
sin 𝑖 cos 𝑟 ℎ′ sin 𝑖 cos 𝑟 ℎ′
𝑥 = ⟹ 𝑥 = … … … (1)
cos 𝑖 sin 𝑟 ℎ sin 𝑟 cos 𝑖 ℎ
Menurut Hukum Snellius pada pembiasan:
sin 𝑖 𝑛𝑢𝑑𝑎𝑟𝑎
= ; (𝑐𝑎ℎ𝑎𝑦𝑎 𝑑𝑎𝑡𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝑎𝑖𝑟 𝑘𝑒 𝑢𝑑𝑎𝑟𝑎) … … … (2)
sin 𝑟 𝑛𝑎𝑖𝑟
Substitusi persamaan (2) ke (1), maka diperoleh :
𝑛𝑢𝑑𝑎𝑟𝑎 cos 𝑟 ℎ′
𝑥 = … … … (3)
𝑛𝑎𝑖𝑟 cos 𝑖 ℎ
Karena ikan tepat berada di bawah orang maka pandangan orang ke ikan tegak lurus
permukaan air, sehingga sudut i = 0 dan r = 0. serta cos 0 = 1 , Persamaan (3) menjadi :

𝑛𝑢𝑑𝑎𝑟𝑎 ℎ′
=
𝑛𝑎𝑖𝑟 ℎ
𝑛𝑎𝑖𝑟
ℎ= ℎ′
𝑛𝑢𝑑𝑎𝑟𝑎
1,33
ℎ= (3)
1
ℎ = 3,99 ≈ 4,00 𝑚
Jawaban : C
3. Terdapat dua tabung identik A dan B. Mula – mula tabung A berisi gas pada suhu 270C
dan tekanan 1 atm. Tabung B mula-mula kosong. Kemudian kedua tabung saling
dihubungkan dan dipanaskan hingga suhu 1470C. perbedaan tekanan antara kedua tabung
pada keadaan akhir adalah 1,10 atm. Tekanan pada tabung B pada kondisi akhir adalah ….
(A) 4,00 atm
(B) 3,20 atm
(C) 2,50 atm
(D) 0,15 atm
(E) 0,10 atm

Pembahasan:

Tabung A pada suhu TA = 270C = 300 K dan tekanan PA = 1 atm = 105 Pa


𝑃𝐴 𝑉𝐴 = 𝑛𝑅 𝑇𝐴
105 𝑉𝐴 = 𝑛𝑅 300
𝑛𝑅 300
𝑉𝐴 =
105
𝑉𝐴 = 3𝑛𝑅 . 10−3

Tabung A pada suhu T’A = 1470C = 420 K


𝑃′𝐴 𝑉𝐴 = 𝑛𝑅 𝑇′𝐴
𝑃′𝐴 (3𝑛𝑅 . 10−3 ) = 𝑛𝑅 (420)
𝑛𝑅 420
𝑃′𝐴 = = 1,4 𝑥 105 𝑃𝑎
3 𝑛𝑅 . 10−3
𝑃′𝐴 = 1,4 𝑎𝑡𝑚

Beda tekanan tabung A dan tabung B pada suhu T’A = 1470C = 420 K
∆𝑃′ = 𝑃′𝐵 − 𝑃′𝐴
1,1 = 𝑃′𝐵 − 1,4
𝑃′ 𝐵 = 1,1 + 1,4
𝑃′ 𝐵 = 2,5 𝑎𝑡𝑚
Jawaban : C

4. Dalam fenomena efek fotolistrik, berkas foton dengan frekuensi f menyinari suatu plat
logam. Berkas elektron berenergi tinggi dengan massa m dan muatan e yang dilepaskan
dari permukaan logam bergerak melingkar dengan raduis R dalam suatu daerah bermedan
magnet B. Jika h adalah konstanta Planck dan semua besaran dalam satuan SI, selisih
frekuensi foton dengan frekuensi ambang logam adalah ….
𝑒 2 𝐵2 𝑅2
(A) 4ℎ𝑚
𝑒 2 𝐵2 𝑅2
(B) 4ℎ𝑚
2𝑒 2 𝐵2 𝑅 2
(C) ℎ𝑚
3𝑒 2 𝐵2 𝑅 2
(D) 2ℎ𝑚
𝒆𝟐 𝑩𝟐 𝑹𝟐
(E) 𝟐𝒉𝒎

Pembahasan :
Elektron bermassa m dan bermuatan e bergerak melingkar dengan kecepatan v dalam
medan magnet B , maka berlaku :
𝑣2
∑𝐹 = 𝑚 ⟹ 𝐹 =𝑒𝐵𝑣
𝑅

𝑣2 𝑣
𝑒𝐵𝑣 = 𝑚 ⟹ 𝑒𝐵 = 𝑚
𝑅 𝑅
𝑒𝐵𝑅 𝑒 2 𝐵2 𝑅2
𝑣= ⟹ 𝑣2 = … … … (1)
𝑚 𝑚2
Elektron terlepas dari perukaan logam akibat disinari cahaya dengan energi foton E = hf
di atas energi ambang foton (E0 = h f0 ) , dan elekrton bergerak dengan energi kinetik
sebesar :
𝐸𝑘 = ℎ (𝑓 − 𝑓0 )
𝐸𝑘
𝑓 − 𝑓0 =

1
𝑚 𝑣2
𝑓 − 𝑓0 = 2

𝑚 𝑣2
𝑓 − 𝑓0 = … … … (2)
2ℎ
Persamaan (1) substitusi ke persamaan (2), diperoleh :
𝑒 2 𝐵2 𝑅2
𝑚 ( )
𝑚2
𝑓 − 𝑓0 =
2ℎ
𝑒 2 𝐵2 𝑅2
𝑓 − 𝑓0 =
2ℎ𝑚

Jawaban : E
5.

Tiga buah pegas identik dipasang seperti pada gambar dengan massa beban 0,03 kg.
Rangkaian pegas akan bertambah panjang 5 cm jika ditarik dengan gaya 200 Newton.
Beban ditarik ke bawah sehingga rangkaian pegas bertambah panjang 6 cm kemudian
dilepas. Rangkaian pegas ini bergetar dengan frekuensi ….
(A) 900 Hz
(B) 750 Hz
(C) 600 Hz
(D) 450 Hz
(E) 300 Hz

Pembahasan:

Konstanta rangkaian pegas :

𝐹 200
𝑘𝑠 = =
Δ𝑥 0,05
𝑘𝑠 = 4.000 𝑁/𝑚
Frekuensi getaran rangkaian pegas dirumuskan:

1 𝑘𝑠
𝑓= √
2𝜋 𝑚

1 4.000 200 10
𝑓= √ ⟹ 𝑓= √
2𝜋 0,03 2𝜋 3

10
𝑓 = 100√ ⟹ 𝜋 2 ≈ 10
3 𝜋2
100 100
𝑓= = √3 𝐻𝑧
√3 3
𝑓 = 57,7 𝐻𝑧

Jawaban : –
6. Dua buah satelit terletak pada posisi geostasioner dengan ketinggian sama. Satelit A
memiliki massa 3 kali satelit B (mA = 3 mB). Jika tiba-tiba gravitasi bumi menghilang,
kedua satelit akan terlepas dari orbitnya dan bergerak lurus dengan hukum I Newton.
Satelit akan bergerak lebih jauh adalah ….
(A) satelit A
(B) satelit B
(C) keduanya sama
(D) tidak bisa ditentukan
(E) satelit A dan suatu saat disusul satelit B

Pembahasan:
Kecepatan satelit mengelilingi Bumi dirumuskan :

𝐺𝑀
𝑣= √
𝑅+ℎ

M = Massa Bumi
R = Jari-jari Bumi
h = ketinggian satelit dari permukaan Bumi
G` = tetapan gravitasi
Jadi besar kecepatan satelit tidak dipengaruhi oleh massa satelit itu sendiri. Pada soal,
massa satelit A berbeda dengan massa satelit B, tetapi ketinggiannya sama, maka
kecepatan satelit A sama dengan kecepatan satelit B. Sehingga ketika kedua satelit terlepas
dari orbitnya dan bergerak lurus beraturan, pada waktu yang sama jarak dan kedudukan
satelit selalu sama.
Jawaban : C

7. Sebuah benda berbentuk silinder bermassa m memiliki massa jenis  lebih kecil daripada
massa jenis air. Benda dimasukkan ke dalam silinder berisi air. Tidak ada air yang tumpah
dari silinder tersebut. Jika luas alas benda adalah A dan massa jenis air adalah 0 tinggi
bagian benda yang terendam air adalah ….
∆𝑝
(A) ℎ = 𝜌
𝑚𝑔
(B) ℎ= 𝜌0 𝐴
𝑚
(C) ℎ= 𝜌0 𝑔
𝑚
(D) ℎ = 𝜌𝐴
𝒎
(E) 𝒉= 𝝆𝟎 𝑨
Pembahasan :
∑ 𝐹𝑦 = 0
Va
𝐹𝐴 − 𝑤 = 0
𝐹𝐴 = 𝑤
h Vb
𝜌0 𝑔 𝑉𝑏 = 𝑚 𝑔
𝜌0 𝑉𝑏 = 𝑚
w FA
𝜌0 ℎ 𝐴 = 𝑚
𝑚
ℎ=
𝜌0 𝐴
Jawaban : E

8.

Gambar (a) menunjukkan gasing yang memiliki jari-jari 70 cm dan momen inersia I = 10
kg.m2 , serta berputar dengan kecepatan sudut  = 10 rad/s. Gambar (b) menunjukkan
gasing yang berputar tersebut tertimpa 2 bola pejal bermassa 5,0 kg yang memiliki jari-jari
20 cm dan menempel pada gasing tersebut, serta ikut berputar. Kecepatan gasing sekarang
adalah ….
(A) 8 rad/s
(B) 7,9 rad/s
(C) 7,87 rad/s
(D) 10 rad/s
(E) 12 rad/s

Pembahasan :
Pada kasus soal di atas, berlaku hukum kekekalan momentum sudut :
𝐿1 = 𝐿2
𝐼𝑔𝑎𝑠𝑖𝑛𝑔 𝜔 = (𝐼𝑔𝑎𝑠𝑖𝑛𝑔 + 2𝐼𝑏𝑜𝑙𝑎 ) 𝜔′

Bola berotasi bersama gasing dengan poros putar berjarak d = 50 cm dari pusat bola, maka
momen inersia bola dirumuskan :
2
𝐼𝑏𝑜𝑙𝑎 = 𝑚𝑏 𝑅𝑏 2 + 𝑚𝑏 𝑑2
5
2
𝐼𝑏𝑜𝑙𝑎 = (5) (0,2)2 + (5) (0,5)2
5
𝐼𝑏𝑜𝑙𝑎 = 0,08 + 1,25
𝐼𝑏𝑜𝑙𝑎 = 1,33 𝑘𝑔 . 𝑚2

𝐼𝑔𝑎𝑠𝑖𝑛𝑔 𝜔 = (𝐼𝑔𝑎𝑠𝑖𝑛𝑔 + 2𝐼𝑏𝑜𝑙𝑎 ) 𝜔′


(10) (10) = (10 + 2(1,33)) 𝜔′
100 = 12,66 𝜔′
100
𝜔′ = = 7,9 𝑟𝑎𝑑/𝑠
12,66

Jawaban : B

9. Sebuah pemanas air dengan spesifikasi 1.000 watt 220 volt digunakan untuk memanaskan
air sampai mendidih selama 15 menit. Apabila pemanas ini dipasang pada tegangan listrik
110 volt, waktu yang diperlukan sampai air mendidih adalah ….
(A) 15 menit
(B) 30 menit
(C) 45 menit
(D) 60 menit
(E) 90 menit

Pembahasan:

Daya listrik dirumuskan:


𝑉2
𝑃=
𝑅
1.000 220 2 1.000
= ( ) ⟹ =4
𝑃2 110 𝑃2
1.000
𝑃2 = = 250 𝑤𝑎𝑡𝑡
4
𝐸1 = 𝐸2
𝑃1 . 𝑡1 = 𝑃2 . 𝑡2
1.000 (15) = 250 . 𝑡2
1.000 (15)
𝑡2 = = 60 𝑠
250
Jawaban : D
Gunakan petunjuk B dalam menjawab soal nomor 10 sampai 12.

10. Tidak semua kalor yang masuk ke dalam suatu sistem dipergunakan untuk melakukan
kerja.
SEBAB
Mesin Carnot merupakan mesin yang dalam satu siklus menggunakan dua proses adiabatis
dan dia proses isotermis

Pembahasan:
Perhatikan diagram mesin carnot berikut:
P Dari A – B : proses isotermis
A
Q1 Dari B – C : proses adiabatis
Dari C – D : proses isotermis
B
Dari D – A : proses adiabatis
W
D Besarnya Usaha :
C
Q2 𝑊 = 𝑄1 − 𝑄2
V
Dari kalor yang masuk (Q1) tidak semua dirubah menjadi Usaha (W) tetapi sebagian ada
yang dibuang menjadi Q2.
Pernyataan : Benar
Alasan : Benar
Bukan merupakan hubungan sebab akibat.
Jawaban : B

11. Sebuah mobil yang awalnya memiliki kecepatan v1 mengalami perlambatan dari waktu t1
sampai t2 sehingga kecepatan menjadi v2. Pada peristiwa ini, kerja pada mobil bernilai
negatif.
SEBAB
Energi kinetik mobil pada saat t1 lebih besar daripada saat t2 .

Pembahasan:
Mobil mengalami perlambatan dari v1 menjadi v2 , maka v2 < v1
Besarnya usaha (kerja) yang dilakukan mobil, dirumuskan :
𝑊 = 𝐸𝑘2 − 𝐸𝑘1
1
𝑊= 𝑚 (𝑣2 2 − 𝑣1 2 )
2
Karena v2 < v1 , maka berdasarkan rumus di atas, besarnya usaha (kerja) mobil bernilai
negatif.
1
Karena Energi kinetik dirumuskan 𝐸𝑘 = 2 𝑚 𝑣 2 dan v2 < v1 , maka 𝐸𝑘1 > 𝐸𝑘2
Pernyataan : Benar
Alasan : Benar
Merupakan hubungan sebab akibat.
Jawaban : A

12. Seseorang yang tidak bermuatan, yang berada di dalam bola berlubang besar terbuat dari
logam dan bermuatan sangat besar, tidak akan tersetrum ketika menyentuh dinding bola.
SEBAB
Di dalam bola tidak terdapat medan listrik dan pada bagian dalam dinding bola tidak ada
muatan.

Pembahasan:

+Q + +B Di titik A (di dalam bola)


+ +
rB 𝐸𝐴 = 0
+ A rA
+
+ + 𝑄
R 𝑉𝐴 = 𝑘
𝑅
+ +
rC
+ +
+ +
+ C

Di titik B (di kulit bola)


𝑄
𝐸𝐵 = 𝑘
𝑅2
𝑄
𝑉𝐵 = 𝑘 ; ⟹ 𝑉𝐵 = 𝑉𝐴
𝑅
Di titik C (di luar bola)
𝑄
𝐸𝐶 = 𝑘 2
𝑟𝐶
𝑄
𝑉𝐶 = 𝑘
𝑟𝐶
Jika orang berada di dalam bola konduktor bermuatan, maka ketika orang tersebut
menyentuh dinding bola orang tersebut tidak akan kesetrum (muatan tidak akan mengalir
ke tubuh orang tersebut) karena potensial orang yang ada di dalam dengan potensial di
dinding bola nilainya sama, jadi beda potensialnya = 0. Sedangkan muatan dapat mengalir
jika ada beda potensial.

Menurut Hukum Gauss, “jumlah garis gaya listrik yang menembus satu luas permukaan
(Fluks Listrik) sebanding dengan jumlah muatan yang dilingkupi oleh permukaan
tersebut”.
∑𝑄
𝐸 . 𝐴 cos 𝜃 =
𝜀0
Di dalam bola berongga tidak ada muatan yang dilingkupi oleh permukaan bola, sehingga
kuat medan listrik di dalam bola = 0.

Pernyataan : Benar
Alasan : Benar
Merupakan hubungan sebab akibat.

Jawaban : A

Gunakan petunjuk C dalam menjawab soal nomor 13 sampai 15.

13. Suatu kisi difraksi yang memiliki 500 celah per cm dapat digunakan sebagai peralatan
inframerah spektroskopi karena kisi ini ….
(1) Mempunyai jarak antar celah 2 x 10–5 meter
(2) Besar sudut difraksi yang terjadi bergantung pada panjang gelombang sinar yang
datang
(3) Dapat mendispersikan warna
(4) Dapat mempolarisasikan gelombang

Pembahasan :
(1) Pada kisi difraksi jarak antar celah dirumuskan:
1
𝑑=
𝑁
1
𝑑= 𝑐𝑚 = 2 𝑥 10−3 𝑐𝑚
500
𝑑 = 2 𝑥 10−5 𝑚
Pernyataan ; BENAR
(2) Pada kisi dipraksi berlaku rumus:
𝑑 sin 𝜃 = 𝑛 𝜆
𝑛𝜆
sin 𝜃 =
𝑑
Pernyataan ; BENAR
(3) Kisi difraksi dapat digunakan untuk menunjukkan dispersi cahaya.
Pernyataan ; BENAR
(4) Polarisasi cahaya dapat terjadi akibat pemantulan (refleksi), pembiasan (refraksi),
penyerapan (absorpsi), dan pengahamburan. Sedangkan difraksi tidak dapat
menunjukkan polarisasi cahaya.
Pernyataan ; SALAH
Jawaban : A
14. Saat menembak menggunakan senapan laras panjang, seseorang akan terhentak ke
belakang karena ….
(1) terjadi impuls
(2) berlaku hukum kekekalan momentum
(3) ada gaya interaksi antara orang itu dengan senapan
(4) berlaku hukum kekekalan energi kinetik

Pembahasan:
Pada saat menembak dengan senapan panjang, seseorang akan terhentak ke belakang,
karena:
(1) adanya gaya hentakan yang menyebabkan perubahan kecepatan peluru dan
senapan/orang yang menembak. Karena kecepatan berubah maka momentumpun
berubah. Besarnya perubahan momemntum disebut Impuls.
Pernyataan ; BENAR

(2) Jumlah resultan momentum peluru dan momentum senapan sebelum penembakan
sama dengan jumlah resultan momentum peluru dan momentum senapan setelah
penembakan. Itu menunjukkan berlaku hukum kekekalan momentum.
Pernyataan ; BENAR

(3) Karena terjadi impuls, maka sudah pasti ada gaya interaksi antara orang dengan
senapan.
𝐼 = 𝐹 Δ𝑡
Pernyataan ; BENAR

(4) Energi kinetik sebelum penembakan sama dengan nol (karena orang dan peluru diam)
sedangkan energi kinetik setelah penembakan adalah 𝐸𝑘 ′ = 𝐸𝑘𝑝𝑒𝑙𝑢𝑟𝑢 + 𝐸𝑘𝑠𝑒𝑛𝑎𝑝𝑎𝑛
Jadi Ek sebelum penembakan tidak sama dengan Ek setelah penembakan, itu
menunjukkan tidak berlaku Hukum kekekalan energi kinetik.
Pernyataan ; SALAH

Jawaban : A

15.

Gambar di atas adalah diagram prinsip kerja untuk menghidupkan lampu tabung. Manakah
pernyataan yang tepat mengenai efek dan fungsi utama dari Ballast.
(1) Ballast berfungsi sebagai pembangkit tegangan tinggi agar peristiwa pelucutan gas
dapat terjadi
(2) Ballast menyebabkan pemakaian daya listrik lebih besar dari 10W.
(3) Ballast berfungsi sebagai pembatas daya lampu tabung.
(4) Fungsi utama Ballast adalah sebagai pengalir arus listrik

Pembahasan:
Secara prinsip ballast elektronik berfungsi untuk memberikan sumber tegangan untuk
menyalakan lampu TL (fluorescent) dari tegangan AC 220 Volt PLN.

Rangkaian ballast elektronik terdiri dari beberapa bagian sebagai berikut:


- Rectifier, berfungsi untuk mengubah tegangan listrik AC 220 Volt PLN menjadi
tegangan DC tinggi (High Voltage DC /HVDC) 320 volt.
- DC to AC converter, berfungsi untuk mengubah tegangan HVDC 320 volt menjadi
tegangan AC 500V – 800V dengan frekuensi 20 KHz – 60 KHz.
- Starter, berfungsi sbagai starter untuk menyalakan lampu TL untuk pertama kali.

Ballast elektronik saat ini banyak digunakan oleh produsen lampu untuk membuat lampu
TL menjadi lebih hemat energi, karena memiliki efisiensi daya lebih baik.

Dari penjelasan singkat di atas dapat disimpulkan:


(1) BENAR
(2) SALAH
(3) BENAR
(4) SALAH

Jawaban : B