Anda di halaman 1dari 53

LOGO

Programmable Logic
Controller
(PLC)

Oleh :
Herman Budi Harja
Contents

1 Definisi PLC

2 Sejarah dan Perkembangan PLC

3 Prinsif Kerja dan operasi PLC

4 Diagram Ladder
www.themegallery.com

Programmable Logic Controller


(PLC)
www.themegallery.com

 Programmable » kemampuannya dapat diubah-ubah


sesuai program yang dibuat dan kemampuan dalam hal
memori program yang telah dibuat.
 Logic » kemampuan dalam memproses input secara
aritmetrik (ALU), yakni melakukan operasi negasi,
mengurangi, membagi, mengalikan, menjumlahkan &
membandingkan
 Controller » kemampuannya dalam mengontrol dan
mengatur proses sehingga menghasilkan keluaran yang
diharapkan.
Sejarah Singkat Sistem Kendali
Sistem berbasis relay logic.
Membutuhkan area relatif
besar.
 Kurang fleksibel terhadap
perubahan dalam sistem.
biaya yang besar dalam hal
perawatan dan pemasangan.

Era Pneumatic Era Wired Logic Era Programmed Logic

 Proses Diskrit Wiring secara program (software)


 Sederhana Efektifitas biaya untuk mengontrol sistem
 Sinyal pneumatic 3-15 psi kompleks.
 Sistem kontrol penumatik- Fleksibel
mekanik Membutuhkan daya relatif kecil
Input/output terbatas Kemudahan modifikasi, troubleshooting
dan wiring.
 1968
Sejarah Perkembangan PLC
PLC pertama yang diberi nama Modicon (Modular Digital Controller )

Dibuat oleh Dick Morley (salah satu anggota tim dari Bedford Associates)

 Mid 1970-an
Dominasi sekuenser mesin-kondisi dan CPU berbasis bit-slice seperti prosessor AMD 2901
dan 2903. Sistem yang pertama adalah Modbus MODICON.

 1980-an
Standarisasi komunikasi dengan protokol otomasi oleh General
Motor. Ukuran PLC semakin kecil dan penggunaan komputer PC
dalam pembuatan software pemrograman .

 1990 ~ sekarang

Reduksi protokol baru dan modernisasi lapisan fisik dari


protokol-protokol populer.
Leading Brands Of PLC
AMERICAN 1. Allen Bradley
2. Gould Modicon
3. Texas Instruments
4. General Electric
5. Westinghouse
6. Cutter Hammer
7. Square D

EUROPEAN 1. Siemens
2. Klockner & Mouller
3. Festo
4. Telemechanique

JAPANESE 1. Toshiba
2. Omron
3. Fanuc
4. Mitsubishi

7
www.themegallery.com

PLC termasuk
keluarga dari
komputer yang
mudah diprogram.
PLC digunakan
secara komersial dan
aplikasi industri
untuk mengontrol
mesin dan proses.
Monitor input
digunakan
mengontrol dan
mengambil
keputusan dari
output sebagai sistim
otomasi.
www.themegallery.com

 Ukuran kecil
 Pemograman yang ampuh
 Duplikasian mudah dan murah
 Diagnosis terintegrasi & central
 Domunetasi text dan grafik
 Harga murah
 Aplikasi universal
www.themegallery.com

Areas of Application

Manufacturing Metals
Machining

Power Title Mining

Food/ Beverage Chemical


Apa itu PLC ?

 Programmable logic controller (PLC)

 PLC bekerja dengan cara mengamati masukan


(input) , kemudian melakukan proses dan
melakukan tindakan sesuai yang dibutuhkan, yang
berupa menghidupkan atau mematikan
keluarannya(output)

 PLC pada dasarnya adalah sebuah komputer yang


khusus dirancang untuk mengontrol suatu proses
atau mesin.
 Menurut National Electrical Manufacturing Assosiation (NEMA)

Suatu perangkat elektronik digital dengan memori yang dapat


diprogram untuk menyimpan instruksi-instruksi yang menjalankan
fungsi-fungsi spesifik seperti: logika, sekuen, timing, counting, dan
aritmatika untuk mengontrol suatu mesin industri atau proses
industri sesuai dengan yang diinginkan.

 Menurut PLCs.net

perangkat yang ditemukan dan diperlukan untuk mengganti


rangkaian relay yang berurutan pada mesin kontrol. Yang bekerja
dengan melihat masukan dan tergantung pada keadaannya,
apakah on ataukah off pada output-nya. user memasukkan
sebuah program biasanya melalui perangkat lunak, sehingga
nantinya akan memberikan hasil yang diinginkan.”
Skema Kontrol Konvensional
Skema PLC Kontrol
Kontrol Relay
Kontrol PLC dengan Ladder
Kelemahan sistem kontrol proses
konvensional
 wiring.
 Replacement kasus pengendalian.
 Trouble shooting  waste time when repairing
program.
Keunggulan PLC

1. safety, reliability dan fleksibel.


2. Fleksibel dalam Reprograming dan modifikasi.

3. Low Cost  Operasi, instalasi dan modifikasi.

4. Mudah dalam hal pemrograman Ladder/electric Diagram.

5. Mudah dalam perawatannya, penginstalasiannya, menentukan letak


kesalahan

6. Konsumsi area kecil.


1. Kontrol berurutan (Sekuensial) yang dapat berupa :
Kontrol logik relai.
Kontrol logik elektronik.
Penghitung dan timer.
Operasi-operasi aritmatika.

2. Kontrol Proses , yang dapat berupa :


Kontrol analog, yaitu dapat merubah kondisi kondisi analog ke kondisi digital
(A/D), ataupun dari kondisi digital ke kondisi analog (D/A).
Kondisi PID (Proporsional Integral Derivative).

3. Kontrol Supervisi , yang berupa :


Memonitor proses dan alarm.
Memonitor dan mendiagnosa kesalahan.
Jaringan komunikasi antar proses-proses industri.
Hubungan dengan computer, printer dan display-display lainnya
Major Components of a Common PLC

POWER
SUPPLY

I M O M
N O U O
P D T D
U U PROCESSOR P U
T L U L
From E T E
To
SENSORS OUTPUT
Pushbuttons, Solenoids,
contacts, contactors,
limit switches, alarms
etc. etc.
PROGRAMMING
DEVICE

21
Program pada memori PLC dibuat dengan
menggunakan perangkat pemograman yaitu :

 Miniprogrammer/ Console
 Komputer melalui perangkat lunak yang
menyertainya.
Operasional PLC
Periksa Status PLC melihat pada setiap
inputnya, apakah
Waktu Tanggap Total
Input statusnya "on" atau "off“.

=
Waktu Tanggap Masukan Eksekusi PLC
mengeksekusi
Program program

+
PLC mengup-date atau
Waktu Tanggap Masukan Update Status memperbaharui status
Keluaran output

+
Waktu Tanggap Keluaran
www.themegallery.com

Pada contoh disamping


nampak bahwa
pushbutton dihubungkan
ke input PLC untuk start
dan stop motor.
Dimana keluran PLC
dihubungkan dengan
sebuah motor starter.
www.themegallery.com
Ada 5 model pemograman PLC yang telah
distandarisasi oleh IEC (International
Electrical Commission).

List Instruction
Diagram ladder
Diagram Blok Fungsional
Diagram Fungsi Sekuensial
Teks terstruktur.
Diagram Ladder

Diagram ladder adalah satu cara untuk


menggambarkan proses kontrol sekuensial.
Diagram ini merepresentasikan antara
perangkat input dan perangkat output
sistem kontrol.
START STOP CR1

CR1

condition area output


of a rung
+ RAIL VOLTAGE
RAIL NEUTRAL

control circuit voltage


START
STOP

Normally Normally Control


Open Switch Closed Switch Relay
START
STOP

output
EQUIVALENT DIAGRAMS

START STOP

output
Normally Normally
Open Contact Closed Contact
+ RAIL VOLTAGE
RAIL NEUTRAL

control circuit voltage


START
STOP

Normally Normally Control


Open Switch Closed Switch Relay
www.themegallery.com

Penerapan PLC
www.themegallery.com

Tugas :
1. Sebuah ruangan yang dilengkapi dengan 2 fan dan lampu penerangan.
fan1 akan on jika pintu ruangan tertutup dan 2 orang telah duduk di kursi
(yg bersensor) . Fan2 akan aktif/ on jika diketahui terdapat 4 orang telah
duduk di kursi ruangan (yg bersensor).
2. Pada sebuah machine tool-milling CNC
www.themegallery.com

Pompa 1 akan aktif jika


* 2 katup buang dibuka
*atau 1 katup dibuka dan
kondisi air di tank dibawah
S5(tidak terkena air)

Pompa 2 akan aktif jika


* min 3 katup buang
dibuka
www.themegallery.com

Shun2008-Theory&
Design CNC
Machine
www.themegallery.com

Diagram

Text

Text

Add Your Title


Text

Text
LOGO