Anda di halaman 1dari 7

BAB 3

METODE PENELITIAN

3.1 Desain penelitian


Penelitian ini adalah survey lapangan (deskriptif).
3.2 Tempat dan waktu penelitian
Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Pegangsaan Kecamatan Menteng Jakarta Pusat pada
bulan juni – september 2014.
3.3 Populasi dan sampel
- Populasi sumber dalam penelitian ini adalah seluruh wanita pasangan usia subur di
Kelurahan Pegangsaan Jakarta Pusat.
- Sampel eligible penelitian ini adalah seluruh wanita pasangan usia subur yang memenuhi
kriteria inklusi yang ada di Kelurahan Pegangsaan Jakarta Pusat saat penelitian tahun 2014.

Cara pengambilan sampel dengan menggunakan tehnik simple random sampling,


pengambilan sampel dengan acak, anggota populasi dianggap homogen.
ampel yang layak untuk penelitian adalah 30 sampai dengan 500 sampel.23 Untuk mencari
perkiraan besar sampel dapat menggunakan rumus :24
𝑍𝛼 2 𝑝. 𝑞 𝑍 2 𝑝 (1 − 𝑝)
𝑛= =
𝑑2 𝑑2
Keterangan :
n = jumlah sampel minimal yang diperlukan
z = derajat kepercayaan
p = proporsi yang diberikan (karna tidak ada maka 0,50)
q = 1-p (proporsi yang tidak diberikan (1-0.50 =0,50)
d = limit dari error atau presisi absolut ( 5 % - 10% )

𝑍𝛼 2 𝑝. 𝑞
𝑛=
𝑑2
𝑍 2 𝑝 (1 − 𝑝)
𝑛=
𝑑2
(1,96)2 𝑥 0,50 (1−0.50)
= (0,10)2

(1,96)2 𝑥 0,50 (0.50)


= (0,10)2
3,84 𝑥 0,25
= 0,01

= 97

3.4 Kriteria inklusi dan eksklusi


kriteria inklusi : wanita pasangan usia subur yang menjadi akseptor KB AKDR dan yang
pernah menggunakan AKDR yang bersedia mengikuti penelitian usia 15-49 tahun.
kriteria eksklusi : wanita yang belum menikah dan wanita yang menikah usia <15 tahun dan
> 49 tahun serta akseptor KB yang tidak pernah menggunakan AKDR dan tidak bersedia
mengikuti penelitian.
3.5 Instrumen penelitian
Instrumen adalah alat ukur yang digunakan dalam suatu penelitian. Dalam penelitian ini,
peneliti menggunakan teknik wawancara dengan kuesioner.
3.6 Definisi operasional
1. AKDR
Definisi : kontrasepsi yang terbuat dari plastik halus berbentuk spiral (Lippes Loop) atau
berbentuk lain (Cu T 380A atau ML Cu 250) yang dipasang didalam rahim
dengan memakai alat khusus oleh dokter atau bidan / paramedis lain yang
sudah dilatih.12

Cara ukur : wawancara


Alat ukur : mengajukan pertanyaan secara tulisan ( kuisioner)
Hasil ukur : menggunakan AKDR = 0
tidak menggunakan AKDR = 1
Skala ukur : data kategorikal skala nominal

2. Faktor pengetahuan tentang AKDR / IUD


Definisi : segala sesuatu yang diketahui oleh ibu-ibu pasangan usia subur mengenai
kontrasepsi / KB terutama mengenai AKDR.16
Cara ukur : wawancara
Alat ukur : mengajukan pertanyaan secara tulisan ( kuisioner)
Hasil ukur : -) 90 – 100 % = sangat baik = 0
-) 70 – 89 % = baik = 1
-) 50 – 69% = kurang = 2
-) < 49 = buruk = 3
Skala ukur : data kategorikal skala ordinal
3. Faktor tingkat pendidikan
Definisi : -) pendidikan formal : jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang
yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah dan
pendidikan tinggi.
-) pendidikan non formal : jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang
dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang.25
Cara ukur : wawancara
Alat ukur : mengajukan pertanyaan secara tulisan ( kuisioner)
Hasil ukur : - tamat sampai perguruan tinggi (S1 / lebih) = 0
- tamat sampai SMA / sederajat = 1
- tamat sampai SMP = 2
- tamat sampai SD = 3
- tidak sekolah = 4
Skala ukur : data kategorikal skala ordinal
4. Faktor informasi tentang AKDR
Definisi : berupa penerangan, pemberitahuan, kabar atau berita yang diterima oleh
16
akseptor KB mengenai alat kontrasepsi AKDR / IUD.
Cara ukur : wawancara
Alat ukur : mengajukan pertanyaan secara tulisan ( kuisioner)
Hasil ukur : - Tahu, sumber informasi yang diterima oleh responden (petugas
kesehatan, teman atau kerabat dan media masa). = 0
- Tidak tahu = 1
Skala ukur : data kategorikal skala nominal
5. Faktor dukungan suami terhadap AKDR / IUD
Definisi : orang utama dalam memberi dukungan kepada istri sebelum pihak lain
turut memberi dorongan, dukungan dan perhatian seorang suami terhadap
pemilihan alat kontrasepsi IUD/AKDR untuk istrinya. 26
Cara ukur : wawancara
Alat ukur : mengajukan pertanyaan secara tulisan ( kuisioner)
Hasil ukur : - mendukung = 0
- tidak mendukung = 1
Skala ukur : data kategorikal skala nominal
6. Faktor kenyamanan pemakaian AKDR / IUD
Definisi : pendapat seorang pengguna metode kontrasepsi AKDR / IUD mengenai
nyaman tidaknya metode yang ia gunakan yaitu bila seorang pengguna
tidak usah sering – sering kontrol karna adanya keluhan selama memakai
metode kontrasepsi tersebut.
Cara ukur : wawancara
Alat ukur : mengajukan pertanyaan secara tulisan ( kuisioner)
Hasil ukur : - biasa saja ( merasa nyaman ) = 0
- merasa tidak nyaman = 1
Skala ukur : data kategorikal skala nominal
7. Faktor status ekonomi
Definisi : Kedudukan seseorang atau keluarga di masyarakat berdasarkan
pendapatan per bulan yang dapat mempengaruhi akseptor dalam memilih
17
kontrasepsi AKDR / IUD.
Cara ukur : wawancara
Alat ukur : mengajukan pertanyaan secara tulisan ( kuisioner).
Hasil ukur : - > Rp 10.000.000 = 0
- Rp 2.441.301 – Rp 10.000.000 = 1
- < Rp 2.441,301 = 2
Skala ukur : data kategorikal skala ordinal
8. Faktor paritas
Definisi : Banyaknya kelahiran hidup yang dipunyai oleh seorang wanita. Paritas
dapat mempengaruhi akseptor dalam menetukan pemilihan kontrasepsi
1
AKDR / IUD berdasarkan jumlah anaknya.
Cara ukur : wawancara
Alat ukur : mengajukan pertanyaan secara tulisan ( kuisioner)
Hasil ukur :- ≤2 =0
- ≥3 =1
Skala ukur : data kategorikal skala ordinal

3.7 Pengumpulan dan pengolahan data


- Data penelitian ini dikumpulkan secara primer.
Peneliti meminta kesediaan subjek untuk menjawab pertanyaan dalam bentuk kuesioner
kepada akseptor untuk mendapatkan data mengenai faktor – faktor yang mempengaruhi
akseptor dalam memilih AKDR dengan daftar pertanyaan terstruktur mengenai AKDR.
- Pengolahan data
Dari pengambilan sampel diperoleh data primer cleaning dan coding, selanjutnya data
primer diolah dengan Mic. Exel kemudian ditampilkan dalam bentuk tekstular dan tabular.

3.8 Alur Penelitian

POPULASI DI KELURAHAN TAMBAK JAKARTA PUSAT

WPUS

YA TIDAK

MEMENUHI KRITERIA INKLUSI TIDAK MEMENUHI


KRITERIA INKULUSI
BERSEDIA DIWAWANCARAI
TIDAK DIIKUT SERTAKAN

TIDAK YA

TIDAK DIIKUT SERTAKAN SAMPEL

PENGUMPULAN DATA

AKDR

FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI PEMILIHAN AKDR

PENGOLAHAN DATA

Jadwal pelaksanaan penelitian

No Kegiatan Semester III Semester IV Semester V Semester VI

1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 5 6 1 2 3 4 5 6
1 Pengambilan
judul

2 Konsultasi
pembimbing

3 Pembuatan
proposal dan
kuesioner

4 Konsul proposal
dan kuesioner

5 Perbaikan
proposal dan
kuesioner

6 Izin penelitian

7 Pengumpulan
data

8 Pengolahan data

9 Pembuatan
laporan

10 Konsul
pembimbing

11 Perbaikan
laporan