Anda di halaman 1dari 3

Berikan penjelasan mengenai sub bahasan berikut :

A. Pandangan-pandangan Alternatif
B. Organisasi / Pengorganisasian
C. Pengertian Komunikasi Organisasi
D. Pendekatan dalam Analisis Komunikasi Organisasi

JAWABAN :

A. Pandangan-pandangan alternatif
Pandangan-pandangan alternatif merupakan cara pandang mengenai perilaku dan objek
sebagai konstruksi sosial yang melahirkan pandangan objektif dan subjektif.

Pandangan objektif mengasumsikan bahwa kebenaran dapat ditemukan apabila kita dapat
menyingkirkan campur tangan manusia.

Sementara pandangan subjektif menunjukkan bahwa pengetahuan tidak mempunyai sifat


yang objektif dan tidak mempunyai sifat yang tidak dapat berubah.

B. Organisasi / Pengorganisasian
Berdasarkan pandangan alternatif, makna kata organisasi bergantung pada pandangan
perspektif yang diambil berdasarkan pendekatan objektif.

Organisasi adalah bersifat fisik dan konkret yang didasarkan pada sebuah struktur dengan
batas-batas yang pasti. Dalam pendekatan objektif ini organisasi adalah nyata yang
merangkum orang orang dalam hubungan hubungan dan tujuan tujuan yang sama.

Sementara pada pendekatan subjektif organisasi sebagai sebuah kegiatan yang dilakukan
oleh orang orang secara kelompok yang terdiri atas tindakan tindakan, Interaksi dan
transaksi.

Pengorganisasian merupakan kata kerja dari organisasi.

C. Pengertian Komunikasi Organisasi


Definisi mengenai komunikasi organisasi yang dikemukakan oleh para pakar baik dalam
bidang ilmu komunikasi maupun ilmu manajemen.

Joseph DeVito dalam bukunya Human Communication menyatakan bahwa komunikasi


organisasi merupakan pengiriman dan penerimaan pesan baik dalam organisasi di dalam
kelompok formal mapun informal organisasi.
Sedangkan komunikasi organisasional adalah komunikasi yang terjadi antara orang-orang
yang berada di dalam organisasi itu sendiri, juga antara orang-orang yang berada di dalam
organisasi dengan public luar, dengan maksud untuk mencapai suatu tujuan.

D. Pendekatan dalam Analisis Komunikasi Organisasi


Studi mengenai komunikasi organisasi juga dapat dilakukan menurut berbagai sudut
pandang yang berbeda. Oleh karenanya muncullah bermacam-macam pendekatan dalam
teori organisasi, yang masing-masing dipengaruhi oleh cara yang digunakan untuk meninjau
masalah organisasi.

Keseluruhan pendekatan ini bisa dikelompokkan menjadi tiga aliran utama, sesuai dengan
kurun waktu pemunculan masing-masing pendekatan tersebut.

1. Pendekatan Klasik

Disebut juga dengan Machine Theory (The Sciebtific Management School).


Dikemukakan oleh Frederick W. Taylor pada tahun 1919 yang membahas pengaturan cara
bekerja, khususnya untuk pekerja pelaksana seperti tukang-tukang, operator mesin, dan
sebagainya.

Mendapat keberatan pihak manajemen terutama berkaitan dengan cara pelaksanaan


analisis
ilmiah terhadap pekerjaan, yang seringkali tidak mempertimbangkan pendapat para manajer
mengenai metode kerja yang sebaiknya digunakan.

2. Pendekatan Neo-Klasik

Disebut juga dengan Human Relations School. Pendekatan Neo Klasik ini muncul dari
serangkaian percobaan yang dilakukan oleh Elton Mayo antara tahun 1927 hingga 1932 pada
pabrik Hawthorne.

Percobaan yang dilakukan Elton Mayo sesungguhnya masih sejalan dengan konsep-konsep
Taylor, walaupun hasilnya ternyata menunjukkan kesimpulan yang berbeda.

Pendekatan Neo-Klasik ini terpusat pada aspek hubungan antar manusia dalam organisasi
dan kurang memperhatikan struktur pembagian tugas, wewenang dan tanggungjawab
ataupun anatomi organisasi.

Hal yang terakhir ini seringkali dianggap sebagai kelemahan utama dari pendekatan Neo-
Klasik.
3. Pendekatan Modern

Disebut juga dengan System School. Pendekatan ini menyatakan bahwa organisasi
dipengaruhi oleh keadaan lingkungannya, dan hanya organisasi yang bisa beradaptasi secara
tepat terhadap tuntunan lingkungan yang akan dapat mencapai keberhasilan.

Karena itu, bentuk dan cara pengelolaan organisasi haruslah disesuaikan dengan keadaan
lingkungannya agar organisasi itu bisa mencapai keberhasilan.