Anda di halaman 1dari 1

SAKSI DALAM PERNIKAHAN

Maleakhi 2:14
Tuhan menjadi saksi di dalam pernikahan. Janji dalam pernikahan bukan di hadapan manusia
tetapi di hadapan Tuhan, manusia akan lupa akan janji pernikahan kita tetapi Tuhan tidak akan
lupa.

Dua keputusan penting di dalam kehidupan:


1. Keputusan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat hidup saya; keputusan
ini menentukan nanti setelah kita mati masuk surga atau neraka.
2. Keputusan untuk menikah dengan seorang pria / wanita; keputusan ini menentukan
sekarang selama kita hidup akan seperti di surga atau seperti di neraka.

Pernikahan di dalam iman Kristen adalah pernikahan yang tidak boleh bercerai dengan alasan
apapun; yang artinya pernikahan adalah menerima ketidak-cocokan dengan ucapan syukur.
Karena itu pernikahan harus dipersiapkan dan didoakan secara matang dan khusus.

Keluarga akan menjadi tempat inti dan tempat utama; tempat lahir dan terbentuknya seorang
anak yang punya rencana Tuhan yang besar di dalamnya. Sebab itulah iblis akan sangat berusaha
menghancurkan keluarga dengan cara apapun; sehingga anak yang luar biasa tidak lahir dan
terbentuk.

Yesus dan keputusan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat adalah jalan keluar
dari segala permasalahan yang muncul dalam keluarga. Karena pernikahan adalah idenya Tuhan
dan bukan idenya manusia.

Kejadian 1:28
Keluarga diciptakan Tuhan untuk menerima berkat dan mengelola apa yang ada di dunia ini.
Kehadiran Tuhan akan selalu menjadi solusi dan jawaban di dalam Rumah Tangga.

Rumah Tangga:
1. Rumah itu bentuk fisik keluarga di bumi.
2. Tangga itu bentuk rohani keluarga penghubung antara Surga dengan bumi.

Efesus 5:22-33
Fondasi pernikahan adalah Kasih Yesus - kasih yang Agape:
1. Kasih yang berkorban.
2. Kasih yang memberi.
3. Kasih yang tanpa syarat.
4. Kasih yang tanpa pamrih.

Inilah yang akan membuat suami dan istri mau saling berkorban dan mengasihi satu dengan yang
lain.