Anda di halaman 1dari 3

SKENARIO TIMBANG TERIMA KEPERAWATAN

A. Strategi Pelaksanaan Timbang Terima Kepertawatan

Nursing Station
KARU : Assalamu alaikum wr.wb, sebelum kita melakukan timbang terima marilah kita
ucapkan puji syukur atas kehadirat Allah swt.. pada pagi hari ini pada tanggal 6 feb 2020 akan
dilakukan kegiatan timbang terima yang rutin kita lakukan setiap pergantian shif. Kepala perawat
pelaksana yang dinas malam dipersilahkan menjelaskan kondisi masing-masing pasien saat ini
keperawat pelaksana yang dinas pagi. Untuk masing-masing ketua tim saya persilahkan
menvalidasi data yang sudah ada untuk merencanakan tindakan keperawatan.

PP : Assalamu alikum wr.wb, terima kasih untuk kesempatan yang diberikan kepada saya untuk
menjelaskan pasien saat ini, jumlah pasien dari Tim 1 saat ini adalah 7 orang dengan tingkat
ketergantungan minimal 2 orang , parsial 1 orang, total tidak ada.
Identifikasi pasien yang 1 Pasien Bed 1 Tn A usia 36 tahun dengan diagnosis TBC, mengeluh
sesak RR 28x/mnt, pasien BAB dan BAK di tempat tidur, pasien bisa makan sendiri, mandi
dibantu dan berpakaian dibantu minimal.

Pasien bed 2 Tn C usia 40 tahun dengan diagnosis pneumonia mengeluh sesak RR 25x/mnt,
pasien bisa BAB dan BAK ke kamar mandi dengan dibantu. Makan dan minum bisa mandiri.

Pasien Bed 7 tn H usia 70 tahun dirawat di ruang jeruk RS Sehat Selalu diagnosa medis PPOK.
Sudah 5 hari dirawat tapi tidak ada perkembangan yang membaik. Keluhan utama sesak napas. 3
hari sebelum masuk RS penderita batuk (+), dahak kental warna kekuningan, panas (-). 1 hari sebelum
masuk RS penderita mengeluh sesak terus-menerus, namun tidak mengganggu aktivitas. Karena sesak
makin bertambah kemudian penderita berobat ke RSUD. Satu minggu sebelum masuk RS UMM
penderita batuk (+), dahak warna putih, panas (-). 3 hari sebelum masuk RS penderita mengeluh batuk
(+), dahak kental warna kekuningan, panas (-). Penderita merasa tubuh lemas. 1 hari sebelum masuk RS
penderita mengeluh sesak terus-menerus, namun tidak mengganggu aktivitas. Dahak semakin banyak,
kental, warna kuning. Panas (+). Keringat malam hari (-), batuk darah (-), nyeri dada (-), dada berdebar-
debar (-), mual (-), muntah (-), BAK dan BAB tidak ada keluhan. ± 8 jam sebelum masuk RSUD Kartini,
penderita mengeluh sesak nafas, dirasakan makin bertambah dan mengganggu aktivitas. Sesak makin
berat dengan aktivitas. Riwayat kaki bengkak (-), terbangun di malam hari karena sesak (-). Riwayat
kontak dengan penderita dengan batuk lama (+), yaitu adik penderita. Riwayat merokok (+) 1 pak/hari,
berhenti 6 tahun yang lalu. Pasien pernah dirawat di RS tahun 2007 karena sesak. Penderita dirawat
kurang lebih 1 minggu, pulang dengan keadaan membaik. Hipertensi (+), tidak kontrol teratur, Diabetes
Melitus (-), penyakit jantung (-), asma (-), pengobatan TB sebelumnya (-). Adik penderita yang tinggal 1
rumah, menderita batuk > 3 minggu.
Penderita tidak bekerja. Memiliki 4 orang anak yang sudah mandiri. Penderita tinggal 1 rumah dengan
adiknya. Biaya pengobatan ditanggung ASKESKIN. Kesan sosial ekonomi : kurang.
Pasien sadar, tampak lemah, terpasang kanul oksigen, terpasang infus di lengan kanan bagian bawah.
Tanda Vital: N: 88 x / menit, TD : 170/100 mmHg, RR : 26x/menit, regular, S : 38,2°C
BB = 46kg PB = 162 cm BMI= 17,6
Kepala : mesosefal, turgor dahi cukup
Rambut : hitam, tidak mudah dicabut.
Kulit : sianosis (-), ikterik (-).
Mata : cekung (-), conjungtiva palpebra anemis (–/–), sklera ikterik (-/-)
Hidung : epistaksis (-), nafas cuping (-)
Telinga : discharge (–), nyeri tragus (-)
Mulut : bibir kering (-), selaput lendir kering (-), sianosis (–)
Lab. Darah (26 Desember 2015)
Hb : 11,4 g/dl
Leuko : 16.100 /mmk
Ht : 31,7%
GDS : 156
Trombosit : 406.000

KARU :Terima kasih untuk perawat pelaksana yang telah menyampaikan kondisi pasien saat ini,
mungkin ada yang perlu ditambahkan dari masing-masing ketua Tim untuk menvalidasi data.
Kalau tidak ada tambahan mari kita langsung saja menuju keruangan pasien.

KONFERENS SAAT BERADA DIRUANGAN PASIEN


KARU : Assalamu Alaikum Wr.Wb, bagaimana keadaan bapak saat ini? Seperti biasa pak, kita
disini akan melakukan kegiatan timbang terima yang rutin setiap pergantian sift, tujuan dari
timbang terima ini adalah mengkomunikasikan keadaan bapak sekarang dan menyampaikan
informasi yang penting antara sift jaga. Perkenalkan pada perawat pelaksana sift ada
mba.........dan mba.....yang akan bertugas menggantikan perawat pelaksana sift sebelumnya.
Masing-masing perawat pelaksana yang dinas melakukan validasi langsung ke pasien.

PP : Bagaimana keadaannya pak hari ini apakah sudah ada perkembangan yang lebih baik dari
sebelumnya ?

Pasien : ini masih sesak sus

PP (Sore) : baik.. apalagi yag bapak rasakan? namun bapak jangan terlalu cemas karena sudah
ada terapi obat......yang diberikan dokter.......untuk mengatasi masalah yang diderita bapak saat
ini, (perawat memberikan posisi senyaman mungkin pada pasien) bapak tidak perlu sungkan bila
memerlukan bantuan, kami akan selalu siap memberikan pelayanan yang terbaik. Demikan
perawat pelaksana shif menanyakan secara bergantian keluhan dari semua pasien yang ada
dikamar perawatan untuk menvalidasi data yang dilaporkan oleh perawat pelaksana shif
sebelumnya

KARU : Sebulum saya akhiri mungkin ada tambahan atau koreksi yang perlu didiskusikan
kembali ? Jika tidak ada marikita kembali ke nurse station.
Post Konferrence

KARU : Kita tadi sudah bersama-sama melakukan kegiatan timbang terima. Saya berharap
dengan adanya kegiatan ini proses pendelegasian tugas antara shif bisa jelas dan terstruktur.
Mungkin dari pasien yang tadi ada yang harus di diskusikan lagi? Perawat pelaksana
mengklasifikasikan hasil validasi kepada karu, katim, serta perawat pelaksana yang dinas shif
selanjutnya

PP : Tidak, saya rasa semua sudah di jelaskan.

KARU : Terima kasih atas kerjasamanya dari ketua tim beserta perawat pelaksana yang telah
bekerja dengan baik. Demikian tadi timbang trima ini semoga apa yang telah kita lakukan hari
ini bernilai ibadah dihadapan Tuhan Yang Maha Esa, dan kita diberikan kelancaran dalam
melaksanakan tugas masing-masing. Tetap semangat dan tunjukkan sikap profesionalisme kita
sebagai perawat. Demikian saya akhiri wasalamu alaikum wr.wb ( sambil berjabat tangan dengan
semua anggota timbang terima)