Anda di halaman 1dari 13

BRIGADE INFANTERI MEKANIS 16/WY

BATALYON INFANTERI MEKANIS 521/DY

Surat Perintah
Nomor Sprin / 254 / VII /2019

Menimbang : bahwa untuk pelaksanaan latihan menembak senjata ringan


Triwulan III Yonif Mekanis 521/DY TA. 2019, perlu dikeluarkan surat
perintah.

Dasar : 1. Surat Telegram Danbrigif Mekanis 16/Wira Yudha Nomor


STR/77/2019 tanggal 25 Juni 2019 tentang perintah merencanakan,
menyiapkan dan menyelenggarakan latihan menembak senjata
ringan Triwulan III Yonif Mekanis 521/DY TA. 2019; dan

2. Pertimbangan Komandan dan Staf Yonif Mekanis 521/DY.

DIPERINTAHKAN

Kepada : Letnan Satu Inf Rendra Akbar, S.T.Han. NRP 11130008120690


Jabatan Danton Ranpur Kipan A Yonif Mekanis 521/DY.

Untuk : 1. Seterimanya surat perintah ini disamping tugas dan tanggung


jawab jabatan sehari-hari, ditugaskan untuk merencanakan,
menyiapkan dan menyelenggarakan latihan menembak senjata
ringan Triwulan III Yonif Mekanis 521/DY TA. 2019;

2. Dalam pelaksanaan latihan menembak senjata ringan agar


berpedoman pada Direktif Latihan ( Terlampir );

3. Laporkan rencana dan hasil pelaksanaan latihan disertai


evaluasi kepada Danyonif Mekanis 521/DY paling lambat 1 (satu)
minggu sebelum dan setelah pelaksanaan latihan;

4. Adakan koordinasi sebaik-baiknya dengan semua pihak yang


terkait demi kelancaran pelaksanaan latihan; dan

5. Melaksanakan perintah ini dengan penuh rasa tanggung


jawab.

Selesai.
Dikeluarkan di : Kediri
pada tanggal : 03 Juli 2019
a.n. Komandan Yonif Mekanis 521/DY
Wadan,

Tembusan : Sugeng Riyadi


Mayor Inf NRP 1060014540783
1. Irdam V/Brawijaya
2. Asops Kasdam V/Brawijaya
3. Danbrigif Mekanis 16/WY
BRIGADE INFANTERI MEKANIS 16/WY Lampiran Sprin Danyonif Mekanis 521/DY
BATALYON INFANTERI MEKANIS 521/DY Nomor Sprin / 254 / VII / 2019
Tanggal 03 Juli 2019

DIREKTIF LATIHAN

Tentang

LATIHAN MENEMBAK SENJATA RINGAN TRIWULAN III


YONIF MEKANIS 521/DY TA. 2019

PENDAHULUAN

1. Umum.

a. Prinsip latihan yang dilaksanakan secara bertahap, bertingkat dan berlanjut


harus dipedomani agar latihan dapat mencapai tujuan dan sasaran yang telah
ditentukan seperti yang telah diatur dalam siklus latihan. Untuk menjamin kegiatan
latihan menembak senjata ringan dapat berjalan aman, lancar dan mencapai tujuan
dan sasaran yang diharapkan, maka kegiatan yang dilaksanakan harus mengacu
pada tahapan penyelenggaraan latihan yang meliputi perencanaan, persiapan,
pelaksanaan pengawasan dan pengendalian serta pengakhiran.

b. Penyelenggaraan latihan menembak senjata ringan Triwulan III Yonif


Mekanis 521/DY mutlak dilakukan dalam rangka memelihara dan meningkatkan
kemampuan para prajurit dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada.

c. Agar pelaksanaan latihan menembak senjata ringan Triwulan III dapat


diselenggarakan dengan aman, lancar serta dapat mencapai tujuan dan sasaran
latihan maka perlu dikeluarkan direktif latihan sebagai pedoman bagi
penyelenggara dalam merencanakan, menyiapkan dan menyelenggarakan latihan
menembak senjata ringan Triwulan III TA. 2019.

2. Dasar.

a. Surat Telegram Danbrigif Mekanis 16/Wira Yudha Nomor STR / 102 / 2019
tanggal 27 Mei 2019 tentang perintah merencanakan, menyiapkan dan
menyelenggarakan latihan menembak senjata ringan Triwulan III Yonif Mekanis
521/DY TA. 2019; dan

b. Program kerja Yonif Mekanis 521/DY TA. 2019 bidang operasi khususnya
latihan.

c. Pertimbangan Komandan dan Staf Yonif Mekanis 521/DY.


2

3. Maksud dan tujuan.

a. Maksud. Untuk memberikan petunjuk dan arahan bagi penyelenggara


latihan dalam merencanakan, menyiapkan dan menyelenggarakan latihan
menembak senjata ringan Triwulan III Yonif Mekanis 521/DY TA. 2019.

b. Tujuan. Agar dapat digunakan sebagai pedoman bagi penyelenggara


latihan sehingga didapat kesamaan pola pikir dan pola tindak dalam
merencanakan, menyiapkan, menyelenggarakan serta mengevaluasi hasil
pelaksanaan latihan menembak senjata ringan Triwulan III untuk mencapai sasaran
dan tujuan latihan secara optimal.

PETUNJUK UMUM PENYELENGGARAAN LATIHAN

4. Penanggung jawab Latihan.

a. Komandan Yonif Mekanis 521/DY bertanggung jawab dalam pengawasan


dan pengendalian latihan menembak senjata ringan Triwulan III TA. 2019.

b. Komandan latihan bertanggung jawab dalam merencanakan, menyiapkan,


menyelenggarakan, pengawasan dan pengendalian latihan menembak senjata
ringan Triwulan III TA. 2019.

5. Tujuan Latihan. Memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak


senjata pistol dan senapan untuk tingkat perorangan yang berada di satuan Yonif
Mekanis 521/DY.

6. Sasaran Latihan.

a. Kuantitatif :

1) Senapan. Seluruh personel Yonif Mekanis 521/DY sejumlah 485


orang.

2) Pistol. Seluruh personel Perwira, Bintara Juryar/Bamin Ki dan


Provost .

b. Kualitatif :

1) Senapan :

a) Mampu melaksanakan tembak tempur cepat (TTC) dengan


batas lulus minimal perkenaan 4 butir dari 6 butir munisi.

b) Lulus melaksanakan tembak tempur cepat (TTC) dengan


batas lulus minimal perkenaan 4 butir dari 6 butir munisi.
3

c) Mampu melaksanakan tembak tepat penilaian jarak 100 M 3


sikap dengan nilai minimal 240 (Tiarap 90, Duduk/berlutut 80, Berdiri
70)

d) Mampu melaksanakan tembak tempur malam dengan batas


lulus minimal perkenaan 5 butir dari 8 butir munisi.

2) Pistol. Mampu melaksanakan tembat tepat jarak 20 M dengan nilai


minimal 75.

7. Materi latihan.

a. Tembak Senapan. Melaksanakan tembak tempur cepat (TTC), tembak


tepat/penilaian jarak 100 Meter dan tembak tempur malam (TTM) dengan rincian
kegiatan sebagai berikut :

a) Bulan Juli melaksanakan tembak tempur cepat (TTC) :

(1) Munisi : 12 butir 2 seri @ 6 butir.


(2) Sikap : Berdiri dan tiarap tidak tersandar.
(3) Waktu : 40 detik.
(4) Batas Lulus : Minimal perkenaan 4 butir.
(5) Lesan : Dada tidak bernilai.
(6) Jarak : 80 M (kedudukan awal sikap berdiri) bergerak
menuju jarak 70 M (kedudukan penembakan
sikap berdiri) bergerak menuju jarak 50 M
(kedudukan penembakan sikap tiarap).

b) Bulan Agustus melaksanakan Evaluasi tembak tempur cepat (TTC) :

(1) Munisi : 12 butir 2 seri @ 6 butir.


(2) Sikap : Berdiri dan tiarap tidak tersandar.
(3) Waktu : 40 detik.
(4) Batas Lulus : Minimal perkenaan 4 butir.
(5) Lesan : Dada tidak bernilai.
(6) Jarak : 80 M (kedudukan awal sikap berdiri) bergerak
menuju jarak 70 M (kedudukan penembakan
sikap berdiri) bergerak menuju jarak 50 M
(kedudukan penembakan sikap tiarap).

c) Bulan September melaksanakan tembak tepat/penilaian jarak 100


Meter dan tembak tempur malam :

(1) Tembak tepat/penilaian jarak 100 M 3 sikap.

(a) 3 butir tembak koreksi jarak 100 Meter, lesan L1 sikap


tiarap tidak tersandar.

(b) 30 butir tembak tepat/penilaian 3 sikap (tiarap,


duduk/berlutut dan berdiri) @ 10 butir.
4

(2) Tembak tempur malam (TTM).

(1) Munisi : 10 butir 1 seri (2 butir drill tembak malam


dilaksanakan siang hari, 4 butir tembak
jarak 50 Meter dan 4 butir tembak jarak
25 Meter).
(2) Sikap : Tiarap tidak tersandar.
(3) Batas Lulus : Minimal perkenaan 5 butir.
(4) Lesan : Tubuh 2 buah tidak bernilai.

d) Tabel materi dan indek munisi latbakjatri senapan TW III TA. 2019.

NO MATERI MUNISI KET PELAKS


1 2 3 4 5
1 Tembak 12 butir a. Munisi 12 butir, 2 seri @ 6 butir. Juli
Tempur b. Sikap berdiri dan tiarap tidak
Cepat (TTC) tersandar
c. Waktu 40 detik.
d. Batas lulus minimal perkenaan 4
butir.
e. Lesan dada tidak bernilai timbul
tenggelam.
f. Sikap awal jarak 80 M
g. Sikap menembak pada jarak 80 M
berdiri.
h. Sikap Menembak pada jarak 70 M
berdiri.
i. Sikap Menembak pada jarak 50 M
tiarap.
2 Evaluasi 12 butir a. Munisi 12 butir, 2 seri @ 6 butir. Agustus
Tembak b. Sikap berdiri dan tiarap tidak
Tempur tersandar
Cepat (TTC) c. Waktu 40 detik.
d. Batas lulus minimal perkenaan 4
butir.
e. Lesan dada tidak bernilai timbul
tenggelam.
f. Sikap awal jarak 80 M
g. Sikap menembak pada jarak 80 M
berdiri.
h. Sikap Menembak pada jarak 70 M
berdiri.
i. Sikap Menembak pada jarak 50 M
tiarap.
5

3 Tembak 33 butir Personel yang belum lulus dan sudah September


tepat jarak lulus nilai 240 :
100 meter
a. 3 butir tembak koreksi jarak 100
meter lesan L1 dengan sikap tiarap
tidak tersandar.

b. 30 butir tembak tepat/penilaian 3


sikap (Tiarap, duduk/berlutut dan
berdiri) @ 10 butir.

Ket :

a. Personel yang belum lulus sikap


tiarap/duduk/berdiri
- 3 butir tembak koreksi jarak 100
meter lesan L1 dengan sikap tiarap
tidak tersandar.
- 20 butir tembak tepat/penilaian 2
seri sikap yang belum lulus.
b. untuk pengajuan munisi tiap satuan
sebanyak 33 butir X jumlah
personel menembak.
c. jumlah penggunaan munisi tercatat
dalam buku daftar penggunaan
munisi dan ditanda tangani masing-
masing personel.
d. kelebihan munisi dicatat dan
digunakan untuk Latbakjatri tahun
berikutnya.
4 Tembak 10 butir a. Munisi 10 butir, 1 seri @ 10 butir. September
Tempur b. 2 butir drill tembak malam.
Malam dilaksanakan siang hari.
(TTM) c. 4 butir jarak 50 Meter dan 4 butir
jarak 25 Meter.
d. Sikap tiarap tidak tersandar.
e. Batas lulus minimal perkenaan 5
butir.
f. Lesan tubuh 2 buah tidak bernilai.
Jumlah 67 butir
6

b. Tembak Pistol. Bulan Juli/Agustus dan September melaksanakan


tembak tepat/penilaian jarak 20 M dengan rincian kegiatan sebagai berikut ::

1) Tembak Pengelompokan :

1) Jarak : 20 m.
2) Munisi : 3 butir.
3) Lesan : Lesan LP.
4) Sikap : Berdiri 2 Tangan.

2) Tembak Tepat/penilaian :

1) Jarak : 20 m.
2) Munisi : 10 butir.
3) Lesan : Lesan LP.
4) Sikap : Berdiri 2 Tangan.

3) Tabel Materi dan indeks munisi Latbak Jatri Pistol Triwulan III TA.
2019 :

NO MATERI MUNISI KET PELAKS


1 2 3 4 5
1 Tembak 13 a. 3 butir tembak pengelompokan April/Mei
tepat jarak lesan LP sikap berdiri dengan 2
20 meter tangan

b. 10 butir tembak tepat/penilaian


lesan LP sikap berdiri dengan 2
tangan

2 Tembak 13 a. 3 butir tembak pengelompokan Juni


tepat jarak lesan LP sikap berdiri dengan 2
20 meter tangan

b. 10 butir tembak tepat/penilaian


lesan LP sikap berdiri dengan 2
tangan

Jumlah 26 butir

c. Ketentuan Umum.

1) Hasil latihan menembak setiap prajurit dicatat dalam buku saku hasil
latihan dan buku saku prajurit , hal ini wajib dilaksanakan dengan maksud
agar secara perorangan maupun satuan dapat mengetahui perkembangan
hasil latihan yang digunakan sebagai bahan evaluasi bagi pembinaan
prajurit di satuan, laporan latbakjatri dihimpun oleh Dansat dan dilaporkan
kepada Danbrigif mekanis 16/WY melalui email opsbrigif16@yahoo.co.id
dengan tembusan Pangdam V/Brawijaya up Asops Kasdam V/Brawijaya
melalui email opslat.sopsdamv@gmail.com serta kepada Kasad up Asops
Kasad melalui email binlatsopsad91@yahoo.com.
7

2) Dalam pelaksanaan latbakjatri, pistol maupun senapan agar


penyelenggara latihan memanfaatkan para pelatih/personel yang telah
mengikuti MTT Tih menembak baik tersebar maupun terpusat, materi yg
diajarkan/diterima pada pelaksanaan MTT Tih menembak wajib
dilaksanakan di satuan.

3) Dalam pelaksanaan latihan menembak senjata ringan, agar


penyelenggara latihan menyesuaikan dengan Bujuk Nik Garlat dan bujuknis
tentang latbakjatri Skep Kasad no Skep/44/I/2016 tanggal 27 Januari 2016
dan naskah penjelasan tentang bujuknis latbakjatri Skep Kasad no
Skep/44/I/2016 tanggal 27 Januari 2016 (naskah MTT menembak).

4) Standar penilaian :

a) Latbakjatri Senapan :

(1) Sikap Tiarap = 90.


(2) Sikap Duduk = 80
(3) Sikap Berdiri = 70.

b) Latbakjatri Pistol Jarak 20 M dengan nilai minimal 75.

c) Bagi personel yang tidak mencapai standar nilai pada salah


satu sikap, maka tidak diperbolehkan untuk melanjutkan ke sikap
berikutnya contoh apabila sikap tiarap tidak mencapai nilai standar 90
maka prajurit tersebut tidak diperbolehkan melanjutkan sikap duduk,
demikian juga dengan menembak pistol, apabila jarak 15 meter tidak
mencapai nilai standar 80 maka prajurit tersebut tidak diperbolehkan
melanjutkan pada jarak 20 meter.

d) Perlengkapan yang digunakan selama pelaksanaan Latbakjatri


TW III TA. 2019 :

(1) Pakaian PDL TNI;


(2) Tutup kepala menggunakan Helm;
(3) Draghriem; dan
(4) Kopel yang dilengkapi dengan tas Magazen.

e) Pelaksanaan kegiatan Latbakjatri agar setiap prajurit


menembak 1 (satu) lesan/orang guna memudahkan penilaian dan
evaluasi.

f) Membuat buku pengeluaran munisi sesuai surat telegram


Danbrigif Mekanis 16/WY nomor ST/525/2017 tanggal 07 Oktober
2017 tentang pengeluaran munisi di satuan.

g) Sisa munisi latihan agar dikembalikan ke Paldam V/Brw.

8. Macam dan Methode Latihan.


8

a. Macam : Latihan teknis.


b. Methode : Praktek.

9. Tempat Latihan.

a. Lapbak Brigif Mekanis 16/WY.


b. Lapbak Kipan C Yonif Mekanis 521/DY di Tuban.

10. Waktu Latihan.

a. Senapan. Melaksanakan Latbakjatri pada setiap bulan sepanjang TW III


TA. 2019.

b. Pistol. Melaksanakan Latbakjatri pada setiap TW 2 kali selama


TA. 2019.

11. Peserta Latihan.

a. Penyelenggara. Letnan Satu Inf Rendra Akbar, S.T.Han. NRP


11130008120690 Jabatan Danton Ranpur Kipan A Yonif Mekanis 521/DY.

b. Pelaku. Seluruh personel Yonif Mekanis 521/DY.

12. Referensi.

a. Buku Petunjuk Induk tentang Latihan PI : KDL-3.1. sesuai Surat


Keputusan Kasad Nomor Skep/311/IX/2002 tanggal 12 September 2002;

b. Buku Petunjuk Pembinaan tentang Pembinaan Latihan PB : KDL-3.1


sesuai Surat Keputusan Kasad Nomor Skep/10/I/2003 tanggal 28 Januari 2003;

c. Buku Petunjuk Administrasi tentang Garlat PA : KDL-3.2. sesuai


Perkasad Nomor Perkasad/35-02/XI/2012 tanggal 27 Desember 2012;

d. Bujuknis tentang penyusunan produk latihan (Direktif latihan, RGB,


Renlat, Renlap dan Laporan latihan) sesuai Keputusan Kasad KEP/500/VII/2015
tanggal 29 Juli 2015;

e. Buku Petunjuk Tehnik tentang Latihan Menembak Senjata Ringan


sesuai Surat Keputusan Kasad Nomor Skep/44/I/2016 tanggal 27 Januari 2016;
dan

f. Naskah penjelasan tentang Bujuknis Latbakjatri Kep Kasad nomor


Kep/44/I/2016 tanggal 27 Januari 2016 (Naskah MTT Menembak).

g. Buku Petunjuk Teknis tentang Kemahiran Menembak Kep Kasad Nomor


Kep/45/I/2016 tanggal 27 Januari 2016.
9

13. Dukungan Latihan. Menggunakan dukungan anggaran latihan Triwulan III


TA. 2019 sebesar Rp. 15.000.000,- .

14. Penekanan khusus.

a. Laksanakan perencanaan dan persiapan secara intensif sesuai


bidang latihan yang berlaku di lingkungan TNI AD.

b. Perhatikan efisiensi dalam setiap pelaksanaan kegiatan baik pada


tahap perencanaan, persiapan dan pelaksanaan maupun pengakhiran.

c. Perhatikan faktor-faktor dominan dalam penyelenggaraan latihan


diantaranya kepedulian Dansat, menejemen latihan, Nikgarlat, Wasdallat, hal
tersebut harus benar-benar diterapkan secara konsekuen dan bertanggungjawab
sehingga tujuan dan sasaran latihan dapat tercapai secara optimal.

d. Utamakan faktor keamanan personil dan materiil dalam setiap


kegiatan latihan serta cegah dan hindari kerugian yang tidak perlu serta adakan
koordinasi dengan semua pihak yang terkait untuk kelancaran penyelenggaraan
latihan.

e. Pedomani buku induk bidang pembinaan latihan sesuai di PPPA TA.


2019.

f. Perhatikan tentang tata tertib Minlat dan Wabku dalam setiap


program latihan, cegah adanya penyimpangan-penyimpangan dan lakukan
manajemen tata kelola keuangan secara benar serta salurkan anggaran latihan
sesuai peruntukannya.

g. RGB, Renlat dibuat 1 (satu) kali tiap TW dan Renlap serta Laporan
dibuat setiap pelaksanaan.

h. Laksanakan drill menembak berulang-ulang hingga prajurit mahir


menguasai tehnik menembak dengan benar sesuai tehnik MTT Tih Bak.

i. Keterbatasan dukungan munisi hendaknya disiasati oleh Komandan


Satuan secara kreatif dengan pengembangan tehnik penyelenggaraan kegiatan
menembak agar tetap mencapai sasaran serta cegah penyalahgunaan munisi
latihan dengan membuat laporan penggunaan dan pengembalian munisi serta
dilarang menggunakan munisi BP yang ada di satuan untuk memenuhi kebutuhan
latihan.

j. Laporan pelaksanaan latihan harus jujur sesuai hasil di lapangan


untuk dapat menggambarkan peningkatan kemampuan anggota, sehingga dapat
dievaluasi yang lebih realistis.

k. Tata cara penilaian harus sesuai dengan penilaian secara nyata dan
dijumlah sehingga ketemu nilai satuan.
10

l. Adakan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk kelancaran


penyelenggaraan latihan.

m. Laporkan rencana dan hasil pelaksanaan latihan disertai evaluasi


kepada Danyonif Mekanis 521/DY paling lambat 1 (satu) minggu sebelum dan
setelah selesai latihan.

PENUTUP

15. Hal-hal yang belum tercantum dalam direktif ini agar dikoordinasikan dengan
pejabat terkait.

16. Direktif ini agar dijadikan pedoman dalam penyelengaraan latihan menembak
senjata ringan Triwulan III TA. 2019 dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung
jawab.

Dikeluarkan di : Kediri
pada tanggal : 03 Juli 2019
a.n. Komandan Yonif Mekanis 521/DY
Wadan,

Sugeng Riyadi
Mayor Inf NRP 1060014540783
BRIGADE INFANTERI MEKANIS 16/WY
BATALYON INFANTERI MEKANIS 521/DY

BERANI, BIJAKSANA, PANTANG MUNDUR, SUCI


2

KEDIRI, 03 0 JULI 2019