Anda di halaman 1dari 14

LAPORAN KEGIATAN

PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN


(PKB)

NAMA : HAFIDAH NURNGAINI, M.Pd


NIP : 19851019 201101 2 013
PANGKAT/GOL.RUANG : Penata Muda Tk-1, III-b
JABATAN FUNSIONAL GURU : Guru Pertama
INSTANSI/ SEKOLAH : SMK Negeri NGAMBON
ALAMAT SEKOLAH :
JALAN : Jl.Raya Ngambon No. 405 B
DESA : NGAMBON
KECAMATAN : NGAMBON
KABUPATEN : Bojonegoro
PROPINSI : Jawa Timur

PEMERINTAH KABUPATEN BOJONEGORO


DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI NGAMBON
LAPORAN PENGEMBANGAN DIRI

NAMA : HAFIDAH NURNGAINI, M.Pd


NIP : 19851019 201101 2 013
ASAL SEKOLAH : SMK NEGERI NGAMBON

PEMERINTAH KABUPATEN BOJONEGORO


DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI NGAMBON

IDENTITAS GURU
Nama : HAFIDAH NURNGAINI, M.Pd

NIP : 19851019 201101 2 013

Tempat Tanggal Lahir : Sragen, 19 Oktober 1985

Jenis Kelamin : Perempuan

Pangkat/Gol. Ruang/TMT : Penata Muda Tk-1, III-b

Jenis Guru : Guru Mata Pelajaran Kimia

Tugas Tambahan : -

Jabatan Fungsional Guru : Guru Pertama

Nama Sekolah : SMK Negeri NGAMBON

Alamat Sekolah : Jl. Raya Ngambon No. 405B

Desa NGAMBON, Kecamatan NGAMBON

Kabupaten Bojonegoro, Propinsi Jawa Timur

Alamat Rumah : Sidomulyo RT 12, Pengkol, Tanon, Sragen

Propinsi Jawa Tengah

ii
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI

Jenis Kegiatan Pengembangan Diri yang sudah saya lakukan adalah :

1. Kegiatan Pengembangan Diri (1)


Menjadi peserta pada kegiatan “Diklat pengembangan pembelajaran berbasis STEM”.

Ngambon, 31 Desember 2018

Mengetahui
Penilai PKB Guru yang dinilai,

(EDY SUROTO, S.Pd) (HAFIDAH NURNGAINI, M.Pd)


NIP. 19740125 19903 1 004 NIP. 19851019 201101 2 013

iii
KATA PENGANTAR

Undang – Undang Nomor 14 Tahun 2005, tentang guru dan dosen mengamanatkan bahwa guru
wajib meningkatkan kualifikasi akademiknya dan kompetensinya secara terus menerus sesuai dengan
perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan seni.

Sejalan dengan hal tersebut menurut Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara
dan Reformasi Birokrasi No.16 tahun 2009, tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya,
dimana jabatan fungsional guru saat ini menjadi jabatan ahli.

Demikian laporan kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan yang dapat kami lakukan
sebagai upaya peningkatan kompetensi dan keprofesionalan kami.

Ngambon, 31 Desember 2018


Penyusun,

HAFIDAH NURNGAINI, M.Pd


NIP. 19851019 201101 2 013

iv
DAFTAR ISI

LEMBAR SAMPUL ………………………………………………………………………………………………………………………. i


LEMBAR IDENTITAS ………………………………………………………………………………………......................……….. ii
LEMBAR PENGESAHAN ……..…………………………………………………………………...............................………. iii
KATA PENGANTAR …..……………………………………………………………………............................................... iv
DAFTAR ISI ……..……………………………............................................................................................…… v
A. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang …………………………………………………………........................... 1
2. Tujuan Umum ……………………………………………………………………………. 1
B. PELAKSANAAN PENGEMBANGAN DIRI
1. Pengembangan Diri (1)
1) Waktu Pelaksanaan dan Penyelenggaraan Kegiatan ……………………………….. 2
2) Jenis Kegiatan ………………………………………………………………………. 2
3) Tujuan Pengembangan Diri (PD) …………………………………………………... 2
4) Uraian Materi Pengembangan Diri (PD) …………………………………………… 2
5) Tindak Lanjut ………………………………………………………………………. 2
6) Dampak Pengembangan Diri ……………………………………………………….. 2

C. PENUTUP ................................................................................................................................. 3

LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. Format Rekapitulasi Kegiatan Pengembangan Diri
2. Fotokopi Surat Tugas dari Kepala Sekolah
3. Fotokopi Sertifikat/ Piagam Kegiatan
4. Makalah/ Materi Menjadi Peserta Dalam Kegiatan Pengembangan Diri (PD)

v
A. PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Sebagai tenaga pendidik, guru tidak hanya merasa puas dengan pengetahuan dan keterampilan
yang sudah dimiliki. Seorang guru sebagai tenaga profesional hendaklah berusaha mengembangkan
pengetahuan dan keterampilan sehingga layanan yang diberikan kepada peserta didik merupakan
layanan yang layak dan semakin berkualitas. Seorang guru yang profesional tidak hanya dituntut untuk
memiliki kinerja yang baik dalam melaksanakan tugas mengajar, mendidik, dan melatih peserta didik
saja melainkan juga harus melakukan pengembangan keprofesian berkelanjutan.
Kegiatan pengembangan diri bisa dilakukan melalui dua kegiatan yaitu diklat fungsional dan
kegiatan kolektif guru. Semua kegiatan yang dilakukan oleh guru di kelompok kerja atau KKG
termasuk ke dalam kegiatan kolektif guru, sedangkan kegiatan lain di luar KKG termasuk ke dalam
diklat fungsional. Kegiatan PKB yang lain adalah melakukan publikasi ilmiah yang bisa dilakukan di
tingkat sekolah dan nasional baik dipublikasikan secara umum maupun hanya ditujukan untuk
referensi perpustakaan sekolah. Sedangkan dalam kegiatan menemukan dan menciptakan karya-karya
inovatif dapat dilakukan oleh guru di tiap kesempatan baik dalam bentuk alat pelajaran, alat peraga
maupun alat praktikum dengan sifat sederhana ke komplek. (sesuai tabel pada Lampiran 1 DUPAK
Tahun 2010)
Seorang guru yang melaksanakan kegiatan pengembangan keprofesional berkelanjutan
(khususnya pengembangan diri), di samping akan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan
sebagai seorang guru, juga mendapat penghargaan dalam penilaian angka kredit yang dapat
diperhitungkan untuk perkembangan karirnya.

2. Tujuan Umum
Berdasarkan paparan latar belakang di atas, pengembangan diri yang dilakukan oleh penulis
memiliki tujuan di antaranya:
a. Mendapatkan pengetahuan dan keterampilan untuk dapat memberikan pelayanan dan informasi
yang lebih baik kepada peserta didik.
b. Mengumpulkan angka kredit yang disyaratkan untuk kenaikan pangkat/ jabatan setingkat lebih
tinggi.

1
B. PELAKSANAAN PENGEMBANGAN DIRI

Dalam kurun waktu 01 Januari sampai dengan 31 Desember 2018, penulis telah mengikuti 1 (satu)
kegiatan pengembangan diri (PD) dengan rincian sebagai berikut:

Pengembangn Diri 1

1. Waktu Pelaksanaan

Kegiatan dilaksanakan tanggal 25 Oktober – 03 November 2018

2. Jenis Kegiatan

Menjadi peserta pada kegiatan “Diklat pengembangan pembelajaran berbasis STEM”

3. Tujuan Pengembangan Diri

Tujuan dari pengembangan diri ini adalah:


a. Guru dapat memahami tentang pembelajaran berbasis STEM untuk SMK
b. Guru dapat membuatan perangkat dan penilaian pembelajaran berbasis STEM untuk SMK
4. Uraian Materi
Materi utama yang diberikan dalam pelatihan ini adalah pembelajaran berbasis STEM, perangkat dan

penilaian pembelajaran berbasis STEM

5. Tindak Lanjut

Tindak lanjut yang dilakukan setelah kegiatan pengembangan diri ini adalah guru dapat mengajar mata

pelajaran kimia dengan pendekatan baru yaitu pendekatan STEM.

6. Dampak Pengembangan Diri

Adapun dampak yang penulis rasakan dari pengembangan diri yang dilakukan adalah:

a. Penulis memiliki kesempatan untuk mempelajari pembelajaran berbasis STEM

b. Penulis dapat membuat perangkat pembelajaran berbasis STEM

C. PENUTUP
Pengembangan keprofesionalitas guru merupakan tuntutan dalam memberikan pelayanan di
bidang pendidikan. Sejalan dengan itu saya akan selalu meningkatkan kompetensi melalui berbagai
kegiatan yang relevan dengan tugas saya sehari-hari.
Banyak manfaat yang diperoleh mengikuti pengembangan diri, karena dalam kegiatan
pengembangan diri tersebut banyak hal-hal yang baru yang belum saya dapat, sehingga dengan mengikuti
kegiatan tersebut dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan menjadi lebih baik lagi.

3
LAMPIRAN-LAMPIRAN

1. Rekapitulasi Kegiatan Pengembangan Diri

Nama Materi PD/ Peran Waktu Nama Tempat Institusi


No
Kegiatan Kompetensi Guru Pelaksanaan Fasilitator Kegiatan Penyelenggara
1 Diklat - Pembelaj Peserta 25 Oktober PPPPTK SMK
pengembangan aran – 03 BOE Negeri
pembelajaran berbasis November Malang Kasiman
berbasis STEM 2018 Bojonegoro
STEM
LAMPIRAN-LAMPIRAN

1. Rekapitulasi Kegiatan Pengembangan Diri


2. Foto Copy Surat Tugas dari Kepala Sekolah
3. Foto Copy Sertifikat/ Piagam
4. Makalah/ Materi menjadi Peserta dalam Kegiatan Pengembangan Diri (PD)

LAMPIRAN 4
Makalah/ Materi menjadi Peserta dalam Kegiatan Pengembangan Diri (PD)
PENGEMBANGAN UNIT PEMBELAJARAN BERBASIS STEM

Tujuan : setelah mengkaji contoh unit pembelajaran STEM yang dikembangkan diharapkan Anda dapat
memahami penerapan pendekatan STEM dalam pembelajaran menggunakan model
pembelajaran PJBL atau 5E

Langkah Kegiatan:

a) Siapkan unit pembelajaran berbasis STEM


b) Kajilah seluruh komponen unit pembelajaran mulai bagian pendahuluan, pedoman guru dan
lampiran melalui kegiatan diskusi kelompok terpumpun menggunakan format-format berikut!
c) Rancanglah disain pembelajaran dan skenario pembelajarannya sesuai dengan mata pelajaran
yang Anda ampu

Disain Pembelajaran

Mata Pelajaran : Kimia


Kelas/Semester : X/ Genap

1. Disain pembelajaran
Topik/ Konsep Deskripsi Scientific & Enginering Crosscutting
Materi Esensial STEM Project Based Practice Concept
Learning
Elektrokimia - Reaksi 1. Reflection (Refleksi)  Membuat pernyataan dan Sebab Akibat
(Sel volta) oksidasi menemukan masalah
1) Peserta didik diminta
reduksi (enginering)
mengingat kembali
(Redoks)  Mengembangkan dan
materi reaksi oksidasi
- Prinsip dan reduksi, serta Menggunakan model.
kerja sel penentuan Bilangan  Merencanakan dan
volta Oksidasi. melakukan investigasi dan
- Penentuan 2) Peserta didik diminta
untuk mencari proses literasi.
potensial  Analisis & Interpretasi
reaksi oksidasi
sel reduksi yang terjadi
data.
dalam kehidupan
 Menggunakan pola
sehari-hari.
berpikir matematis dan
3) Peserta didik diminta
berpikir tentang komputasi.
konsep pemakaian aki
dalam kehidupan
sehari-hari dan
voltase yang  Membangun eksplanasi
dihasilkannya. (sains) dan mendesain
solusi (enginering).
2. Research (Penelitian)  Mendapatkan,mengevalua
Peserta didik berdiskusi
si dan
dan melakukan literasi
tentang : mengkomunikasikan

1) konsep pemakaian aki informasi.


dalam kehidupan
sehari-hari.
2) sel volta dan prinsip
kerja sel volta.
3) perhitungan potensial
sel dalam sel volta.
4) cara meramalkan
proses spontanitas
reaksi yang terjadi
berdasarkan hasil
perhitungan.

3. Discovery
(Penemuan)
Peserta didik,
1) Merancang kegiatan
praktikum sel volta.
2) Menyiapkan alat dan
bahan.
3) Menyusun alat dan
bahan praktikum.

4. Application
(Penerapan)
Peserta didik,
1) Melakukan
praktikum.
2) Melakukan
pengamatan dan
pencatatan.
3) Melakukan
pengukuran dengan
multitester.
4) Menganalisis hasil
praktikum.
5) Mengevaluasi
kegiatan praktikum,
termasuk biaya
proyek.

5. Communcation
(Komunikasi)
Peserta didik,
 Membuat presentasi,
mengkomunikasikan
hasil praktikum
melalui slide
presentasi.

2. Skenario Pembelajaran

Pertemuan 1.
Tahapan Pengalaman Belajar
1. Reflection (Refleksi) 1) Peserta didik diminta mengingat kembali materi
reaksi oksidasi dan reduksi, serta penentuan
Bilangan Oksidasi
2) Peserta didik diminta untuk mencari proses reaksi
oksidasi reduksi yang terjadi dalam kehidupan
sehari-hari
3) Peserta didik diminta berpikir tentang konsep
pemakaian aki dalam kehidupan sehari-hari dan
voltase yang dihasilkannya.

2. Research (Penelitian) Peserta didik berdiskusi dan melakukan literasi tentang:


1) konsep pemakaian aki dalam kehidupan sehari-
hari,
2) sel volta dan prinsip kerja sel volta
3) perhitungan potensial sel dalam sel volta
4) cara meramalkan proses spontanitas reaksi yang
terjadi berdasarkan hasil perhitungan.

3. Discovery (Penemuan) Peserta didik,


1) Merancang kegiatan praktikum sel volta
2) Menyiapkan alat dan bahan
3) Menyusun alat dan bahan praktikum

4. Application (Penerapan) Peserta didik,


1) Melakukan praktikum
2) Melakukan pengamatan dan pencatatan
3) Melakukan pengukuran dengan multitester
4) Menganalisis hasil praktikum
5) Mengevaluasi kegiatan praktikum, termasuk
biaya proyek

5. Communcation Peserta didik,


1) Membuat presentasi untuk mengkomunikasikan
(Komunikasi)
hasil praktikum melalui slide presentasi