Anda di halaman 1dari 7

Sebelum disahkan pada bulan maret 1950, berapa kali lambang garuda pancasila direvisi?

a. 2 kali

b. 3 kali

c. 4 kali

d. 5 kali

e. 6 kali

Jawaban A

Terpilihlah dua rancangan lambang negara terbaik, yakni karya Muhammad Yamin dan Sultan Hamid II.
Namun, rancangan yang diterima oleh pemerintah dan DPR adalah karya Sultan Hamid II.

Revisi 1
Saat itu juga dilakukan perbaikan rancangan, yakni dengan mengganti pita merah putih yang
dicengkeram Garuda dengan pita putih berisi semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

Pada 15 Februari 1950, Presiden Soekarno memperkenalkan lambang negara untuk yang pertama kalinya
kepada rakyat Indonesia di Hotel Des Indes, Jakarta.

Ketika itu Burung Garuda dalam lambang negara karya Sultan Hamid II kala itu memiliki kepala botak
(belum berjambul seperti sekarang).

Revisi 2
Atas masukan Presiden Soekarno kala itu, cengkraman burung terhadap pita yang semula menghadap ke
belakang diganti menghadap ke depan.
Rancangan final lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk
dipertimbangkan, karena adanya keberatan terhadap gambar burung garuda dengan tangan dan bahu
manusia yang memegang perisai dan dianggap bersifat mitologis.

Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Mohammad
Hatta sebagai perdana menteri.

Prinsip kerja dari Kabinet Ampera adalah...


a. Eka dharma
b. Dwi Dharma
c. Tri Dharma
d. Catur Dharma
e. Panca Dharma

B. Dwi Dharma

Tugas pokok Kabinet Ampera berdasarkan TAP MPRS No. XII Tahun 1966 adalah mewujudkan:
Mewujudkan stabilitas politik.
Mewujudkan stabilitas ekonomi,
dan dikenal sebagai Dwidharma.

Sedangkan programnya atau program "Catur Karya" adalah sebagai berikut.


:cherry_blossom: Memperbaiki peri kehidupan rakyat terutama di bidang sandang dan pangan.

:cherry_blossom: Melaksanakan pemilihan dalam batas waktu seperti dicantumkan dalam ketetapAn
MPRS No. XI/MPRS/1966.

:cherry_blossom: Melaksanakan politik luar negeri yang bebas aktif untuk kepentingan nasional sesuai
dengan ketetapan MPRS No. XI/MPRS/1966.

:cherry_blossom: Melaksanakan perjuangan anti imperalisme dan kolonialisme dalam segala bentuk dan
manifestasinya.

Pangeran Diponegoro ditangkap dan ditawan di Batavia, kemudian di Manado.


Selanjutnya Pangeran Diponegoro ditawan di Makassar, tepatnya di...
a. Benteng Vredeburg
b. Benteng Rotterdam
c. Benteng Fort Speelwijk
d. Benteng Fort de Kock
e. Benteng Fort Vastenburg

Jawaban B

Di tahun 1830, Diponegoro diasingkan ke Benteng Amsterdam, Manado, Sulawesi Utara. Dalam
perjalanannya menurut alkisah, beliau sempat melakukan perlawanan kepada serdadu pasukan
Pemerintah Hindia Belanda.

Di tahun 1833 Diponegoro kembali diasingkan ke Benteng Fort Rotterdam, Makassar. Tempat perasingan
terakhir hingga beliau menghembuskan nafas terakhirnya di tahun 1855.

Untuk mengamankan Ir. Soekarno dan Moh. Hatta golongan pemuda membawanya ke Rengasdengklok
dengan alasan?
a. tempat itu sangat keramat dan sulit dijangkau
b. terpencil dari jalan raya antara Jakarta-Cirebon sehingga dapat mengawasi tentara Jepang yang akan
datang ke Rengasdengklok
c. di sana banyak pohon-pohon besar dan binatang buas sehingga cukup aman
d. tentara Jepang belum tahu tempat itu sehingga Ir. Soekarno-Moh.Hata tak akan ditemukan tentara
Jepang
e. Rengasdengklok tempat khusus yang disiapkan golongan muda untuk menculik Soekano-Hatta

Jawaban B
Golongan pemuda membawa IR soekarno dan Hatta ke rengasdengklok karena dari segi geografis,
Rengasdengklok merupakan daerah yang letaknya terpencil, sehingga golongan muda dapat dengan
mudah melakukan deteksi setiap gerakan tentara Jepang yang menuju ke Rengasdengklok, baik dari
arah Jakarta, Bandung, atau Jawa Tengah.Kota ini dianggap paling aman dan paling strategis.

Tokoh nasionalis yang dipanggil ke Dalat, Vietnam, adalah....


a. Ir. Soekarno, Ahmad Subardjo, dan Moh. Hatta
b. Moh. Hatta, Kasman Singodimejo, dan Sukarni
c. Radjiman Wediodiningrat, Ir. Soekarno, dan Moh. Hatta
d. Radjiman Wediodiningrat, Ahmad Subardjo, dan Ir. Soekarno
e. Moh. Hatta, Wikana, dan Darwis

Jawaban C
Dalat, Saigon, Vietnam, 12 Agustus 1945, pukul 10 pagi. Insinyur Soekarno, Doktorandus Mohammad
Hatta, dan Dokter Radjiman Wedyodiningrat diterima Panglima Angkatan Perang Jepang untuk Asia
Tenggara, Jenderal Terauchi.
Ketiga tokoh pergerakan Indonesia itu diberitahu bahwa Pemerintah Jepang sudah memutuskan akan
memberikan kemerdekaan kepada Indonesia. "Kapan pun bangsa Indonesia siap, kemerdekaan boleh
dinyatakan." Itulah yang diucapkan Jenderal Terauchi pada pertemuan tersebut. Meskipun demikian,
Jepang menginginkan kemerdekaan Indonesia pada 24 Agustus.

Demi perkembangan demokrasi, BP-KNIP mengajurkan rakyat untuk mendirikan partai-partai politik
sebagai pembuktian bahwa demokrasi rakyat dijamin eksistensinya oleh Pemerintah RI. Hal ini diusulkan
dalam sidang BP-KNIP dan disetujui oleh presiden sehingga keluarlah....
a. Dekrit Presiden 5 Juli 1959
b. Maklumat Presiden No. X Tahun 1945
c. Maklumat Presiden No. X tanggal 16 Oktober 1945
d. Maklumat Wakil Presiden tanggal 5 Oktober 1945
e. Maklumat Wakil Presiden tanggal 3 November 1945

Jawaban E
Pemerintah RI memberikan pengumuman yang memuat anjuran untuk membentuk partai politik dengan
ketentuan bahwa partai tersebut harus turut serta memperhebat perjuangan RI.
Maklumat dikeluarkan sebagai tanggapan atas usul Badan Pekerja KNIP kepada pemerintah.
Pada 3 November 1945, Wakil Presiden Mohammad Hatta mengumumkan Maklumat
Pemerintah Republik Indonesia. Mungkin karena tergesa atau maklumat itu memang dibuat secara
terburu-buru, Menteri Sekeretaris Negara pertama republik ini, Prof. Mr. Abdoel Gaffar Pringgodigdo,
tidak membawa daftar urutan maklumat wapres. Untuk sementara nomor urut itu tidak diisi, hanya diberi
tanda silang (X). Namun hingga Pringgodigdo menjadi Menteri Kehakiman pada 1950, nomor urut tak
pernah diterakan. Jadilah maklumat tersebut bernama Maklumat No. X.

Isi Maklumat itu pendek, hanya satu paragraf, tanpa konsiderans, berisi anjuran pemerintah, “
1. Pemerintah menjukai timbulnja partij-partij politik karena dengan adanja partij-partij itulah dapat
dipimpin kedjalan jang teratur segala aliran paham jang ada dalam masjarakat.
2. Pemerintah berharap supaja partij-partij politik itu telah tersusun, sebelumnja dilangsungkan pemilihan
anggauta Badan-Badan Perwakilan Rakjat pada bulan Djanuari 1946.”
Pada masa awal pemulihan kondisi ekonomi setelah kemerdekaan, pemerintah RI untuk sementara
waktu mengakui mata uang yang berlaku, yaitu....
a. uang Hinda Belanda, uang pemerintah penjajah Jepang, dan ORI
b. uang pemerintah Hindia Belanda, uang NICA, dan ORI
c. uang NICA, uang pemerintahan penjajah Jepang, dan ORI
d. uang pemerintahan Hindia Belanda, uang pemerintahan pendudukan Jepang, dan uang De Javasche
Bank
e. Uang pemerintah Jepang, uang De Javasche Bank, dan ORI

Jawaban D

Karena inflasi ini kelompok yang paling menderita adalah para petani sebab pada masa pendudukan
Jepang petani merupakan produsen yang paling banyak menyimpan mata uang Jepang. Hasil pertanian
mereka tidak dapat dijual, sementara nilai tukar mata uang yang mereka miliki sangat rendah.
Pemerintah Indonesia yang baru saja berdiri tidak mampu mengendalikan dan menghentikan peredaran
mata uang Jepang tersebut sebab Indonesia belum memiliki mata uang baru sebagai penggantinya.
Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk sementara waktu menyatakan ada 3 mata uang
yang berlaku di wilayah RI, yaitu:
1.Mata uang De Javasche Bank
2.Mata uang pemerintah Hindia Belanda
3.Mata uang pendudukan Jepang

Rekonstruksi dan Rasionalisasi (Re-Ra) Angkatan Perang pada tahun 1948 dimaksudkan untuk....
a. menghadapi pemberontakan PKI
b. mengurangi beban ekonomi dan meningkatkan mutu angkatan perang
c. meningkatkan mutu angkatan perang dan meningkatan mutu dwifungsi ABRI
d. memecat anggota angkatan perang yang sudah tua
e. memberikan pangkat kepada anggota angkatan perang yang berjasa

Jawaban B

Langkah awal yang diambil Hatta dalam upaya mereorganisasi dan merasionalisasi TNI AD adalah
dengan mengurangi jumlah personelnya.
Selain itu, fakta bahwa keadaan perekonomian Negara sudah sangat kritis, Hatta dituntut untuk
melakukan penghematan seoptimal mungkin. Salah satu caranya dengan melaksanakan program Re-Ra
agar mencapai sedikit perimbangan antara pendapatan dengan belanja negara dan alat-alat
Negara.
Usulan Kabinet Hatta ini disetujui Pemerintah yang selanjutnya menandatangani sebuah Dekrit pada
tanggal 2 Januari 1948 yang memerintahkan agar semua kekuasaan di bidang pertahanan dipusatkan
di tangan Menteri Pertahanan.
Setelah disetujui oleh BP-KNIP maka diterbitkanlah Undang-Undang No 3 Tahun 1948 tertanggal 5
Maret 1948 mengenai Susunan Kementerian Pertahanan dan Angkatan Perang.
Sebab utama meletusnya Pertempuran Lima Hari di Semarang adalah....
a. gugurnya Letkol Isdiman dalam pertempuran di Ambarawa
b. penolakan tentara Jepang untuk menyerahkan senjatanya
c. gugurnya Adi Sucipto dalam pertempuran di Yogyakarta
d. gugurnya dr. Karyadi pada sat memeriksa cadangan air minum di daerah Candi
e. Jepang telah melakukan serangan secara besar-besaran terhadap kota Semarang

Jawaban D

Pertempuran Lima Hari adalah serangkaian pertempuran antara rakyat Indonesia melawan tentara
Jepang di Semarang pada masa transisi kekuasaan ke Belanda yang terjadi pada tanggal 15–19 Oktober
1945. Dua penyebab utama pertempuran ini adalah karena larinya tentara Jepang dan tewasnya dr.
Kariadi

Salah satu bangunan yang dibangun untuk mengenang perjuangan para pemuda dalam peristiwa
Pertempuran Lima Hari di Semarang adalah....
a. Bangunan Lawang Sewu
b. Museum Purna Bhakti
c. Monumen Palagan
d. Monumen Tugu Muda
e. Tugu Pahlawan

Jawaban D

Untuk memperingati Pertempuran 5 Hari di Semarang, dibangun Tugu Muda sebagai monumen
peringatan.

Tugu Muda ini dibangun pada tanggal 10 November 1950. Diresmikan oleh presiden Ir. Soekarno pada
tanggal 20 Mei 1953. Bangunan ini terletak di kawasan yang banyak merekam peristiwa penting selama
lima hari pertempuran di Semarang, yaitu di pertemuan antara Jl. Pemuda, Jl. Imam Bonjol, Jl. Dr.
Sutomo, dan Jl. Pandanaran dengan lawang sewu. Selain pembangunan Tugu Muda, Nama Dr. Kariadi
diabadikan sebagai nama salah satu rumah sakit di Semarang.

Panitia bendera kebangsaan merah putih yaitu, kecuali….


a. Ki Hajar Dewantara
b. Puradireja
c. Dr. Poerbatjaraka,
d. Soekarno
e. M. Moh Yamin

D.
Panitia bendera kebangsaan merah putih menggunakan warna merah dan warna putih sebagai simbol.
Merah berarti berani dan putih berarti suci. Kedua warna ini sampai saat ini menjadi jati diri bangsa.
Ukuran bendera ditetapkan sama dengan ukuran bendera Nippon yakni perbandingan antara panjang
dan lebar tiga banding dua. Panitia ini diketuai oleh Ki Hajar Dewantara dengan anggota: Puradireja, Dr.
Poerbatjaraka, Prof. Dr. Hoesein Djajadiningrat, Mr. Moh. Yamin, dr. Radjiman Wedyodiningrat, Sanusi
Pane, KH. Mas Mansyur, PA Soerjadiningrat, dan Prof. Dr. Soepomo.
Panitia lagu kebangsaan Indonesia Raya berkewajiban mempersatukan kata-kata dan melodi lagu, yaitu…
a. Moh. Hatta
b. WR. Supratman
c. Dr. Poerbatjaraka,
d. Soekarno
e. Sultan Hamid II

Jawaban D. Ir. Soekarno sbg ketua

Anggota: Ki Hajar Dewantara, Sanusi Pane, Mr. Moh. Yamin, Kusbini, Mr. Koesoemo Oetojo, Mr. Ahmad
Soebardjo, Mr. Sastro Moeljono, Mr. Samsoedin, Ny. Bintang Soedibjo, Machijar, Darmawijaya, dan
Cornel Simanjuntak.

Siapakah nama ajudan Presiden Soekarno yang dipercayakan untuk menyelamatkan bendera merah putih
ketika Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda?
a. Dullah
b. Bambang Widjanarko
c. Husein Mutahar
d. Sidarto Danusubroto
e. Oemar Dani

Jawaban B
Ketika Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda pada tanggal 19 Desember 1948, bendera pusaka sempat
diselamatkan oleh Presiden Soekarno dan dipercayakan kepada ajudan Presiden yang bernama Husein
Mutahar untuk menyelamatkan bendera itu. Husein Mutahar mengungsi dengan membawa bendera
tersebut dan untuk alasan keamanan dari penyitaan Belanda, ia melepaskan benang jahitan bendera
sehingga bagian merah dan putihnya terpisah, kemudian membawanya dalam dua tas terpisah.
Pertengahan Juni 1949, ketika berada dalam pengasingan di Bangka, Presiden Soekarno meminta
kembali bendera pusaka kepada Husein Mutahar. Ia kemudian menjahit dan menyatukan kembali
bendera pusaka dengan mengikuti lubang jahitannnya satu persatu. Bendera pusaka kemudian
disamarkan dengan bungkusan kertas koran dan diserahkan kepada Soejono untuk dikembalikan kepada
Presiden Soekarno di Bangka. Pada tanggal 6 Juli 1949, Presiden Soekarno bersama bendera pusaka tiba
dengan selamat di Ibukota Republik Indonesia di Yogyakarta. Pada tanggal 17 Agustus 1949, bendera
pusaka kembali dikibarkan di halaman depan Gedung Agung.

Pembentukan kabinet “Seratus Menteri“ oleh Presiden Soekarno tidak memuaskan rakyat. Hal ini di
sebabkan oleh ....
A. jumlah menterinya terlalu banyak
B. menteri-menterinya di dominasi dari PNI
C. menteri-menterinya masih ada orang-orang dari PKI
D. pembentukan kabinet tanpa persetujuan MPR
E. kabinet-kabinetnya bertanggung jawab kepada parlemen

Jawaban: C. menteri-menterinya masih ada orang-orang dari PKI


Menghadapi domonstrasi, Presiden Soekarno menyerukan pembentukan Barisan Soekarno kepada para
pendukungnya. Presiden merombak kabinet Dwikora menjadi kabinet Dwikora yang Disempurnakan
(Kabinet 100 Menteri).
Oleh mahasiswa susunan kabinet yang baru ditentang karena banyak pendukung G 30 S/PKI, sehingga
mahasiswa memberi nama kabinet Gestapu. Pada tanggal 23 Februari 1966 kembali terjadi demonstrasi.
Dalam demonsrasi tersebut, gugur seorang mahasiswa yang bernama Arif Rahman Hakim yang dijuluki
Pahlawan Ampera.