Anda di halaman 1dari 2

#TWK1

Fungsi konstitusi ditinjau dari tujuannya yaitu untuk …


a. membatasi kekuasaan pemerintah
b. mengatur tugas lembaga negara
c. menjamin hak-hak warga negara
d. membantu para pejabat negara

Jawaban C
Ditinjau dari tujuannya:
Untuk menjamin hak-hak anggota warga masyarakatnya, terutama warga negara, dari tindakan sewenang-
wenang penguasanya.
Ditinjau dari penyelenggaraan pemerintahannya:
Untuk dijadikan landasan struktural penyelenggaraan pemerintahan menurut suatu sistem
ketatanegaraan yang pasti sebagaimana pokok-pokoknya telah digambarkan dalam aturanaturan
konstitusi atau UUD
#TWK2
CF Strong menyebutkan bahwa konstitusi itu sebagai sekumpulan asas-asas yang
mengatur…
a. hak dan kewajiban warga negara
b. kekuasaan pemerintah
c. wewenang lembaga negara
d. membantu para pejabat negara
Jawaban B
Menurut CF Strong konstitusi itu sebagai sekumpulan asas-asas yang mengatur:
1) Kekuasaan pemerintahan
2) Hak-hak dari yang diperintah
3) Hubungan antara pemerintah dengan yang diperintah.

#TWK3
Pada waktu berlaku UUD Sementara Indonesia menganut sistem pemerintahan…
a. presidensiil
b. otoriter
c. monarki
d. parlementer
Jawaban D

#TWK4
Negara konstitusional memiliki konstitusi yang bercirikan....
a. membatasi kegiatan kepala negara
b. membatasi masa jabatan Presiden
c. mengatur tugas Kepala Negara
d. membatasi kekuasaan pemerintah
Jawaban D
Negara konstitusional memiliki konstitusi yang bercirikan:
membatasi kekuasaan pemerintah,
menjamin hak asasi manusia dan hak warga negara.

#TWK5
Dasar hukum perubahan UUD 1945 yang telah dilakukan oleh MPR yaitu….
a. Ketetapan MPRS No. XX/MPRS/1966
b. UUD 1945 pasal 37
c. UU No. 9 Tahun 1998
d. Ketetapan MPR No. IV/MPR/1998
Jawaban B
Dasar hukum perubahan UUD 1945 adalah UUD 1945 itu sendiri, yaitu pasal 37.

#TWK6
Menurut Hukum Tata Usaha Negara ada dua cara perubahan UUD yaitu….
a. konstitusional dan revolusioner
b. konstitusional dan radikal
c. revolusioner dan progresif
d. progresif dan konstitusional
Jawaban A
Pertama, perubahan yang dilakukan berdasarkan prosedur yang diatur sendiri oleh UUD.
Cara ini disebut Verfassung Anderung atau sering disebut perubahan cara konstitusional.
Kedua, perubahan dilakukan tidak berdasarkan ketentuan yang diatur dalam UUD. Cara
ini disebut Verfassung Wandlung. Cara ini sering disebut bersifat revolusioner.