Anda di halaman 1dari 3

MATERI ADMINISTRASI SEKOLAH

DISAMPAIKAN PADA RAPAT KERJA PIMPINAN SEKOLAH DAN TATA USAHA


CISARUA BOGOR 14-15 FEBRUARI 2020
(MARYOTO BRALING)

ADMINISTRASI SEKOLAH

2 Ruang LingkupAdministrasi sekolah, memberikan kewenangan penuh kepada pihak sekolah


untuk merenca-nakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengkoordinasikan, mengawasi, dan
menge-valuasi komponen-komponen pendidikan seko-lah yang bersangkutan.Komponen-
komponen tersebut meliputi:1. Administrasi kesiswaan,2. Administrasi kurikulum,3. Administrasi
pendidik dan tenaga kependidikan,4. Administrasi sarana-prasarana,5. Administrasi keuangan
(Bendahara),6. Administrasi Humas (hubungan masyarakat)

3 Prinsip Umum• Administrasi Sekolah bersifat praktis dan fleksibel, dapat dilaksanakan sesuai
dengan kondisi dan situasi nyata di sekolah.• Administrasi Sekolah berfungsi sebagai sumber
informasi bagi peningkatan penge- lolaan pendidikan dan kegiatan belajar- mengajar.•
Administrasi Sekolah dilaksanakan dengan suatu system mekanisme kerja yang menunjang
realisasi pelaksanaan kuriku- lum.

4 AdminsitrasiKesiswaan
• Secara umum administrasi sekolah adalah kegiatan pencatatan yang berkaitan dengan siswa.
Adminsitrasi kesiswaan mencakup:• Jumlah siswa, yang terdiri dari: (a) jumlah siswa secara
keseluruhan, (b) jumlah siswa tiap angkatan (berdasarkan tahun masukan) , dan (c) jumlah jumlah
siswa tiap-tiap kelas;• Identitas siswa, yang mencakup: (a) jenis kelamin, (b) usia siswa , dan (c)
latar sosial siswa.• Jumlah rombongan belajar (rombel), yang mencakup: (a) jumlah rombel keselu-
ruhan, dan (b) jumlah rombel masing- masing angkatan.

5 • Angka transisi, yang meliputi: peserta ujian nasional, yang mencakup: (1)jumlah peserta ujian
nasional pada setiap tahun, dan (2) tingkat kelulusan ujian nasional, dan (3) nilai capaian ujian
nasional.• Kenaikan kelas, dan Drop Out yang men-cakup: (1) jumlah siswa yang tidak naik kelas,
dan (2) jumlah siswa yang DO dan alasannya.

6 FungsiAdminisstrasiKesiswaan
mengetahui secara umum kondisi siswa yang sedang mengikuti pembelajaran pada setiap tahun
pembelajran, dan(2) merencanakan jumlah siswa yang dapat direkrut untuk tahun pembelajaran
berikutnya, dan(3) sebagai masukan dalam menerncanakan Rencana Anggaran Pendepatan dan
Belanja Sekolah (RAPBS).

7 2.AdministrasiKurikulum
Administrasi Kurikulum meliputi kegiatan pencataan dan pengelolaan kurikulum. Kegiatan tersebut
meliputi:(1) ketersediaan kurikulum yang digunakan sebagai pegangan mengajar pada tiap
angkatan,(2) ketersediaan jabaran kurikulum dari tiap-tiap mata pelajaran , yang meliputi: SK
(Standar Kompetensi), KD (Kompetensi Dasar), dan Indikator,(3) ketersediaan Satuan Acara
pembelajaran /Ren-cana Pelaksanaan Pembelajaran pda tiap mata pelajaran pada setiap
tingkatan kelas, dan4) deskripsi sajian pokok bahasan dari tiap mata pelajaran untuk tiap-tiap
semester pembelajaran.Disamping mencatat pelaksanaan kurikulum nasional, administrasi
kurikulum juga mencatat kurikulum lokal/muatan lokal serta pengalokasian waktu pembelajaran
kurikulum muatan lokal.

8 3.AdministrasiTenagaPendidikdanTenagaPendidikanMeliputi
Tenaga KependidikanTenaga pendidik, berdasarkan UU 20/2003 adalah tenaga yang memiliki
kompetensi sesuai dengan bidang keahliannya dan ditugaskan untuk mengajar/sebagai guru.
Sedangkan tenaga kependidikan adalah tenaga yang memiliki komptensi sesuai dengan bidang
keahliannya yang ditugaskan untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran di
sekolah.Tenagakependidikan meliputi: (1) pustakawan, (2) tenaga administrasi, (3) laboran, dan
(4) penjaga sekolah.Tenaga pendidik dan kependidikan bertugas :• menyelenggarakan kegiatan
mengajar, melatih, meneliti,• mengembangkan,• mengelola, dan/atau• memberikan pelayanan
teknis dalam bidang pendidikan.

9 Tenaga pendidik di sekolah adalah guru, sedangkan tenaga kependidikan adalah:


(a) Pustakawan, (b) Laboran, dan(c)Teknisi sumber belajar.Administrasi Kepegawaian antara lain
meli-puti:Inventarisasi pegawai;Pengusulan formasi pegawai;Pengusulan pengangkatan,
kenaikan ting-kat, kenaikan berkala, dan mutasi;Mengatur usaha kesejahteraan;Mengatur
pembagian tugas.

10 AdminsitrasiPendidikdanTenagaKependidikanmeliputi
kegiatan pencatatan tentang:1. Ketersedian tenaga dan tenega kependidikan, yang meliputi:(a)
jumlah keseluruhan tenaga pendidik, dan (b) jumlah tenaga pendidikan pada setiap tahun, dan (c)
distribusi bidang keahliannnya.2. Identitas pendidik dan tenaga kependidikan, yang meliputi: (a)
jenis kelamin, (b) umur (tempat tanggal lahir), (c)latar belakang pendidikan tenaga pendidik dan
tenaga kependidikan, (d) ekepangkatan/golongan ruang tenaga pendidik dan tenaga
kependidikan, (5) masa kerja tenaga pendidik dan kependidikan terhitung mulai TMT (tanggal
mulai terbit) berdasarkan Surat Keputusan.3. Status tenaga pendidik dan tenaga kependidikan,
yang meliputi: (a) status pegawai (tetap/honorer/diperban- tukan).

11 • Secara umum fungsi administrasi te- naga pendidik dan tenaga kepen- didikan adalah: (a)
untuk menghitung ketersedian jmlah tenaga berdasarkan jumlah rombongan belajar pda tiap- tiap
kelas, sehingga tidak terjadi overload ja pembela-jaran, (b) untuk digunakan sebagai dasar
perencanaan penambahan dan pengembangan tenaga.• Khusus untuk tenaga pendidik, admi-
nistrasi juga mencatat: (1) distribusi tugas mengajar, dan (2) beban jam pembelajaran pada tiap
semester.

12 4.AdministrasiSarana-Prasarana
Prasarana sekolah secara umum diartikan berbagaibarang/benda yang memberikan dukungan
secara tidaklangsung dalam proses pembelajaranSecara umum prasarana sekolah meliputi: (1)
lapangansekolah , (2) gedung, (2) ruang kelas, (3) meja kursi gurudan siswa, (4) gudang, (5)
kamar mandi, (6)perpustakaan sekolah, (7) laboratorium, (7) telepon/fax,dll.Sedangkan sarana
sekolah adalah meliputi semuabenda/barang yang berkaitan langsung dengan
prosespembelajaran. Jika sarana tidak memenuhi syarat makatidak terjadi proses pembelajaran
yang efektif. Saranaasekolah meliputi: (1) kurikulum, (b) buku peganganguru, (c) buku bacaan
siswa, (d) alat-alat laboratorium,(e) Alat tulis kantor, (f) alat bantu media pembelajaran,

13 Administrasi sarana prasarana sekolah meliputi: (1) jumlah prasarana yang dimiliki sekolah,
kondisi dan Statusnya pada tahun tertentu, yang meliputi: (2) jumlah sarana yang dimiliki sekolah
dan kondisinya pada tahun tertentu, baik yang bersifat tetap dan habis pakai.Hal-hal yang dicatat
dalah administrasi sarana dan pra-sarana adalah: (1) jumlah sasara prasarana, macam dan jenis
sarana prasana, (2) tanggal pembelian/penggadaan, (3) lokasi sarasa, dan (4) kondisi sarana
prasarana.Fungsi Administrasi Sarana Prasarana disamping mencactan keberadaan sarana dan
prasarana sekolah juga untuk: (1) memberi masukan pada pemimpin sekolah yang berkaitan
dengan perbaikan berdasarkan kondisi yang ada, dan (2) penambahan sarana prasarana sekolah
berdasarkan jumlah siswa yang mengikuti proses pembelajaran.

14 5.AdministrasiKeuangan
Komponen keuangan sekolah merupakan ketatausahaan dan tindakan keuangan meliputi
pencatatan data, perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan pertanggung jawaban
keuangan.Keuangan merupakan faktor penting untuk melakukan kegiatan hal ini sukar sekali
dibayangkan pelaksanaan kegiatan tersebut tanpa uang. Namun dibalik itu, mengadakan uang
untuk melaksanakan kegiatan itupun tidak mudah. Oleh karena itu pengadministrasian keuangan
sangat perlu demi tercapainya efektifitas dan efesiensi.
15 Adapuntugaskeuanganyaituantaralain:
• Perencanaan RAPBS• Pelaksanaan anggaran dan Per-tanggung jawaban Keuangan.– Bantuan
operasional sekolah (BOS)– Bantuan operasional Pendi-dikan (BOP)– Komite Sekolah– Zakat,
Infaq dan Shadaqah.

16 Pembukuan keuanganDalam rangka penyelenggaraan pendidikan,perlu dialokasikan dana


khusus, yang antaralain untuk keperluan :(1) Kegiatan identifikasi input siswa,(2) Modifikasi
kurikulum,(3) Insentif bagi tenaga kependidikan yang terlibat,(4) Pengadaan sarana-prasarana,(5)
Pemberdayaan peranserta masyarakat, dan(6) Pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar.

17 Dalam pelaksanaannya, manajemen keuangan menganut asas pemisahan tugas antara


fungsi:
Otorisator; (2) Ordonator; dan (3) Bendaharawan1. Otorisator adalah pejabat yangdiberi
wewenang untuk mengambil tindakan yang mengakibatkan penerimaan dan pengeluaran
anggaran.2. Ordonator adalah pejabat yang berwenang melakukan pengujian dan memerintahkan
pembayaran atas segala tindakan yang dilakukan berdasarkan otorisasi yang telah ditetapkan.3.
Bendaharawan adalah pejabat yang berwenang mela-kukan penerimaan, penyimpanan, dan
pengeluaran uang serta diwajibkan membuat perhitungan dan per-tanggungjawaban.

18 Kepala Sekolah, sebagai manajer, berfungsi sebagai Otorisator dan dilimpahi fungsi
Ordonator untuk memerintahkan pemba-yaran. Namun, tidak dibenarkan melaksa-nakan fungsi
Bendaharawan karena berkewajiban melakukan pengawasan ke dalam. Sedangkan
Bendaharawan, di samping mempunyai fungsi fungsi Ben-daharawan, juga dilimpahi fungsi
Ordonator untuk menguji hak atas pembayaran.

19 6.AdministrasiHumas(HubunganSekolahDenganMasyarakat)
• Sekolah sebagai suatu sistem sosial merupakan bagian integral dari system social yang lebih
besar, yaitu masyarakat. Maju mundurnya sumber daya manusia (SDM) pada suatu daerah, tidak
hanya bergantung pada upaya-upaya yang dilakukan sekolah, namun sangat bergantung kepada
tingkat partisipasi masyarakat terhadap pendidikan.• Semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat
terhadap pendidikan di suatu daerah, akan semakin maju pula sumber daya manusia pada daerah
tersebut, dan sebaliknya.• .Oleh karena itu, masyarakat hendaknya selalu dilibatkandalam
pembangunan pendidikan di daerah. Masyarakathendaknya ditumbuhkan “rasa ikut memiliki”
sekolah didaerah sekitarnya. Maju-mundurnya sekolah di lingkungannyajuga merupakan
tanggungjawab bersama masyarakatsetempat.

20 • Oleh karena itu, masyarakat hendaknya selalu dilibatkan dalam pembangunan pendidikan
di daerah. Masyarakat hendaknya ditumbuhkan “rasa ikut memiliki” sekolah di daerah sekitarnya.
Maju-mundurnya sekolah di lingkungannya juga merupakan tanggungjawab bersama masyarakat
setempat.

21 kegiatanyangmengaturhubungansekolah
dengan masyarakat meliputi :– mengatur hubungan sekolah dengan orang tua murid.–
Memelihara hubungan baik dengan badan pembantu penyelenggara pendidikan (BP3).–
Memelihara dan mengembangkan hubungan sekolah dengan lembaga-lembaga pemerintah,
swasta dan organisasi sosial.– Memberikan pengertian kepada masyarakat tentang sanksi
sekolah, melalui bermacam-macam teknis komunikasi.

22 Bentuk kegiatan hubungan masyarakat yang melibatkan guru, antara lain Pengabdian pada
masyarakat, misalnya memberi ceramah, ikut membina karang taruna, beker-jasama dengan
masyarakat sekitar dan sebagainya.• Duduk dalam kepanitiaan tertentu bersama warga masya-
rakat setempat.• Ikut rapat bersama BP3/orang tua murid• Ikut menjaga dan mempertahankan
nama baik sekolah.