Anda di halaman 1dari 2

LEMBAR TUGAS MANDIRI (LTM)

PERAN PERAWAT JIWA DALAM KOLABORASI PELAYANAN

MELIYANA (NPM 196428436)

Mahasiswa S1 ekstensi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Meliyana@ui.ac.id

Proses keperawatan adalah, metode dimana suatu konsep diterapkan dalam praktik keperawatan.
Asuhan keperawatan adalah, tindakan mandiri keperawatan profesional melalui kerjasama yang
bersifat kolaboratif, baik dengan klien ataupun tenaga kesehatan lain. Dalam upaya memberikan
asuhan keperawatan yang holistik sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya pada berbagai
tatanan pelayanan, termasuk praktik keperawatan individu dan berkelompok (nursalam,2003)

Kesehatan jiwa menurut world health organization (WHO) adalah, berbagai karakteristik positif yang
menggambarkan keselarasan dan keseimbangan kejiwaan yang mencerminkan kedewasaan
kepribadiannya. Kesehatan jiwa merupakan kondisi sejahtera fisik, psikologis serta sosial dan tidak
hanya terbebas dari penyakit atau kecacatan serta terbebas dari stesor sehingga dapat mengendalikan
stress yang terjadi pada dirinya (Gorman, LM,2006)

Kesehatan jiwa adalah sikap yang positif terhadap diri sendiri, tumbuh, berkembang, memiliki
aktualisasi diri, keutuhan, kebebasan diri, memiliki persepsi sesuai kenyataan dan kecakapan dalam
beradaptasi dengan lingkungan (pitter,HZ,2011)

Peningkatan prevalensi dan komplikasinya serta munculnya masalah kesehatan jiwa diperlukan
penatalaksanaan yang baik, berupa asuhan medis atau asuhan keperawatan supaya tercapai kualitas
kesehatan serta perawatan bagi klien sesuai standar yang diharapkan. Peningkatan masalah
psikososial dimasyarakat seperti ansietas pada penderita gangguan fisik dapat ditekan dengan
menyediakan sarana pelayanan kesehatan jiwa dipusat pelayanan kesehatan tingkat komunitas.
Pelayanan kesehatan jiwa ditingkat komunitas diberikan dalam bentuk asuhan medis dan asuhan
keperawatan jiwa (kumar et.al,2013)

Pelayanan kesehatan jiwa dengan basis dimasyarakat, harus menjadi fokus perhatian karena indikator
kesehatan jiwa di era saat ini dan yang akan datangadalah berorientasi pada konteks kehidupan sosial
kemasyarakatan (kaplan,HL.1994)

Pelayanan asuhan keperawatan dimasyarakat pada masalah kesehatan fisik maupun kesehatan jiwa
menggunakan pendekatan pelayanan kesehatan jiwa di komunitas atau community mental health
nursing (CMHN) (keliat,2007)

Perawat CMHN dalam melakukan kegiatan pelayanan dimasyarakat menggunakan pendekatan 5


tugas dan fungsi perawat CMHN di masyarakat (departemen of health,2010) yaitu perencanaan
pelayanan keperawatan kesehatan jiwa di komunitas, pengorganisasian, pengarahan, asuhan
keperawatan, monitoring dan evaluasi. Perawat CMHN mempunyai tanggung jawab untuk
memberikan asuhan keperawatan jiwa kepada klien, keluarga dan kelompok yang sehat.

Pelayanan kesehatan jiwa komunitas merupakan pelayanan kesehatan yang bersifat komprehensif,
holistik dan paripurna berfokus pada masyarakat yang sehat jiwa, rentan terhadap stress dan dalam
tahap pemulihan dan pencegahan kekambuhan (keliat,2007)
Perawat kesehatan jiwa, mempunyai peran yang bervariasi dan spesifik, meliputi kemandirian dan
kolaborasi. Sebagai pelaksana asuhan keperawatan, yaitu

1. perawat memberikan asuhan dan keperawatan jiwa kepada individu, keluarga dan komunitas.
2. Pelaksana pendidikan keperawatan agar pasien mampu melakukan perawatan pada diri
sendiri.
3. Pengelola keperawatan, perawat dapat menunjukan sifat kepemimpinan dan tanggung jawab.
4. Pelaksana penelitian, perawat dapat mengidentifikasi masalah dalam bidang keperawatan
jiwa.

Fungsi perawat jiwa, memberikan asuhan keperawatan secara langsung dan asuhan keperawatan
secara tidak langsung (erlinafsiah,2010)

1. Memberikan lingkungan terapeutik sehingga dapat memberikan perasaan aman, nyaman baik
fisik, mental sosial sehingga, dapat membantu penyembuhan pasien.
2. Membantu mengatasi masalah pasien sehingga, tidak menumpuk
3. Sebagai model peran sehinggga, menjadi contoh prilaku.
4. Memperhatikan aspek fisik dari masalah kesehatan klien
5. Memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien, keluarga dan komunitas.
6. Menjadi perantara sosial bagi pasien, keluarga dan masyarakat.
7. Kolaborasi dengan tim kesehatan lain.

Daftar pustaka

Sheila L. Videbeck,Phd,RN.2011, Physiciatric -mental health nursing, fifth edition, philadelpia,


the point.

Mad zaini. M.Kep., Sp.Kep.J, 2019, asuhan keperawatan jiwa masalah psiko sosial di
pelayanan klinis dan komunitas, yogyakarta, Depublish