Anda di halaman 1dari 12

Fadli ilham

0800613

TEORI DASAR POMPA

1. Pengenalan Pompa

Pompa adalah mesin atau peralatan mekanis yang digunakan untuk menaikkan cairan dari dataran
rendah ke dataran tinggi atau untuk mengalirkan cairan dari daerah bertekanan rendah ke daerah yang
bertekanan tinggi dan juga sebagai penguat laju aliran pada suatu sistem jaringan perpipaan. Hal ini
dicapai dengan membuat suatu tekanan yang rendah pada sisi masuk atau suction dan tekanan yang
tinggi pada sisi keluar atau discharge dari pompa.

Pada prinsipnya, pompa mengubah energi mekanik motor menjadi energi aliran fluida. Energi
yang diterima oleh fluida akan digunakan untuk menaikkan tekanan dan mengatasi tahanan-tahanan
yang terdapat pada saluran yang dilalui.

Pompa juga dapat digunakan pada proses-proses yang membutuhkan tekanan hidraulik yang besar.
Hal ini bisa dijumpai antara lain pada peralatan-peralatan berat. Dalam operasi, mesin-mesin peralatan
berat membutuhkan tekanan discharge yang besar dan tekanan isap yang rendah. Akibat tekanan yang
rendah pada sisi isap pompa maka fluida akan naik dari kedalaman tertentu, sedangkan akibat tekanan
yang tinggi pada sisi discharge akan memaksa fluida untuk naik sampai pada ketinggian yang
diinginkan.

Pompa dan kompressor


Fadli ilham
0800613

Gambar a. Head Statik Gambar b. Head Statik Versus Aliran

Titik operasi pompa

2. Klasifikasi Pompa

Pompa dapat diklasifikasikan menjadi dua kategori, yaitu:

1. Pompa perpindahan positif (positive displacement pump)

2. Pompa dinamik (dynamic pump)

2.2.1 Pompa perpindahan positif

Pada pompa perpindahan positif energi ditambahkan ke fluida kerja secara periodik oleh suatu
gaya yang dikenakan pada satu atau lebih batas (boundary) sistem yang dapat bergerak. Pompa
perpindahan positif terbagi menjadi :

Pompa dan kompressor


Fadli ilham
0800613

1. Pompa torak ( Reciprocating pump )

2. Pompa putar ( Rotary pump )

Beberapa pompa rotari yang banyak ditemukan antara lain :

a. Pompa roda gigi luar, rotornya berupa sepasang roda gigi yang berputar di dalam rumah pompa.
Roda gigi itu dapat berupa gigi heliks-tunggal, heliks-ganda atau gigi lurus.

b. Pompa roda gigi dalam, mempunyai rotor yang berupa roda gigi dalam yang berpasangan dengan
roda gigi luar yang bebas (idler).

c. Pompa kam dan piston, disebut juga pompa plunyer rotari, terdiri dari lengan eksentrik dan lengan
bercelah pada bagian atasnya.

d. Pompa cuping (pompa lobe), mempunyai dua rotor atau lebih dengan dua, tiga, empat cuping atau
lebih pada masing-masing rotor.

e. Pompa sekrup, mempunyai satu, dua, tiga sekrup yang berputar dalam rumah pompa yang diam.

Gambar 1.1 Pompa roda gigi luar

Gambar 1.2 Pompa roda gigi dalam

Sumber : Tyler G. Hicks, 1996

Pompa dan kompressor


Fadli ilham
0800613

Gambar 1.3 Pompa rotari kam & piston

Gambar 1.4 Pompa rotari dua cuping (lobe)

Sumber : Tyler G. Hicks, 1996

Gambar 1.5 Pompa rotari tiga cuping

Gambar 1.6 Pompa rotari empat cuping

Sumber : Tyler G. Hicks, 1996

Gambar 1.7 Pompa sekrup tunggal

Pompa dan kompressor


Fadli ilham
0800613

Gambar 1.8 Pompa sekrup ganda

Sumber : Tyler G. Hicks, 1996

f. Pompa vane, rotornya berupa elemen berputar yang dipasang eksentrik dengan rumah pompa. Pada
keliling rotor terdapat alur-alur yang diisi bilah-bilah sudu yang dapat bergerak bebas. Ketika rotor
diputar sudu-sudu bergerak dalam arah radial akibat gaya sentrifugal, sehingga salah satu ujung sudu
selalu kontak dengan permukaan dalam rumah pompa membentuk sekat-sekat ruangan di dalam
pompa.

Gambar 1.9 Pompa tiga sekrup

Gambar 1.10 Pompa vane

Sumber : Tyler G. Hicks, 1996

Pompa rotari banyak digunakan pada pemompaan cairan yang viskositasnya lebih tinggi dari air.
Keuntungan lain adalah aliran yang dihasilkan hampir merata (uniform), karena putaran rotor relatif
konstan.

3. Pompa diafragma (Diaphragm pump )

Gambar. Lintasan Aliran Cairan Pompa Sentrifugal (Sahdev M)

Pompa dan kompressor


Fadli ilham
0800613

2.2.1.1 Pompa torak

Pompa torak adalah sebuah pompa dimana energi mekanis penggerak pompa dirubah menjadi energi
aliran fluida yang dipindahkan dengan menggunakan elemen yang bergerak bolak balik di dalam
sebuah silinder. Fluida masuk melalui katup isap dan keluar melalui katup buang dengan tekanan
yang tinggi. Pompa ini mengeluarkan cairan dalam jumlah yang terbatas dengan debit yang dihasilkan
tergantung pada putaran dan panjang langkah torak. Volume cairan yang dipindahkan selama satu
langkah piston atau plunyer akan sama dengan perkalian luas piston dengan panjang langkah.

2.2.1.2 Pompa putar

Pompa putar adalah pompa yang mentransfer energi dari penggerak ke cairan menggunakan elemen
yang bergerak berputar didalam rumah (casing). Fluida ditarik dari reservoir melalui sisi isap dan
didorong melalui rumah pompa yang tertutup menuju sisi buang pada tekanan yang tinggi. Berapa
tekanan fluida yang akan keluar pompa tergantung pada tekanan atau tahanan aliran sistem.
Sedangkan debit yang dihasilkan tergantung pada kecepatan putar dari elemen yang berputar. Elemen
yang berputar ini biasanya disebut sebagai rotor.

2.2.1.3 Pompa diafragma

Pompa diafragma adalah pompa yang mentransfer energi dari penggerak ke cairan melalui batang
penggerak yang bergerak bolak-balik untuk menggerakan diafragma sehingga timbul isapan dan
penekanan secara bergantian antara katup isap dan katup tekan. Keuntungan pompa diafragma ini
adalah hanya pada diafragma saja yang bersentuhan dengan fluida yang ditransfer sehingga
mengurangi kontaminasi dengan bagian lain terutama bagian penggerak.

2.2.2 Pompa dinamik

Pompa dinamik terdiri dari satu impeler atau lebih yang dilengkapi dengan sudu-sudu, yang
dipasangkan pada poros-poros yang berputar dan menerima energi dari motor penggerak pompa serta
diselubungi dengan sebuah rumah (casing). Fluida berenergi memasuki impeler secara aksial,
kemudian fluida meninggalkan impeler pada kecepatan yang relatif tinggi dan dikumpulkan didalam

Pompa dan kompressor


Fadli ilham
0800613

volute atau suatu seri laluan diffuser, setelah fluida dikumpulkan di dalam volute atau diffuser terjadi
perubahan dari head kecepatan menjadi head tekanan, yang diikuti dengan penurunan kecepatan.
Sesudah proses konversi ini selesai kemudian fluida keluar dari pompa melalui katup discharge.
Pompa dinamik dapat dibagi dalam beberapa jenis :

1. Pompa Sentrifugal (Centrifugal Pump)

Berdasarkan arah aliran di dalam impeler pompa sentrifugal dibagi menjadi :

a. Aliran radial (Radial flow)

b. Aliran aksial (Axial flow)

c. Aliran campur (Mixed flow)

2. Pompa Efek Khusus (Special Effect Pump)

a. Pompa Jet (Jet Pump)

b. Pompa Gas lift (Gas Lift Pump)

c. Hidraulik ram

2.2.2.1 Pompa sentrifugal

Pompa ini digerakkan oleh motor. Daya dari motor diberikan pada poros pompa untuk memutar
impeler yang dipasangkan pada poros tersebut. Akibat dari putaran impeler yang menimbulkan gaya
sentrifugal, maka zat cair akan mengalir dari tengah impeler keluar lewat saluran di antara sudu-sudu
dan meninggalkan impeler dengan kecepatan yang tinggi.

Zat cair yang keluar dari impeler dengan kecepatan tinggi kemudian melalui saluran yang
penampangnya semakin membesar yang disebut volute, sehingga akan terjadi perubahan dari head
kecepatan menjadi head tekanan. Jadi zat cair yang keluar dari flens keluar pompa head totalnya
bertambah besar. Sedangkan proses pengisapan terjadi karena setelah zat cair dilemparkan oleh
impeller, ruang diantara sudu-sudu menjadi vakum, sehingga zat cair akan terisap masuk.
Pompa dan kompressor
Fadli ilham
0800613

Komponen dari pompa sentrifugal

Komponenutama dari pompa sentrifugal terlihat pada Gambar 9 dan diterangkan dibawah ini: §
Komponen berputar: impeller yang disambungkan ke sebuan poros § Komponen satis: casing,
penutup casing, dan bearings.

Pompa dan kompressor


Fadli ilham
0800613

Selisih energi persatuan berat atau head total dari zat cair pada flens keluar dan flens masuk disebut
sebagai head total pompa. Sehingga dapat dikatakan bahwa pompa sentrifugal berfungsi mengubah energi
mekanik motor menjadi energi aliran fluida. Energi inilah yang mengakibatkan pertambahan head
kecepatan, head tekanan dan head potensial secara kontinu.

Sekarang ini pemakaian pompa sentrifugal sangat banyak digunakan dan telah berkembang sedemikian
maju sehingga banyak menggantikan pemakaian pompa-pompa lain.

Keuntungan pompa sentrifugal dibandingkan jenis pompa lain :

1. Pada head dan kapasitas yang sama, dengan pemakaian pompa sentrifugal umumnya paling murah.

2. Operasional paling mudah

3. Aliran seragam dan halus.

4. Kehandalan dalam operasi.

5. Biaya pemeliharaan yang rendah.

Pompa sentrifugal dapat diklasifikasikan menjadi beberapa macam :

1. Menurut kapasitas

Pompa dan kompressor


Fadli ilham
0800613

a. Kapasitas rendah (<20>3/jam)

b. Kapasitas sedang (20 – 60 m3/jam)

c. Kapasitas tinggi (>60 m3/jam)

2. Menurut tekanan yang dihasilkan :

a. Tekanan rendah (<5>2)

b. Tekanan menengah (5 – 50 kg/cm2)

c. Tekanan tinggi (>50kg/cm2)

3. Menurut kecepatan spesifik :

a. Kecepatan rendah

b. Kecepatan menengah

c. Kecepatan tinggi

d. Pompa aliran campur

e. Pompa aliran aksial

4. Menurut jumlah impeler dengan tingkatannya :

a. Pompa dengan impeler tunggal.

b. Pompa dengan impeler banyak.

5. Menurut sisi masuk impeler :

a. Pompa isapan tunggal (single suction)

b. Pompa isapan ganda (double suction)

6. Menurut perencanaan rumah pompa :

Pompa dan kompressor


Fadli ilham
0800613

a. Rumah tunggal

b. Rumah bersekat-sekat, digunakan pada pompa multi tingkat.

7. Menurut letak poros :

a. Pompa poros horisontal

b. Pompa poros vertikal

8. Menurut sistem penggerak :

a. Dikopel langsung pada unit penggerak

b. Melewati beberapa macam jenis transmisi (belt, roda gigi, dll)

Gambar: Kurva kinerja pompa sentrifugal diberikan oleh pemasok

Pompa dan kompressor


Fadli ilham
0800613

2.2.2.2 Pompa efek khusus

2.2.2.2.1 Pompa jet

Pompa jet merupakan suatu kombinasi pompa sentrifugal volut dan susunan venturi – nosel. Pompa
jet biasanya digunakan untuk mengangkat atau menarik air dari sumur yang dalam ke suatu tempat yang
lebih tinggi. Pada pompa jet, air pada tekanan tinggi dipompakan melewati sebuah nosel dimana air akan
dipercepat di dalam nosel, sehingga energi tekanan akan diubah menjadi energi kinetik. Dan setelah
melewati nosel air akan masuk ke dalam venturi, dimana air yang telah dipercepat akan menyebabkan
tekanan menjadi turun, sehingga pompa jet dapat menghisap air.

2.2.2.2.2 Pompa gas lift

Prinsip dari pompa gas lift adalah memanfaatkan udara atau gas yang tertekan untuk mengangkat air.
Campuran udara dan air akan naik didalam pipa yang dikelilingi oleh air. Pada dasarnya pompa gas lift
terdiri dari pipa vertikal yang sebagian terendam dalam air dan tabung supply udara yang menyediakan
udara yang tertekan diberikan ke pipa vertikal. Campuran udara dan air bisa naik sampai ke atas
permukaan air karena massa jenis dari campuran udara dan air tersebut lebih rendah dari massa jenis air
itu sendiri.

2.2.2.2.3 Pompa hidraulik ram

Pompa hidraulik ram merupakan suatu alat untuk menaikkan sebagian dari sejumlah besar air yang
ada pada suatu tempat dengan ketinggian tertentu sampai ke tempat yang lebih tinggi. Pompa hidraulik
ram terpakai ketika beberapa sumber air alami seperti mata air atau sungai berada pada ketinggian
tertentu, misal pada daerah berbukit.

Pada prinsipnya, pompa hidraulik ram adalah pompa air yang memanfaatkan energi kinetik air yang
mengalir untuk menaikkan air ke tempat yang lebih tinggi.

Pompa dan kompressor