Anda di halaman 1dari 19

1.

Metoda analisis fisik air adalah :


A. Warna diamati menggunakan spektrofotometer
B. Kekeruhan ditentukan dengan metoda gravimetri
C. TSS ditentukan dengan metoda Potensiometri
D. Jumlah padatan tersuspensi menggunakan turbidimetri.

2. Volume sample yang digunakan untuk keperluan pemeriksaan parameter kimia air minimal
adalah :
A. 2 liter
B. 100 ml
C. 20 liter
D. 5 liter

a. Untuk pemeriksaan fisika air diperlukan  2 liter.


b. Untuk pemeriksaan kimia air diperlukan  5 liter.
c. Untuk pemeriksaan bakteriologi air diperlukan  100 ml

3. Titik pengambilan sample air bersih pada sumur gali yang paling tepat pada :
A. Permukaan air
B. Kedalaman 20 cm di bawah permukaan air
C. Kedalaman ½ dari kedalaman air.
D. Dasar sumur.

4. Slope (kemiringan) saluran pembuangan air limbah (tinja) yang disarankan minimal adalah
:
A. 1%
B. 2%
C. 3%
D. 4%

5. Yang termasuk parameter kualitas air limbah adalah


A. TSS
B. TDS
C. Fluor
D. Salinitas

1. BOD (Biochemical oxygen demand)


2. COD (Chemical oxygen demand)
3. DO (Dissolved oxygen)
4. pH
6. Test perkolasi tanah (percolation test) dilakukan untuk merencanakan bangunan :
A. Grease Trap
B. Septic tank
C. Peresapan
D. IPAL

7. Fungsi Bak control selain untuk pembersihan saluran juga untuk menampung endapan.
Untuk itu sebaiknya pada saluran yang lurus dan panjang bak control harus dibuat setiap jarak :
A. 10 meter
B. 25 meter
C. 50 meter
D. 100 meter
Dapat dibuat sebanyak mungkin, terutama pada bagian persilangan atau belokan dan saluran
yang cukup panjang. Jarak minimal bak control untuk saluran lurus adalah minimal 15m.
Kedalamannya sampai dengan 1m, dengan garis tinegah 60 - 80 cm.

8. Parameter yang digunakan untuk penentuan kualitas bakteriologis sample air bersih adalah:
A. Coliform total
B. E. coli
C. Jumlah koloni total
D. Bakteri pathogen.

9. Kekeruhan air biasanya menunjukkan adanya partikel :


A. Terendap
B. Tersuspensi
C. Koloid
D. Terlarut.

10. Yang mempengaruhi ukuran volume septic tank adalah :


A. Jumlah pemakai/ penghuni
B. Ketersediaan air bersih
C. Lokasi pembangunan septic tank
D. Desain septic tank yang digunakan.

PILIHAN GANDA
Jawablah pada lembar jawaban yang tersedia dengan huruf :
A = BILA PERNYATAAN 1, 2 DAN 3 BENAR
B = BILA PERNYATAAN 1 DAN 3 BENAR
C = BILA PERNYATAAN 2 DAN 4 BENAR
D = BILA PERNYATAAN 4 BENAR
11. Sampel air yang telah dimasukkan dalam wadah diberi label, dengan informasi sebagai
berikut :
1. Waktu pengambilan (tanggal dan jam)
2. Jenis sample yang diambil
3. Lokasi sampling
4. Peralatan yang digunakan mengambil sample

12. Yang termasuk parameter pemeriksaan air bersih adalah :


1. pH
2. BOD
3. Fe
4. COD

13. Faktor-faktor yang mempengaruhi ukuran bangunan pengolahan limbah cair (volume
septic tank) adalah :
1. Jumlah penghuni/pemakai
2. Kualitas limbah cairnya
3. Waktu detensi (waktu tinggal)
4. Jumlah mikroorganisme dalam septic tank.

14. Metoda analisis kimia air adalah :


1. pH ditentukan dengan alat pH meter
2. Oksigen terlarut dengan cara Potensiometri
3. pH ditentukan dengan kertas lakmus
4. Oksigen terlarut dengan botol Winkler.

15. Pengawasan kualitas air minum, air bersih, maupun air badan air meliputi kegiatan :
1. Inventarisasi dan review peraturan dan perundangan terkait yang ada.
2. Inspeksi sanitasi
3. Penyuluhan penyehatan air
4. Pengambilan dan pengiriman sample air.

PILIHAN TUNGGAL

16. Ventilasi/perhawaan dalam ruangan sebaikanya diatur cross ventilation artinya . . . .


A. Lubang ventilasi di buat ber jajar satu arah supaya udara tetap segar
B. Lubang ventilasi dibuat ber hadap2an supaya udara mengalir secara silang antara
udara bersih dan udara yang kotor
C. Lubang ventilasi di buat di bagian bawah dan bagian atas supaya udara tetap segar
D. Lubang ventilasi dibuat hanya di dinding bagian samping rumah supaya udara tidak pengap

17. Fasilitas sanitasi seperti air bersih, pembuangan air limbah, Jamban keluarga, pengolahan
sampah dan pengendalian vector harus tersedia dalam rumah. Persyaratan Jamban keluarga
adalah . . . .
A. Tersedia air bersih yang cukup, tidak bau, cukup ventilasi, selalu dalam keadaan
bersih
B. Tersedia air yang cukup, cukup ventilasi, selalu dalam keadaan bersih dan ada grees trap
C. Tersedia air yang cukup, cukup ventilasi, selalu dalam keadaan bersih dan tidak terang
D. Tersedia air yang cukup, cukup ventilasi, selalu dalam keadaan bersih dan di dalam rumah.

18. Kepadatan hunian dalam kamar diukur dengan luas kamar yaitu 8 m², yang dihuni tidak
lebih dari :
A. 1 (satu) orang
B. 2 (dua) orang
C. 3 (tiga) orang
D. 4 (empat) orang.

Persyaratan kepadatan hunian rumah berdasarkan Kepmenkes RI No. 829/1999 yaituluas ruang
tidur minimal 8 m2 dan tidak dianjurkan digunakan lebih dari dua orangdalam satu ruang tidur,
kecuali anak dibawah umur 5 tahun

19. Apabila dalam satu rumah ada penderita positip TBC, maka perlu dilakukan pengukuran
mikrobiologi udara dalam ruangan, lokasi pengambilan sampel yang sesuai adalah di:
A. Ruang keluarga dan ruang tamu
B. Ruang keluarga dan ruang makan
C. Ruang keluarga dan kamar tidur penderita
D. Ruang keluarga dan semua kamar tidur.

20. Dalam lingkungan pemukiman yang sehat harus tersedia fasilitas sanitasi meliputi
A. Penyediaan Air Bersih, Sarana Pembuangan Tinja dan Air Limbah, Pengolahan sampah dan
fasilitas perbelanjaan
B. Penyediaan Air Bersih, Sarana Pembuangan Tinja dan Air Limbah, Pengolahan
sampah dan fasilitas jalan.
C. Penyediaan Air Bersih, Sarana Pembuangan Tinja dan Air Limbah, Pengolahan sampah
D. Penyediaan Air Bersih, Sarana Pembuangan Tinja dan Air Limbah, Pengolahan sampah dan
fasilitas kesehatan.

21. Pembusukan makanan adalah proses dekomposisi makanan sebagian atau seluruhnya dari
makanan dari keadaan normal menjadi tidak normal, sebagai akibat dari proses berikut ini
KECUALI:
A. Pemanasan (Hot storage).
B. Pematangan (maturasi).
C. Pencemaran (kontaminasi).
D. Pemeliharaan (Fermentasi),
22. Adanya E Coli dalam makanan menunjukkan bahwa telah terjadi praktek pengolahan
makanan yang buruk, akibat dari berikut ini, :
A. Higiene perorangan penjamah yang buruk.
B. Bahan mentah tercemar berat.
C. Sanitasi peralatan makan kurang tepat.
D. Waktu dan suhu pengolahan yang tepat.

23. Kelompok mikroba utama & umum digunakan sebagai indikator kualitas pangan adalah:
A. Streptococcus
B. Coliform.
C. Staphilococcus
D. Shigella.

Salmonella
merupakan bakteri patogen yangsering digunakan sebagai indikator keamananproduk-produk
daging, udang beku, dan telur.

Saphylococcus aureus
digunakan sebagaiindikator keamanan produk-produk dagingolahan bergaram seperti sosis
dan ikan/dagingasap.

24. Tata cara penyimpanan bahan makanan adalah seperti dibawah ini, KECUALI :
A. Bahan bahan makanan di bungkus dengan plastik atau aluminium foil.
B. Bahan basah disimpan dalam suhu yang sesuai seperti dalam kulkas atau kamar pendingin.
C. Bahan kering disimpan dalam gudang atau wadah tertentu dengan cara teratur.
D. Menyimpan bahan harus menganut azas FIFO (Fist.

25. Sumber cemaran dari tubuh manusia yang penting adalah pada bagian . . .
A. Hidung, mulut, rambut, kaki, tangan, mata.
B. Hidung, mulut, kaki dan tangan.
C. Hidung , mulut, jari jari dan tangan.
D. Hidung, mulut, telinga, isi perut, rambut,dan kulit.

26. Yang tidak termasuk sumber cemaran karena perilaku penjamah makanan adalah:.
A. Menggunakan celemek/apron.
B. Batuk, bersin percikan ludah.
C. Menyisir rambut dekat makanan.
D. Perhiasan yang dipakai.
27. Penyimpanan bahan makanan sangat penting mendapat perhatian, faktor yang sangat
berpengaruh dalam penyimpanan bahan makanan tersebut adalah :
A. Suhu dan tekstur makanan.
B. Suhu dan wadah yang digunakan.
C. Suhu dan kelembaban.
D. Suhu dan pH makanan.

28. Prinsip pengangkutan makanan harus memperhatikan hal hal :


A. Alat pengangkut, waktu mengakut dan jenis makanan
B. Alat pengangkut, wadah yang digunakan dan lamanya pengangkutan
C. Alat pengangkut, tenaga pengangkut dan jenis makanan
D. Alat pengangkut, tenaga pengangkut dan cara pengangkutan

Soal Kasus
Setelah suatu pesta perpisahan kelas, banyak undangan yang mengeluh sakit perut. Ada 34 orang
yang sampai rawat inap dengan gejala sakit perut 32 orang, mual dan muntah 30 orang, diare 4
orang, dan pusing 20 orang. Setelah dilacak ke penyelenggara pesta, ternyata tamu yang hadir
berjumlah 49 orang dan yang tidak sakit 9 orang. Diantara yang tidak berobat ke rumah sakit,
ternyata ada 6 orang yang mengalami mual dan muntah ringan. Dari pihak katering, ternyata juga
ada 1 orang yang ikut makan hidangan pesta, tetapi tidak jatuh sakit.

29. Berapa besar ‘Attack Rate’ dari KLB tersebut?


A. 50 %
B. 60%
C. 70%
D. 80%

30. Diare tergolong gejala yang tidak spesifik (penting) dalam KLB ini, karena:
A. Persentase diare hanya 11,76%
B. Persentase gejala terbesar adalah mual-muntah 88,24%
C. Persentase gejala sakit perut adalah 94,12%
D. Persentase gejala diare hanya 10%

31. Kalau gejala sakit mulai dirasakan oleh para penderita 2-3 jam setelah acara pesta, maka
kemungkinan penyakitnya adalah:
A. Infeksi, karena tidak ada gejala panas.
B. Keracunan, karena masa inkubasi panjang
C. Infeksi, karena masa inkubasi panjang
D. Keracunan, karena gejala utama terdapat pada saluran cerna bagian atas
32. Jenis makanan yang mungkin menjadi penyebab KLB ini adalah:
A. Yang berasal dari makanan kaleng
B. Jenis sayur-sayuran
C. Yang berasal dari hewan laut
D. Yang berasal dari daging dan telur ayam

33. Yang paling bertanggung jawab atas terjadinya KLB ini adalah:
A. Penjamah makanan.
B. Masing-masing tamu sendiri, yang makan hidangan pesta.
C. Penyelenggara acara pesta.
D. Pihak katering, penyedia makanan.

PILIHAN GANDA
Jawablah pada lembar jawaban yang tersedia dengan huruf :

A = BILA PERNYATAAN 1, 2 DAN 3 BENAR


B = BILA PERNYATAAN 1 DAN 3 BENAR
C = BILA PERNYATAAN 2 DAN 4 BENAR
D = BILA PERNYATAAN 4 BENAR

34. Pernyataan berikut ini yang benar adalah :


1. HACCP adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur tingkat bahaya pada
pencegahan dan pengendalian proses pengolahan makanan.
2. HACCP adalah suatu alat yang dipergunakan menduga perkiraan risiko dan
menetapkan ukuran yang tepat dalam pengawasan pengolahan makanan.
3. HACCP dapat diterapkan pada seluruh rantai perjalanan makanan (food chain).
4. Penerapan HACCP merupakan pendekatan multi disiplin dan tidak perlu melibatkan
pengusaha makanan.

35. Pernyataan berikut yang benar adalah


1. Langkah pelaksanaan HACCP adalah tim HACCP membuat perencanaan penilaian bahan
makanan pada tingkat produsen.
2. Langkah pelaksanaan HACCP adalah tim HACCP membuat penilaian peralatan yang
digunakan dalam proses pengolahan makanan.
3. Langkah pelaksanaan HACCP adalah tim HACCP membuat verifikasi hasil penilaian pada
tingkat penyimpanan produk makanan.
4. Langkah pelaksanaan HACCP adalah tim HACCP membuat daftar seluruh
kemungkinan timbulnya bahaya yang meliputi bahaya biologi, kimia atau fisik pada setiap
bahan ingredient.
36. Persayaratan hygiene pengolah makanan adalah :
1. Memiliki sertifikat hygiene sanitasi makanan
2. Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter
3. Tidak mengidap penyakit menular seperti typhus, cholera, Tbc atau carier
4. Memiliki ijazah tentang masak memasak atau mengolah makanan.

Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 715/Menkes/SK/V/2003 tentang persyaratan Higiene dan


Sanitasi Jasa Boga, meliputi antara lain :
Persyaratan tenaga atau karyawan pengolah makanan, antara lain:
 Memiliki sertifikat higiene sanitasi makanan
 Berbadan sehat yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter
 Tidak mengidap penyakit menular atau pembawa kuman (carrier)
 Setiap karyawan harus memiliki buku pemeriksaan kesehatan

37. Standart kebersihan peralatan makan/minum


1. Kebersihan ditentukan dengan angka kuman salmonella 100/cm³.
2. Kebersihan ditentukan dengan angka kuman E coli 10/ cm³.
3. Kebersihan ditentukan dengan angka lempeng total kuman 100 koloni/cm².
4. Kebersihan ditentukan dengan angka kuman E.coli 100/cm³

PILIHAN TUNGGAL
(Hanya ada satu jawaban yang benar)

38. Tindak lanjut dari hasil menganalisis masalah/data yang dikumpulkan dari lapangan dapat
berupa kegiatan yang tersebut dibawah, kecuali :
A. Evaluasi
B. Pembuatan Rencana
C. Perbaikan
D. Penyuluhan

39. Untuk mewujudkan derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat diselenggara-kan
upaya kesehatan dengan pendekatan :
A. Promotif dan preventif.
B. Pemberantasan penyakit menular
C. Penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan
D. Kesehatan lingkungan
40. Sikap dan tindakan petugas kesehatan di wilayah kerjanya akan mempengaruhi perubahan
perilaku kesehatan di masyarakat.Pengaruh tersebut merupakan faktor :
A. Predisposing : pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap kesehatan
B. Enabling : sarana dan prasarana
C. Removing.
D. Reinforcing : sikap dan perilaku tokoh

41. Ranah atau domain perilaku adalah yang tersebut dibawah ini, kecuali:
A. Cognitif : knowledge
B. Afectif : attitude
C. Praktice : praktik
D. Persuasif.

42. Setelah mengikuti penyuluhan tentang pembuangan tinja yang baik, seseorang mempunyai
rencana segera akan membangun jamban keluarga sendiri dirumahnya, maka orang tersebut
sudah berubah perilakunya pada ranah :
A. Pengetahuan
B. Sikap
C. Pengetahuan dan sikap.
D. Tindakan

43. Yang tersebut dibawah ini bukan strategi komunikasi :


A. Persuasif : mmpengaruhi
B. Agresif :
C. Pervasif : menyebar
D. Koersif : membujuk atau mengarahkan

44. Yang tersebut dibawah ini adalah usaha petugas untuk berkomunikasi dengan masyarakat
dengan harapan terjadi dua arah kecuali menggunakan:
A. Penyebaran poster
B. Sarasehan
C. Interaktif.
D. Surat menyurat

45. Yang tersebut dibawah ini salah satunya adalah bukan langkah Kegiatan Promosi
Kesehatan
A. Advokasi.
B. Bina Suasana
C. Kepedulian
D. Penggerakan
46. Prinsip penggerakan/pemberdayaan masyarakat adalah yang tersebut dibawah ini kecuali :
A. Non instruktif
B. Gotong royong
C. Sentralisasi
D. Bekerja bersama
E. Keputusan ditangan masyarakat.

PILIHAN GANDA
Jawablah pada lembar jawaban yang tersedia dengan huruf :

A = BILA PERNYATAAN 1, 2 DAN 3 BENAR


B = BILA PERNYATAAN 1 DAN 3 BENAR
C = BILA PERNYATAAN 2 DAN 4 BENAR
D = BILA PERNYATAAN 4 BENAR

47. Tujuan Advokasi adalah :


1. Mendapatkan dukungan
2. Mendapatkan informasi
3. Mendorong perubahan program/kebijakan
4. Memantapkantujuan

48. Tujuan Desa Siaga adalah :


1. Meningkatnya tatanan kehidupan
2. Meningkatnya infra struktur yang ada di wilayah desa
3. Terbentuknya badan-badan/organisasi di masyarakat
4. Meningkatnya Pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya kesehatan

49. Beberapa contoh metode penyuluhan yang dapat merubah ranah pengetahuan dan ranah
sikap pada masyarakat, adalah:
1. Ceramah
2. Diskusi
3. Penyebaran poster
4. Simulasi

50. Prinsip pemberdayaan masyarakat adalah yang tersebut dibawah ini :


1. Menumbuh kembangkan potensi.
2. Memberikan kebebasan berusaha
3. Mengembangkan gotong royong
4. Sentralisasi
51. Prinsip dasar kemitraan adalah yang tersebut dibawah :
1. Kesetaraan
2. Keterbukaan
3. Saling menguntungkan
4. Kemandirian

PILIHAN TUNGGAL
( Hanya ada satu jawaban yang benar)

52. Pada atmosfir terdapat lapisan-lapisan, lubang ozon terjadi di lapisan:


A. Traposfir.
B. Stratosfir.
C. Mesofir.
D. Themosfir.

53. Fungsi ozon di lapisan atmosfir adalah:


A. Mengabsorbsi sebagian besar sinar ultra violet.
B. Mengabsorbsi sebagian besar sinar inframerah.
C. Mengabsorbsi sebagian besar radioaktif.
D. Mengabsorbsi sebagian besar sinar gamma.

54. Termasuk dalam sumber pencemaran tidak bergerak adalah:


A. Kapal laut.
B. Pembakaran sampah.
C. Kereta Api
D. Kapal terbang.

55. Luas penyebaran pencemaran udara disebabkan oleh:


A. Kecepatan angin.
B. Sumber pencemar.
C. Jenis industri
D. Penyebaran penduduk terkena pencemaran.

56. Keberadaan gas karbon monooksida di dalam tubuh manusia akan mempengaruhi:
A. Pencernaan
B. Persendian.
C. Peredaran oksigen.
D. Panca indera.
Pencemaran udara dapat terjadi secara alamiah dan aktivitas manusia, dimana pencemaran udara
yang terjadi pada umumnya menghadirkan bahan pencemar berupa: SOx, CO, Ox, NOx, debu,
Hidro carbon dan pencemar lainnya telah melampaui ambang batas kualitas udara yang
dipersyaratkan. Bahan pencemar udara tersebut mempunyai dampak terhadap kesehatan
masyarakat dan lingkungan yang berbeda-beda. Akhir pencemaran udara ini akan
mempengaruhi lapisan udara, satu diantaranya berakibat terjadi lubang ozon, yang sangat
mempengaruhi kehidupan di muka bumi.

57. Dengan kejadian pencemaran udara diatas, sebagai petugas kesehatan lingkungan
seharusnya Saudara melakukan pemantauan dengan tujuan utama adalah:
A. Mendapatkan gambaran yang akurat tentang kualitas udara ambient dan emisi guna
melakukan tindakan pencegahan dan pengendalian pencemaran.
B. Mengambil tindakan hukum terhadap pelaku pencemaran sehingga pencemaran dapat
dicegah.
C. Untuk memperingatkan kepada pemilik pabrik/ industri dan mengurangi pencemaran yang
terjadi.
D. Melakukan inspeksi sanitasi untuk memperoleh masukan tentang penyebab terjadinya
pencemaran udara.

58. Dalam melakukan pemantauan kualitas lingkungan diperlukan dasar pertimbangan seperti
disebutkan di bawah ini KECUALI:
A. Adanya standard / kriteria Emisi dan kriteria kualitas udara ambient.
B. Industri yang berlokasi dekat permukiman.
C. Penyebaran bahan polutan yang sempit dan tidak mengikuti mata rantai makanan.
D. Industri dengan bahan baku yang dapat memberikan dampak kesehatan masyarakat baik
akut maupun kronis.

59. Pada tahap persiapan pemantauan kualitas lingkungan maka mekanisme yang harus
Saudara (sebagai petugas kesehatan lingkungan) lakukan adalah:
A. Menghubungi industri yang akan dipantau supaya mempersiapkan diri.
B. Menentukan lokasi industri, waktu / jadwal serta mempersiapkan sarana
pemantauan.
C. Meakukan pengambilan sampel di lapangan.
D. Melaporkan kejadian pencemaran kepada atasan dan yang berwajib.

60. Pada tahap perlaksanaan pemantauan kualitas lingkungan / udara, maka kegiatan yang
harus Saudara (sebagai petugas kesehatan lingkungan) lakukan adalah:
A. Pengukuran dan pengambilan sampel di lapangan serta mengirimkan sampel ke
laboratorium.
B. Menganalisis data yang terkumpul sebagai dasar untuk melakukan tindakan.
C. Mengirimkan sampel ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan oleh BBTKL/
laboratorium pemerintah yang lain.
D. Tidak melakukan tindakan apapun karena tidak ada anggarannya.

61. Dalam pelaksanaan pengambilan sampel kimia gas udara (SOx, CO, Ox, NOx, Hidro
carbon) digunakan instrument / alat penyerap parameter kimia gas udara berupa:
A. Personal dust sampler.
B. Migget Impinger.
C. High volume sampler.
D. High volume dust sampler.

PILIHAN GANDA
Jawablah dengan huruf : (pada lembar jawaban yang tersedia)
A = BILA PERNYATAAN 1, 2 DAN 3 BENAR
B = BILA PERNYATAAN 1 DAN 3 BENAR
C = BILA PERNYATAAN 2 DAN 4 BENAR
D = BILA PERNYATAAN 4 BENAR

62. Metode analisis Pararosanilin dan peralatan yang digunakan berupa spektrofotometer
dalam pemeriksaan parameter adalah:
1. Oksigen Oksida
2. Karbon monooksida.
3. Sulfur dioksida
4. Hidrogen Sulfida

63. Sedangkan metode analisis Gravimetric dan peralatan yang digunakan berupa High
Volume untukpemeriksaan parameter::
1. Debu.
2. Karbon monooksida.
3. Sulfur dioksida
4. Hidrogen Sulfida

64. Pengukuran bising di lingkungan harus menentukan titik pengukuran yang representative.
Berdasarkan sifat alat ukur yang peka terhadap pantulan maka jarak dari tembok adalah:
1. Minimal 1,5 meter.
2. Minimal 5 meter.
3. Maksimal 15 meter
4. Maksimal 3,5 meter.

65. Faktor yang berhubungan dengan atmosfer Dan fotografik lingkungan adalah:
1. Partikulat.
2. Oksida Sulfur
3. Hidrokarbon.
4. Difusi.
66. Sampling udara dilakukan dengan beberapa cara antara lain:
1. Sampling menerus/ continue
2. Sampling setengah continue
3. Sampling sesat tidak continue
4. Sampling bebas.

PILIHAN TUNGGAL
( Hanya ada satu jawaban yang benar)

67. Pemilahan dalam pengelolaan sampah dilakukan dalam tahap berikut :


A. Pengangkutan
B. TPS
C. TPA
D. Penimbunan

68. Tanah merupakan suatu sistem yang dinamis dan tersusun atas bahan utama. Pada tanah
yang tidak porous seperti tanah liat (kaolin), maka bahan utama yang terbanyak didalamnya
adalah :
A. Organik
B. Mineral
C. Udara dan air
D. Bahan organik dan an-organik

69. Jarak yang ditempuh pencemaran biologi di dalam tanah :


A. 50 meter
B. 95 meter
C. 15 meter
D. 11 meter

70. Berikut di bawah ini merupakan undang – undang yang digunakan sebagai landasan kerja
di bidang pengelolaan sampah :
A. Undang – undang nomor 23 tahun 1997
B. Undang – undang nomor 23 tahun 1992
C. Undang – undang nomor 18 tahun 2008
D. Undang – undang nomor 15 tahun 2005

71. Keberadaan sampah di lingkungan berdampak terhadap :


A. Diri pribadi, status sosial dan kesehatan
B. Perumahan, estetika dan industri
C. Perusahaan, industri dan produksi
D. Kesehatan, lingkungan fisik dan keadaan sosial masyarakat
72. Dampak sampah yang mengakibatkan ledakan pertumbuhan tumbuhan air dikenal dengan
istilah :
A. Pollution
B. Hazardous
C. Eutrofication
D. Magnification

73. Pengelolaan sampah yang baik dapat mengurangi gangguan keseimbangan ekologi. Yang
dimaksud gangguan ekologi adalah :
A. pollution
B. Eutrofication
C. Magnification
D. Ecological

74. Sasaran Program 3 R ditujukan kepada :


A. Individu
B. Kantor dinas yang menangani tugas kebersihan kota
C. Pemerintah daerah
D. Rumah tangga

75. Akibat proses pembusukan sampah yang terjadi di TPA sebagai proses an – aerob yang
berupa gas yaitu :
A. Karbon monoksida
B. Karbondioksida
C. Sulfurdiokasida
D. Methana

76. Berikut di bawah ini yang termasuk dalam kelompok sampah medis atau limbah infectius
dalam rumah sakit adalah sebagai berikut :
A. Dari dapur rumah sakit
B. Dari ruang rawat inap
C. Halaman dan parkir rumah sakit
D. Dari ruang administrasi

PILIHAN GANDA
Jawablah pada lembar jawaban yang tersedia dengan huruf :

A = BILA PERNYATAAN 1, 2 DAN 3 BENAR


B = BILA PERNYATAAN 1 DAN 3 BENAR
C = BILA PERNYATAAN 2 DAN 4 BENAR
D = BILA PERNYATAAN 4 BENAR
77. Hasil pembusukan sampah organik yang dapat mencemari sumber air dan tanah adalah :
1. Methane
2. Hidrogen per-oksida
3. Asam sulfida
4. Lindi

78. Salah satu manfaat pengelolaan sampah menurunkan kejadian penyakit. Hal ini disebabkan
adanya bahan-bahan yang menjadi penyebab sakit, yaitu :
1. Bahan organik
2. Bahan sisa manakan
3. Bahan anorganik
4. Bahan beracun

79. Berikut ini merupakan faktor yang menentukan posisi organisasi pengelolaan sampah
dalam suatu kota praja, adalah:
1. Perkembangan masyarakat
2. Sikap pejabat
3. Besarnya pelaksanaan pengelolaan sampah
4. Keberadaan peralatan pengelolaan sampah

80. Berikut dibawah ini merupakan tanah yang bersifat agroteknis :


1. Konservasi
2. Pergiliran tanaman
3. Pengaturan tata air dan drainase
4. Mengurangi kadar bahan organik

81. Menurut hasil penyelidikan, cara pembuangan sampah yang memenuhi syarat kesehatan
dapat menurunkan :
1. Angka kehidupan lalat 90%
2. Angka kehidupan tikus 65%
3. Angka kehidupan nyamuk 30%
4. Angka pertumbuhan penduduk 3,5%

PILIHAN TUNGGAL
( Hanya ada satu jawaban yang benar)

82. Yang tidak termasuk dampak pemanfaatan tempat-tempat umum bagi masyarakat adalah:
A. Timbulnya kecelakaan
B. Timbulnya penyakit
C. Terjadinya penularan penyakit
D. Keramaian semakin tinggi
83. Sasaran utama dari pengawasan dan pengendalian Sanitasi Tempat-tempat umum :
A. Promotive
B. Rehabilitatif
C. Preventif
D. Kuratif.

84. Kegiatan pengawasan STTU yang ditujukan kepada masalah teknis :


A. Pembuatan peraturan.
B. Menentukan ukuran.
C. Mencari kesalahan manusia.
D. Mencari kelemahan standart.

85. Yang disebut Pengawasan STTU berdasar titik berat kegiatan :


A. Menentukan pedoman
B. Menetapkan kegiatan utama
C. Memudahkan perbaikan
D. Melakukan pengawasan awal

86. Di dalam pengawasan STTU yang perlu diawasi adalah masalah yang bernilai sanitasi:
A. Masalah yang mudah diselesaikan
B. Masalah bisa dinilai dari segi persyaratan dan kebersihan
C. Masalah yang mempunyai nilai bersih dan lengkap
D. Masalah yang tidak mempunyai standart

87. Faktor yang perlu diawasi dalam pemeriksaan STTU :


A. Lingkungan, manusia dan tempat
B. Manusia, lingkungan dan sarana
C. Perilaku, lingkungan dan alat
D. Sarana & prasarana, sikap perilaku dan lingkungan

88. Kegiatan yang dilakukan dalam pengawasan STTU


A. Pemeriksaan, pengukuran dan pendidikan
B. Pengawasan, pengukuran dan penyuluhan
C. Pengukuran, pendidikan dan penyuluhan
D. Pemeriksaan, perbaikan dan penyuluhan

89. Yang disebut item yang mempunyai nilai sanitasi adalah :


A. Bisa dinilai dari segi syarat dan kebersihan
B. Bisa dinilai dari ukuran yang tepat
C. Bisa dinilai dari segi tempat
D. Bisa dinilai dari segi wilayah
90. Kegiatan yang dilakukan dalam mengindentifikasi masalah
A. Mencari kesalahan
B. Memenuhi kekurangan
C. Menemukan dan menyusun masalah
D. Hanya melakukan observasi

91. Yang disebut dengan Public Area adalah :


A. Tempat yang tertutup
B. Tempat untuk mainan anak
C. Tempat untuk menunggu
D. Tempat dikunjungi umum

92. Yang tersebut dibawah ini salah satu unsur digunakan untuk mengukur kejernihan air
kolam renang:
A. Tawas
B. Cakram
C. Kaporit
D. Chloor.

93. Sisa chlor yang seharusnya ada di air kolam renang adalah . . . . .
A. 0,1 – 0,4 ppm
B. 0,2 – 0,5 ppm
C. 0,2 – 0,8 ppm
D. 0,1 – 1,0 ppm

94. Pemeliharaan kebersihan air kolam renang dengan cara mengganti seluruh isi kolam secara
periodik disebut . . . . . .
A. Filldraw
B. Sirculation
C. Flowthru
D. Recycle.

95. Kandungan chlor pada air kolam renang akan menurun disebabkan oleh hal tersebut
dibawah ini, kecuali :
A. Waktu
B. Sinar mata hari.
C. Jumlah Kaporit
D. Banyaknya pemakai/pengunjung
PILIHAN GANDA
Jawablah pada lembar jawaban yang tersedia dengan huruf :
A = BILA PERNYATAAN 1, 2 DAN 3 BENAR
B = BILA PERNYATAAN 1 DAN 3 BENAR
C = BILA PERNYATAAN 2 DAN 4 BENAR
D = BILA PERNYATAAN 4 BENAR

96. Jumlah item sanitasi yang ditemukan tergantung pada :


1. Titik berat kegiatan
2. Metode kerja
3. Modernisasi alat
4. Semua benar

97. Pelaksanaan observasi pada pengawasan dilakukan dengan :


1. Menemui pimpinan unit TTU
2. Mencari data di Humas
3. Mengadakan peninjauan lapangan
4. Mengirim surat panggilan

98. Tujuan mengadakan observasi Tempat-tempat Umum :


1. Memperbaiki sarana yang rusak
2. Sensus masalah umum
3. Menilai keadaan umum
4. Mengumpulkan item untuk Sheet

99. Yang dipertimbangkan dari unsur manusia dalam pengawasan STTU:


1. Umur pengunjung
2. Pendidikan pengunjung
3. Tingkat kesehatan konsumen
4. Sifat dan perilaku konsumen

100.Yang dilakukan dalam pelaksanaan pemeriksaan Sanitasi TTU


1. Menilai keadaan
2. Mengumpulkan data
3. Memberikan saran
4. Memperbaiki alat dan sarana

Demikian, semoga soal-soal ini bermanfaat sebagai pengayaan dan selamat mencari jawabannya
sambil baca-baca materi seputar kesehatan lingkungan ya!

Salam Kesehatan Lingkungan...

Anda mungkin juga menyukai